Anda di halaman 1dari 10

Materi Ilmu Gizi

Menentukan Kebutuhan Zat


Gizi Bagi Orang Sehat dan
Keadaan Sakit

Oleh : I W A N, S.Gz
Menentukan Status Gizi

1. Menentukan Berat Badan Ideal (BBI


BBI (kg): (TB 100) 10% (TB 100)
Contoh : (170 100) 10% (170 -100)
: (70) 10% (70)
: 70 7,0
BBI : 63 Kg
Batas Kelonggoran BBI adalah 10% dari BBI
Jadi : Mak : 63+ 6,3 = 69,3 Kg
Min : 63 6,3 = 56,4 Kg

2. Menentukan Indeks Massa Tubuh


IMT : Berat badan (kg)
TB (m)
Tabel. 1. Kategori batas ambang IMT

Kategori Batas Ambang

Kurus Kekurangan berat badan tingkat berat < 17,0

Kekurangan berat badan tingkat ringan 17,0 18,5

Normal > 18,5 - 25,0

Gemuk Kelebihan berat badan tingkat ringan > 25,0 27,0

Kelebihan berat badan tingkat berat > 27,0


Langkah 2 . Menentukan Kebutuhan energi
Berdasarkan Aktivitas Fisik

Aktivitas Gender
Laki-laki Perempuan
Sangat Ringan 1,30 1,30

Ringan 1,65 1,55

Sedang 1,76 1,70

Berat 2,10 2,00

Jadi Total Kebutuhan Energi : AMB x Aktivitas Fisik


Langkah 1. Menentukan AMB
Ada beberapa cara menentukan AMB, yaitu:
1. Menggunakan Rumus Harris Benedict
- Laki-Laki = 66 + (13,7 x BB) + (5 x TB) (6,8 x U)
- Perempuan = 655 + (9,6 x BB) + (1,8 x TB) (4,7 x U)
Ket: BB = Berat badan dlm Kg (Normal)
TB = tinggi badan dalam cm
U = Umur dlm tahun

2. Cara cepat ( 2 cara)


a. Laki-Laki = 1 kkal x kg BB (Normal) x 24 jam
Perempuan = 0,95 kkal x kg BB (Normal) x 24 jam

b. Laki-Laki = 30 kkal x kg BB (Normal)


Perempuan = 25 kkal x kg BB (Normal)
Cara Menentukan Kebutuhan
Gizi dlm Keadaan Sakit

Kebutuhan gizi dlm keadaan sakit, selain


tergantung pd faktor-faktor yg
mempengaruhi dlm keadaan sehat juga
dipengaruhi oleh jenis dan berat
ringannya penyakit.

Rumus yg digunakan adalah:


Kebutuhan Energi = AMB x Faktor aktivitas x faktor trauma/stres
Tabel 3. Faktor aktifitas dan faktor trauma atau stres untuk
menetapkan kebutuhan energi orang sakit

No Aktivitas Faktor No Jenis trauma/stres Faktor


1 Istirahat di 1,2 1 Tdk ada stres, pasien dlm 1,3
tempat tidur keadaan gz baik
2 Tidak terikat 1,3 2 Stres ringan: peradangan 1,4
ditempat tidur saluran cerna, kanker, bedah
elektif, trauma kerangka
moderat.
3 Stres sedamg: sepsis, bedah 1,5
tulang, luka bakar, trauma
kerangka mayor
4 Stres berat: trauma multipel, 1,6
sepsis, dan bedah multisistem
5 Sres sangat berat: luka kepala 1,7
berat, sindroma penyakit
pernapasan akut
6 Luka bakar sangat berat 2,1
Protein
Pasien dengan Demam, sepsis, operasi, trauma, dan
luka dapat meningkatkan katabolisme protein,
sehingga keb.protein jg meningkat.
Kebutuhan protein = 1,0 1,5 g protein/kg BB

Lemak
Keb. Lemak Normal = 10 25% dari energi total
Keb. Lemak disesuaikan dgn jenis penyakit/modifikasi.
Dpt dikategorikan:
- Lemak sedang 15-20% dari energi total
- Lemak rendah 10% dari energi total
- Lemak jenuh < 10%, lemak tak jenuh ganda 10%, dan
lemak tak jenuh tunggal 10-15% dari energi total
Kebutuhan KH
KH Normal = 60 75 % dari total energi

Kebutuhan Vitamin dan Mineral diambil dari


Angka Kecukupan Gizi (AKG).