Anda di halaman 1dari 21

Oleh:

Alvinda Pinasthia (111.150.070)


Muhammad Dzulfikar Faruqi (111.150.119)
OUTLINE
Pendahuluan

Bowens Reaction Series

Anggota Grup Mika

Kesimpulan
Pendahuluan

Mika adalah jenis dalam golongan mineral. Kata "mika" berasal dari
kata bahasa Latin micare, yang berarti "bergemerlapan", sebab mineral
satu ini terlihat gemerlap (khususnya saat berskala kecil). Kelompok mika
termasuk ke dalam isomorphorus phyllosilicates. Struktur kelompok ini
berhubungan erat dengan mineral - mineral dari pyrophyllite dan talc.
Rock Forming Minerals

Olivine

Discontinuous branch

Continuous branch
Ca-rich
Pyroxene

Ca-Na-rich
Amphibole
Na-Ca-rich
Biotite
Na-rich

K-feldspar
Muscovite

Quartz

BOWENS REACTION SERIES


Anggota Grup Mika

Muscovite KAl2(AlSi3O10)(OH)2

Paragonite NaAl2(AlSi3O10)(OH)2

Phlogopite KMg3(AlSi3O10)(OH)2

Biotite K(Mg,Fe)3(AlSi3O10)(OH)2

Lepidolite KLi2Al(Si4O10)(OH)2
Phlogopite (K Mg Al Si O 2 6 2 6 20(OH,F)4)
Crystal System: Monoclinic

SIFAT FISIK SIFAT FISIK


Warna pada hand specimen: Coklat, abu-abu, Warna PPL: Hampir tidak bewarna, coklat
hijau, atau kuning pucat
Transparency: Translucent, transparent Pleochroism: Lemah
Lustre: Vitreous, pearly Relief: Moderate
Streak: Putih, abu - abu Birefringence: 0.028-0.045
Hardness: 2-3 2V: 16-20
Density: 2.78-2.85 Orientasi optik: Lenght slow
Habit: Umunya kristal platy tabular Indeks bias : n mineral > n. K-balsam
Cleavage: Satu: perfect [001] basal cleavage
Sumbu Optis: Biaxial
Tanda Optis: Negative (-)
Phlogopite sering terdapat
pada batuan beku basa
sampai ultrabasa seperti
peridotites dan kimberlites.

Phlogopite, seperti mineral


mika lainnya, dapat
diidentifikasi dengan habit
yang platy, belahan tunggal
yang sempurna, dan tekstur
bird- eye. Hal ini dapat
dibedakan dari mineral mika
lainnya karena memiliki relief
yang lebih rendah, warna
pucat dan terbatas pada 2V.
Lepidolite (K(Li,Al)3(Si,Al)4O10(F,OH)2)
Crystal System: Monoclinic

SIFAT FISIK SIFAT OPTIK


Warna hand Spesimen: Putih, merah Warna PPL : Tak berwarna
muda, lavender Pleochroism: Tidak ada
Transparansi: Tembus Relief: sangat lemah
Lustre: Vitreous, mutiara Birefringence: 0,018-0,038
Streak: Putih 2V: 0-58
Kekerasan: 2,5-4 Orientasi optik: Lenght slow
Densitas: 2,8-2,9 Indeks bias: n mineral > n. K-balsam
Habit: Platy tabular dengan garis Sumbu optis: Biaxial
heksagonal. Tanda optis: Negative (-)
Belahan: Satu: sempurna basal clevage
[001]
Lepidolite muncul dalam beberapa
granit dan di dalam granit pegmatis
yang komplex lepidolite dapat
diidentifikasi dengan paragenesis
terbatas, palty habit dan tekstur bird -
eye, khas pada mineral mika. Mineral
ini merupakan mineral yang paling
menyerupai muskovit tetapi memiliki
relief yang lebih rendah. Sering tidak
dapat dibedakan dari muskovit pada
sayatan tipis.
Paragonite (NaAl2(AlSi3O10)(OH)2)
Crystal System: Monoclinic

SIFAT FISIK SIFAT OPTIK


Warna hand spesimen: Putih, Warna PPL: Tidak berwarna, jarang
kuning muncul kuning pucat
Transparansi: Tembus, transparan Pleochroism: Tidak ada
Lustre: Mutiara Relief: Rendah
Streak: Putih Birefringence: 0,029-0,036
Kekerasan : 2.5 2V: 0-46
Density: 2.78 Orientasi optik: Lenght slow
Habit: Platy atau mineral tabular Indeks bias: n mineral > n. K-balsam
Belahan: Satu: sempurna basal [001] Sumbu optis: Biaxial
Tanda optis: Negative (-).
Paragonit ditemukan dalam
batuan metamorf, dan sedimen
yang berasal dari mereka. Hal ini
sangat umum dalam batuan yang
kaya akan natrium seperti
blueschists, tetapi terdapat juga
pada berbagai batuan metamorf.
Dalam granulites kelas tinggi
biasanya tidak muncul dari
batuan yang mengandung kuarsa
karena reaksi plagioklas dan
andalusite atau sillimanite.
Paragonit sering ditemukan dalam
kumpulan fine-grained bersama
dengan muskovit.
Muscovite (KAl (AlSi O 2 3 10)(OH)2)
System Crystal: Monoclinic

SIFAT FISIK SIFAT OPTIS


Warna pada hand Specimen : Warna PPL: Jelas, kuning pucat
Tidak berwarna, putih atau pucat Pleochroism: Tidak nampak , lemah
coklat. dalam kuning pucat
Transparansi: Tembus Relief: Moderat
Lustre: Vitreous, mutiara Birefringence: 0,035-0,049
Streak: Putih 2V: 28-47
Kekerasan: 2,5-3 Orientasi optis: Lenght slow ( sumbu c =
Densitas: 2,77-2,88 sumbu a)
Habit: Kristal tabular sejajar dengan Indeks bias: n mineral > n. K-balsam
001. Hexagonal di penampang. Sumbu optis: Biaxial
Belahan: Satu: sempurna [001] Tanda optis: Negative (-)
Muskovite adalah mineral yang
sangat umum dalam batuan
metamorf termasuk batu tulis, sekis,
phllite, gneiss dan hornfels.
Phengite adalah nama yang
diberikan untuk varietas dengan Mg
signifikan dan divalen Fe dan paling
sering terjadi pada batuan
metamorf. Dalam batuan beku
muskovit paling berlimpah dalam
batuan asam.

Muscovite memiliki tekstur bird eye


karakteristik yang muncul seperti
bintik - bintik.
In thin section

Plane-Polarized Light Crossed Polarizers


Low relief Bright second-and third-order interference
Clear colors
Perfect micaceous cleavage Generally not as much mottling as biotite.
Where there are no dark minerals, muscovite in plane-
polarized light is nearly invisible. It shows up only by
its slightly higher relief than quartz and feldspar

The same field in crossed polarizers. The bright outlines are


thin edges where the muscovite shows only first-order
white colors because of its thinness.
Biotite (K (Mg,Fe) Al Si O
2 6 2 6 20(OH,F)4)
Crystal System: Monoclinic

SIFAT FISIK SIFAT OPTIK


Warna pada hand specimen: hitam, Warna PPL: Coklat,coklat kemerahan,
coklat coklat kehijauan.
Transparansi: tembus Pleochroism: strongly pleochroic
Lustre: vitreous Relief: sedang
Birefringence: 0.028-0.07
Streak: putih, abu-abu 2V: 0-25
Kekerasan : 2,5-3 Orientasi optik: Lenght slow
Densitas: 2,7-3,3 Indeks bias: n mineral > n. K-balsam
Habit: kristal Tabel sejajar dengan 001 Sumbu optis: Biaxial
dengan penampang heksagonal. Tanda Optis : Negative (-)
Belahan: Satu: sempurna [001]
Biotit umum di batuan beku terutama
dalam batuan asam, intermediet dan
basa. Dalam batuan metamorf, biotit
terdapat pada filit, sekis, gneiss dan
beberapa granulites dan juga umum di
hornfels. Biotit adalah mineral indeks
yang muncul dalam fasies greenschist
dan sering mendefinisikan foliasi dalam
batuan metamorf regional.

Memiliki tekstur bird- eye karakteristik


yang muncul berbintik - bintik pada
perbesaran tinggi.
In thin section

Plane-Polarized Light Crossed Polarizers


Moderate relief Second-and third-order interference colors usually
Orange, brown or dark green (A) not strikingly evident because of the strong natural
Perfect micaceous cleavage coloration.
May be dark pleochroic halos around Mottling common, giving the mineral a gnarly or
inclusions of zircon or other mildly "birds-eye maple" texture (A)
radioactive minerals (B) May be dark pleochroic halos around inclusions of
zircon or other mildly radioactive minerals (B)
Biotite is often brown. The specimen below, seen in plane
polarized light, ranges from light tan to red-brown in color.
Numerous pleochroic haloes around small zircon inclusions can
be seen.

Same field in crossed polarizers. This relatively light biotite


shows obvious second-order colors, though somewhat
modified by the natural color.
KESIMPULAN
warna pleokroisme relief
Phlogopit Coklat pucat Lemah Sedang
e
Paragonit Tak berwarna Sangat Rendah
e lemah
Lepidolite Tak berwarna Lemah Sangat
rendah
Muscovite kuning Lemah rendah
Biotite Coklat Kuat Sedang
Memiliki tekstur berupa bird eye
kemerahan
DAFTAR PUSTAKA
Berry, L.G., Mason, B., and Dietrich, R.V. 1983.
Mineralogy, Concepts, Descriptions,
Determinations. San Francisco, W.F. Freeman,
561p.
Nesse, William D. (2000) Introduction to
Mineralogy. New York, Oxford University Press,
442p.
Anonymous.2013. Imperial College Rock Library :
Earth Science Engginering London.
https://wwwf.imperial.ac.uk/earthscienceande
ngineering/rocklibrary/crystalimage.php

Anda mungkin juga menyukai