Anda di halaman 1dari 25

Fadhilannisa Rinanda

03012094
Suatu alat elektronika biomedis
EKG yang berfungsi untuk merekam
reaksi jantung

Sebagai alat bantu diagnosis yang merekam


aktivitas listrik jantung pada permukaan tubuh
Sandapan Bipolar Sandapan Unipolar Sandapan
Ekstremitas Prekordial
O Penilaian Kertas EKG
O Identitas; nama,
usia
O Skala kecepatan
kertas dan voltage
O Ada tidaknya
artefak
*1 kotak kecil horizontal:
0.04 sec
*1 kotak kecil vertikal: 0.1 mV
*1 kotak besar:
- 5 kotak kecil vertikal
- 5 kotak kecil horizontal
O Interpretasi EKG
O Irama dasar
O QRS Rate (Heart
Rate)
O Axis
O Gelombang P
O Interval PR
O Kompleks QRS
O Segmen ST
O Gelombang T
O Sinus (Normal)
O Frekuensi 60-100x/mnt
O Teratur
O Gel P di aVR dan + di II
O Gel P diikuti QRS
O Aritmia
O Gg Pembentukan Impuls
O Ekstrasistol (premature contraction)
O Takikardia abnormal
O Flutter
O Fibrilasi
O Escape beat
O Arrest
O Wandering pacemake
O Gg Penghantaran Impuls
O Blok: SA, AV, BBB
O Hantaran yang dipercepat
Ventrikular Ekstrasistole (PVC)

Supraventricular Tachycardy
(>150x/mnt)
R-R Reguler

QRS Rate: 300/jumlah kotak besar


atau
QRS Rate: 1500/jumlah kotak kecil

R-R Ireguler

Dihitung jumlah kompleks QRS dalam


6 x 5 kotak besar x 10
Depolarisasi atrium
Gelombang P normalnya adalah sebagai berikut:
(+): LII
(-): aVR
Letak di depan QRS
Tinggi 0,3 mvolt
Lebar 0,12 dtk
Kelainan gelombang P
RAH: P Pulmonal
LAH: P Mitral
*LII dan V1
Jarak antara permulaan gelombang P
dan permulaan komplek QRS
Mengukur perjalanan depolarisasi dari
atrium ke ventrikel
Normal: 0,12 - 0,20 dtk
Kelainan PR Interval -> AV Block
Depolarisasi ventrikel
Gel Q: defleksi negatif pertama setelah P
Lebar : < 0,04 dtk
Dalam: < 1/3 tinggi R
Q patologis -> Infark Miokard
Gel R = defleksi positif pertama setelah P
Gel S = defleksi negatif pertama setelah R
Interval QRS : < 0,12 detik
Bundle Branch Block
*V1 dan V6
LVH : - RI + SIII > 25 mm
- SV1 + RV5 / RV6 > 35 mm
RVH : - Tall RV1 ( > SV1), T inverted di V1
Jarak antara gelombang S dan
permulaan gelombang T
Menunjukkan repolarisasi ventrikel
Terletak pada garis isoelektris ( - 0,5
mm sampai + 2 mm)
Elevasi:
Infark Miokard
Perikarditis
Aneurisma
Depresi:
Angina Pektoris / Iskemi
Efek digitalis
Sandapan dengan Elevasi Lokasi Infark
Segmen ST

V1 V4 Anterior

V1 - V3 Anteroseptal

V1 - V6, I, aVL Anterolateral

V5, V6, I, aVL Lateral

II, III, aVF Inferior


Repolarisasi ventrikel
Normal:
< 10 mm di sandapan dada
< 5 mm di sandapan ekstremitas
Min. 1 mm
Inversi -, kecuali di aVR
Kelainan:
Iskemik / Infark
Kelainan elektrolit
Irama : Sinus
QRS rate : 100 x/m
Axis : Normoaxis
Gel P : 0,04 detik
Gel QRS : 0,08 detik
Gel T : 1 mm lead ekstremitas
PR interval : 0,12 detik
Segmen ST : di garis isoelektrik
Kesimpulan : EKG Normal
Irama : Sinus
QRS rate : 64 x/m
Axis : Normoaxis
Gel P : 0,04 detik
Gel QRS : 0,08 detik, QS pattern V1-V2
Gel T : 3 mm lead prekordial, T inverted V1-V4
PR interval : 0,12 detik
Segmen ST : di garis isoelektrik
Kesimpulan : Anterior Infark (Old Anterior MCI)
Irama : Sinus
QRS rate : 92 x/m
Axis : Left Axis Deviation
Gel P : 0,04 detik
Gel QRS : 0,08 detik, RV5+SV1->20+20=40mm (LVH), QS pattern
V1-V2
Gel T : 3 mm lead prekordial
PR interval : 0,12 detik
Segmen ST : dibawah garis isoelektris I, aVL, V4, V5, V6
Kesimpulan : LVH + Anteroseptal Infark + NSTEMI (Iskemia Lateral)
Irama : Sinus
QRS rate : 94 x/m
Axis : Normal
Gel P : P terbalik di V1 (LAH)
Gel QRS : 0,08 detik, QS pattern V1-V3
Gel T : 3 mm lead prekordial
PR interval : 0,12 detik
Segmen ST : dibawah garis isolektris V5-V6
Kesimpulan : Anteroseptal Infark + NSTEMI (Iskemia Lateral)
Irama : Sinus
QRS rate : 70 x/m
Axis : Normal
Gel P : 0,04 detik
Gel QRS : 0,24 detik V1
Gel T : 3 mm lead prekordial, T terbalik V1-V2
PR interval : 0,12 detik
Segmen ST : digaris isoelektris
Kesimpulan : RBBB