Anda di halaman 1dari 12

KEBUTUHAN MANUSIA

TERHADAP AGAMA
- BISMILLAHIRRAHMANIRAHIM -
KELOMPOK 2
1. ARIFA NUR ROHMAH 153800008
2. ALIFFIA RICA AMBIMA 153800036
3. RISKA DWI HERBIANTINI 1538000
4. KHOIRUL SAPII 1538000
5. PERMANA SELTA H 1538000
6. AINUL HUDA 153800072
7. M.HADI RIDWAN 153800033
8. HUSNI MUHAMMAD SADAT 153800040
9. MEGA CAHYANI 1538000
Manusia mempunyai kecenderungan untuk mencari sesuatu yang
mampu menjawab segala pertanyaan yang ada dalam benaknya.
Munculnya pemujaan terhadap benda-benda merupakan bukti
adanya keingintahuan manusia yang diliputi oleh rasa takut terhadap
sesuatu yang tidak diketahuinya.
Kemudian sebagian para ahli mengatakan bahwa rasa ingin tahu
dan rasa takut mendorong tumbuh suburnya rasa keagamaan dalam
diri manusia. Masyarakat Indonesia sendiri terkenal sebagai
masyarakat agamis, karena memeluk agama tertentu dan tidak ada
ruang sedikitpun bagi orang ateis.
Karenanya tak mengherankan jikabanyak pula orang yang
mengaku memeluk suatu agama namun ia tak tahu bagaimana ia
mengamalkan agamanya.
PENGERTIAN MANUSIA
Manusia adalah makhluk hidup yang berbadan tegak, yang
kulitnya tampak (tidak tertutup bulu), tampak kulitnya, mempunyai
akal, pemikiran, akhlak yang utama emosi yang selalu berubah-ubah,
perasaan yang benar, daya nalar yang sehat, serta perkataan yang
fasih dan jelas.
Allah memulai penciptaan manusia dari tanah, kemudian
menciptakan keturunannya dari sari pati air yang hina (air mani). Dia
menciptakan Adam, manusia pertama dari tanah dengan tangan-
Nya dan meniupkan roh (ciptaan)-Nya, lalu darinya Dia ciptakan
Istrinya, Hawa
Allah berfirman tentang penciptaan Adam,

Artinya: Dan Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia (Adam)


dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi
bentuk. (Al-Hijr:26)
PENGERTIAN AGAMA
Definisi agama menurut HARUN NASUTION
1) Pengakuan terhadap adanya hubungan manusia dengan kekuatan
ghaib yang harus di patuhi;
2) Pengakuan terhadap adanya hubungan manusia dengan kekuatan
gaib yang menguasai manusia;
3) Mengikatkan diri pada suatu bentuk hidup yang mengandung
pengakuan pada suatu sumber yang berada di luar diri manusia yang
mempengaruhi perbuatan-perbuatan manusia;
4) Kepercayaan pada suatu kekuatan gaib yang menimbulakan cara
hidup tertentu;
5) Suatu sistem tingkah laku (code of conduct) yang berasal dari
kekuatan gaib;
6) Pengakuan terhadap adanya kewajiban-kewajiban yang diyakini
bersumber pada suatu kekuatan gaib;
7) Pemujaan terhadap kekuatan gaib yang timbul dari perasaan lemah
dan perasaan takut terhadap kekuatan misterius yang terdapat
dalam alam sekitar manusia;
8) Ajaran yang diwariskan Tuhan kepada manusia melalui seorang rasul.
LATAR BELAKANG KEBUTUHAN MANUSIA
TERHADAP AGAMA
Sekurang-kurangnya ada tiga alasan yang melatarbelakangi perlunya
manusia terhadap agama. Ketiga alasan tersebut secara singkat dapat
dikemukakan sebagai berikut.
1. Fitrah Manusia
Fitrah Allah: Maksudnya ciptaan Allah. manusia diciptakan Allah
mempunyai naluri beragama yaitu agama tauhid, kalau ada manusia
tidak beragama tauhid, maka hal itu tidaklah wajar. mereka tidak
beragama tauhid itu hanyalah lantaran pengaruh lingkungan.
2. Kelemahan dan Kekurangan Manusia
Dengan kekurangan dan kelemahan yang ada di dalam dirinya sehingga
manusia dengan fitrahnya merasakan kelemahan dirinya dan kebutuhan
kepada Tuhan agar menolongnya, menjaga dan memeliharanya dan
memberinya taufik.
QS.Al-Qomar:49,
Artinya: Sesungguhnya tiap-tiap sesuatu telah kami ciptakan
dengan ukuran batas tertentu.

3. Tantangan Manusia
manusia dalam kehidupannya senantiasa menghadapi berbagai
tantangan, baik yang datang dari dalam maupun dari luar.
Tantangan dari dalam dapat berupa dorongan hawa nafsu dan
bisikan setan. Sedangakan tantangan dari luar dapat berupa
rekayasa dan upaya-upaya yang dilakukan manusia yang secara
sengaja berupaya ingin memalingkan manusia dari Tuhan
lima faktor yang menyebabkan manusia butuh terhadap agama, lima
faktor itu bisa dijabarkan sebagai berikut:

1. Kebutuhan akal terhadap pengetahuan mengenai hakikat


eksistensi terbesar.
2.Kebutuhan fitrah manusia
3. Kebutuhan manusia terhadap kesehatan jiwa dan kekuatan rohani
4. Kebutuhan masyarakat terhadap motivasi dan disiplin akhlak.
5. Kebutuhan masyarakat kepada solidaritas dan soliditas.
FUNGSI AGAMA
Fungsi agama yaitu sebagai pustaka kebenaran, dimana agama diibaratkan
sebagai suatu gedung perpustakaan kebenaran. Agama dapat dijadikan suatu
pedoman dalam mengambil suatu keputusan antara yang benar dan yang salah.
Fungsi agama diantaranya:
Sumber pedoman hidup bagi individu maupun kelompok
Mengatur tata cara hubungan manusia dengan Tuhan dan manusia dengan
manusia.
Merupakan tuntutan tentang prinsip benar atau salah
Pedoman mengungkapkan rasa kebersamaan
Pedoman perasaan keyakinan
Pedoman keberadaan
Pengungkapan estetika (keindahan)
Pedoman rekreasi dan hiburan
Memberikan identitas kepada manusia sebagai umat dari suatu agama.
Doktrin doktrin Kepercayaan
Agama
Doktrin adalah ajaran tentang asas-asas suatu aliran politik,
keagamaan, pendirian segolongan ahli ilmu pengetahuan,
keagamaan, pendirian segolongan ahli ilmu pengetahuan
Dalam konteks doktrin, agama selalu menjadi akidah, yakni
sebagai suatu kepercayaan kepada Tuhan, suatu ikatan, kesadaran,
dan penyembahan secara spiritual kepada-Nya. Sebagai suatu
akidah, agama memiliki prinsip prinsip.
Doktrin utama dalam agama Islam:
Iman dan kewajiban
Menjadi pemeluk Islam, haruslah sungguh-sungguh tunduk dan
menyerahkan diri kepada Allah dengan menyatakan imannya hanya
kepada Allah yang Maha Esa dan melakukan hokum-hukumNya.
Sharia
Hukum Islam berasal dari Allah, yang merupakan bagian utama dalam
kehidupan umat Islam, dimana didalamnya mengatur hubungan
manusia baik dengan sesame manusia maupun Tuhan.
Rukun Iman
Iman kepada Allah, Malaikat, Kitab-kitab Allah, Rosul, Hari akhir, Takdir
Allah
Rukun Islam
Shahadat, Sholat, Zakat, Puasa, dan Haji
Terimakasih atas
perhatiannya
- Wassalamualaikum -