Anda di halaman 1dari 32

PENGANTAR

PENYUSUNAN
RENCANA MUTU KONTRAK
(RMK)
DEFINISI :
Rencana Mutu : 44
(Lampiran 1 Permen PU. No. 04/PRT/M/2009)

Dokumen yang berisi prosedur dan


sumber daya yang diperlukan harus
diterapkan oleh siapa dan kapan pada
suatu proyek, produk, proses atau kontrak
tertentu
DEFINISI
1. Dokumen penjaminan mutu pelaksanaan
kegiatan kepada Unit Pelaksana Kegiatan yang
disampaikan pada rapat pra pelaksanaan/Rapat
Pendahuluan baik kegiatan konstruksi maupun
non konstruksi untuk mendapatkan
pengesahan.
2. Dokumen yang berisi prosedur dan sumber
daya yang diperlukan yang harus diterapkan
oleh penyedia jasa pada pelaksanaan pekerjaan
pada waktu tertentu.
DEFINISI (lanjutan)
3. Dokumen perencanaan pelaksanaan kegiatan
yang harus dilaksanakan oleh penyedia jasa,
agar mudah untuk melakukan pengendalian
sehingga tercapai sasaran atau target yang
telah ditetapkan.
4. Dokumen yang dinamis, dapat direvisi apabila
terjadi perubahan persyaratan dalam
pelaksanaan pekerjaan agar tetap memenuhi
persyaratan hasil pekerjaan
ACUAN PENYUSUNAN
1. Permen PU. No. 04/PRT/M/2009
2. StandarISO 10005 : 2005(E) (Quality
Management Systems-Guidelines for Quality
Plans
SCOPE RMK
Ruang lingkup dari RMK akan tergantung pada
beberapa faktor, antara lain :
1. Karakteristik proses dari kegiatan
2. Tingkat Mutu yang diinginkan.
3. Peraturan yang berlaku
PERAN RMK DALAM
RMP
PELAKSANAAN
PENGGUNA
KEGIATAN KONSTRUKSI JASA

KONTRAK KONTRAK

RMK

KONTRAKTOR KONSULTAN

RMK
RMK KONSULTAN
KONTRAKTOR PENGAWAS
TANGGUNG JAWAB PEMENUHAN MUTU
1. PENYEDIA JASA
Melakukan upaya pemenuhan mutu sesuai
dengan dokumen kontrak merupakan tugas dan
Tanggung Jawab Penyedia Jasa (Konsultan
/Kontraktor)
2. PENGGUNA JASA
Melakukan Pembinaan dan Pengawasan untuk
tercapainya pemenuhan mutu melalui
Penerapan RMK
INPUT RMK
Input untuk menyusun RMK antara lain :
1. kerangka acuan kerja (KAK), rencana kerja dan
syarat-syarat (RKS), spesifikasi teknis dan
kontrak yang disepakati
2. persyaratan yang tidak ditetapkan oleh
pengguna barang/jasa, tetapi diperlukan dalam
pelaksanaan proyek (persyaratan internal yang
ditetapkan oleh pimpinan badan usaha
penyedia jasa)
3. peraturan perundang-undangan yang berlaku di
wilayah yang terkait dengan pelaksanaan
proyek
SASARAN MUTU DALAM RMK
1. Dokumen RMK harus menyatakan dengan
jelas Sasaran Mutu apa yang akan dicapai
oleh kegiatan.
2. Harus menjelaskan : apa sasarannya,
bagaimana strategi untuk mencapai sasaran,
alat ukur dan frekuensi penilaian
ketercapaiannya.
3. Sasaran Mutu : Sesuatu yang dicari atau
dituju berkaitan dengan mutu dengan
memperhatikan kinerja proses / produk
selama ini.
TANGGUNG JAWAB MANAJEMEN
1. Sebaiknya Manajemen menetapkan siapa
yang menjadi Konseptor, pemeriksa dan
pengesahan RMK, termasuk yang melakukan
review dan sosialisasi RMK
2. Harus ada pengaturan. (sehingga ada
keseragaman dalam penerapan)
3. Konseptor sebaiknya memiliki kompetensi
PENETAPAN KOMPETENSI KONSEPTOR

1. Pernah mengikuti sosialisasi SMM


2. Mengetahui proses untuk menjalankan kegiatan
3. Mengetahui Dokumen Sistem Mutu (DSM) yang
tersedia termasuk persyaratan Peraturan &
Perundangan yang berlaku
4. Paham tentang Pengendalian Dokumen Sistem
Mutu dan Rekaman
5. Paham cara penyusunan RMK
PENGENDALIAN DOKUMEN DALAM RMK
1. Dokumen Sistem Mutu yang digunakan dalam
RMK harus dokumen yang berlaku dan terkini
2. Proses Pengendalian Dokumen Sistem Mutu
mengikuti Prosedur Pengendalian Dokumen
yang berlaku atau ditetapkan oleh Badan
Usaha (bila sudah ada)
PENGENDALIAN REKAMAN
RMK harus menyatakan Rekaman apa saja yang
harus dibuat sebagai bukti bahwa proses-proses
kegiatan telah dilaksanakan dan dipelihara
(Contoh Rekaman pelaksanaan
pemeriksaan/pengawasan).
1. bagaimana, dimana dan berapa lama disimpan.
2. dalam media apa disimpannya ?
3. metode apa yang digunakan untuk memastikan
bahwa Rekaman tersebut tersedia pada saat
dibutuhkan.
4. bagaimana aturan untuk penyimpanan dan
pemusnahan Rekaman.
SUMBER DAYA DALAM RMK
RMK harus merincikan Sumber Daya yang
diperlukan untuk melaksanakan kegiatan antara
lain :
1. Sumber Daya Manusia (Jumlah, persyaratan
kompetensi)
2. Sarana & Prasarana ( soft ware maupun hard
ware termasuk peralatan), jumlah termasuk
spesifikasinya
3. Lingkungan (K3, keamanan, lingkungan)
PERSYARATAN, SPESIFIKASI TEKNIS DALAM RMK

1. RMK harus menjelaskan Referensi dari


persyaratan-persyaratan atau Spesifikasi
Teknis yang digunakan
2. RMK harus menyatakan kapan, bagaimana
dan oleh siapa persyaratan khusus (bila ada)
akan ditinjau, termasuk juga bagimana hasil
review tersebut di recorded (simpan).
CUSTOMER COMMUNICATION
RMK harus menjelaskan :
1. Siapa yang bertanggung jawab dalam
berkomunikasi dengan pelanggan.
2. Apa media yang digunakan.
3. Proses untuk menindaklanjuti ketika ada
customer complaint.
MONITORING & PENGUKURAN
1. RMK harus menjelaskan proses monitoring dan
pengukuran (bila sesuai), dilakukan sebagai
objective evidence bahwa kesesuaian telah
dicapai.
2. RMK harus menetapkan :
a. Proses atau produk yang akan di monitor
atau diukur.
b. Tahapan mana saja.
c. Karakteristik mutu apa saja yang akan
dimonitor dan diukur.
d. Prosedur dan kriteria keberterimaan yang
digunakan.
AUDIT RMK
Pengguna Jasa dapat melakukan audit terhadap
Penerapan RMK untuk :
1. Memonitor penerapan dan keefektifan dari
RMK
2. Memonitor & verifikasi kesesuaian dari
Spesifikasi Teknis
3. Menyediakan asesmen independen yang
obyektif
TINJAUAN & PENGESAHAN RMK

Harus ada ketentuan siapa yang memeriksa


kecukupan RMK dan yang mengesahkan RMK
sesuai kewenangan yang ada di organisasi

Jenis Rencana Konseptor Pemeriksa Pengesah


Mutu
RMK PJT Badan Staf/AsistenPP PPK
Usaha K/Pengawas
PENERAPAN RMK
Organisasi harus mempertimbangkan hal
hal dibawah ini :
1. Distribusi dari RMK (harus paham siapa
yang terkait untuk melaksanakan dan
mengendalikan RMK).
2. Sosialisasi/penjelasan RMK.
3. Monitoring conformity (kesesuaian).
REVIEW DAN REVISI RMK
1. Organisasi harus mereview dan atau
merevisi RMK bila terjadi perubahan
perubahan pada inputan RMK.
2. Mekanisme penerbitan Revisi RMK harus
ada pengaturannya.
3. Semua dokumen yang kena dampak dari
perubahan tersebut, harus dilakukan
perubahan yang disesuaikan dengan
perubahan dalam RMK.
IMPROVEMENT RMK
Pengalaman didalam penerapan RMK harus
ditinjau dan informasi didapat harus dapat
digunakan sebagai perbaikan untuk RMK dimasa
yang akan datang atau SMM Penyedia Jasa itu
sendiri.
FORMAT
RENCANA MUTU KONTRAK
(RMK)
ISI RENCANA MUTU KONTRAK (RMK)
1. Umum/Latar Belakang
2. Informasi Kegiatan
3. Sasaran Mutu Kegiatan
4. Persyaratan Teknis dan Administrasi
5. Struktur Organisasi
6. Tugas, tanggung jawab dan wewenang
7. Bagan Alir Pelaksanaan Kegiatan
8. Jadwal Pelaksanaan Kegiatan
9. Jadwal Peralatan
10. Jadwal Material
11. Jadwal Personil
12. Jadwal Arus Kas
13. Rencana & metoda verifikasi, validasi, monitoring, evaluasi,
inspeksi dan pengujian & kriteria penerimaannya
14. Daftar Kriteria Penerimaan
15. Daftar Induk Dokumen
16. Daftar Induk Rekaman / Bukti Kerja
17. Lampiran
PENJELASAN ISI RMK
Isi Rencana Mutu Kontrak (RMK):
1. Latar Belakang yaitu latar belakang rencana kegiatan
yang akan dilaksanahan
2. Informasi Kegiatan yaitu penjelasan mengenai nama
paket kegiatan, kode dan nomor kontrak, sumber dana,
lokasi, lingkup pekerjaan, waktu pelaksanaan dan
penanggung jawab Penyedia Barang/Jasa;
3. Sasaran Mutu yang menguraikan target pencapaian mutu
yang terukur sesuai dengan KAK/RKS;
4. Struktur Organisasi yang berkaitan dengan pengawasan
pelaksanaan pekerjaan dari pihak Organisasi Unit
Pelaksana Kegiatan (SNVT/SKS/PPK) berikut organisasi
konsultan pengawas pekerjaan (bila ada pada pekerjaan
konstruksi) yaitu bagan struktur organisasi yang
menjelaskan keterkaitan pihak-pihak dalam pelaksanaan
kegiatan;
PENJELASAN ISI RMK (lanjutan)
5. Struktur Organisasi Penyedia Barang/Jasa yaitu bagan
organisasi penanggung jawab pelaksanaan pekerjaan
kontrak;
6. Tugas, tanggungjawab dan wewenang yaitu uraian
tugas, tanggungjawab dan wewenang masing-masing
kedudukan yg ada dalam struktur organisasi seperti
dalam butir 5);
7. Bagan alir pelaksanaan kegiatan yaitu urut-urutan
proses kegiatan dari tahap persiapan s/d tahap
penyerahan akhir hasil kegiatan, termasuk kegiatan
verifikasi, validasi, monitoring, evaluasi, inspeksi dan
pengujian (sesuai keperluannya);
8. Jadwal pelaksanaan kegiatan yaitu menguraikan
tahapan pelaksanaan sesuai dengan perencanaan
waktu, termasuk perencanaan bobot pekerjaan;
PENJELASAN ISI RMK (lanjutan)
9. Jadwal Peralatan yaitu menguraikan perencanaan
penggunaan peralatan yang diperlukan dalam setiap
tahapan kegiatan;
10. Jadwal Material yaitu menguraikan perencanaan
penggunaan bahan/material yang diperlukan dalam
setiap tahapan kegiatan;
11. Jadwal Personil yaitu menguraikan perencanaan
personil, tenaga ahli dan staff pendukung dalam setiap
kegiatan sesuai kompetensi yang dipersyaratkan;
12. Jadwal Arus Kas yaitu menguraikan perencanaan
penerimaan dan pengeluaran Uang sesuai dengan nilai
kontrak;
13. Rencana dan metoda verifikasi, validasi, monitoring,
evaluasi, inspeksi dan pengujian yang diperlukan beserta
kriteria penerimaannya;
PENJELASAN ISI RMK (lanjutan)
14. Daftar Kriteria Penerimaan yaitu menguraikan
ketentuan-ketentuan dari setiap tahapan proses dan
hasil pekerjaan sesuai dengan persyaratan (KAK,
spesifikasi teknis standar atau peraturan perundang-
undangan).
15. Daftar Induk Dokumen yaitu daftar dokumen (internal
dan eksternal) yang diacu dalam pelaksanaan kegiatan
berupa Standar Kerja, Prosedur Kerja, Instruksi Kerja
dan peraturan perundang-undangan yang berlaku dalam
rangka mencapai kesesuaian mutu yang dipersyaratkan;
16. Daftar Induk Rekaman yaitu daftar rekaman/bukti kerja
sebagai bukti bahwa proses/kegiatan telah
dilaksanakan;
KERANGKA BERFIKIR
PENYUSUNAN
RENCANA MUTU KONTRAK
(2) RUANG
(3) SASARAN LINGKUP
MUTU (15) DAFTAR
DOK.
(7) BAGAN ALIR
(16) DAFTAR
(5) STRUKTUR REKAMAN
ORGANISASI & (8) JADWAL
(6) TUGAS & KEGIATAN
T.JWB

(11) JADWAL (9) JADWAL (10) JADWAL (13) JADWAL


PERSONIL PERALATAN MATERIAL INSPEKSI/TEST

(14) DAFTAR
(12) JADWAL ARUS
KRITERIA
KAS
PENERIMAAN
SELAMAT MELAKSANAKAN
PRAKTEK PENYUSUNAN
RENCANA MUTU KONTRAK