Anda di halaman 1dari 14

DIABETES MELITUS GESTASIONAL NADIA DESANTI R-1410211075

DEFINISI
DM pada kehamilan dibagi menjadi 2 :
1. DM yang sudah diketahui sebelumnya, kemudian hamil (DM hamil/DMH/DM
pregestasional
2. DM yang baru ditemukan saat hamil (DM gestasional/DMG)
SUATU INTOLERANSI GLUKOSA YANG TERJADI ATAU PERTAMA KALI
DITEMUKAN SAAT HAMIL.
DMG adalah diabetes mellitus yang hanya terjadi selama kehamilan dan pulih
dalam 6 minggu setelah melahirkan.
FAKTOR RESIKO
Faktor resiko obstetri Riwayat umum
Riw. Keguguran beberapa kali Usia saat hamil >30 tahun
Riw. Melahirkan bayi meninggal tnp sebab
jelas Riw. DM dalam keluarga
Riw. Melahirkan bayi dengan cacat Rw. DMG pada kehamilan sebelumnya
bawaan
Infeksi saluran kemih berulang saat
Riw. Melahirkan bayi >=4000 gram
(makrosomia) hamil
Riw. Preeklamsia
polihidramnion
ETIOPATOGENESIS
Pada kehamilan terjadi resistensi insulin fisiologis akibat peningkatan hormone-
hormone kehamilan (HPL/Human Placental Lactogen, progesterone, kortisol,
prolactin) yang mencapai puncaknya pada trimester ke 3.
Pada DMG juga terjadi gangguan sekresi sel beta pancreas disebabkab oleh :
autoimun, kelainan genetic, dan resistensi insulin kronik (ibu dengan obesitas).
Resistensi insulin selama kehamilan merupakan mekanisme adaptif tubuh untuk
menjaga asupan nutrisi ke janin. Kebanyakan wanita dengan DMG punya 2 jenis
resistensi insulin yaitu fisiologik dan kronik sehingga resistensi insulinnya lebih berat
dibanding kehamilan normal. Kondisi ini akan membaik segera setelah partus dan
akan kembali ke kondisi awal dimana konsentrasi HPL sudah kembali seperti awal.
GEJALA
Umumnya tidak menunjukkan gejala sama sekali.
Kelelahan
Sering haus
Sering berkemih
Penglihatan kabur
Mual dan muntah
Penurunan berat badan meskipun nafsu makan meningkat
Sering mengalami infeksi (ISK, infeksi kulit, infeksi vagina)
DIAGNOSIS
AMERICAN DIABETES ASSOCIATION
Pemeriksaan glukosa darah 2 tahap :
1. Tes tantangan glukosa : diberi minum glukosa 50 gram kemudian ambil darah 1
jam kemudian. Apabila >140 mg/dl disebut tes tantangan (+) dilanjutkan tahap
2
2. Tes toleransi glukosa oral
DIAGNOSIS (2)
WHO (Diagnosis and classification of Diabetes Melitus tahun 1999)
SCREENING
Perkeni menyarankan penapisan pada semua ibu hamil pada pertemuan pertama dan
mengulanginya pada usia kehamilan 26-28 minggu bila hasilnya negative.
Dianjurkan px. TTGO menggunakan 75 gram glukosa dan penegakan diagnosis melihat
glukosa darah 2 jam pasca pembebanan glukosa.
Persiapan TTGO :
3 hari sblm pemeriksaan tetap makan dan melakukan kegiatan seperti sehari-hari
Berpuasa min.8 jam (mulai malam hari) sebelum pemeriksaan minum air putih tanpa gula
Diberik glukosa 75 gram yang dilarutkan dalam 250 ml air dan diminum dalam waktu 5
menit
Berpuasa kembali sampai pengambilan sample darah (2 jam)
Selama proses pemeriksaan subyek tetap istirahat dan tidak merokok
Hasil pemeriksaan TTGO dibagi menjadi 3 :
Glukosa darah 2 jam <140 mg/dL normal
Glukosa darah 2 jam 140-<200 mg/dL TGT - - DMG
Glukosa darah 2 jam >=200 mg/dL DM
PENATALAKSANAAN DAN
TARGET

Gizi : BB normal = 300 kcal, BMI >30 = 25 kcal


Olahraga (menurunkan A1c, glukosa puasa dan 1 jam post prandial)
Target GDP <=105 mg/dl dan GD2PP <=120 mg/dl bila tidak terpenuhi
ditambahkan insulin human dengan dosis rendah dan frekuensi pemberian
sederhana. Co : insulin kombinasi kerja singkat dan kerja sedang Mixtard (Novo-
Nordik) atau Humulin 30-70 (eli lilly).
Dipantau gula darah di rumah dengan alat Reflectance Meter.
KOMPLIKASI PADA IBU DAN ANAK
IBU : preeklamsi, infeksi saluran kemih, persalinan seksio sesaria, trauma persalinan
akibat bayi besar
BAYI : makrosomia, hambatan pertumbuhan janin, cacat bawaan, hipoglikemia,
hipokalsemia, hipomagnesemia, hiperbilirubinemia, polisitemia hiperviskositas,
sindrom gawat napas neonatal, makrosomia

Komplikasi jangka panjang :


ANAK : toleransi glukosa, diabetes, obesitas
IBU : gangguan toleransi glukosa sampai DM tipe 2
REFERENSI
IPD UI
http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/29564/1/YUNISA%20
KHULQI%20ROSITA-FKIK.pdf