Anda di halaman 1dari 20

Inverter AC Split

Fithri Hifzhah M
Iqbal Muhammad F
Iqbal Muwahid
AC SPLIT
AC Split adalah AC yang komponennya dibagi menjadi dua unit
yaitu :
Unit indoor filter udara, evaporator dan evaporator
blower, expansion valve dan controll unit.
Unit outdoor Kompresor, Kondenser, Kondenser blower
dan refrigerant filter.
AC split memisahkan sisi panas dan sisi dingin sistem.
Gambar Ilustrsasi Indoor dan outdoor AC
Cara Kerja dari AC Split
Sisi dingin yang terdiri atas katup ekspansi dan kumparan evaporator
yang pada umumnya ditempatkan dalam suatu Air Handler Unit (AHU).
AHU menghembuskan udara melalui kumparan evaporator. Kemudian
Udara yang telah melalui kumparan evaporator menjadi dingin.
Udara dingin ini kemudian disalurkan ke ruangan dalam ruangan yang
didinginkan.
Sedangkan sisi panas yang biasa disebut dengan unit kondensasi atau
kondenser biasanya diletakkan di luar bangunan.
Gambar komponen Ac split
Inverter

Inverter merupakan kebalikan dari converter


(adaptor) yang mengubah tegangan bolak-balik (AC)
menjadi tegangan searah (DC).
Kegunaan fitur pengubahan frekuensi oleh inverter
dapat kita lihat pada AC (Air Conditioner).
AC Split Inverter

Inverter merupakan inovasi AC yang smart dan lebih


hemat energi
AC inverter dilengkapi dengan komponen untuk
mengatur kerja kompresor sesuai dengan kebutuhan.
Prinsip Kerja AC Split Inverter

Arus AC
Arus AC dari Diubah jadi Arus DC Diubah lagi jadi (frekuensinya diatur
PLN
oleh sensor suhu)

Jika sudah dingin, sensor akan mengatur listriknya


yang mengakibatkan putaran kompresor menjadi
lebih lambat, sehingga akan menghemat listrik.
Teknologi Inverter pada AC Split

Teknologi inverter pada AC split secara spesifik mengatur


operasi bagian kompresornya.
Fungsi kompresor pada AC adalah untuk meningkatkan
tekanan atau memampatkan refrigerant sebagai pendingin.
Maka dari itu kompresor memiliki peranan sangat penting
pada AC.
SIKLUS AC (Air Conditioner)
Perbedaan Cara Kerja AC Konvensional
dengan AC Inverter

AC konvensional (tanpa inverter) :


Kompresor bekerja dengan daya maksimal dan akan off ketika
suhu ruangan mencapai suhu settingnya.

Akibatnya ada siklus on-off sehingga terjadi pengasutan motor


kompresor berkali-kali dan fluktuasi suhu yang lebar.
Perbedaan Cara Kerja AC Konvensional
dengan AC Inverter

AC Inverter :
Ketika pendingin udara diaktifkan, kompresor beroperasi pada
kecepatan tinggi untuk mendinginkan ruangan dengan cepat.
Setelah suhu ruangan mendekati suhu yang disetting, kompresor
melambat, mempertahankan suhu konstan dan menghemat energi.
Fluktuasi mendadak yang terjadi pada suhu kamar, akan tersensor
dan langsung disesuaikan kembali untuk membawa suhu ruangan
kembali ke suhu yang disetel.
Kegunaan AC Inverter

Penggunaan AC inverter menghemat sekitar 30-50%


listrik untuk beroperasi dibandingkan dengan AC
Non Inverter.
Inverter AC digunakan untuk mengontrol kecepatan
motor kompresor untuk mengendalikan aliran
refrigeran dalam sistem AC untuk mengatur suhu
ruang-AC.
AC inverter dilengkapi dengan drive frekuensi
variable.
AC Konvensional
AC Inverter
Kekurangan AC Split Inverter

Harganya lebih mahal


Biaya perawatan lebih mahal
Memerlukan daya listrik tinggi disaat AC baru dihidupkan.
Gampang rusak akibat komponen yang bekerja terus
menerus tanpa proses idle
Harga spare parts mahal, freon lebih mahal
Tidak semua teknisi AC betul-betul paham inverter.
Kelebihan AC Split Inverter
Waktu yang lebih cepat untuk mencapai suhu ruangan yang kita
inginkan.
"Tarikan" pertama pada listrik 1/3 lebih rendah dibandingkan AC
yang tidak menggunakan teknologi inverter.
Lebih hemat energi dan uang karena teknologi ini menggunakan
sumber daya yang 30% lebih kecil dibandingkan AC biasa.
Dapat menghindari beban yang berlebihan pada saat AC
dijalankan.
Fluktuasi temperatur hampir tidak terjadi
SEKIAN DAN TERIMKASIH