Anda di halaman 1dari 34

OLEH

PIRMAN ROMZI, S.Sos. M.Si

BAPPEDA PROVINSI BENGKULU


Tahun 2012
DASAR PENYUSUNAN RKPD

Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 Tentang


Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN).
Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 Tentang
Pemerintahan Daerah.
Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 Tentang
Tahapan, Tatacara Penyusunan, Pengendalian Dan
Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah.
Permendagri nomor 54 tahun 2010 tentang Peraturan
Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 Tentang Tahapan,
Tatacara Penyusunan, Pengendalian Dan Evaluasi
Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah.
PROSES PENYUSUNAN RKPD
Jadwal Penyusunan Maret Mei
Dimulai dari Musrenbang Kabupaten/Kota pada Maret
April
Permintaan dan Penyampaian RENJA SKPD bulan Maret
Pembentukan dan Rapat Forum SKPD bulan April
Rakor Pusat pda pertengahan bulan April
Musrenbang Provinsi untuk pembahasan Rancangan Awal
RKPD
Musrenbang Nasional
Perbaikan Usulan SKPD khusus dana APBN
Penyelesaian Rancangan Akhir RKPD bulan Mei
Penetapan PERGUB Tentang RKPD bulan Mei
RENCANA KERJA PEMBANGUNAN DAERAH

RKPD Adalah dokumen perencanaan daerah untuk


periode 1(satu) tahun;

RKPD memuat rancangan kerangka ekonomi daerah,


program prioritas pembangunan daerah, rencana kerja
dan pendanaannya serta prakiraan maju dengan
mempertimbangkan kerangka pendanaan dan pagu
indikatif, baik yang bersumber dari APBD maupun
sumber-sumber lain yang ditempuh dengan
mendorong partisipasi masyarakat.
BAGAN ALIR TAHAPAN DAN TATACARA PENYUSUNAN RKPD KAB/KOTA

SE
Persiapan Penyusuna
Penyusunan n Renja-
RKPD
SKPD
BA
Musrenban
g
Pengolaha Telaahan Pokok-pokok kecamatan
n data dan kebijakan pikiran DPRD
informasi nasional Kab/Kota Penyusunan
Rancangan Rancangan
Awal RKPD Renja SKPD
Analisis Perumusan kab/kota
Gambaran Permasalahan
Umum Pembangunan
Kondisi Daerah
Daerah VERIFIKASI

Analisis Rancanga
Ekonomi n RKPD
& keuda Perumusan Perumusan Perumusan
prioritas dan Kerangka program
Evaluasi sasaran Ekonomi & prioritas
Kinerja pembanguna Kebijakan daerah
RKPD n beserta Keuda beserta pagu Musrenbang
Tahun Lalu pagu indikatif PENYUSUNAN
RKPD kab/kota
KUA & PPAS
Penyelarasan Penetapan
Dok RKPD Rencana
RPJMD kab/kota Forum program Rancangan PERBUB/PERWA
tahun berjalan Konsultas prioritas L
i Publik daerah Akhir RKPD ttg RKPD
beserta pagu
indikatif
TAHAPAN PENYUSUNAN RKPD

Bappeda membentuk tim penyusun RKPD & menyusun rencana kerja


Pengolahan data & informasi kondisi umum daerah & analisis
Penyusunan Menggunakan rancangan renja SKPD sebagai bahan masukan
rancangan awal Pembahasan dengan SKPD
RKPD
Pelaksanaan Forum Konsultasi Publik
Menerima saran dan masukan DPRD

forum konsultasi dengan para pemangku kepentingan pembangunan untuk membahas/ mempertajam
dan menyepakati rancangan awal RKPD
Pelaksanaan Pemangku kepentingan :
musrenbang Pemerintah: unsur lembaga tinggi & pemerintah pusat, serta pemerintahan daerah/desa
RKPD Masyarakat: unsur organisasi sosial & ormas, asosiasi profesi, organisasi keagamaan, tokoh
masyarakat, organisasi perempuan & kaum marginal
Pengusaha: unsur kelompok usaha kecil/menengah/besar, lembaga keuangan & perbankan

Perumusan Berdasarkan hasil kesepakatan musrenbang RKPD.


rancangan akhir Dibahas bersama dengan seluruh kepala SKPD.
RKPD Rancangan akhir RKPD menjadi dasar penyusunan dan pembahasan KUA & PPAS
yang akan disepakati Kepala Daerah bersama DPRD.

RKPD kabupaten/kota ditetapkan dengan Peraturan Bupati/Walikota.


Penetapan RKPD Bupati/walikota menyampaikan Peraturan Bupati/Walikota tentang RKPD
Kabupaten/Kota kepada gubernur dengan tembusan kepada Menteri.
RANGKAIAN KEGIATAN PENYUSUNAN RANCANGAN AWAL RKPD

1. pengolahan data dan informasi;


2. analisis gambaran umum kondisi daerah;
3. analisis ekonomi dan keuangan daerah;
4. evaluasi kinerja tahun lalu;
5. penelaahan terhadap kebijakan pemerintah;
6. penelaahan pokok-pokok pikiran DPRD kabupaten/kota;
7. perumusan permasalahan pembangunan daerah kabupaten/kota;
8. perumusan rancangan kerangka ekonomi daerah dan kebijakan
keuangan daerah;
9. perumusan prioritas dan sasaran pembangunan daerah beserta pagu
indikatif;
10. perumusan program prioritas beserta pagu indikatif;
11. pelaksanaan forum konsultasi publik
12. penyelarasan rencana program prioritas daerah beserta pagu indikatif
Perumusan Rancangan RKPD

Merupakan proses penyusunan Rancangan


RKPD setelah memperoleh masukan dari:

Hasil Review RKP (untuk Provinsi)/RKPD


Provinsi (untuk Kabupaten/Kota)
Hasil integrasi Rancangan Renja SKPD yang
telah diverifikasi
Rancangan RKPD
Rancangan RKPD kabupaten/kota digunakan
sebagai bahan pembahasan dalam
musrenbang RKPD kabupaten/kota setelah
memperoleh persetujuan Bupati/Walikota.
Rancangan RKPD provinsi digunakan sebagai
bahan pembahasan dalam musrenbang
RKPD provinsi setelah memperoleh
persetujuan Gubernur.
Pelaksanaan Musrenbang RKPD

1. Musrenbang RKPD merupakan wahana


partisipasi masyarakat di daerah.
2. Musrenbang RKPD dilaksanakan oleh Bappeda
setiap tahun dalam rangka membahas
Rancangan RKPD tahun berikutnya.
3. Musrenbang RKPD kabupaten/kota dilaksanakan
untuk keterpaduan Rancangan Renja antar-SKPD
dan antar-Rencana Pembangunan Kecamatan.
TUJUAN
MUSRENBANG RKPD KABUPATEN/KOTA

1. Menyelaraskanprioritas dan sasaran pembangunan


daerah kabupaten/kota dengan arah kebijakan,
prioritas dan sasaran pembangunan daerah provinsi;
2. mengklarifikasi usulan program dan kegiatan yang
telah disampaikan masyarakat kepada pemerintah
daerah kabupaten/kota pada musrenbang RKPD
kabupaten/kota di kecamatan dan/atau sebelum
musrenbang RKPD kabupaten/kota dilaksanakan;
3. mempertajam indikator kinerja program dan kegiatan
prioritas daerah kabupaten/kota;
4. menyepakati prioritas pembangunan daerah serta
program dan kegiatan prioritas daerah.
11
KERANGKA WAKTU & SIKLUS PERENCANAAN & PENGANGGARAN TAHUNAN

RKP

Rancangan RKPD
RKPD P/K/K P/K/K/Desa KUA/PPAS RAPBD APBD

Rancangan
Renja SKPD Renja SKPD RKA-SKPD

Jan Feb Mrt Apr Mei Jun Juli Agt Sept Okt Nov Des

Musrenban
g NAS

Musrenban
g PROV

Musrenban
g RKPD K/K

Forum PELAPORAN &


SKPD PERENCANAAN & PELAKSANAAN
PERTANGGUNG
PENGANGGARAN & PERUBAHAN
Musrenbang
JAWABAN
Kecamatan

Musrenbang
Desa/kel
PERUMUSAN RANCANGAN AKHIR
RKPD KABUPATEN/KOTA

Rancangan Akhir RKPD Kabupaten/kota dirumuskan


berdasarkan masukan hasil Musrenbang RKPD
Kabupaten/Kota, serta memperhatikan hasil musrenbang
RKPD Provinsi dan Musrenbangnas RKP;
Rancangan akhir RKPD Kab/kota yang telah dirumuskan
dibahas dengan seluruh kepala SKPD kab/kota untuk
memastikan bahwa prioritas program dan kegiatan
pembangunan daerah terkait dengan tugas pokok dan
fungsi masing-masing SKPD telah ditampung dalam
rancangan akhir RKPD Kab/kota;
Rancangan Akhir RKPD kab/kota menjadi acuan dalam
penyusunan KUA dan PPAS kabupaten/kota;
Penyelesaian rumusan rancangan akhir RKPD Provinsi
paling lambat akhir bulan Mei tahun penyusunan rencana. 13
Penetapan RKPD Kab/Kota
RKPD kabupaten/kota ditetapkan dengan
peraturan Bupati/Walikota setelah RKPD provinsi
ditetapkan dengan Peraturan Gubernur.
RKPD kabupaten/kota yang telah ditetapkan
dijadikan pedoman penyempurnaan rancangan
renjaSKPD kabupaten/kota.
RKPD, KUA dan PPAS dijadikan sebagai bahan
penyusunan rancangan APBD.
SISTEMATIKA DAN SUBSTANSI RKPD
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
1.2 Landasan Hukum
1.3 Maksud dan Tujuan
1.4 Sistematika Dokumen RKPD

BAB II EVALUASI HASIL PELAKSANAAN RKPD TAHUN LALU DAN


CAPAIAN KINERJA RPJMD
2.1 Kondisi Umum Wilayah
2.2 Capaian Kinerja Pembangunan Daerah
2.3 Telaahan Hasil Evaluasi Pelaksanaan Program dan Kegiatan
RKPD Tahun Lalu dan Realisasi RPJMD
2.4 Permasalahan Pembangunan Daerah
2.4.1 Isu penting dan masalah mendesak
2.4.2 Permasalahan daerah yang berhubungan dengan prioritas
pembangunan daerah
2.4.3 Permasalahan lainnya yang berhubungan dengan layanan
dasar dan tugas fungsi SKPD
2.5 Review Prioritas dan Target Program RPJMD Pada Tahun
Rencana
BAB III RANCANGAN KERANGKA EKONOMI DAERAH DAN KEBIJAKAN
KEUANGAN DAERAH

3.1 Arah Kebijakan Ekonomi Daerah


3.1.1 Kondisi Ekonomi Daerah Tahun ........ (tahun lalu/n-2) dan
Perkiraan Tahun ........ (tahun berjalan/n-1)
3.1.2 Tantangan dan Prospek Perekonomian Daerah Tahun ....
(tahun rencana/n) dan tahun ...... (satu tahun setelah tahun
rencana/n+1)

3.2 Arah Kebijakan Keuangan Daerah


3.2.1 Proyeksi Kapasitas Keuangan Daerah
3.2.2 Arah Kebijakan Keuangan Daerah

BAB IV PRIORITAS DAN SASARAN PEMBANGUNAN DAERAH TAHUN (n)


4.1 Tujuan dan Sasaran Pembangunan
4.2 Prioritas dan Sasaran Pembangunan Tahun (n)

BAB V PROGRAM DAN KEGIATAN PRIORITAS DAERAH

BAB VI PENUTUP
ASPEK GEOGRAFIS DAERAH

1. Letak dan kondisi geografis antara lain terdiri dari:


a. Posisi astronomis
b. Posisi geostrategis dan kondisi/kawasan
c. Topografi (kemiringan lahan, ketinggian lahan)
d. Geologi (struktur , karakteristik dan potensi)
e. Hidrologi (daerah aliran sungai, sungai, danau dan rawa,
debit air)
f. Klimatologi (tipe, curah hujan, suhu dan kelembaban)
g. Penggunaan lahan (kawasan budidaya dan kawasan
lindung)
2. Luas dan batas wilayah administrasi
3. Potensi pengembangan wilayah
4. Wilayah rawan bencana
ASPEK KESEJAHTERAAN MASYARAKAT

1. Fokus kesejahteraan dan pemerataan


ekonomi, antara lain :
a. Pertumbuhan Ekonomi (PDRB menurut sektor
ekonomi/lapangan usaha atas dasar harga
berlaku dan harga konstan), sektor pertanian,
sektor pertambangan dan penggalian, sektor
industri pengolahan, sektor listrik, gas dan air
minum, sektor bangunan/konstruksi
perdagangan, hotel dan restorant, sektor
pengangkutan dan komunikasi, sektor bank dan
lembaga keuangan lainnya serta sektor jasa-jasa.
b. Peranan sektor penyumbang terbesar
terhadap PDRB.
c. Pendapatan perkapita.
d. Perkembangan ekonomi dari sisi
pengeluaran/penggunaan (rumah
tangga, lembaga non profit, pemerintah,
pembentukan modal).
e. Ketimpangan kemakmuran (indeks Gini)
f. Pemerataan pendapatan (Pemerataan
pendapatan versi Bank dunia)
g. Ketimpangan wilayah ( Indeks
Ketimpangan Williamson).
h. Trend INVESTASI menurut sektor PDRB.

2. Fokus Kesejahteraan Sosial


(Pendidikan, Kesehatan, Kemiskinan,
Kepemilikan tanah, Kesempatan kerja dan
Kriminalitas).
3. Fokus Seni Budaya dan Olah Raga
ASPEK PELAYANAN UMUM

1. Pelayanan Dasar :
Pendidikan, kesehatan, lingkungan hidup, sarana dan
prasarana umum, penataan ruang dan perhubungan.

2. Pelayanan Penunjang:
Penanaman modal, KUKM, kependudukan dan catatan
sipil, ketenagakerjaan, pemberdayaan perempuan dan
perlindungan anak, KB dan KS, komunikasi dan
informatika, pertanahan, pemberdayaan masyarakat desa,
perpustakaan, penyelenggaraan keamanan dan ketertiban
masyarakat serta pemuda dan olahraga.
ASPEK DAYA SAING DAERAH
1. Fokus Kemampuan Ekonomi Daerah :
Pengeluaran konsumsi rumah tangga per
kapita, nilai tukar petani, pengeluaran
konsumsi non pangan perkapita dan
produksi total daerah .
2. Fokus Fasilitas Wilayah/Infrastruktur:
Aksesbilitas daerah, penataan wilayah,
fasilitas bank dan non-bank, ketersediaan air
bersih, fasilitas listrik dan telepon,
ketersediaan restoran dan ketersediaan
penginapan.
3. Fokus Iklim Berinvestasi:
Keamanan dan ketertiban , pengenaan
pajak daerah, perda (jumlah dan macam
insentif pajak dan retribusi daerah yang
mendukung iklim investasi, status desa
(tradisonal, transisional dan
berkembang).

4. Fokus Sumber Daya Manusia:


Kualitas tenaga kerja dan tingkat
ketergantungan.
GAMBARAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAEARAH
SERTA KERANGKA PENDANAAN

Memuat penjelasan tentang realisasi dan proyeksi pengelolaan


keuangan daerah, dari aspek efisiensi dan efektifitas untuk
peningkatan kemampuan pendanaan program jangka menengah
mencapai visi, misi dan program kepala daerah.
Cakupan:
pendapatan daerah, pajak, retribusi daerah, dana perimbangan
dan sumber pendapatan daerah lainnya.
belanja daerah, belanja daerah baik belanja langsung maupun
belanja tidak langsung
pembiayaan daerah, penerimaan dan pengeluaran pembiayaan
daerah, antara lain SILPA, pinjaman daerah dan investasi serta
penyertaan modal daerah.
neraca daerah mengungkapkan tentang kekayaan/aset daerah,
kewajiban dan ekuitas daerah.
kebijakan pengelolaan keuangan daerah.
Evaluasi Hasil Pelaksanaan Perencanaan Daerah sampai dengan Tahun Berjalan
Provinsi/Kabupaten/Kota *)
Perkiraan realisasi capaian target
Target dan realisasi kinerja program
RPJMD sampai dengan tahun
dan keluaran kegiatan tahun lalu (n-2)
Realisasi target Target berjalan
target capaian
Indikator Kinerja kinerja hasil program /
URUSAN/BIDANG URUSAN kinerja RPJMD realisasi SKPD
Program program dan kegiatan
KODE PEMERINTAHAN DAERAH Tahun ........ capaian PENANGGUNG
(outcome)/ keluaran kegiatan Target Realisasi RKPD tahun Tingkat capaian
DAN PROGRAM/KEGIATAN (akhir periode Tingkat program dan JAWAB
Kegiatan (output) s/d dengan tahun RKPD tahun RKPD tahun berjalan realisasi target
RPJMD) Realisasi kegiatan s/d
......(tahun n-3) ..... (tahun ...... (tahun (tahun n-1) s/d tahun
(%) tahun .......
n-2) n-2) ........... (%)
(tahun
berjalan/n-1)

1 2 3 4 5 6 7 8=(7/6) 9 11* 12
1 WAJIB

1 1 Pendidikan

Program Wajib Belajar


Angka Partisipasi
1 1 1 Pendidikan Dasar Sembilan 100% 45% 65% 60% 92,31% 80% 75% 75% Diknas
Murni (APM)
Tahun

Kegiatan Pembangunan Jumlah sekolah


1 1 1 1 250 120 50 40 80% 40 200 80% Diknas
gedung sekolah. yang terbangun

Kegiatan pembangunan Jumlah rumah


rumah dinas kepala dinas kepala
1 1 1 2 250 100 50 50 100% 50 180 72% Diknas
sekolah, guru, penjaga sekolah yang
sekolah terbangun

Penambahan ruang kelas Jumlah ruang kelas


1 1 1 3 400 180 60 48 80% 60 288 72%
sekolah terbangun

1 1 1 4 Dst....................

1 2 Kesehatan

1 2 1 Program .........

1 1 1 1 Kegiatan .

1 3 Dst ......................

1 3 1 Program..................
IDENTIFIKASI PERMASALAHAN PEMBANGUNAN DAERAH
Penyebab (alasan)
No. Kriteria / Aspek Urusan Permasalahan
Internal Eksternal
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
I Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah
a. Tataran Pengambil Kebijakan
Ketentraman dan ketertiban umum daerah
Keselarasan dan efektivitas hubungan antara pemerintahan daerah
dan Pemerintah serta antarpemerintahan daerah dalam rangka
pengembangan otonomi daerah
Keselarasan antara kebijakan pemerintahan daerah dengan
kebijakan Pemerintah
Efektivitas hubungan antara pemerintah daerah dan DPRD
Efektivitas proses pengambilan keputusan oleh DPRD beserta
tindak lanjut pelaksanaan keputusan
Efektivitas proses pengambilan keputusan oleh kepala daerah
beserta tindak lanjut pelaksanaan keputusan
Ketaatan pelaksanaan penyelenggaraan pemerintahan daerah
pada peraturan perundang-undangan
Intensitas dan efektivitas proses konsultasi publik antara
pemerintah daerah dengan masyarakat atas penetapan kebijakan
publik yang strategis dan relevan untuk Daerah
Transparansi dalam pemanfaatan alokasi, pencairan dan
penyerapan DAU, DAK, dan Bagi Hasil
Intensitas, efektivitas, dan transparansi pemungutan sumber-
sumber pendapatan asli daerah dan pinjaman/obligasi daerah
Efektivitas perencanaan, penyusunan, pelaksanaan tata usaha,
pertanggung jawaban, dan pengawasan APBD
Pengelolaan potensi daerah
Terobosan/inovasi baru dalam penyelenggaraan pemerintahan
daerah

b. Tataran Pelaksana Kebijakan


Kebijakan teknis penyelenggaraan urusan pemerintahan
Ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan
Tingkat capaian SPM
Penataan kelembagaan daerah
Pengelolaan kepegawaian daerah
Perencanaan pembangunan daerah
Pengelolaan keuangan daerah
Pengelolaan barang milik daerah
Pemberian fasilitasi terhadap partisipasi masyarakat
IDENTIFIKASI PERMASALAHAN PEMBANGUNAN DARI KEBIJAKAN
NASIONAL/PROVINSI DAN LINGKUNGAN EKSTERNAL LAINNYA

Isu Penting dan Masalah Mendesak

No. Tingkat Nasional Tingkat Provinsi Lingkungan Eksternal Lainnya

(1) (2) (3) (4)

dst
........ REALISASI DAN PROYEKSI/TARGET PENDAPATAN
PROVINSI/KABUPATEN/KOTA *) ..
Tahun ....... s.d Tahun
Jumlah

NO Uraian Realisasi Realisasi Tahun Proyeksi /Target Proyeksi


Tahun Tahun Berjalan pada Tahun /Target pada
Rencana (n) Tahun (n+1)
(n-3) (n-2) (n-1)
-1 -2 -3 -4 -5 -6 -7

1.1 Pendapatan asli daerah


1.1.1 Pajak daerah
1.1.2 Retribusi daerah
Hasil pengelolaan kekayaan
1.1.3
daerah yang dipisahkan
Lain-lain pendapatan asli
1.1.4
daerah yang sah

1.2 Dana perimbangan


Dana bagi hasil pajak/Bagi
1.2.1
hasil bukan pajak
1.2.2 Dana alokasi umum
1.2.3 Dana alokasi khusus

Lain-lain pendapatan
1.3
daerah yang sah
1.3.1 Hibah
1.3.2 Dana darurat
Bagi hasil pajak dari provinsi
1.3.3 dan dari pemerintah daerah
lainnya
Dana Penyesuaian dan
1.3.4
Otonomi Khusus
Bantuan Keuangan dari
1.3.5 provinsi pemerintah daerah
lainnya**)

JUMLAH PENDAPATAN
DAERAH (1.1 +1.2+1.3)
REALISASI DAN PROYEKSI
BELANJA DAERAH
Tahun ....... s.d Tahun ........
Jumlah

NO Uraian Realisasi Realisasi Tahun Proyeksi /Target


Proyeksi pada
Tahun Tahun (n- Berjalan pada Tahun
Tahun (n+1)
(n-3) 2) (n-1) Rencana (n)

-1 -2 -3 -4 -5 -6 -7

Belanja Tidak
2.1
Langsung
2.1.1 Belanja pegawai
2.1.2 Belanja bunga
2.1.3 Belanja subsidi
2.1.4 Belanja hibah
2.1.5 Belanja bantuan sosial
Belanja bagi hasil
kepada
2.1.6 Provinsi/Kabupaten/Kot
a dan Pemerintah
Desa*
Belanja Bantuan
Keuangan kepada
2.1.7 Provinsi/Kabupaten/Kot
a dan Pemerintahan
Desa*
2.1.8 Belanja tidak terduga
JUMLAH BELANJA
B
TIDAK LANGSUNG

2.2 Belanja Langsung


2.2.1 Belanja pegawai

2.2.2 Belanja barang dan jasa

2.2.3 Belanja modal

JUMLAH BELANJA
C
LANGSUNG

TOTAL JUMLAH
D
BELANJA
REALISASI DAN PROYEKSI/TARGET PEMBIAYAAN DAERAH
Tahun ....... s.d Tahun ........
Jumlah

Jenis Penerimaan dan Pengeluaran


NO Proyeksi
Pembiayaan Daerah Proyeksi
Realisasi Tahun Realisasi Tahun Tahun Berjalan /Target pada
/Target pada
Tahun Rencana
Tahun (n+1)
(n)
(n-3) (n-2) (n-1)
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

3.1 Penerimaan pembiayaan

Sisa lebih perhitungan anggaran tahun


3.1.1
sebelumnya (SILPA)

3.1.2 Pencairan Dana Cadangan


Hasil penjualan kekayaan daerah yang
3.1.3
dipisahkan
3.1.4 Penerimaan pinjaman daerah

3.1.5 Penerimaan kembali pemberian pinjaman

3.1.6 Penerimaan piutang daerah

JUMLAH PENERIMAAN PEMBIAYAAN

3.2 Pengeluaran pembiayaan

3.2.1 Pembentukan dana cadangan

3.2.2 Penyertaan modal (Investasi) daerah

3.2.3 Pembayaran pokok utang


3.2.4 Pemberian pinjaman daerah

JUMLAH PENGELUARAN
PEMBIAYAAN

JUMLAH PEMBIAYAAN NETTO


PRIORITAS DAN SASARAN PEMBANGUNAN DAERAH TAHUN ..........
Provinsi/Kabupaten/Kota*)

SASARAN
PRIORITAS SKPD PENANGGUNG
NOMOR PEMBANGUNAN NAMA PROGRAM
PEMBANGUNAN DAERAH JAWAB
DAERAH

(1) (2) (3) (4) (7)

1 Prioritas 1........

Program1 ....

Program 2 ....

2 Prioritas 2 ........

3 Prioritas 3 ........

4 Prioritas 4 ........ Program 1 ....

5 Dst ........................
Prioritas Pembangunan Daerah

Program Prioritas Tahun Rencana Prioritas Pembanguan Daerah


No
(RPJMD) (RKPD)

P1

P2
Kinerja
Prioritas
No Program/Pembangunan SKPD
pembangunan
Indikator Target
PROGRAM DAN KEGIATAN PRIORITAS DAERAH

Mengemukakan secara eksplisit rencana program


dan kegiatan prioritas daerah yang disusun
berdasarkan evaluasi pembangunan tahunan,
kedudukan tahun rencana (RKPD) dan capaian
kinerja yang direncanakan dalam RPJMD.
Rencana program dan kegiatan prioritas harus
mewakili aspirasi dan kepentingan masyarakat.
Diuraikan dari program dan kegiatan yang paling
bermanfaat atau memiliki nilai kegunaan tinggi
bagi masyarakat.
Lihat tabel