Anda di halaman 1dari 29

SISTEMATIKA

Regulasi di Pusat dan di Daerah


Situasi Kondisi di Kab.Sleman

Road-map JKN

Jamkesda saat ini

Sistem Rujukan Berjenjang (pergub 59)

Permasalahan

Upaya Pemecahan Permasalahan


BPJS
BPJS

JAMINAN KESEHATAN (JAMKES)

Pusat :
Askes Sosial (PNS,Pensiunan)
Jamsostek
JKN
Asuransi TNI/POLRI
Jamkesmas, Jampersal

Pem DIY :
Jamkesos
Jamkesta
Pemkab.Sleman :
Jamkesda (dulu JPKM)
JAMKES
Regulasi Pusat :
UU No.40/2004 Tentang Sistem Jaminan Sosial
Nasional (SJSN)
UU No.36 /2009 tentang Kesehatan

UU No.24/2011 Tentang Badan Penyelenggara


Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan
Regulasi Daerah :
Perda Jamkesda no.11 /2010

Perbub Juklak Jamkesda

Pergub Jamkesos
KEPESERTAAN JAMKES :
JUMLAH PENDUDUK (2012) :1.120.417
Peserta Jamkesmas : 317.180
Peserta Jamkesda Maskin : 72.011
Peserta Jamkesda Rentan Miskin : 64.138
Peserta Jamkesos Maskin & Kader Kesehatan : 19.000 & 7.503
Peserta Jamkesda Kader IMP : 11.310
Peserta Jamkesda Pamong /Keluarga : 2.613 & 7.839
Peserta jamkesda honorer pemkab ; 875
Peserta Askes Sosial : 139.863
Peserta Jamsostek : 25.792
Peserta As.TNI/Polri : 8.479
Jamkesda MANDIRI : 24.081
Peserta Asuransi Komersial : sekira 10% pddk
Jumlah Penduduk Yang sudah mempunyai Jamkes
:812.726 (72,54%)
JUMLAH PENDUDUK BELUM MEMPUNYAI
JAMKES : 27,46 (%)
Jumlah Peserta Jamkesmas di Wilayah Puskesmas
se Kabupaten Sleman , Januari 2013

30000

25701
25193
25000

21533
J Jamkesmas

20000 18838
16880 16684
15925
14018 14445
15000
Jumlah Peserta

13121 13383
11961 11929
11247 11432
10891 10663 10276
10000 8620
7705
6345
5711 5440 5241
5000 3998

0
JUMLAH PESERTA ASKES YANG TERDAFTAR DI PUSKESMAS
JUNI 2013
4000
3744

3416
3500

3000

2500

1921
2000 1818

1542 1528
1500 1361 13311336
1171
1096
885 913 931
1000 858 827
749
621 575 639 623
436
500 351 315
195

0
JUMLAH PESERTA ASKES YANG TERDAFTAR DI DOKTER KELUARGA
DALAM WILAYAH PUSKESMAS, JUNI 2013
10000
9228
8988
8785
9000
8170
8000
7252

7000
Jumlah Peserta Askes

6000
5382
5006 4920
5000 4694 4692
4500 4467
4344
4173
4000 3548 3500

3000 2699 2703


2373 2507
2163
2000 1673
1500 1500
1328

1000

Dokter Keluarga Dalam Wilayah Puskesmas


JUMLAH TEMPAT TIDUR
Dengan RSUP Dr Sarjito
Semua Klas : 2420
Klas III : 1696

Tanpa RSUP Dr Sarjito


Semua Klas : 1031
Klas III : 765

Ratio Kebutuhan TT Klas III per 1000 penduduk


(Tanpa RS Sarjito) : 68%
Kekurangan TT Klas III : 355

Jumlah TT Di Puskesmas : 50
SETIAP RUMAH SAKIT MEMPUNYAI
KEWAJIBAN MERUJUK PASIEN YANG
MEMERLUKAN PELAYANAN DI LUAR
KEMAMPUAN PELAYANAN RS
(UU.44/2009,ps.42 ayat 2)
KONSEP JENJANG FASYANKES DALAM SISTEM RUJUKAN MEDIS

C
o
s PPK TINGKAT
t KETIGA
RUJUK
BALIK

PPK TINGKAT
KEDUA RUJUKAN

PPK TINGKAT
PERTAMA

Kuantitas
SEBARAN FASYANKES
PEDOMAN PELAKSANAAN SISTEM RUJUKAN
PELAYANAN KESEHATAN
(PERGUB DIY NOMOR 59 TAHUN 2012)
KETENTUAN UMUM (BAB I):
RUJUKAN adalah pelimpahan wewenang dan
tanggung jawab atas masalah kesehatan dan kasus-
kasus penyakit yang dilakukan secara timbal balik
vertikal maupun horisontal, maupun struktural
dan fungsional terhadap kasus penyakit,masalah
penyakit atau permasalahan kesehatan.
SISTEM RUJUKAN adalah suatu sistem
penyelenggaraan pelayanan kesehatan yang
melaksanakan pelimpahan tanggung jawab,timbal
balik terhadap suatu kasus penyakit atau masalah
kesehatan secara vertikal atau horisontal, dalam arti
dari unit yang kemampuannya kurang ke unit
yang lebih mampu.
KEGIATAN RUJUKAN (BAB II)
Meliputi :
Rujukan Pasien

Rujukan berupa spesimen atau penunjang


diagnostik lainnya
Rujukan bahan pemeriksaan laboratorium

Rujukan pengetahuan dan ketrampilan

PEMBERI PELAYANAN KESEHATAN/PETUGAS


KESEHATAN WAJIB TERLEBIH DAHULU
MEMERIKSA PASIEN YANG AKAN DIRUJUK
Fasilitan yankes yang menerima rujukan harus
merujuk kembali pasien ke fasilitas yankes
asal rujukan setelah memberikan yankes bagi
pasien rujukan
JENJANG RUJUKAN (BAB III)

Yankes harus dilaksanakan secara berjenjang


sesuai kebutuhan medis dan dimulai dari pemberi
yankes tingkat pertama
Pengiriman rujukan dilakukan secara berjenjang
dengan ketentuan :
A. Rujukan dari PPK Tingkat Pertama harus dikirim
ke PPK yang setara atau Tingkat Kedua
B. Rujukan dari PPK Tingkat Kedua harus dikirim ke
PPK yang setara atau Tingkat Ketiga
JENJANG RUJUKAN DAN JUMLAH
FASYANKES
(OKT,2013) 1 RS (A Pendidikan)
1 RSK (A)
2 RS K (B Pendidikan)
2 RS (B Non Pendidikan)

3 RS (C)
5 RSK (C)
14 RS (D)
3 Lab.klinis Kab/Kota/swasta
5 Klinik Utama
249 Praktek Dr/Drg Spesialis

5 RB, 18 BP/RB (?)

25 Puskesmas dan jaringannya( 72 Pustu,Puskesling)


12 Klinik Pratama
239/71 Praktek Dokter/Dokter Gigi ( 48 Dokel, 15 Dokgikel)
418 Bidan Praktek Swasta
SYARAT RUJUKAN : BAB IV

Surat Rujukan harus mencantumkan :


Unit yang merujuk dan Unit yang menerima rujukan
Alasan tindakan rujukan
Yan medis dan rujukan medis yang dibutuhkan
Tanda tangan persetujuan pasien/keluarga

Surat rujukan harus dilampiri :


Formulir rujukan balik
Kartu jamkes
Dokumen hasil pemeriksaan penunjang
Pemberi rujukan kesehatan/tenaga kesehatan
DILARANG merujuk,menentukan tujuan
rujukan,atau menerima rujukan atas dasar
kompensasi/imbalan dari Fasyanke
Dalam hal diketahui adanya pengirim rujukan
yang melanggar syarat rujukan, Dinas
memberikan sanksi administratif
(teguran,pengumuman di media massa,
penurunan kelas,pencabutan izin)
KEWAJIBAN PENGIRIM DAN
PENERIMA RUJUKAN (BAB V)
Pengirim rujukan wajib : (antara lain)
Memberi penjelasan atau alasan kepada pasien atau
keluarganya atas tindakan rujukan atau keputusan
melakukan rujukan
Meminta konfirmasi dan memastikan kesiapan
fasyankes tujuan rujukan
Menstabilkan keadaan umum pasien dan
memastikan stabilitas pasien dipertahankan selama
perjalanan menuju ke tempat rujukan
Pengirim rujukan harus mempertahankan
kelengkapan perjalanan ke tempat rujukan yang
meliputi : sarana transportasi,alat resusitasi. Tenaga
kesehatan yang trampil,sarana komunikasi
Penerima Rujukan wajib :
Membuat rujukan balik ke pengirim rujukan
untuk menindaklanjuti perawatan selanjutnya
yang tidak memerlukan pelayanan medis atau
spesialistik/subspesialistis setelah kondisi
pasien stabil
SISTEM INFORMASI DAN
KOMUNIKASI RUJUKAN (BAB VII)
Sistem informasi dan komunikasi rujukan
antara lain:
Jenis dan kemampuan fasyankes
Jenis dan kemampuan tenaga medis yang tersedia
pada saat tersebut
Keberadaan tempat tidur yg kosong di semua kelas

Fasyankes di daerah wajib :


Memperbaharui data ketersediaan fasilitas
kesehatan terkait dengan rujukan dan
Mengakses sistem informsi dan komunikasi rujukan
untuk mengetahui kondisi fasyankes yang akan
dirujuk
PEMBINAAN, PENGAWASAN,MONITORING
DAN EVALUASI (BAB VIII)
BINWAS MONEV dilakukan oleh :
Dinas Pemda DIY dan atau Kab./Kota yang
menyelenggarakan urusan pemerintahan di
bidang kesehatan
Dapat melibatkan asosiasi fasyankes
PERMASALAHAN :

Sebaran fasyankes kurang merata


Jumlah Ratio TT klas III masih kurang

Kepesertaan jamkes masih kurang

Kepesertaan jamkesmas per puskesmas dengan gap


jumlah besar
Pelaksanaan sistem rujukan berjenjang belum optimal

Tingkat rujukan di Puskesmas masih melebihi


ketentuan
Faskes yang Kerjasama dg PT Askes (calon BPJS)
belum merata
Sistem Informasi belum optimal
UPAYA MENGATASI MASALAH:
Sosialisasi Jamkes terus menerus
Advokasi Upaya Peningkatan Jumlah TT klas III

Peningkatan pelaksanaan sistem rujukan

Peningkatan Sistem informasi dg jejaring

Peningkatan kemampuan dan mutu yankes di


Puskesmas
Peningkatan BINWASMONEV Fasyankes
bersama asosiasi faskes
Peningkatan Koordinasi dengan PT ASKES
/BPJS)
MATUR NUWUN
WASS.WW
PERSENTASE PEMANFAATAN DANA JAMKESDA
( JULI 2013, DANA TERPAKAI RP.11,4M)
0.91

3.64

9.01
Yankes Puskesmas
23.9

Yankes Rajal RS

Yankes Ranap RS

Hemodialisa

Yan PMI

62.64
PERSENTASE PENERIMA MANFAAT
JAMKESDA
(JULI 2013)

5.33

Non Miskin

30.06 Miskin

Rentan Miskin

64.6
PERSENTASE RUJUKAN PASIEN ASKES DI
PUSKESMAS (OKT,2013)
90

80

70
Persen Rujukan

60

50

40

30

20

10

Nama Puskesmas
DIAGNOSIS (4A)

ANTARA LAIN :
Asma Bronchiale
Bronchitis Acut
Pneumoni
Bronchopneumoni
TB Paru tanpa komplikasi
Hipertensi primer
Serumen Prop
Rhinitis Vasomotor
Rhinitis Allergica
Epistaxis
Tension headache 4A
Migren 4A