Anda di halaman 1dari 13

DOKUMENTASI KEPERAWATAN

NAMA KELOMPOK 5:

A.A ISTRI SISKA NOVIANTI DEWI (16.321.2479)

I GUSTI NGURAH GD AGUNG DARMASURYA (16.321.2483)

I KOMANG DODI ARTAMA (163.21.2484)

I PUTU AGUS SAPUTTRA (16.321.2486)

KADEK AGUS SETIAWAN (16.321.2490)

NI KADEK AYU CINTYA DEWI (16.321.2495)

NI LUH GEDE UTARI APRILIA NITA DEWI (16.321.2503)

NI PUTU AMY JUNIASARI (16.321.2512)

NI PUTU DINA SHERLYNA SARI 916.321.2514)

NI WAYAN EVY AYUDIA PRATIWI (16.321.2524)


a. Aplikasi IT dalam Dokumentasi Keperawatan.
Dokumentasi didefinisikan sebagai segala sesuatu yang tertulis atau tercetak yang
dapat diandalkan sebagai catatan tentang bukti bagi individu yang berwenang
(Potter &Perry, 2007).

Dalam dokumen keperawatan melalui system computer meliputi system


pembayaran, dischare planning, dan access data dari profesi lain seperti dokter,
farmasi, radiologi dan lainnya. Perkembangan teknologi mampu meningkatkan
kualitas pencatatan melalui computer.

Dokumentasi keperawatan melalui computer yaitu pencatatan yang dilakukan oleh


perawatan dengan menggunakan perangkat computer. Pemasukan data dilakukan
setiap saat sehingga perkembangan data pasien dapat terekam secarak kontinyu
dan komprehensif. Alpay & Russell (2002 dalam). Program perangkat lunak
memungkinkan perawat untuk dengan cepat memasukan data pengkajian spesifik
dan informasi lainnya secara otomatis.
b.Contoh Dokumentasi Keperawatan.
Kemajuan teknologi informasi telah meresap dalam segala aspek
kehidupan, termasuk dalam pencatatan medis. Pencatatan real-time
entry dari pasien hemodialisis pada komputer merupakan hal yang ideal
dalam dunia keperawatan.

Sistem pencatatan tersebut mencakup data registrasi pasien dialisis, data


diagnosa pasien (jenis gagal ginjal, golongan darah, berat badan kering
ideal, serologi hepatitis, status pasien, serta jadwal dialisis, isu dalam
proses dialisis, pencatatan pre- dan post-dialisis, data intra-dialisis, tanda
vital dan parameter dialisis, catatan dokter, investigasi, pengobatan yang
dianjurkan, serta rangkuman dialisis secara keseluruhan.
Tampilan Pencatatan Lengkap Pasien Dialisis
Tampilan Rangkuman Pencatatan Pasien Dialisis.
Pengembangan sistem yang dilakukan oleh institusi tersebut tidak hanya
memfokuskan pada pengembangan software yang memadai, tetapi juga
peningkatan sumber daya manusia yang akan mengimplementasikan sistem
tersebut.

Satu hal yang perlu dipertimbangkan adalah besarnya biaya yang dikeluarkan untuk
pencatatan yang terkomputerisasi. Biaya tersebut jauh melebihi biaya sistem
pencatatan manual yang selama ini diterapkan, tidak hanya di institusi Saudi Center
for Organ Transplantation, tetapi juga di seluruh rumah sakit dan institusi kesehatan
di dunia. Namun jika melihat secara jangka panjang, besarnya biaya tersebut akan
terasa memberikan nilai yang berarti karena akan meningkatkan kualitas pelayanan
perawat kepada pasien dialisis secara keseluruhan.
keunggulan lainnya adalah pencatatan yang lebih akurat dengan sistem yang sudah
terkomputerisasi. Akses terhadap pencatatan pun mudah untuk dikelola untuk
membedakan personel tertentu dengan akses yang berbeda-beda melalui sistem
verifikasi identitas dan kata sandi.

Implementasi dari sistem tersebut menunjukkan sejumlah keunggulan dibandingkan


dengan pencatatan manual di atas kertas. Keunggulan tersebut diantaranya adalah
pencatatan yang lebih lengkap dalam satu tampilan secara keseluruhan, mulai dari
registrasi pasien hingga data vital, dibandingkan dengan pencatatan manual yang
membutuhkan banyak dokumen secara terpisah dan masih memungkinkan
ketidaklengkapan dari dokumentasi.
c. Keuntungan dan Kerugian Dokumentasi Keperawatan
Terkomputerisasi.
1. Keuntungan
Penghematan biaya dari penggunaan kertas untuk pencatatan.
Tidak perlu gudang yang besar dalam penyimpanan arsip.
Penyimpanan data (Record )pasien menjadi lebih lama.
EHR yang dirancang dengan baik akan mendukung ototnomi yang dapat
dipertanggung jawabkan
Membantu dalam mencari informasi yang cepat sehingga dapat
membantu dalam pengambilan keputusan yang cepat juga.
Meningkatkan produktivitas bekerja.
Mengurangi kesalahan dalam menginterprestasikan pencatatan.
Sedangkan menurut (Holmas 2003, dalam Sitorus 2006)
terdapat beberapa keuntungan utama dari dokumentasi berbasis
komputer yaitu:

Standarisasi, terdapat pelaporan data klinik yang standar yang


mudah dan cepat diketahui

Kualitas, meningkatkan kualitas informasi klinik dan sekaligus


meningkatkan waktu perawat berfokus pada pemberian asuhan.

Accessibility & legibility, mudah membaca dan mendapat


informasi klinik tentang semua pasien dan suatu lokasi.
2. Kerugian
Beberapa permasalahan dari dokumentasi terkomputerisasi adalah sebangai
berikut:

Keuntungan pencatatan dengan kertas. Lima kelebihan utama pencatatan


dengan kertas (Bradley, 1994 cit. Iyer and Champ, 2005): pencatatan kertas
sudah dikenal; mudah dibawa dan dapat dibawa ke ruang perawatan pasien;
tidak terjadi downtime; fleksibilitas dalam pencatatan data, memudahkan
pencatatan data subjektif dan naratif; dapat dicari dan diperiksa dengan cepat.
Meskipun demikian, komputer juga cepat dikenal, bisa diletakkan di samping
tempat tidur pasien atau tersedia komputer portable, tersedianya software
yang dirancang khusus untuk menuliskan teks bebas dan kemudahan mencari
data dengan kode tertentu.
Masalah keamanan dan kerahasiaan informasi pasien. Perlunya menjaga
privasi, kerahasiaan dan keamanan catatan medis pasien yang
terkomputerisasi. Privasi, meliputi hak individu untuk menetukan kapan,
kepada siapa dan seluas apa informasi pribadinya disebarluaskan. Kerahasiaan,
meliputi rasa percaya di antara pemberi perawatan kesehatan bahwa informasi
yang mereka bagi akan dihormati dan digunakan untuk tujuan tertutup.
Keamanan, meliputi perlindungan informasi dari akses yang disengaja maupun
tidak disengaja oleh orang yang tidak berwenang, termasuk modifikasi dan
perusakan informasi.
TERIMA KASIH