Anda di halaman 1dari 37

Dasar Pengetahuan

Bahan Teknik
Pendahuluan
Sejarah peradaban manusia dapat dibagi tiga zaman, yaitu
zaman batu, zaman perunggu dan zaman besi. Batu, perunggu
dan besi ternyata merupakan bahan yang melambungkan
penggunaan populer di zaman-zaman tersebut. Telah disadari
bahwa bahan sangat berhubungan erat dengan kehidupan
manusia disetiap zaman tersebut.
Dalam memproduksi suatu barang, bahan merupakan
komponen utama yang penting disamping komponen lain. Para
perancang, para pengambil keputusan dan para ahli teknik
produksi perlu menghayati pentingnya bahan teknik, bahkan
perlu mengetahui secara pasti bahan yang akan dipakai bagi
suatu produk, sehingga nilai produk dalam artian luas menjadi
semakin meningkat.
Sejarah Peradaban Material
Garis Besar Pembagian Material
Classes of Materials
Pembagian Material Modern

1. Metals
2. Ceramics (keramik, gelas, semen)
3. Polimers (plastik, karet, serat)
4. Semiconductors (new)
5. Composites (hybrid)
6. Biomaterials (new)
1. Metals
2. Ceramics
3. Polymers
4. Semiconductors

Koefisien temperatur dan


resistansi semikonduktor adalah
berbanding terbalik. Karena
semakin tinggi temperatur maka
resistansinya semakin turun. Hal
ini disebabkan oleh lebar pita
terlarang yang sempit, sehingga
apabila energi thermal diberikan
pada semikonduktor atau
temperatur naik, maka
memungkinkan bagi elektron-
elektron untuk pindah ke pita
konduksi. Semakin besar energi
thermal yang diberikan semakin
banyak elektron pada pita
konduksi maka semakin baik daya
hantarnya dengan kata lain
resistansinya semakin turun.
5 Composites

Definisi Komposit Examples


Komposit didefinisikan sebagai dua macam atau lebih Fiberglass (glass fibers in a
material yang digabungkan atau dikombinasikan dalam polymer)
skala makroskopis ( dapat terlihat langsung oleh
mata)sehingga menjadi material baru yang lebih Space shuttle heat shields
berguna.komposit terdiri dari 2 bagian utama yaitu : (interwoven ceramic fibers)
1. Matriks, berfungsi untuk perekat atau pengikat dan Paints (ceramic particles in latex)
pelindung filler (pengisi) dari kerusakan eksternal.
Matriks yang umum digunakan : carbon, glass, kevlar, Tank armor (ceramic particles in
dll metal)
2. Filler (pengisi), berfungsi sebagai Penguat dari matriks.
Filler yang umum digunakan : carbon, glass, aramid,
kevlar
Klasifikasi Komposit
Berdasarkan Matriks yang digunakan
MMC : Metal Matriks Composite (menggunakan matriks
logam)
CMC : Ceramic Matriks Composite (menggunakan
matriks ceramic)
PMC : Polymer Matriks Composite (menggunakan
matriks polymer)
6. Biomaterials
Kebanyakan dari biomaterial yang
digunakan untuk gigi dan
pengganti tulang atau ortopedik.
Biomaterial sebagai pengganti
tulang atau gigi ini bersifat
permanen sehingga logam dan
alloy yang mempunyai ketahanan
korosi yang tinggi yang bisa
digunakan. Logam tersebut tidak
boleh melepaskan ion-ion yang
bersifat racun atau karsinogen bagi
sel dan tubuh manusia.
Materials Applications & Properties
What is Materials Science & Engineering?

Casting Extrusion
Forging
Processing Calcinating
Stamping Texturing, Temperature, Sintering
Layer-by-layer growth Time, Transformations
(nanotechnology)

Properties
characterization MatSE Physical behavior
Crystal structure Response to environment
Defects
Microstructure
Mechanical (e.g., stress-strain)
Thermal
Microscopy: Optical, transmission Electrical
electron, scanning tunneling Magnetic
X-ray, neutron, e- diffraction Optical
Spectroscopy Corrosive
Deteriorative characteristics
15
Materials Science & Engineering in a Nutshell
Performance
Materials Engineering
Designing the structure to achieve
specific properties of materials.

Structure Processing

Processing
Properties
Structure
Materials Science
Properties
Investigating the relationship between
structure and properties of materials. Performance

16
Pertimbangan dalam pemilihan material :

1. Sifat-sifat Mekanik,
Berbagai sifat mekanis tersebut antara lain meliputi : kekuatan
(stength), kekenyalan (elasticity), kekakuan (stiffness), plastisitas
(plasticity), ketangguhan (toughness), dan kelelahan (fatique).
2. Sifat fisik,
seperti bentuk dan dimensi, density ,konduktivitas , sifat termal,
sifat magnetik, sifat optik dan lain-lain.
3. Sifat Kimia,
seperti sifat ketahanan terhadap serangan korosi aktivitas
terhadap bahan kimia tertentu, dan lain-lain
4. Faktor-faktor lain,
seperti avaibility dari bahan, teknologi yang tersedia dan berbagai
faktor ekonomis (harga)
Contoh Pemilihan bahan berdasarkan sifat
mekanik (Mechanical Properties)
Contoh Pemilihan bahan berdasarkan sifat
Fisik (Physical Properties) : Sifat Termal
Contoh Pemilihan bahan berdasarkan sifat Fisik
(Physical Properties) :
Sifat listrik, magnetik, dan optik
Contoh Pemilihan bahan berdasarkan sifat kimia
(Chemical Properties) :
Resistance to water, acids, alkalis, organic solvents, oxidation and
radiation
Contoh pemilihan bahan berdasarkan sifat
fisik, sifat mekanik, dan harga
Example : Using Material Selection Charts
To find the best materials we
need to use the Young's
modulus - density chart
from amongst the
available charts. The
charts can be annotated to
help reveal the 'best'
materials, by placing a
suitable selection box to
show only stiff and light
materials.
What can we conclude?
The values of Young's
modulus for polymers are
low, so most polymers are
unlikely to be useful for
stiffness-limited designs.

Some metals, ceramics


and woods could be
considered - but
composites appear best of
all.
Example : Using Material Selection
Charts
It is unlikely that only 2 material
properties matter, so what other
properties are important? Let's
consider strength and cost - these
properties are plotted as another
chart.
What can we conclude?
1. The strength of ceramics is only
sufficient for loading in
compression - they would not be
strong enough in tension,
including loading in bending.
2. Woods may not be strong
enough, and composites might be
too expensive.
3. Metals appear to give good
overall performance
Taxonomy of materials
How is a processing route chosen?

1. Metal shaping: e.g. forging, rolling,


casting
2. Polymer shaping: e.g. blow moulding,
vacuum forming
3. Composite forming: e.g. hand lay-up
4. Ceramic processing: e.g. sintering
5. Machining: e.g. grinding, drilling
6. Joining: e.g. soldering, gluing
Manufacturing Process
Organizing Process
Organizing Process
Design material and process selection
Strategy applied to materials
Contoh 1: Strategy material selection
Contoh 2 : Strategy material selection
Contoh 3 : Strategy material selection
Contoh 4 : Strategy material selection