Anda di halaman 1dari 9

MATA KULIAH

AL-ISLAM DAN KEMUHAMMADIYAHAN VI


Kelompok 10

Rania Ghivani (137)


Erika Nur Aida (169)
Mega Zalviah (173)
Jihad sendiri memiliki arti yang jauh dari
kata terorisme. Secara harafiah, kata Jihad
berasal dari bahasa Arab, yang artinya
adalah berjuang dengan sungguh-
sungguh menurut syariat Islam yang
berlaku. Jadi, pada intinya adalah jihad
merupakan suatu kondisi dan kegiatan
memperjuangkan syariat-syariat islam
yang berlaku dan penting bagi
kelangsungan hidup umat manusia.
Menyebarkan Kebaikan Agama

Meninggalkan segala kemusrikan

Memberikan pengajaran dan pengetahuan


Manfaat kepada umat
Jihad Dalam
Memperjuangkan hak-hak dalam beragama
Islam
Meningkatkan kualitas hidup

Mendekatkan diri kepada pencipta

Menjaga ketertiban dan ketenangan


beribadah
1. Jihad Memerangi Hawa Nafsu

2. Jihad Memerangi Syetan

3. Jihad Memerangi Orang Kafir

4. Jihad Memerangi Orang Munafik


1. Niat yang ikhlas dan semata - mata untuk
mendapatkan keridhaan Allah
2. Sanggup berkorban apa saja untuk perjuangan
menegakkan agama islam
3. Selalu berkomitmen dan istiqamah dalam
perjuangan dengan memberikan komitmen yang
tinggi
4. Mematuhi perintah dan memiliki semangat tim.
Pada dasarnya istilah terorisme adalah sebuah konsep
yang mempunyai konotasi yang sangat sensitif sebab
terorisme menyebabkan terjadinya pembunuhan dan
penyengsaraan pada orang-orang yang tidak berdosa.
Terorisme tidak bisa dikategorikan sebagai Jihad. Jihad
dalam bentuk perang harus jelas pihak-pihak mana saja
yang terlibat dalam peperangan, seperti halnya perang
yang dilakukan Nabi Muhammad SAW yang mewakili
Madinah melawan Makkah dan sekutu-sekutunya. Alasan
perang tersebut terutama dipicu oleh kezaliman kaum
Quraisy yang melanggar hak hidup kaum Muslimin yang
berada di Makkah (termasuk perampasan harta
kekayaan kaum Muslimin serta pengusiran).
Kaum orientalis adalah orang barat yang mempelajari tentang budaya
timur. Dalam perkembangan ilmu fiqh dan terbentuknya mazhab-
mazhab Fiqh di dunia Islam, maka kajian tentang jihad dibicarakan
secara luas di kalangan fuqaha dengan pengertian yang khusus yaitu :
perang menggerakkan agama Allah, sehingga tentara yang pergi
berperanglah yang dimaksud dengan berjihad fi sabilillah . Sepertinya
pengertian jihad dengan perang inilah yang menyebabkan pihak
Barat/Orientalis menuduh bahwa Islam dikembangkan dengan aksi
militer, Islam teroris, dan lain sebagainya.