Anda di halaman 1dari 20

KOMPLIKASI KISTOMA OVARI

Di susun oleh :
1) PUNIA YUS MARTINA SIREGAR
2) SUCIANTI SAHRIL
3) WAYAN ARI YANTI
4) ASMAUL HUSNA
5) SITI MUTMAINA
6) MELVIN
Definisi Kista Ovarium
Kista adalah suatu jenis tumor berupa kantong abnormal yang
berisi cairan atau

benda seperti bubur. Kista ovarium secara fungsional adalah


kista yang dapat bertahan dari

pengaruh hormonal dengan siklus menstruasi.


Klasifikasi kista Ovarium
A. Kista Ovarium Non Neoplastik (fungsional)

- Kista Folikel

- Kista Korpus Luteum

- Korpus Teka Lutein


Lanjutan
B. Kista Ovarium Neoplastik

- Kistoma Ovarii Simpleks

- Kistadenoma Ovarii Musinosum

- Kistadenoma Ovarii Serosum

- Kista Dermoid
Etiologi
Gaya hidup tidak sehat. Diantaranya :
Konsumsi makanan yang tinggi lemak dan kurang serat
Zat tambahan pada makanan
Kurang olah raga
Merokok dan konsumsi alcohol
Terpapar denga polusi dan agen infeksius
Sering stress
Zat polutan
Faktor genetic
Patofisiologis
Kista non neoplasma
- Kista serosa inklusi, di dalam kortek yang dalam timbul invaginasi dari
permukaan epitelium yang berkurang. Biasanya tunggal atau multiple,
berbentuk variabel dan terbatas pada cuboidal yang tipis, endometri atau
epitelium tuba. Berukuran 1 cm sampai beberapa cm.
- Kista fungsional
Kista folikel. Kista dibentuk ketika folikel yang matang menjadi ruptur
atau folikel yang tidak matang direabsorbsi cairan folikuler diantara siklus
menstruasi. Bila ruptur menyebabkan nyeri akut pada pelvis. Evaluasi
lebih lanjut dengan USG atau laparaskopi. Operasi dilakukan pada wanita
sebelum pubertal, setelah menopause atau kista lebih dari 8 cm.
- Kista korpus luteum.
Terjadi setelah ovulasi dikarenakan meningkatnya
hormon progesteron. Ditandai dengan keterlambatan
menstruasi atau menstruasi yang panjang, nyeri abdomen bawah
atau pelvis. Jika ruptur pendarahan intraperitonial, terapinya
adalah operasi oovorektomi.
- Kista tuka lutein. Ditemui pada kehamilan mola, terjadi
pada 50 % dari semua kehamilan. Dibentuk sebagai hasil
lamanya slimulasi ovarium dari berlebihnya HCG. Tindakannya
adalah mengangkat mola.
- Kista Stein Laventhal.
Disebabkan kadar LH yang berlebihan menyebabkan
hiperstimulasi dari ovarium dengan produksi kista yang banyak.
Hiperplasia endometrium atau koriokarsinoma dapat terjadi.
Pengobatan dengan kontrasepsi oral untuk menekan produksi
LH dan oovorektomi.
Kista neoplasma jinak
- Kistoma ovarii simplek.
Kista ini bertangkai dan dapat menyebabkan torsi (putaran
tangkai). Di duga kista ini adalah jenis kistadenoma serosum yang
kehilangan kelenjarnya karena tekanan cairan dalam kista.
Tindakannya adalah pengangkatan kista dengan reseksi ovarium.
- Kistadenoma ovarii musinosum.
Asal tumor belum diketahui secara pasti, namun diduga
berasal dari teratoma yang pertumbuhan satu elemen mengalahkan
elemen yang lain, atau berasal dari epitel germinativum.
- Kistadenoma ovarii serosum.
Berasal dari epitel permukaan ovarium (germinal
ovarium). Bila kista terdapat implantasi pada peritonium
disertai asites maka harus dianggap sebagai neoplasma yang
ganas, dan 30% sampai 35% akan mengalami keganasan.
- Kista endometroid.
Kista biasanya unilateral dengan permukaan licin, pada
dinding dalam terdapat satu lapisan sel-sel yang menyerupai
lapisan epitel endometrium.
- Kista dermoid.
Adalah suatu teratoma kistik yang jinak dimana
strukturstruktur ektoderma dengan diferensiasi sempurna
seperti epitel kulit, rambut, gigi dan produk glandula sebasea
putih menyerupai lemak nampak lebih menonjol dari pada
elemen-elemen ektoderm dan mesoderm. Tumor berasal dari
sel telur melalui proses patogenesis.
Manifestasi Klinis
Kebayakan kista ovarium tidak menunjukan tanda dan
gejala. Sebagian besar gejala yang ditemukan adalah
akibat pertumbuhan aktivitas hormone atau komplikasi
tumor tersebut.Kebanyakan wanita dengan kanker
ovarium tidak menimbulakan gejala dalam waktu yang
lama. Gejala umumnya sangat berfariasi dan tidak spesifik
Tanda dan gejala yang sering muncul pada kista ovarium antara lain
- Menstruasi yang tidak teratur, disertai nyeri.
- Perasaan penuh dan dtertekan diperut bagian bawah.
- Nyeri saat bersenggama.
- Perdarahan.
Pada stadium awal gejalanya dapat berupa:
- Gangguan haid
- Jika sudah menekan rectum mungkin terjadi konstipasi atau sering
berkemih.
- Dapat terjadi peregangan atau penekanan daerah panggul yang
menyebabkan nyeri spontan dan sakit diperut.
- Nyeri saat bersenggama.
Pada stadium lanjut :
- Asites
- Penyebaran ke omentum (lemak perut) serta oran organ
di dalam rongga perut (usus dan hati).
- Perut membuncit, kembung, mual, gangguan nafsu
makan, Gangguan buang air besar dan kecil.
- Sesak nafas akibat penumpukan cairan di rongga dada.
Komplikasi
komplikasi dari kista ovarium yaitu :
- Perdarahan intra tumor
- Perdarahan menimbulkan gejala klinik nyeri abdomen mendadak dan
memerlukan tindakan yang cepat.
- Perputaran tangkai Tumor bertangkai mendadak menimbulkan nyeri
abdomen Infeksi pada tumor
- Menimbulkan gejala: badan panas, nyeri pada abdomen, mengganggu
aktifitas sehari-hari.
- Robekan dinding kista
- Pada torsi tangkai ada kemungkinan terjadi robekan sehingga isi kista
tumpah kedalam rungan abdomen.
- Keganasan kista ovarium Terjadi pada kista pada usia sebelum
menarche dan pada usia diatas 45 tahun.
Diagnose
Apabila pada pemeriksaan ditemukan tumor di rongga perut
bagian bawah dan atau di rongga panggul, maka setelah diteliti
sifat-sifatnya (besarnya, lokalisasi, permukaan, konsistensi, apakah
dapat digerakkan atau tidak), perlulah ditentukan jenis tumor
tersebut. Pada tumor ovarium biasanya uterus dapat diraba
tersendiri, terpisah dari tumor. Jika tumor ovarium terletak di
garis tengah dalam rongga perut bagian bawah dan tumor itu
konsistensinya kistik, perlu dipikirkan adanya adanya kehamilan
atau kandung kemih penuh, sehingga pada anamnesis perlulah
lebih cermat dan disertai pemeriksaan tambahan.
Pemeriksaan penunjang
Laparaskopi
Ultrasonografi
Foto Rontgen
Parasintesis
Penanganan
Tindakan operasi pada tumor ovarium neoplastik yang tidak
ganas ialah pengangkatan tumor dengan mengadakan reseksi pada
bagian ovarium yang mengandung tumor, akan tetapi jika
tumornya besar atau ada komplikasi perlu dilakukan
pengangkatan ovarium, biasanya disertai dengan pengangkatan
tuba (salphyngoooforektomi). Jika terdapat keganasan operasi
yang lebih tepat ialah histerektomi dan salphyngoooforektomi
bilateral. Akan tetapi pada wanita muda yang masih ingin
mendapat keturunan dan dengan tingkat keganasan tumor yang
rendah, dapat dipertanggungjawabkan untuk mengambil resiko
dengassn melakukan operasi yang tidak seberapa radikal
PENCEGAHAN
Kontrasepsi oral(pil KB).
Kehamilan dan menyusui
Tubal ligasi atau histerektomi