Anda di halaman 1dari 24

TEKNIK PEMELIHARAAN LARVA DAN PENDEDERAN

IKAN NILA JICA (Oreochromis niloticus) DI BALAI


PERIKANAN BUDIDAYA AIR TAWAR SUNGAI GELAM,
PROVINSI JAMBI
OLEH :
RANI DWI ASTUTI

Ir. Hamdan Alawi, M. Sc


Benyy Heltonika, S.Pi., M.Si

BUDIDAYA PERAIRAN
FAKULTAS PERIKANAN DAN KELAUTAN
UNIVERSITAS RIAU
2017
I. PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Ikan Nila Jica
Ketersediaan benih
terbatas
Termasuk komoditas populer
dimasyarakat

Komoditas unggulan dalam Bisnis Pemeliharaan larva


perikanan dan pendederan

Keunggulan nila Strain jica


-Pertumbuhan lebih cepat 20%
Teknik pemeliharaan
-Lebih irit pakan 25 % larva dan pendederan
-Tahan terhadap penyakit ikan nila jica
1.2. Tujuan dan Manfaat

Tujuan Manfaat
-Mengetahui serta -Dapat melakukan praktek
melakukan praktek teknik teknik pemeliharaan larva dan
pemeliharaan dan pendederan ikan nila jica
pendederan ikan nila jica. secara langsung.
-Mengetahui permasalahan -Menambah wawasan,
yang akan dihadapi serta pengalaman dan keterampilan
mencari alternatif untuk mahasiswa dalam menerapkan
memecahkan permasalahan ilmu yang ditekuni untuk
tersebut. dijadikan bekal di masa yang
akan datang.
II. TINJAUAN PUSTAKA
III. METODE PRAKTEK
3.1. Waktu dan Tempat

Waktu
23 Januari 23 Februari 2017

Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT)


Tempat Sungai Gelam, Kab. Muaro Jambi, Provinsi
Jambi
3.2. Alat dan Bahan

Timbangan Profil
Spektofotometer
Garu
analitik Projector
kayu

Kantong
Gayung Hapa plastik
Termometer

Schi Serok Ember Pupuk


disk halus kandang

Kapur Pelet Pelet Pelet


tohor tepung crumble induk
3.3. Metode Praktek Magang

Data primer
Melakukan praktek langsung
dalam kegiatan pemeliharaan
larva dan pendederan ikan nila
jica serta wawancara dengan
pegawai BPBAT Jambi

Teknik Pengumpulan Data


Data sekunder
Metode Praktek Instansi terkait yang
berhubungan dengan data
Ikut terlibat aktif dalam yang diperlukan, serta
kegiatan teknik ditambah dengan literatur
pemeliharaan larva dan yang mendukung
pendederan ikan nila jica
3.4. Analisis Data
Parameter yang diamati

(panjang mutlak) L = Lt Lo

(Bobot mutlak) Wm = Wt - Wo

(Laju pertumbuhan spesifik)


LPS = ln Wt ln Wo x 100%
t
(Tingkat kelulushidupan)
SR = Nt x 100%
No
3.5. Prosedur Kerja

Sumber larva Teknik Perkembangan


Pemanenan pendederan ikan dan
larva nila jica pertumbuhan
Pemeliharaan larva
larva Persiapan kolam Monitoring
pendederan kualitas air
Teknik Penebaran benih
pemeliharaan larva Pemberian pakan Manajeman
ikan nila jica Pemanenan pemeliharaan
benih ikan nila jica
IV. DESKRIPSI LOKASI PRAKTEK MAGANG
Keadaan umum BPBAT Jambi
Balai Perikanan Budidaya air
tawar (BPBAT) Jambi berlokasi
di Desa Sungai Gelam
Kecamatan Sungai Gelam,
Kabupaten Muaro Jambi,
30 km di sebelah Timur dari
Kota Jambi

Luas areal 20 ha terdiri atas


4,8 ha perkolaman, 3,35 ha
waduk, dan 11,85 daratan
yang digunakan untuk
perkantoran, asrama,
mess operator serta sarana
penunjang lainnya
V. HASIL MAGANG
5.1. Teknik Pemeliharaan Larva Ikan Nila Jica
Pemeliharaan
Sumber larva Panen larva
larva
Manajemen induk
Pemeliharaan induk di Setelah 10 hari larva yang
KJA pada waduk 3 induk ditebar ke dipanen
dengan ukuran 25 m2. kolam pemijahan, dipelihara
padat tebar induk 16 larva dipanen pada dihapa selama 1
ekor/ m2 dengan ukuran hari ke 11, 12 dan minggu.
500 cm, berat 300-400 g. 13.

Pemijahan Selama masa


Pemijahan secara Panen larva
dilakukan pada pagi pemeliharaan,
alami, pada kolam pengumpulan
ukuran 500 m2 dengan dan sore hari,
menggunakan serok larva dari kolam
padat tebar 1 ekor/m2 pemijahan tetap
jumlah ikan yang halus. Kemudian
larva di tampung dilakukan
dipijahkan 1:3 atau 100
ekor induk jantan dan pada hapa.
300 ekor induk betina.
5.3. Teknik Pendederan Ikan Nila Jica
5.3.1. Persiapan Kolam Pendederan I

-Kolam beton
berbentuk persegi,
dengan dasar kolam
Wadah tanah
-Ukuran 250 m2

-Dari air waduk 1


-Sebelum dialirkan ke
Sumber masing-masing kolam,
air di lakukan
pengendapan air
dikolam pengendapan
Persiapan Kolam

2.Pembalikan
1.Pengeringan tanah dasar
kolam kolam

3.Pengapuran 4.Pemupukan

5.Pengisisan air
5.3.2. Padat Tebar dan Teknik Penebaran

Sebelum dilakukan penenbaran, terlebih dahulu dilakukan


perhitungan larva

Jumlah larva yang ditebar 15.00 ekor

Padat tebar 60 ekor/m2


5.3.3. Pakan dan Pemberian Pakan
Tabel 1. Kandungan Nutrisi Pakan Larva dan Benih.

No Analisa Kandungan (%)


1 Protein 39-41
2 Lemak 5
3 Serat kasar 6
4 Abu 16
5 Kadar air 10
Pemberian Pakan

Pemberian pelet Adlibitum


tepung di hapa untuk
larva baru menetas
umur 4-5 hari
3 kg/hari
Pemberian pelet
crumble setelah 2
minggu masa Frekuansi
pemeliharaan pemberian
pakan 3 kali
sehari
5.3.4. Manajemen Pemeliharaan Larva dan Pendederan
Ikan Nila Jica
1. Pertambahan bobot larva

Bobot (g)
Bobot (g)
1.3

0.469
0.213
0.002
1 2 3 4
Minggu ke-
2. Pertambahan panjang larva
Panjang (cm)
Panjang (cm)
4.29
2.807

0.686
0.108
1 2 3 4
Minggu ke-

Tabel 2. Hasil Pengukuran L, Vm, dan SGR

L Wm LPS
(g) (g) (%)
4,18 1,29 3,3
3. Monitoring kualitas air
Tabel 3. Kuliatas Air Selama Pemeliharaan Larva di Hapa
No Parameter Kisaran SNI
1 Suhu C 27-28 25-30C
2 pH 6,85-7,50 6,5-8,5
3 DO mg/l 5,1-7,7 Min 5 mg/l
4 Amoniak mg/l 0,17-0,25
Tabel 14. Kuliatas Air Selama Pemeliharaan Larva di Hapa
< 0,02 mg/l

Tabel 4. Kuliatas Air Selama Pendederan Larva Di Kolam Pendederan


No Parameter Kisaran SNI
1 Suhu C 27-29 25-30C
2 pH 6,74-7,90 6,5-8,5
3 DO mg/l 5,7-9,7 Min 5 mg/l
4 Amoniak mg/l 0,25-0,30 < 0,02 mg/l
5 Kecerahan cm 19-20 > 20 cm
6 Ketinggian air cm 70 50-70 cm
5.3.4. Pemanenan Benih

Ukuran 3-5
cm 60 %
Pendederan I
Ukuran
1-3 cm
Lama
30 % pemeliharaan 3
minggu. SR 70 %
yaitu 10.500 ekor
larva yang
dipanen. Ukuran 5-8
cm 10 %
5.4. Manajemen Penyakit Ikan Nila Jica

Selama 30 hari magang di


BPBAT Jambi mengikuti
pemeliharaan larva dan
pendederan ikan nila jica
tidak ada penyakit atau
kematian yang ditemukan.

karena kulitas larva dan Selain itu, kanduangan


benih yang digunakan nutrisi dalam pakan serta
termasuk baik, adaptif atau kualitas dan kuantitas pakan
mudah menyesuaikan diri yang diberikan sesuai dengan
dengan perubahan keadaan kebutuhan ikan sehingga
lingkungan serta tahan dapat dimanfaatkan oleh ikan
terhadap gangguan hama dengan baik untuk
dan penyakit. pertumbuhannya.
VI. KESIMPULAN DAN SARAN
6.1. Kesimpulan

Penderan larva ikan Pemeliharan larva


dilakukan pada
nila jica dilakukan
hapa dengan masa
pada kolam beton pemeliaharan
ukuran 250 m2 selama 1minggu
dengan padat tebar
60 ekor/m2
Hasil panen di
dapat 3 ukuran
Pakan untuk larva yaitu: 1-3 cm 30%;
baru menetas di beri 3-5 cm 60%; dan
pakan pelet tepung. 5-8 cm 10%
Dan 2 minggu SR 70% yaitu
setelah masa 10.500 ekor larva
pemeliharaan diberi yang di panen
pakan crumble
6.2. Saran

Sebaiknya induk yang


digunakan sudah melewati
masa pemeliharaan untuk
pemulihan tingkat
kematangan gonad dengan
waktu pemulihan 1,5
bulan. Sehingga induk
yang dipijahkan dapat
menghasilkan larva atau
benih yang sesuai dengan
apa yang diharapkan.
SEKIAN
TERIMAKASIH

Anda mungkin juga menyukai