Anda di halaman 1dari 26

TATAP MUKA KE X

TRANSLASI
TRANSLASI

Pengertian :
Translasi adalah suatu proses sintesis protein

Proses translasi terjadi di dalam protoplasma.


Komponen yang diperlukan :
> Asam inti ( ribosenucleic acid) :
* mRNA : mengandung kodon (kode jenetik ) untuk berbagai
asam amino , dan kodon tersebut dapat berinteraksi
dengan anti kodon yang ada di tRNA..
* rRNA terdiri dari unit kecil dan unit besar yang
mempunyai dua sisi ( P site dan A site)
*tRNA. : Mempunyai fungsi untuk mengikat asam amino
pada ujung ACC- tail.).
> Senyawa organik ( asam amino).
> Organel sel yang mentransfer dan mensekresikan hasil
translasi ( ER dan badan Golgy).
KODE KODE GENETIK (KODON)
SISTEM TRIPLET (HL.64)
TAHAPAN DALAM TRANSLASI
TAHAP
TERMINASI:
TAHAP 1. PERLU
TAHAP INISIASI: ELONGASI:
KODON
1. AKTIVASI 1.PEMBENTUKAN TERMINASI
2. INISIASI : RANGKAIAN (UAG, UGA, UAA
PERLU KODON POLIPEPTIDA ).
AUG 2. TRANSLOKASI
2. PERLU
RELEASE
FACTOR
TRANSLASI PADA PROKARIOTIK
Dalam proses translasi dibagi menjadi tiga tahap, yaitu:
1. Tahap inisiasi.
Pada tahap ini terdapat dua proses ,
a. Proses aktivasi.
Pada tahap ini terjadi pengikatan asam amino pada ACC
tail dari tRNAdengan bantuan enzim aminoacyl-tRNA
synthetase.
b. Proses inisiasi,
> Pada tahap ini dimualai dengan terikatnya IF (IF1, IF2, IF3
dan GTP pada rRNA unit kecil (30S).
- IF 3 membantu menempelnya rRNA unit kecil (30 S) pada
S- D sequence,
. - IF3 juga menghalangi ikatan antara rRNA unit kecil (30 S)
dengan rRNA unit besar ( 50S)
- IF1, IF2, dan GTP berikatan dengan fmeth-tRNA
fmeth-tRNA-IF2-GTP
(LANJUTAN)
* fmeth- tRNA-IF1- IF2 - GTP akan berikatan
dengan kompleks 30S IF3 mRNA pada S-D
sequence.
* Bila IF3 lepas dari kompleks tersebut diatas,
maka aminoacyl-tRNA akan berikatan dengan
inisiasi (AUG).
* Bila IF1, IF2, GDP, dan P lepas dari kompleks
30S mRNA, maka rRNA unit besar (50 S) akan
berikatan dengan rRNA unit kecil ( 30 S), dimana aa-
tRNA akan tepat menempel pada site P rRNA dengan
kodon AUG ( kodon inisiasi).
Catatan: Kadang-kadang pada bakteri juga menggunakan
kodon GUG, UUG, dan CUG sebagai kodon inisiasi
SKEMA TAHAP INISIASI
TAHAP INISIASI PADA TRASLASI
PROKARIOTIK
TAHAP-TAHAP DALAM PROSES INISIASI
DARI TRANSLASI PROKARIOTIK
TRANSLASI PRO (LANJUT)
TAHAP ELONGASI
2. Tahap Elongasi.
Merupakan tahap merangkai asam-asam amino yang telah oleh tRNA
sesuai dengan kodon pada mRNA.
a. Saat mettionil-tRNA berikatan dengan site P pada kodon AUG, maka
site A kosong sehingga dapat mengikat aatRNA baru yang telah berikatan
dengan EF-TU dan GTP ( misalnya : Gly TtRNA EF TU GDP +
P ).
b. Ikatan antar Gly-tRNA dengan site A akan terjadi bila molekul
tersebut telah melepaskan ikatannya dengan gugus EF-TU-
GDP.
c. Faktor elongasi Ts atau (EF-Ts) akan mengubah GDP menjadi
GTP , sehingga akan terbentuk EF-Ts-GTP dapat berikatan
dengan aatRNA yang baru..
d. Metionil pada site P akan berikatan dengan Gly pada site A
dengan bantuan enzim peptidyl transferase..
e. Selanjutnya tRNA pada site P akan melepaskan diri dan diikuti
berpindahnya tRNA dari site A ke site P. Proses ini disebut translokasi
dengan bantuan faktor translokasi ( T faktor) dan enzim peptidyl
PROSES TRANSLASI PADA
PROKARIOTIK
ELONGASI ( LANJUT)
TAHAPAN DALAM PROSES TRANSLASI PADA
PROKARIOTIK
TAHAP INISIASI DAN ELONGASI PROSES
TRANSLASI PADA PROKARIOTIK
3. Tahap Terminasi.
Merupakan tahap akhir dari proses tran slasi.
Pada tahap terminasi diperlukan :
1. Adanya kodon terminasi, yaitu UAG, UGA, dan
UAA .
2. Membutuhkan tiga macam release faktor (Rf)
, yaitu Rf1, Rf2, dan Rf3.
> Rf1, mengenal kodon UAA dan UAG
> Rf2, mengenal kodon UAA dan UGA.
> Rf1 dan Rf2 menginduksi terlepasnya
polipeptida dari tRNA di site P.
> Rf3, menginduksi terlepasnya ikatan rRNA
unit kecil (30S) dan rRNA unit besar ( 50S)
dari mRNA, serta terlepasnya tRNA dari site
Punit ribosome.
TAHAP TERMINASI PADA
TRANSLASI PROKARIOTIK
3. Tahap terminasi:
> Pada tahap ini diperlukan adanya kodon
terminasi , yaitu UAG, UGA, atau UAA ,
dan release factor ( RF1 , RF2, dan RF3)
> Kodon terminasi UAG dan UAA dikenal oleh
RF1.
> Kodon terminasi UGA dan UAA dikenal oleh
RF2..
> RF1 dan RF2 menginduksi terlepasnya
rangkaian polipeptida dari tRNA di site P
> RF3 menginduksi terlepasnya ikatan rRNA
unit kecil (30 S) dan unit besar (50 S) dari
mRNA, serta terlepasnya tRNA dari site P.
Ribosom.
CATATAN :
1. rRNA, tRNA, dan mRNA tersusun dari tiga
bagian, yaitu: leader (ujung 5), spaser, dan
trailer (diujung 3) .
2. pre-rRNA dan pre-tRNA akan mengalami
pemotongan.
> pre-rRNA akan dipotong-potong oleh
enzim Rnase.III
> pre-tRNA akan dipotong :
a. Pada leader oleh enz. RNase.P
b. Pada trailer oleh enz. Rnase. D.
3. mRNA tidak mengalami pemotongan, ( 1-2% dari RNA
sel)
> pada daerah leader mengandung S-D sequence.
> pada daerah trailer terdapat poly-A tail
CATATAN (LANJUTAN)
4. S-D sequence mempunyai susunan nukleotida
dengan basa-N: 5.UGGAGGU.3
dengan komplemen pada rRNA unit kecil dengan
susunan 3.ACCUCCA. 5
5. Kodon inisiasi pada prokariotik (bakteri) ada
beberapa, yaitu : AUG , GUG, (UUG,dan CUG
tetapi jarang )
TRANSLASI PADA EUKARIOTIK
Pada dasarnya sama dengan translasi pada
prokariotik, yaitu
1. prosesnya terjadi di dalam sitoplasma sel

2. akan menghasilkan protein.

3. kodon-kodon untuk semua asam amino sama


dengan pada prokariotik.(sebab kodon
bersifat universl)
TRANSKRIPSI DAN TRANSLASI
PADA EUKARIOTIK
PERBEDAAN TRANSLASI PADA
PROKARIOTIK EUKARIOTIK
1.Ribosome 70S ( 30S+50 1.Ribosome 80 S (40 S+
S) 60S)
2.Transkripsi dan translasi 2.Transkripsi dan translasi
bisa simultan. tidak simultan.
3.Translasi hanya
3.Translasi akan menghasil kan satu
menghasil kan beberapa
macam protein. macam pro tein.
4.ribosome unit kecil (30S) 4.Ribosome unit kecil (40S)
pada inisiasi akan menem pada inisiasi akanmenem
pel pada S-D seq . pel pada Cap.
5.Ada 3 macam faktor 5.Hanya mempunyai satu
inisiasi ( IF1, IF2, IF3) IF (eIF)
PERBEDAAN ( LANJUT)
PROKARIOTIK EUKARIOTIK

6. Ada 3 macam 6.ada satu macam


release factor ( RF1, release factor (eRF)
RF2, RF3). 7.Hasil translasi akan
7.Hasil translasi ditampung dalam ER
berupa formulasi2 dan akandisekresikan
protein tertentu. oleh badan Golgy.
1.Faktor fisik, misalnya : sinar, suhu dsb

2.Faktor chemis,misalnya : pH, senyawa


kimia( zat antibiotik)
BEBERAPA ZAT ANTIBIOTIK YANG
BERPENGARUH PADA PROSES TRANSLASI
ANTARA LAIN
1.Asam Fusidik, mencegah terlepasnya kompleks
EF-G GDP dari aatRNA.
2.Purimycin, strukturnya seperti aminoacyl
tRNA (aatRNA) , akan menyebabkan
terlepasnya rantai polipeptida sebelum
waktunya.
3.Streptomycin, berikatan dengan ribosomal unit
kecil (30 S), yang akan menyebabkan salah baca
pada kodon.
PENGARUH ZAT ANTIBIOTIK(LANJUT)

4. Chloramphenicol, akan berikatan dengan


ribosome unit 50 S, sehingga e.mencegah
ikatan aatRNA pada ribosom
5. Actinomycin D, akan berikatan dengan
guanine, sehingga mencegah pembentukan
mRNA oleh RNApolimeras.
6. Tetracyclin, mencegah terjadinya ikatan
antara aatRNA dengan rRNA unit 30S