Anda di halaman 1dari 33

Konsep Keluarga

Politeknik Kesehatan Kemenkes Kalimantan Timur Lukman Nulhakim


Program Studi D-III Keperawatan
Kep. Keluarga-DIII-LKM 11/21/2017 1
Kep. Keluarga-DIII-LKM 11/21/2017 2
Alasannya adalah..

Keluarga sebagai sumber daya penting dalam


menyampaikan pesan-pesan kesehatan
Keluarga sebagai satu unit antar anggota dalam keluarga
Hubungan yang kuat dalam keluarga dengan status
kesehatan anggotanya
Keluarga sebagai penemuan kasus lini pertama
Individu dipandang dalam konteks keluarga
Keluarga sebagai sumber pendukung untuk anggota
Kep. Keluarga-DIII-LKM
keluarga lainnya 11/21/2017 3
Definisi Keluarga

Depkes RI (1988)
Keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri atas kepala
keluarga dan beberapa orang yang berkumpul serta tinggal di suatu
tempat dibawah satu atap dalam keadaan saling ketergantungan
Whall (1986)
Sebuah kelompok yang mengidentifikasi diri dan terdiri atas dua individu
atau lebih yang memiliki hubungan khusus, yang dapat terkait dengan
hubungan darah atau hukum atau dapat juga tidak, namun berfungsi
sedemikian rupa sehingga mereka menganggap dirinya sebagai keluarga
Kep. Keluarga-DIII-LKM 11/21/2017 4
Burgess (1963)
Terdiri atas orang-orang yang disatukan oleh
ikatan perkawinan, darah, dan ikatan adopsi
Hidup bersama-sama dalam satu rumah tangga
Berinteraksi dan komunikasi satu sama lain
Menggunakan kultur yang sama

Kep. Keluarga-DIII-LKM 11/21/2017 5


Definisi Keluarga

Friedman dkk (2002)


Keluarga adalah dua orang atau lebih
yang disatukan oleh kebersamaan dan
kedekatan emosional serta yang
mengidentifikasi dirinya
sebagai bagian dari
keluarga

Kep. Keluarga-DIII-LKM 11/21/2017 6


Bentuk keluarga pada dasarnya dibagi menjadi dua
(Maclin (1988):
1. Keluarga Tradisional (pada umumnya terdapat
dimasyarakat)
2. Keluarga Non Tradisional (yang selama ini masih
dipandang tidak wajar dimasyarakat).

Kep. Keluarga-DIII-LKM 11/21/2017 7


KELUARGA TRADISIONAL (Maclin 1988)
1. Keluarga inti
2. Pasangan inti
3. Keluarga dengan orang tua tunggal
4. Bujangan yang tinggal sendirian
5. Pasangan usia pertengahan atau pasangan lansia
6. Jaringan keluarga besar

Kep. Keluarga-DIII-LKM 11/21/2017 8


KELUARGA TRADISIONAL
1. Keluarga inti
Keluarga yang terdiri dari suami, istri dan anak-anak yang hidup dalam rumah
tangga yang sama.
2. Pasangan inti
Keluarga yang hanya terdiri dari suami dan istri saja, tanpa anak atau tidak ada
anak yang tinggal bersama mereka.
3. Keluarga dengan orang tua tunggal
Keluarga hanya dengan satu orang yang mengepalai akibat dari perceraian, pisah
atau ditinggalkan.
Kep. Keluarga-DIII-LKM 11/21/2017 9
KELUARGA TRADISIONAL

4. Bujangan dewasa yang tinggal sendirian


5. Pasangan usia pertengahan atau pasangan lansia. Keluarga
dimana pasangan suami istri sudah lansia, suami pencari
nafkah, istri tinggal dirumah dengan anak yang sudah
menikah atau bekerja.
6. Jaringan keluarga besar
Keluarga yang terdiri dari dua keluarga inti atau lebih atau
anggota keluarga yang tidak menikah hidup berdekatan
dalam daerah geografis.
Kep. Keluarga-DIII-LKM 11/21/2017 10
KELUARGA NON TRADISIONAL
(Maclin 1988)

1. Keluarga dengan orang tua yang memiliki anak tanpa


menikah
2. Pasangan yang memiliki anak tanpa menikah
3. Pasangan yang hidup bersama tanpa menikah (kumpul kebo)
4. Keluarga gay/lesbi
5. Keluarga komuni keluarga dengan lebih dari satu pasangan
monogami dengan anak-anak yang secara bersama-sama
menggunakan fasilitas, sumber dan memiliki pengalaman yang
sama
Kep. Keluarga-DIII-LKM 11/21/2017 11
Keluarga Tradisional
1.Keluarga inti (nuclear family)
2.Keluarga Besar (ekstended family)
3.Keluarga Dyad (keluarga tanpa anak)
4.Keluarga duda/janda (Single Parent)
5.Keluarga Single adult
Kep. Keluarga-DIII-LKM 6.Keluarga Usia Lanjut 11/21/2017 12
Allender

Non Tradisional
1. Commune Family
Lebih dari satu keluarga tanpa pertalian darah hidup
satu rumah.
2. Orang tua (ayah/ibu) yang tidak ada ikatan
perkawinan dan anak, hidup bersama dalam satu
rumah tangga.
3. Homoseksual

Kep. Keluarga-DIII-LKM 11/21/2017 13


Kep. Keluarga-DIII-LKM 11/21/2017 14
Fungsi Biologis
Tidak hanya untuk meneruskan keturunan, tetapi juga memelihara dan
membesarkan anak dengan gizi yang seimbang, memelihara dan
merawat anggota keluarga

Fungsi Psikologis
memberikan kasih sayang dan rasa aman, memberikan perhatian
diantara anggota keluarga,membina pendewasaan kepribadian
anggota keluarga
Kep. Keluarga-DIII-LKM 11/21/2017 15
Fungsi Sosialisasi
membina sosialisasi pada anak, membentuk nilai dan norma yang
diyakini.

Fungsi Ekonomi
mencari sumber-sumber penghasilan untuk memenuhi kebutuhan
keluarga, pengaturan penghasilan keluarga, menabung untuk
memenuhi kebutuhan yang akan datang
Kep. Keluarga-DIII-LKM 11/21/2017 16
Fungsi Pendidikan
menyekolahkan anak dalam rangka memberikan pengetahuan,
keterampilan, membentuk perilaku anak, mempersiapkan anak untuk
kehidupan dewasa, mendidik anak sesuai dengan tingkatan
perkembangannya.

Fungsi Afektif
Fungsi keluarga dalam memenuhi kebutuhan pemeliharaan
kepribadian dari anggota keluarga.
Kep. Keluarga-DIII-LKM 11/21/2017 17
Fungsi Perawatan Kesehatan
Fungsi keluarga dalam melindungi keamanan dan
kesehatan seluruh anggota keluarga serta menjamin
seluruh pemenuhan kebutuhan perkembangan fisik,
mental dan spiritual.

Kep. Keluarga-DIII-LKM 11/21/2017 18


1. Pasangan baru
2. Keluarga child bearing
3. Keluarga dengan anak prasekolah
4. Keluarga dengan anak sekolah
5. Keluarga dengan anak remaja
6. Keluarga dengan anak dewasa
7. Keluarga usia pertengahan
8. Keluarga usia lanjut
Kep. Keluarga-DIII-LKM 11/21/2017 19
STRUKTUR KELUARGA

Patrilineal
Matrilineal
Patrilokal
Matrilokal
Patriakal
Matriakal
Struktur Keluarga
Dominasi jalur hubungan darah :
Keluarga sedarah yg terdiri atas saudara sedarah, dimana hubungan
itu disusun melalui jalur :

Ayah Ibu

Patrilineal Matrilineal
Struktur Keluarga

PATRILINEAL MATRILINEAL

Suami Suami 1 Istri Suami 2


Istri 1 Istri 2

Anak 1 Anak 2 Anak 1 Anak 2 Anak 1 Anak 2 Anak 1 Anak 2

Kep. Keluarga-DIII-LKM 11/21/2017 22


Cont

Dominasi keberadaan tempat tinggal

Pasutri yang tinggal bersama keluarga sedarah :

Suami Istri

Patrilokal Matrilokal
PATRILOKAL MATRILOKAL

Kep. Keluarga-DIII-LKM 11/21/2017 24


Cont

Dominasi pengambilan keputusan

Patriakal Matriakal
Ciri-ciri struktur keluarga
(Anderson carter)
Terorganisasi saling berhubungan, saling ketergantungan
antara anggota keluarga
Ada keterbatasan setiap anggota memiliki kebebasan,
tetapi juga punya keterbatasan dalam menjalankan fungsi
dan tugasnya masing-masing
Ada perbedaan dan kekhususan setiap anggota
keluarga mempunya peranan dan fungsinya masing-
masing
FAKTOR FISIK
Ross, Mirowsaky, and Goldstein (1990) ada hubungan
positif antara perkawinan dengan kesehatan fisik
Bagi keluarga, penentuan jenis pelayanan yang akan
digunakan ditentukan berdasarkan kesepakatan suami istri

Kep. Keluarga-DIII-LKM 11/21/2017 27


Faktor-faktor

FAKTOR PSIKIS
terbentuknya keluarga dampak psikologis yang besar
perasaan nyaman karena saling memperhatikan, saling
memberikan penguatan atau dukungan

Kep. Keluarga-DIII-LKM 11/21/2017 28


Faktor-faktor

FAKTOR SOSIAL
semakin tinggi tingkat pendapatan semakin baik
taraf kehidupannya
Pemahaman tentang pentingnya kesehatan.

Kep. Keluarga-DIII-LKM 11/21/2017 29


Faktor-faktor
FAKTOR BUDAYA
KEYAKINAN DAN PRAKTEK KESEHATAN
Keyakinan keluarga terhadap fungsi kesehatan sangat dipengaruhi oleh
nilai dan keyakinan yang dibawa sebelumnya.
NILAI-NILAI KELUARGA
Nilai-nilai yang dimiliki oleh keluarga akan mempengaruhi kesehatan
keluarga yang bersangkutan.
c/ sebuah keluarga kurang memperhatikan kesehatan akan merasa
bahwa tanpa melakukan upaya apapun kesehatannya akan terjaga,
maka keluarga akan kuat meyakininya
Kep. Keluarga-DIII-LKM 11/21/2017 30
Faktor-faktor

FAKTOR BUDAYA

PERAN DAN POLA KOMUNIKASI KELUARGA


Dampak budaya terhadap peran, kekuatan, dan komunikasi
keluarga berbeda-beda pada tiap keluarga

KOPING KELUARGA
Koping keluarga dipengaruhi oleh budaya keluarga akan
beradaptasi dengan perubahan budaya
Kep. Keluarga-DIII-LKM 11/21/2017 31
Diskusi Kelompok

1. Buat 8 kelompok
2. Diskusikan tugas perkembangan keluarga disetiap
tahapan.
3. Identifikasi dan jelaskan masalah yang mungkin
muncul pada tahapan tersebut.

Kep. Keluarga-DIII-LKM 11/21/2017 32


Kep. Keluarga-DIII-LKM 11/21/2017 33