Anda di halaman 1dari 26

Expose Permendagri 16 Th 2016 ttg Barang Milik Daerah dan

Implikasinya terhadap Pemeriksaan LKPD


BPK Perwakilan Provinsi Sulsel, Makassar, 30 Agustus 2017
Dasar Hukum Pengelolaan
Barang Milik Daerah
Undang-Undang 17 Tahun 2003 tentang Keuangan
Negara;
Undang-Undang 1 Tahun 2004 tentang Perbendahraan
Negara;
Undang-Undang 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan
Daerah;
Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2014 tentang
Pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah;
Peraturan Pemerintah Nomor 84 Tahun 2014 tentang
Penjualan Barang Milik Negara/Daerah Berupa
Kendaraan Perorangan Dinas;
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 19 Tahun 2016
tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah.
DASAR PENYUSUNAN
PERMENDAGRI NO. 19 TAHUN 2016

Menteri Dalam 1
Negeri melakukan Pasal
Pasal 59 Usul untuk memperoleh Pasal 90 pembinaan 98 Ketentuan mengenai
Ayat (3) persetujuan Dewan pengelolaan Barang
Perwakilan Rakyat Ayat (3) Milik Daerah dan Ayat tata cara Penggunaan,
Pemindahtanganan,
Daerah diajukan oleh menetapkan (5) Penghapusan,
Gubernur/Bupati/Walik kebijakan sesuai Penatausahaan,
ota sesuai dengan dengan kebijakan pengawasan dan
pedoman yang umum BMN/D pengendalian Barang
ditetapkan oleh Menteri dan/atau Kebijakan Milik Daerah berupa
Dalam Negeri Teknis BMN Rumah Negara diatur
dengan Peraturan
Menteri Dalam Negeri

Ketentuan lebih lanjut mengenai 2


Pasal 27 tata cara penjualan BMD berupa
Ayat (2) Kendaraa n Peroarangan Dinas
kepada Pegawai ASN tanpa melalui
lelang diatur dengan Peraturan
Menteri Dalam Negeri
PENGELOLAAN BARANG PEDOMAN PENGELOLAAN
MILIK NEGARA/DAERAH BARANG MILIK DAERAH

PP 27 Tahun 2014 Permendagri No. 19 Tahun 2016


a. Perencanaan Kebutuhan dan a. pejabat pengelola barang milik daerah;
b. perencanaan kebutuhan dan
Penganggaran;
penganggaran;
b. Pengadaan; c. pengadaan;
c. Penggunaan; d. penggunaan;
e. pemanfaatan;
d. Pemanfaatan; f. pengamanan dan pemeliharaan;
e. Pengamanan dan Pemeliharaan; g. penilaian;
f. Penilaian; h. pemindahtanganan;
i. pemusnahan;
g. Pemindahtanganan; j. penghapusan;
h. Pemusnahan; k. penatausahaan;
i. Penghapusan; l. pembinaan, pengawasan dan
pengendalian;
j. Penatausahaan; m. pengelolaan barang milik daerah pada
k. Pembinaan, pengawasan dan SKPD yang menggunakan pola
pengendalian. pengelolaan keuangan Badan Layanan
Umum Daerah:
n. barang milik daerah berupa rumah
negara; dan
o. ganti rugi dan sanksi.
RUANG LINGKUP
PERMENDAGRI 19 TAHUN 2016
(20 BAB, 515 Pasal, 302 Hal)
a. pejabat pengelola barang milik daerah (B.III, Ps. 9-17);
b. perencanaan kebutuhan dan penganggaran (B.IV, Ps. 18-40);
c. Pengadaan (B.V, Ps. 41-42);
d. Penggunaan (B.VI, Ps. 41-42);
e. pemanfaatan; (B.VII, Ps. 78-295);
f. pengamanan dan pemeliharaan (B.VIII, Pengamanan Ps. 296-320
Pemeliharaan Ps. 321-324);
g. Penilaian (B.IX, Ps. 325-328);
h. Pemindahtanganan (B.X, Ps. 329-420);
i. Pemusnahan (B.XI, Ps. 421-430);
j. Penghapusan (B.XII, Ps. 431-473);
k. Penatausahaan (B.XIII, Ps. 474-479;
l. pembinaan, pengawasan dan pengendalian (B.XIV, Ps.480-483);
m.Pengelolaan BMD pada BLUD (B.XV, Ps. 484-479);
n. barang milik daerah berupa rumah negara (B.XVI, Ps. 485-509);
dan
o. ganti rugi dan sanksi (B.XVII, Ps. 510).
PEJABAT PENGELOLA BMD

Pengelola Barang Milik Daerah yang selanjutnya disebut


Pengelola Barang adalah pejabat yang berwenang dan bertanggung
jawab melakukan koordinasi pengelolaan barang milik daerah.
Pejabat Penatausahaan Barang adalah kepala SKPD yang
mempunyai fungsi pengelolaan barang milik daerah selaku pejabat
pengelola keuangan daerah.
Pengguna Barang adalah pejabat pemegang kewenangan
penggunaan barang milik daerah.
Kuasa Pengguna Barang Milik Daerah selanjutnya disebut sebagai
Kuasa Pengguna Barang adalah kepala unit kerja (bagian SKPD
yang melaksanakan satu atau beberapa program) atau pejabat yang
ditunjuk oleh Pengguna Barang untuk menggunakan barang milik
daerah yang berada dalam penguasaannya dengan sebaik-baiknya.
Pejabat Penatausahaan Pengguna Barang adalah Pejabat yang
melaksanakan fungsi tata usaha barang milik daerah pada
Pengguna Barang.
PEJABAT PENGELOLA BMD

Pengurus Barang Milik Daerah yang selanjutnya disebut


Pengurus Barang adalah Pejabat dan/atau Jabatan Fungsional
Umum yang diserahi tugas mengurus barang.
Pengurus Barang Pengelola adalah pejabat yang diserahi tugas
menerima, menyimpan, mengeluarkan, dan menatausahakan
barang milik daerah pada Pejabat Penatausahaan Barang.
Pembantu Pengurus Barang Pengelola adalah pengurus barang
yang membantu dalam penyiapan administrasi maupun teknis
penatausahaan barang milik daerah pada Pengelola Barang.
Pengurus Barang Pengguna adalah Jabatan Fungsional Umum
yang diserahi tugas menerima, menyimpan, mengeluarkan,
menatausahakan barang milik daerah pada Pengguna Barang.
Pembantu Pengurus Barang Pengguna adalah pengurus barang
yang membantu dalam penyiapan administrasi maupun teknis
penatausahaan barang milik daerah pada Pengguna Barang.
Pengurus Barang Pembantu adalah yang diserahi tugas menerima,
menyimpan, mengeluarkan, menatausahakan dan
mempertanggung jawabkan barang milik daerah pada Kuasa
Pengguna Barang.
PEJABAT PENGELOLA BMD
(Permendagri No. 17 Tahun 2007)

PEMEGANG
KEKUASAAN
PENGELOLAAN KEPALA DAERAH
BMD

SEKRETARIS
PENGELOLA BMD
DAERAH
PEMBANTU
PENGELOLA BMD KA. DPPKA
PENGELOLA
BMD
PENGGUNA BMD KEPALA SKPD

KUASA PENGGUNA KEPALA UPTD


BMD

PENYIMPAN BMD STAF SKPD/UPTD

PENGURUS BMD STAF SKPD/ UPTD


STRUKTUR PEJABAT PENGELOLA
Barang Milik Daerah
Apa Bedanya?
Perencanaan kebutuhan barang milik
daerah disusun oleh masing-masing unit
sesuai Rencana Kerja (Renja) dan
sebagai dasar penyusunan (Rencana
Kerja dan Anggaran SPKD
(RKA-SKPD)
Pasal 20 Permedagri 19 Tahun 2016

1. Standar barang;
2. Stadar kebutuhan; dan/atau
3. Standar harga
Pasal 20 Permedagri 19 Tahun 2016
Pertimbangan Rencana Kebutuhan Barang
Didasarkan atas beban tugas dan
tanggungjawab sesuai anggaran yang
tersedia

1. Apa yang dibutuhkan?


2. Dimana dibutuhkan?
3. Bilamana dibutuhkan?
4. Berapa biaya?
5. Siapa yang mengurus dan siapa yang
menggunakan?
6. Alasan-alasan kebutuhan
7. Cara pengadaan
8. Standardisasi dan spesifikasi barang
WEWENANG DAN TANGGUNG JAWAB
GUBERNUR/BUPATI/WALIKOTA

Pasal 9 Permendagri 19/2016


menetapkan kebijakan
Pengelolaan BMD
pengamanan dan pemeliharaan
Menetapkan:
penggunaan, pemanfaatan, atau pemindahtanganan;
pejabat yang mengurus dan menyimpan barang
milik daerah
Mengajukan usul pemindahtanganan barang milik
daerah yang memerlukan persetujuan DPRD
Menyetujui
usul pemindahtanganan, pemusnahan, dan penghapusan
usul pemanfaatan barang milik daerah selain tanah
dan/atau bangunan
usul pemanfaatan barang milik daerah dalam bentuk
kerjasama penyediaan infrastruktur
WEWENANG DAN TANGGUNG JAWAB
PENGELOLA BARANG

Pasal 10 Permendagri 19/2016

Meneliti dan menyetujui:


RKBMD pengadaan dan pemeliharaan
pengamanan dan pemeliharaan
Mengajukan usul pemanfaatan dan pemindahtanganan
Mengatur:
pelaksanaan penggunaan, pemanfaatan, pemusnahan
dan penghapusan
Pelaksanaan pemindahtanganan BMD yang telah
disetujui oleh Gubernur/Bupati/ Walikota atau DPRD
Melakukan:
koordinasi dalam pelaksanaan inventarisasi BMD
pengawasan dan pengendalian
WEWENANG DAN TANGGUNG JAWAB
PEJABAT PENATAUSAHAAN BARANG

Pasal 11 Permendagri 19/2016

Membantu meneliti dan menyetujui kepada Pengelola Barang:


RKBMD pengadaan dan pemeliharaan
pengamanan dan pemeliharaan
Memberikan pertimbangan kepada Pengelola Barang atas
pengajuan usul pemanfaatan dan pemindahtanganan
Memberikan pertimbangan kepada Pengelola Barang untuk
mengatur:
pelaksanaan penggunaan, pemanfaatan, pemusnahan dan
penghapusan
Pelaksanaan pemindahtanganan BMD yang telah disetujui
oleh Gubernur/Bupati/ Walikota atau DPRD
Membantu Melakukan:
koordinasi dalam pelaksanaan inventarisasi BMD
pengawasan dan pengendalian
WEWENANG DAN TANGGUNG JAWAB
PENGGUNA BARANG/KUASA PENGGUNA BARANG

Pasal 12 Permendagri 19/2016


Mengajujan usulan:
RKBMD dan penganggaran BMD
Permohonan penetapan status penggunaan
Pemanfaatan dan pemindahtanganan berupa tanah dan/atau bangunan
yang tidak memerlukan persetujuan DPRD dan selain tanah dan/atau
bangunan
Pemusnahan dan penghapusan
melakukan pencatatan dan inventarisasi
menggunakan BMD yang berada dalam penguasaannya
mengamankan dan memelihara
menyerahkan barang milik daerah berupa tanah dan/atau bangunan yang
tidak digunakan untuk kepentingan penyelenggaraan tugas dan fungsi SKPD
yang dipimpinnya dan sedang tidak dimanfaatkan pihak lain, kepada
Gubernur/Bupati/Walikota melalui Pengelola Barang
melakukan pembinaan, pengawasan, dan pengendalian
menyusun dan menyampaikan laporan barang pengguna semesteran dan
laporan barang pengguna tahunan yang berada dalam penguasaannya kepada
Pengelola Barang
WEWENANG DAN TANGGUNG JAWAB
PEJABAT PENATAUSAHAAN PENGGUNA BARANG

Pasal 14 Permendagri 19/2016


Menyiapkan: 1
usulan RKBMD dan penganggaran BMD
Usulan pemanfaatan dan pemindahtanganan berupa tanah
dan/atau bangunan yang tidak memerlukan persetujuan DPRD
dan selain tanah dan/atau bangunan
Usulan pemusnahan dan penghapusan
meneliti :
usulan permohonan penetapan status penggunaan
pencatatan dan inventarisasi
laporan barang semesteran dan tahunan yang dilaksanakan
oleh Pengurus Barang dan/atau Pengurus Barang Pembantu
laporan mutasi barang setiap bulan yang disampaikan oleh
Pengurus Barang Pengguna dan/atau Pengurus Barang
Pembantu
WEWENANG DAN TANGGUNG JAWAB
PEJABAT PENATAUSAHAAN PENGGUNA BARANG
2
Pasal 14 Permendagri 19/2016
mengusulkan rencana penyerahan barang milik daerah berupa
tanah dan/atau bangunan yang tidak digunakan untuk
kepentingan penyelenggaraan tugas dan fungsi Pengguna Barang
dan sedang tidak dimanfaatkan oleh pihak lain

memberikan persetujuan atas Surat Permintaan Barang (SPB)


dengan menerbitkan Surat Perintah Penyaluran Barang (SPPB)
untuk mengeluarkan barang milik daerah dari gudang
penyimpananmenyusun dan menyampaikan laporan barang
pengguna semesteran dan laporan barang pengguna tahunan yang
berada dalam penguasaannya kepada Pengelola Barang

meneliti dan memverifikasi Kartu Inventaris Ruangan (KIR) setiap


semester dan setiap tahun
melakukan verifikasi sebagai dasar memberikan persetujuan atas
Perubahan kondisi fisik barang milik daerah;
WEWENANG DAN TANGGUNG JAWAB
PENGURUS BARANG PENGELOLA 1

Pasal 15 Permendagri 19/2016

Membantu meneliti dan menyiapkan bahan pertimbangan


persetujuan kepada pejabat penatausahaan barang ( RKBMD
pengadaan dan pemeliharaan)
menyiapkan dokumen pengajuan usulan pemanfaatan dan
pemindahtanganan barang milik daerah yang memerlukan
persetujuan Gubernur/ Bupati/Walikota
meneliti dokumen usulan penggunaan, pemanfaatan, pemusnahan,
dan penghapusan dari Pengguna Barang, sebagai bahan
pertimbangan oleh Pejabat Penatausahaan Barang
menyiapkan bahan pencatatan barang milik daerah berupa tanah
dan/atau bangunan yang telah diserahkan dari Pengguna Barang
yang tidak digunakan untuk kepentingan penyelenggaraan tugas dan
fungsi SKPD dan sedang tidak dimanfaatkan pihak lain kepada
Gubernur/Bupati/Walikota melalui Pengelola Barang
WEWENANG DAN TANGGUNG JAWAB
PENGURUS BARANG PENGELOLA 2

Pasal 15 Permendagri 19/2016

menyimpan dokumen asli kepemilikan barang milik daerah


menyimpan salinan dokumen Laporan Barang Pengguna/Kuasa
Pengguna Barang
melakukan rekonsiliasi dalam rangka penyusunan laporan barang
milik daerah; dan
merekapitulasi dan menghimpun Laporan Barang Pengguna
semesteran dan tahunan serta Laporan Barang Pengelola sebagai
bahan penyusunan Laporan barang milik daerah
WEWENANG DAN TANGGUNG JAWAB
PENGURUS BARANG PENGGUNA
Pasal 16 Permendagri 19/2016

membantu menyiapkan dokumen rencana kebutuhan dan


penganggaran barang milik daerah;
menyiapkan usulan permohonan penetapan status penggunaan barang
milik daerah yang diperoleh dari beban APBD dan perolehan lainnya
yang sah;
melaksanakan pencatatan dan inventarisasi barang milik daerah;
membantu mengamankan barang milik daerah yang berada pada
Pengguna Barang
menyiapkan dokumen pengajuan usulan pemanfaatan dan
pemindahtanganan barang milik daerah berupa tanah dan/atau
bangunan yang tidak memerlukan persetujuan DPRD dan barang milik
daerah selain tanah dan/atau bangunan
WEWENANG DAN TANGGUNG JAWAB
PENGURUS BARANG PENGGUNA
Pasal 16 Permendagri 19/2016

menyiapkan dokumen penyerahan barang milik daerah berupa tanah


dan/atau bangunan yang tidak digunakan untuk kepentingan
penyelenggaraan tugas dan fungsi Pengguna Barang dan sedang tidak
dimanfaatkan pihak lain;
menyiapkan dokumen pengajuan usulan pemusnahan dan
penghapusan barang milik daerah;
menyusun laporan barang semesteran dan tahunan;
menyiapkan Surat Permintaan Barang (SPB) berdasarkan nota
permintaan barang;
mengajukan Surat Permintaan Barang (SPB) kepada Pejabat
Penatausahaan Barang Pengguna
WEWENANG DAN TANGGUNG JAWAB
PENGURUS BARANG PENGGUNA
Pasal 16 Permendagri 19/2016

menyerahkan barang berdasarkan Surat Perintah Penyaluran Barang


(SPPB) yang dituangkan dalam berita acara penyerahan barang;
membuat Kartu Inventaris Ruangan (KIR) semesteran dan tahunan;
memberi label barang milik daerah;
mengajukan permohonan persetujuan kepada Pejabat Penatausahaan
Pengguna Barang atas perubahan kondisi fisik barang milik daerah
berdasarkan pengecekan fisik barang
melakukan stock opname barang persediaan;
menyimpan dokumen, antara lain: fotokopi/salinan dokumen kepemilikan
barang milik daerah dan menyimpan asli/fotokopi/salinan dokumen
penatausahaan;
melakukan rekonsiliasi dalam rangka penyusunan laporan barang
Pengguna Barang dan laporan barang milik daerah; dan
membuat laporan mutasi barang setiap bulan yang disampaikan kepada
Pengelola Barang melalui Pengguna Barang setelah diteliti oleh Pejabat
Penatausahaan Pengguna Barang
WEWENANG DAN TANGGUNG JAWAB
PENGURUS BARANG PEMBANTU
Pasal 17 Permendagri 19/2016

menyiapkan dokumen rencana kebutuhan dan penganggaran barang


milik daerah;
menyiapkan usulan permohonan penetapan status penggunaan barang
milik daerah yang diperoleh dari beban APBD dan perolehan lainnya
yang sah;
melaksanakan pencatatan dan inventarisasi barang milik daerah;
membantu mengamankan barang milik daerah yang berada pada
Kuasa Pengguna Barang;
menyiapkan dokumen pengajuan usulan pemanfaatan dan
pemindahtanganan barang milik daerah berupa tanah dan/atau
bangunan yang tidak memerlukan persetujuan DPRD dan barang milik
daerah selain tanah dan/atau bangunan;
WEWENANG DAN TANGGUNG JAWAB
PENGURUS BARANG PEMBANTU
Pasal 17 Permendagri 19/2016

menyiapkan dokumen penyerahan barang milik daerah berupa tanah


dan/atau bangunan yang tidak digunakan untuk kepentingan
penyelenggaraan tugas dan fungsi Kuasa Pengguna Barang dan
sedang tidak dimanfaatkan pihak lain;
menyiapkan dokumen pengajuan usulan pemusnahan dan
penghapusan barang milik daerah;
menyusun laporan barang semesteran dan tahunan;
menyiapkan Surat Permintaan Barang (SPB) berdasarkan nota
permintaan barang;
mengajukan Surat Permintaan Barang (SPB) kepada Kuasa Pengguna
Barang
menyerahkan barang berdasarkan Surat Perintah Penyaluran Barang
(SPPB) yang dituangkan dalam berita acara penyerahan barang;
membuat Kartu Inventaris Ruangan (KIR) semesteran dan tahunan;
memberi label barang milik daerah;
WEWENANG DAN TANGGUNG JAWAB
PENGURUS BARANG PEMBANTU
Pasal 17 Permendagri 19/2016

mengajukan permohonan persetujuan kepada Pejabat Penatausahaan


Pengguna Barang melalui Kuasa Pengguna Barang atas perubahan
kondisi fisik barang milik daerah pengecekan fisik barang;
melakukan stock opname barang persediaan;
menyimpan dokumen, antara lain: fotokopi/salinan dokumen
kepemilikan barang milik daerah dan menyimpan asli/fotokopi/salinan
dokumen penatausahaan;
melakukan rekonsiliasi dalam rangka penyusunan laporan barang
Kuasa Pengguna Barang dan laporan barang milik daerah; dan
membuat laporan mutasi barang setiap bulan yang disampaikan pada
Pengguna Barang melalui Kuasa Pengguna Barang setelah diteliti oleh
Pejabat Penatausahaan Pengguna Barang dan Pengurus Barang
Pengguna.
Kesimpulan

P2 Pemeriksaan perlu di Up Date pada Pemahaman SPI


Lamp. 5 Resiko Proses Bisnis
Prosedur Pemeriksaan perlu ditambah untuk mengikuti
kewajiban penerapan Permendagri 19 Th. 2016
Apakah menjadi Temuan Pemeriksaan untuk
Pemerintah Daerah yang belum sepenuhnya
menerapkannya?
SK Perubahan Struktur pengelolaan BMD