Anda di halaman 1dari 37

KPM 130

SOSIOLOGI UMUM

Koordinator
Matakuliah Sosiologi Umum
Program Pendidikan Kompetensi
Umum (PPKU)

Departemen Sains Komunikasi dan


Pengembangan Masyarakat
Fakultas Ekologi Manusia IPB

Website: http://skpm.ipb.ac.id

SOSIOLOGI UMUM | PROGRAM PENDIDIKAN KOMPETENSI UMUM IPB| SEMESTER GANJIL TAHUN 2016/2017
POKOK BAHASAN 08

KEKUASAAN DAN WEWENANG


SOSIOLOGI UMUM | PROGRAM PENDIDIKAN KOMPETENSI UMUM IPB| SEMESTER GANJIL TAHUN 2016/2017
STANDAR
KOMPETENSI

Setelah mengikuti matakuliah ini mahasiswa


mampu menguasai konsep-konsep, analisis situasi
dan perubahan sosial masyarakat, dan
mengidentifikasi realitas sosial dan masalah pada
aras kelompok, organisasi, kelembagaan,
komunitas, dan global dengan mempertimbangkan
kekuasaan dan wewenang, ekologi dan gender.
Selain itu mahasiswa mampu melakukan kajian-
kajian sosiologis, mengkomunikasikan hasil-hasil
kajian untuk pengambilan keputusan berdasarkan
pendekatan kualitatif dan kuantitatif yang dapat
dipertanggungjawabkan

SOSIOLOGI UMUM | PROGRAM PENDIDIKAN KOMPETENSI UMUM IPB| SEMESTER GANJIL TAHUN 2016/2017
Kompetensi Dasar
Menguasai konsep-konsep dan teori
sosiologi mengenai interaksi, struktur
sosial, stratifikasi sosial, kebudayaan dan
perubahan sosial
Indikator
Mampu memahami pengertian dan
konsep kekuasaan dan wewenang, unsur
dan saluran kekuasaan, distribusi dan
monopoli kekuasaan

SOSIOLOGI UMUM | PROGRAM PENDIDIKAN KOMPETENSI UMUM IPB| SEMESTER GANJIL TAHUN 2016/2017
SUB POKOK
BAHASAN

1. Pengertian Kekuasaan dan Wewenang


2. Munculnya Konsep Kekuasaan dan
Wewenang
3. Unsur dan Saluran Kekuasaan
4. Distribusi dan Monopoli Kekuasaan
5. Pelapisan Kekuasaan
6. Wewenang

SOSIOLOGI UMUM | PROGRAM PENDIDIKAN KOMPETENSI UMUM IPB| SEMESTER GANJIL TAHUN 2016/2017
1. Pengertian Kekuasaan dan Wewenang

SOSIOLOGI UMUM | PROGRAM PENDIDIKAN KOMPETENSI UMUM IPB| SEMESTER GANJIL TAHUN 2016/2017
Birokrasi dan Kekuasaan
Dalam birokrasi yang panjang dan besar, sulit membedakan secara tegas antara
penguasa dan bukan penguasa. Semua orang merasa berkuasa dan pada saat
yang sama juga merasa tidak berkuasa. Masyarakat kemudian kehilangan jejak,
siapa sebetulnya yang berwenang untuk memutuskan sesuatu atau siapa
sebetulnya yang sesungguhnya patut dimintai pertanggungjawaban atas
kekeliruan praktik kekuasaan, misalnya.
Entah semua orang merasa berkuasa dan tidak berkuasa dalam suatu
pemerintahan birokratis, berakibat kepada masyarakat pada umumnya sama
saja. Yakni tirani suatu kekuasaan. Ketika semua orang berkuasa, seorang rakyat
bisa merasa sedang berhadapan dengan gurita kekuasaan besar dan dahsyat,
karena ia hanya bisa pasrah menghadapinya. Tetapi, ketika semua orang dalam
birokrasi merasa tidak puas, karena kekuasaan riilnya selalu bisa merujuk kepada
orang lain dalam rantai birokrasi, rakyat umum pun merasa tidak berdaya dan
membiarkan dirinya digiring ke dalam ketidakpastian yang memfrustasikan.
(Andre Ata Ujian, Suara Pembaruan, 7 Juni 1999)

SOSIOLOGI UMUM | PROGRAM PENDIDIKAN KOMPETENSI UMUM IPB| SEMESTER GANJIL TAHUN 2016/2017
Dalam bahasa sehari-hari kita pun sering mendengar
istilah menguasai atau dikuasai.
Isteri menguasai suami atau sebaliknya, suami
menguasai isteri;
Konglomerat menguasai suatu pulau;
Suatu kerabat tertentu di Lembah Baliem (Papua)
menguasai suatu kawasan kebun sagu;
Masyarakat adat di Krui (Lampung) menguasai
suatu kawasan hutan;
Preman menguasai pasar Tanah Abang, Jakarta.

SOSIOLOGI UMUM | PROGRAM PENDIDIKAN KOMPETENSI UMUM IPB| SEMESTER GANJIL TAHUN 2016/2017
Kekuasaan

Dapat dimiliki individu; organisasi;


birokrasi; komunitas; hingga negara ;
Berkenaan dengan penguasaan sumberdaya : orang
dan material;
Ada dimana-mana dan memiliki pola tertentu;
Menentukan nasib sejumlah orang;
Merujuk pada hubungan antar-individu versus
kelompok atau kelompok versus kelompok yang
diatur dengan tatanan tertentu (Soekanto, 1990)

SOSIOLOGI UMUM | PROGRAM PENDIDIKAN KOMPETENSI UMUM IPB| SEMESTER GANJIL TAHUN 2016/2017
Kekuasaan dan Wewenang
Kekuasaan Wewenang
Setiap kemampuan Kekuasaan yang ada
untuk pada seseorang atau
mempengaruhi sekelompok orang,
pihak lain yang mempunyai
dukungan atau
mendapatkan
pengakuan dari
masyarakat.

SOSIOLOGI UMUM | PROGRAM PENDIDIKAN KOMPETENSI UMUM IPB| SEMESTER GANJIL TAHUN 2016/2017
Kekuasaan
Bersifat plural: kekuasaan diberikan dan
diterima oleh individu-individu secara kolektif;
Bersifat kontraktual : hanya berlaku jika
orang-orang yang dikuasai mempertahankan
sikapnya terhadap penguasa; dan
Bila dijelmakan pada diri seseorang : maka
biasanya orang itu dinamakan pemimpin dan
mereka yang menerima pengaruhnya adalah
pengikut-pengikutnya
SOSIOLOGI UMUM | PROGRAM PENDIDIKAN KOMPETENSI UMUM IPB| SEMESTER GANJIL TAHUN 2016/2017
Wewenang
Kekuasaan yang mendapatkan
dukungan atau pengakuan dari
masyarakat
Wewenang hanya efektif bila didukung
kekuasaan yang nyata

Realitanya: Acapkali terjadi bahwa wewenang


yang diakui oleh masyarakat dan kekuasaan
yang nyata tidak berada dalam satu tangan

SOSIOLOGI UMUM | PROGRAM PENDIDIKAN KOMPETENSI UMUM IPB| SEMESTER GANJIL TAHUN 2016/2017
Dimana letaknya Wewenang ?

Tokoh-tokoh adat di pedalaman Papua


menangani semua aspek kehidupan masyarakat.
Pertentangan antar-individu dan antar-keluarga
seperti masalah pertanahan dan perkawinan
hampir selalu diselesaikan melalui forum adat.
Mereka tak mengenal sertifikat tanah yang
dikeluarkan oleh Badan Pertanahan Nasional
(BPN). Dalam hal perkawinan, mereka pun tidak
mengenal Surat Nikah yang dikeluarkan oleh
Kementerian Agama. Penyelesaian melalui
forum adat sudah cukup diakui.

SOSIOLOGI UMUM | PROGRAM PENDIDIKAN KOMPETENSI UMUM IPB| SEMESTER GANJIL TAHUN 2016/2017
Dimana letaknya Wewenang ?
Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sampang dibakar
massa. Kantor tersebut dibakar oleh pendukung Sanusi sebagai bakal
calon Bupati yang kalah satu suara dari Fadhilah Budiono. Pertentangan
antara kedua kubu, pendukung Sanusi dan pendukung Fadhilah Budiono
semakin tajam. Pendukung Fadhilah Budiono jumlahnya diperkirakan
puluhan ribu orang yang tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten
Sampang. Sebaliknya pendukung Sanusi tidak saja berasal dari
Kabupaten Sampang, tetapi juga berasal dari Kabupaten Bangkalan.
Sekitar 2.500 orang diantaranya terkonsentrasi di kantor DPRD. Kompas,
Kamis, 7 September 2000.
(Pendeknya, jumlah pendukung Fadhilah Budiono dan Sanusi kurang
lebih seimbang. Masing-masing bersikukuh bahwa dukungan masing-
masing kubulah yang berhak menduduki kursi kepala daerah).

SOSIOLOGI UMUM | PROGRAM PENDIDIKAN KOMPETENSI UMUM IPB| SEMESTER GANJIL TAHUN 2016/2017
Kekuasaan bersifat Kumulatif
Upaya yang dilakukan Golongan Karya (Golkar) pada masa lalu untuk
mempertahankan kekuasaannya :
1. Menggunakan masyarakat desa yang kesadaran politiknya
masih sempit, tidak terseret ke dalam pertentangan-
pertentangan ideologi golongan yang telah diwariskan sejak
pra-kemerdekaan;
2. Mengusahakan organisasi-organisasi politik (Parpol dan Golkar)
tidak memiliki kepengurusan di daerah, dibawah Dati II,
3. Mengusahakan organisasi-organisasi politik (Parpol dan Golkar)
tidak melakukan kegiatan di daerah, di bawah Dati II, kecuali
saat menjelang Pemilihan Umum.
Sorotan: Suara Pembaruan , 21 Juni 2000

SOSIOLOGI UMUM | PROGRAM PENDIDIKAN KOMPETENSI UMUM IPB| SEMESTER GANJIL TAHUN 2016/2017
2. Munculnya Konsep Kekuasaan dan
Wewenang

SOSIOLOGI UMUM | PROGRAM PENDIDIKAN KOMPETENSI UMUM IPB| SEMESTER GANJIL TAHUN 2016/2017
Sebelum Revolusi Industri dan Revolusi Perancis
Inggris: the king can do no wrong
Perancis: LEtat cest moi
Setelah Revolusi Industri dan Revolusi Perancis
Inggris: struktur masyarakat feodal diganti
masyarakat industri
Perancis: kekuasaan monarkhi diganti kekuasaan
otokratis
kekuasaan politik negara hanya salah satu
dari wewenang masyarakat yang lebih besar

SOSIOLOGI UMUM | PROGRAM PENDIDIKAN KOMPETENSI UMUM IPB| SEMESTER GANJIL TAHUN 2016/2017
3. Unsur dan Saluran Kekuasaan

SOSIOLOGI UMUM | PROGRAM PENDIDIKAN KOMPETENSI UMUM IPB| SEMESTER GANJIL TAHUN 2016/2017
Unsur Kekuasaan
Rasa takut
Rasa cinta
Kepercayaan
Pemujaan

SOSIOLOGI UMUM | PROGRAM PENDIDIKAN KOMPETENSI UMUM IPB| SEMESTER GANJIL TAHUN 2016/2017
Saluran Kekuasaan
Militer (paksaan)
Ekonomi (jaringan ekonomi kebijakan)
Politik (badan legal)
Tradisional (tradisi kekuasaan)
Ideologi (pembenaran ajaran/doktrin)
Komunikasi (media dan jejaring)

SOSIOLOGI UMUM | PROGRAM PENDIDIKAN KOMPETENSI UMUM IPB| SEMESTER GANJIL TAHUN 2016/2017
Saluran Kekuasaan
Sumber/Saluran Kegunaan
Militer (Paksaan) Pengendalian kekerasan
Ekonomi (Jaringan ekonomi- Mengendalikan tanah, buruh,
kebijakan) kekayaan material, produksi
Politik (Badan legal) Pengambilan keputusan
Mempertahankan, mengubah,
Hukum (kelembagaan hukum)
melancarkan aksi
Tradisi (Tradisi kekuasaan) Sisten kepercayaan nilai-nilai
Ideologi (Pembenaran
Pandangan hidup, integrasi
ajaran/doktrin)

SOSIOLOGI UMUM | PROGRAM PENDIDIKAN KOMPETENSI UMUM IPB| SEMESTER GANJIL TAHUN 2016/2017
Saluran Kekuasaan
Sah

Kekuasaan negara Adat, kaidah,


Atau pemerintah Ideologi, wewenang

Dengan Kekerasan Tanpa Kekerasan

Tirani tindakan Intimidasi, provokasi,


kriminal Desas-desus

Tidak Sah

SOSIOLOGI UMUM | PROGRAM PENDIDIKAN KOMPETENSI UMUM IPB| SEMESTER GANJIL TAHUN 2016/2017
4. Distribusi dan Monopoli Kekuasaan

SOSIOLOGI UMUM | PROGRAM PENDIDIKAN KOMPETENSI UMUM IPB| SEMESTER GANJIL TAHUN 2016/2017
1. Kekuasaan sifatnya terbatas maka perlu
saluran untuk mendistribusikan secara adil
2. Monopoli kekuasaan: menjadikan
kekuasaan sebagai komoditas sehingga
orang tidak ingin melepas kekuasaannya
3. Pangkal pemusatan kekuasaan adalah
demokrasi yang tidak berjalan akibatnya
muncul ketamakan

SOSIOLOGI UMUM | PROGRAM PENDIDIKAN KOMPETENSI UMUM IPB| SEMESTER GANJIL TAHUN 2016/2017
Pandangan Hubungan Elit Penguasa
dengan Monopoli Kekuasaan

Kekuasaan bersifat polimorfik (banyak


bentuk);
Negara dikuasai oleh golongan elit
yang terdiri dari cendekiawan radikal yang
menyusup ke lembaga pemerintahan,
pendidikan, dan media massa;
Model dialektika kelas sosial

SOSIOLOGI UMUM | PROGRAM PENDIDIKAN KOMPETENSI UMUM IPB| SEMESTER GANJIL TAHUN 2016/2017
5. Pelapisan Kekuasaan

SOSIOLOGI UMUM | PROGRAM PENDIDIKAN KOMPETENSI UMUM IPB| SEMESTER GANJIL TAHUN 2016/2017
1. Tipe Kasta
2. Tipe Oligarkhis (antar-lapisan
tidak terlalu mencolok)
3. Tipe Demokratis (kerucut
terpancung)

SOSIOLOGI UMUM | PROGRAM PENDIDIKAN KOMPETENSI UMUM IPB| SEMESTER GANJIL TAHUN 2016/2017
Tipe Kasta

*) Gambar ini dikutip dari The Web of Government, halaman 100.

SOSIOLOGI UMUM | PROGRAM PENDIDIKAN KOMPETENSI UMUM IPB| SEMESTER GANJIL TAHUN 2016/2017
Tipe Oligarkhis

*) Gambar ini dikutip dari The Web of Government, halaman 102.

SOSIOLOGI UMUM | PROGRAM PENDIDIKAN KOMPETENSI UMUM IPB| SEMESTER GANJIL TAHUN 2016/2017
Tipe Demokratis

*) Gambar ini dikutip dari The Web of Government, halaman 102.

SOSIOLOGI UMUM | PROGRAM PENDIDIKAN KOMPETENSI UMUM IPB| SEMESTER GANJIL TAHUN 2016/2017
Bentuk Masyarakat dan Dasar-Dasar
Pelapisan Kekuasaan

Pra-Industrial Industrial Pasca-Industrial


Sumber tanah Industri/pabrik pengetahuan

universitas, pusat
Pusat Sosial pertanian, perkebunan business, perusahaan
penelitian

Tokoh pemilik tanah, kalangan


Kalangan business ilmuwan, peneliti
Dominan militer

pengaruh tak langsung keseimbangan kekuatan


Berkuasa penguasaan kekuatan
terhadap politik politik, ilmiah, hak asasi

harga, organisasi, politik, keterampilan teknis,


Basis Kelas harta, kekuatan militer
keterampilan teknis organisasi, politik

kewarisan, magang,
Cara kewarisan
pendidikan
pendidikan, mobiilisasi

SOSIOLOGI UMUM | PROGRAM PENDIDIKAN KOMPETENSI UMUM IPB| SEMESTER GANJIL TAHUN 2016/2017
6. Wewenang

SOSIOLOGI UMUM | PROGRAM PENDIDIKAN KOMPETENSI UMUM IPB| SEMESTER GANJIL TAHUN 2016/2017
1. Tipe Wewenang (Weber, 1947) :
Wewenang karismatis (kemampuan khusus)
Wewenang tradisional (kelp yang memiliki kekuasaan
sejak lama)
Wewenang rasional (sistem hukum)
2. Tipe Wewenang (Soekanto, 1990) :
Wewenang resmi (sistematis-rasional kelp besar)
dan tidak resmi (kelp kecil);
Wewenang pribadi (solidaritas-kebersamaan) dan
teritorial (wilayah tempat tinggal berperan penting);
dan
Wewenang terbatas dan menyeluruh (negara dalam
mempertahankan kedaulatan)

SOSIOLOGI UMUM | PROGRAM PENDIDIKAN KOMPETENSI UMUM IPB| SEMESTER GANJIL TAHUN 2016/2017
Ciri-ciri Wewenang Tradisional
1. Ada ketentuan tradisional yang mengikat
penguasa yang mempunyai wewenang, serta
orang-orang lainnya dalam masayrakat;
2. Adanya wewenang yang lebih tinggi daripada
kedudukan seseorang yang hadir secara pribadi;
dan
3. Selama tak ada pertentangan dengan ketentuan-
ketentuan tradisional, orang-orang dapat bertindak
secara pribadi

SOSIOLOGI UMUM | PROGRAM PENDIDIKAN KOMPETENSI UMUM IPB| SEMESTER GANJIL TAHUN 2016/2017
Daftar Pustaka

1. Nisbet, R.A. 1993. The Sociological Tradition. London:


Transaction Publishers.
2. Soekanto, Soerjono. 1990. Sosiologi Suatu Pengantar.
Jakarta: Rajawali Press.
3. Weber, Max. 1947. Theory of Social and Economic
Organization. New York: Oxford University Press
4. Saharuddin, Utomo BS. 2015. Kekuasaan dan Wewenang.
Di Dalam Nasdian FT, editor. Sosiologi Umum. Jakarta
(ID):Buku Bogor. Hal. 143 - 172

SOSIOLOGI UMUM | PROGRAM PENDIDIKAN KOMPETENSI UMUM IPB| SEMESTER GANJIL TAHUN 2016/2017
Tugas Praktikum

Bahan Bacaan
Philip Eldridge. 1989. LSM dan Negara dalam
Prisma, No. 7. pp 1-21

Metode
Diskusi Kelompok - Panel

SOSIOLOGI UMUM | PROGRAM PENDIDIKAN KOMPETENSI UMUM IPB| SEMESTER GANJIL TAHUN 2016/2017
Koordinator Sosiologi Umum (KPM-130)
Program Pendidikan Kompetensi Umum (PPKU) IPB
Departemen Sians Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat
Fakultas Ekologi Manusia IPB
Website: http://skpm.ipb.ac.id

SOSIOLOGI UMUM | PROGRAM PENDIDIKAN KOMPETENSI UMUM IPB| SEMESTER GANJIL TAHUN 2016/2017