Anda di halaman 1dari 27

KELAINAN PADA

PAYUDARA
ANATOMI
KELAINAN PADA PAYUDARA
1) Lesi Akibat Infeksi Jaringan Payudara
Mastitis
Biasanya pada ibu menyusui.
akibat luka lecet pada putting infeksi bakteri.
Ektasia Duktus Mammae
Nekrosis Lemak
Kematian sel lemak, biasanya krn benturan /
trauma. Perabaan > lebih padat
2) KETIDAKSEIMBANGAN HORMONAL

- Fibrokistik
merupakan kelainan yg sering
ditemukan. ( oestrogen >>> )
3) Neoplasma Jinak
Fibroadenoma
Papiloma duktus
Tumor filoides

4) Neoplasma Ganas
Etiologi Kanker Payudara
Usia yang meningkat. Biasanya > 60 tahun atau bisa lebih muda
Riwayat keluarga kanker payudara.
Faktor keturunan
Pernah menderita penyakit payudara non-kanker
Mulai datang haid (sebelum umur 12 tahun) atau menopause (lebih dari 50
tahun).
Pemakaian pil KB atau terapi hormon estrogen.
Tidak pernah melahirkan anak atau melahirkan anak pertama pada
umur melebihi 30 tahun.
Berat badan lebih setelah menopause
Pemakaian alkohol dan obat kimia
Mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak lemak hewani.
Penyinaran, sinar X-ray, rontgen
Tanda dan gejala kanker
payudara

Terdapat benjolan di payudara yang nyeri maupun tidak nyeri


Keluar cairan abnormal dari puting susu, berupa nanah, darah,
cairan encer padahal ibu tidak sedang hamil,
Ada perlengketan dan lekukan pada kulit,
Perubahan warna atau tekstur kulit pada payudara,
Terjadinya luka yang tidak sembuh dalam waktu yang lama,
payudara terasa keras dan padat, keriput seperti kulit jeruk
Pengelupasan putting susu
Ditemukan luka gores pada pemeriksaan mammografi,
Penanganan Kanker Payudara
Lumpectomy adalah prosedur pengangkatan
jaringan tumor dan sebagian jaringan normal dan
sekitarnya.
Masektomi adalah prosedur mengangkat seluruh
jaringan payudara pengidap kanker sehingga ia
tida lagi memiliki payudara.
Terapi radiasi adalah sebuah metode terapi
dengan menambahkkan sinar X atau parikel ion
lainnya ke tumor.
Kemoterapi adalah pengobatan menggunakan
obat yang diberikan secara oral maupun
disuntikkan.
Pencegahan Kanker Payudara
Jangan menggunakan bra yang terlalu ketat terlalu lama. Kalau bisa ketika
tidur bra dilepas
Hilangkan kebiasaan merokok dan minum alcohol
Periksa payudara sendiri secara rutin (SADARI), misalnya satu bulan sekali
Hindari radiasi dari Sinar-X atau berbagai macam radiasi lainnya
Rajin mengonsumsi sayuran dan buah-buahan yang banyak mengandung
vitamin sebagai zat antioksidan.
Selain itu, banyak-banyaklah mengonsumsi kacang kedelai, tempe, tahu,
dan sebagainya. Kacang kedelai mulai mengandung fitoestrogen genistein
yang dapat membantu mengurangi resiko tumbuhnya kanker payudara.
Rajin berolahraga meski hanya sebatas olahraga ringan seperti jogging
Kurangi makanan yang banyak mengandung lemak, terutama lemak hewani
Hindari stress. (Widayatun, 2008)
Deteksi Dini Kangker Payudara

Metode lain dari deteksi dini adalah SADARI.


Wanita di atas usia 20 tahun harus rutin
melakukan SADARI setiap bulan ( waktu
terbaik adalah seminggu setelah menstruasi ).
Panduan atas Screening Payudara
(Mammografi)
USG payudara.
Termografi: Pada termografi digunakan suhu
untuk menemukan kelainan pada payudara.
SADARI
(Pemeriksaan Payudara Sendiri)
DEFINISI SADARI
Deteksi dini kanker payudara
adalah program pemeriksaan untuk
mengenali kanker payudara
sewaktu masih berukuran kecil, dan
sebelum kanker tersebut
mempunyai kesempatan untuk
menyebar
Cara Melakukan SADARI

Dilakukan dengan 2 cara yaitu, melihat


perubahan di hadapan cermin dan
memeriksa perubahan dengan cara
berbaring.
Melihat Perubahan Di Hadapan Cermin.
Posisi 1
Lihat pada ukuran, bentuk dan keseimbangan bentuk
payudara (simetri) serta penampakan kedua puting
payudara.
Posisi 2
Angkat kedua tangan ke atas kepala. periksa
payudara anda dari berbagai sudut.
Posisi 3
Berdiri tegak di hadapan cermin dgn tangan anda
di samping. Putar ke kiri dan ke kanan untuk
memeriksa perubahan pada payudara
Posisi 4
Tegangkan otot- otot bagian dada anda dengan
memegang pinggang dan menekan ke bawah
Tanda- Tanda Yang Perlu
Diperhatikan Selama
Pemeriksaan.
Benjolan di payudara atau ketiak
Perubahan bentuk dan ukuran payudara
yang tidak biasa.
Kerutan atau lekuk yang tidak biasa pada
payudara.
Puting payudara tertarik ke dalam.
Perdarahan atau keluarnya cairan yang
tidak biasa dari puting payudara.
Memeriksa Perubahan Dengan Cara
Berbaring
Langkah 1: Persiapan
Dimulai dari Payudara Kanan berbaring miring ke
kiri dengan mem- bengkokkan kedua lutut anda.
Letakkan bantal di bawah bahu sebelah kanan
untuk menaikan bagian yg akan diperiksa.
Kemudian letakkan tangan kanan di bawah kepala.
Gunakan tangan kiri untuk memeriksa payudara
kanan. Gunakan jari-jari untuk memeriksa adanya
Benjolan.
Periksa payudara anda dengan menggunakan
metode perabaan dari atas kebawah dan putaran.
Langkah 2: Pemeriksaan Payudara
metode Perabaan dari atas kebawah
Periksa seluruh daerah payudara dalam pola perabaan
dari atas kebawah, dari tulang selangka di bagian atas
ke garis batas bawah lekukan payudara. Menggunakan
tangan kiri, mulailah urutan pertama di ketiak anda. Buat
putaran ringan dan tekan kuat di tempat ini untuk
merasakan penyebaran benjolan atau penebalan.
Gerakkan tangan anda perlahan- lahan ke bawah ke
arah garis batas bawah lekukan payudara
menggunakan putaran ringan dan tekan kuat di setiap
tempat. Di bagian bawah garis batas bawah lekukan
payudara, bergerak lebih kurang dua sentimeter ke kiri
dan terus ke arah atas menuju ke tulang selangka anda
dengan melakukan putaran dan tekanan. Bergeraklah
ke atas dan ke bawah mengikut urutan yang meliputi
seluruh daerah yang ditunjukkan.
Langkah 3: Pemeriksaan Payudara
metode Putaran

Bermula di bagian atas payudara anda, buat


putaran yang besar. Bergeraklah sekeliling
payudara dengan memperhatikan adanya
benjolan atau penebalan yang tidak biasa.
Buat sekurang- kurangnya tiga putaran kecil
sehingga anda sampai ke puting payudara.
Lakukan ini sebanyak dua kali, sekali dengan
tekanan ringan dan sekali dengan tekanan
kuat. Jangan lupa periksa bahagian bawah
areola (kawasan hitam).
Langkah 4: Pemeriksaan cairan Di Puting
Payudara
Menggunakan kedua- dua belah tangan, tekan
payudara anda untuk melihat cairan keluar dari
puting payudara.
Langkah 5: Pemeriksaan Ketiak
Jatuhkan tangan kanan anda di sisi dan rasa
ketiak anda dengan teliti untuk merasakan
penyebaran benjolan.
Manfaat Pemeriksaaan Payudara Sendiri
(SADARI)
Salah satu tujuan Pemeriksaan Payudara sendiri (SADARI)
adalah mendeteksi kanker pada stadium yang dini, meraba dan
menemukan awal tumbuhnya masa (sesuatu yang mengganjal)
didalam payudara. Jika SADARI dilakukan secara rutin,
seorang wanita akan dapat menemukan benjolan pada stadium
dini. Sebaiknya SADARI dilakukan pada waktu yang sama
setiap bulan. Bagi wanita yang masih mengalami menstruasi,
waktu yang paling tepat untuk melakukan SADARI adalah 7-10
hari sesudah hari 1 menstruasi. Bagi wanita pasca menopause,
SADARI bisa dilakukan kapan saja, tetapi secara rutin
dilakukan setiap bulan