Anda di halaman 1dari 4

LARINGITIS TB-3

Gejala Klinis

Mukosa bewarna pucat dan tidak rata


Stadium Submukosa terbentuk tuberkel
infiltrasi

Ulkus yang timbul karena mukosa yang meregang


Stadium Nyeri yang sangat dirasakan pasien
ulserasi

Ulkus yang makin dalam hingga dapat mengenai kartilago


Ada nanah yang berbau
Stadium
Perikondri Terbentuk sekuester
tis Keadaan umum sangat buruk

Terbentuk fibrotuberkulosis
Rasa kering, tertekan dan panas di daerah laring
Stadium Suara parau berminggu-minggu hingga afonia
fibrotuber Hemoptisis
kulosis Nyeri menelan yang sangat hebat
LARINGITIS TB-4
Diagnosis
ANAMNESIS
Demam, suara serak sampai tidak bersuara (afoni), nyeri saat
menelan atau berbicara, rasa kering panas dan tertekan di
daerah laring, batuk yang lama hingga hemoptisis, keringat
pada malam hari, serta keluarga yang mempunyai riwayat
batuk lama.

PEMERIKSAAN FISIK
Tampak sakit berat, demam
Terdapat stridor, sianosis, sesak nafas
Takikardi
LABORATORIUM
Pemeriksaan bakteriologik (sputum)
Kultur kuman
RADIOLOGI
Foto Rontgen Toraks : melihat adanya gambaran tuberkulosis
paru
LARINGITIS TB-5

Penatalaksanaan
Istirahatkan pita suara
Berhenti merokok dan konsumsi alcohol
OAT
Trakeotomi jika obstruksi laring
NODUL VOKAL

Batasan
Benjolan kecil, bilateral, simetris, timbul pada perbatasan 1/3 anterior dan 1/3 tengah dari bagian
medial korda vokalis.
Patofisiologi
Penggunaan suara yang salah: terlalu keras, terlalu lama, nada terlalu tinggi
Lesi pada perbatasan 1/3 anterior dan 1/3 tengah dari bagian medial korda vokalis (pusat getaran)
Reaksi radang udema dan peningkatan vaskularisasi
Timbul penebalan, pengerasan setempat terbentuk nodul
Nodul menghalangi korda vokalis merapat suara parau