Anda di halaman 1dari 10

KOMPONEN DENGAN SIFAT KETERTUKARAN

(INTERCHANGEABILITY COMPONENT)
Penyimpangan yang terjadi selama proses
pembuatan memang diusahakan seminimal
mungkin, akan tetapi tidak mungkin
dihilangkan sama sekali. Untuk itu dalam
proses pembuatan komponen mesin dengan
menggunakan mesin perkakas
diperbolehkan adanya penyimpangan
ukuran maupun bentuk. Terjadinya
penyimpangan tersebut misalnya terjadi
pada pasangan poros dan lubang.
Agar poros dan lubang yang berpasangan nantinya
bisa dirakit, maka ditempuh cara sebagai berikut :
1. Membiarkan adanya penyimpangan ukuran poros
dan lubang, Pengontrolan ukuran sewaktu proses
pembuatan poros dan lubang berlangsung tidak
diutamakan. Untuk pemasangannya dilakukan
dengan coba-coba.

2. Membiarkan adanya penyimpangan kecil yang


telah ditentukan terlebih dahulu. Pengontrolan
ukuran sangat dipentingkan sewaktu proses
produksi berlangsung. Untuk perakitannya semua
poros pasti bisa dipasangkan pada lubangnya.
Cara kedua ini yang dinamakan cara produksi dengan
sifatketertukaran. Keuntungan cara kedua adalah
proses produksi bisaberlangsung dengan cepat,
dengan cara mengerjakannya secara paralel,yaitu
lubang dan poros dikerjakan di mesin yang berbeda
dengan operatoryang berbeda. Poros selalu bisa
dirakit dengan lubang, karena ukuran
danpenyimpangannya sudah ditentukan terlebih
dahulu, sehingga variasiukuran bisa diterima asal
masih dalam batas ukuran yang telah
disepakati.Selain dari itu suku cadang bisa dibuat
dalam jumlah banyak, sertamemudahkan mengatur
proses pembuatan. Hal tersebut bisa terjadi
karenakomponen yang dibuat bersifat mampu tukar
(interchangeability). Sifat mampu tukar inilah yang
dianut pada proses produksi modern.
KELEBIHAN KONSEP INTERCHANGEABILITY
COMPONENT
Waktu perakitan dapat diturunkan karena tidak dilakukan lagi
percobaan pemasangan antara komponen-komponen mesin.
Operasi tambahan untuk membetulkan dimensi komponen yang
dirakit tidak diperlukan
Perakitan dapat dilakukan dengan cepat dan lancar sehingga waktu
produksi total menjadi relatif kecil
Untuk membuat sebuah mesin yang lengkap, maka tidak lagi
sebuah perusahaan membuat sendiri seluruh komponennya.
Sebagian komponen dapat dibuat di rempat lain berdasarkan
spesifikasi yang ditentukan
Suku cadang dapat dibuat dalam jumlah banyak, sehingga harga
mebjadi murah
Pengelolaan produksi menjadi lebih sederhana dan dipermudah
ASPEK GEOMETRIK DIANGGAP TIDAK
UTAMA/PENTING
Meskipun semua diperhatikan, tetapi tidak
semua ukuran, bentuk dan kekasaran setiap
komponen setiap bagian produk mesin
dianggap utama atau penting. Tergantung
pada fungsinya, banyak bagian komponen
yang geometriknya dianggap tidak utama atau
penting
Contoh :
Tebal pelat yang hanya berfungsi sebagai
penutup
Diameter dan posisi lubang pada pelat
penutup
Diameter poros pada bagian tengah yang
tidak bersatu dengan komponen lain
Ketegaklurusan dinding pemisah
ASPEK GEOMETRIK DIANGGAP UTAMyang A

Ditinjau dari aspek FUNGSI KOMPONEN


- Ketelitian gerakan dan atau kecepatan yang
diperlukan oleh komponen mesin yang
melakukan gerakan-gerakan kinematik (roda gigi,
ulir penggerak)
- Berat, volume atau momen inersia komponen
yang berputar dengan kecepatan tinggi yang
memerlukan penyeimbangah secara dinamik
- Kekuatan dan ketahanan lelah bagi momponen
dengan beban dinamik, kemudahan bergerak dan
umur komponen
Ditinjau dari SEGI PERAKITAN
Geometri bagian bagian yang menempel harus
direncanakan sedemikian rupa sehingga
didapatkan suatu kondisi pasangan atau suaian
seperti yang dikehendaki seperti :
- LONGGAR/CLEARANCE FIT (bebas bergerak)
- PAS/TRANSITION FIT(sempit, agak dipaksakan)
- PAKSA/INTERFERENCE FIT (dipaksa karena
sesungguhnya tidak bisa masuk secara wajar
Ditinjau dari segi PEMBUATAN
Untuk mempercepat proses produksi
(produksi massal),