Anda di halaman 1dari 16

PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN

Jamli, S. Sos. M. Si

Indonesia Raya

MERDEKA ATAU MATI !!!


BHINNEKA TUNGGAL IKA
BERBEDA-BEDA TETAPI TETAP SATU JUA
Pendidikan Kewarganegaraan - Jamli = Email : jamhut5@gmail.com 1
LATAR BELAKANG

PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DI INDONESIA SEJAK 1960-AN


SAMPAI SAAT INI

CIVICS/KEWARGAAN NEGARA SMA/SMP 62, SD 68, SMP 1969, SMA


1969
PENDIDIKAN KEWARGAAN NEGARA (PKN) SD 68, PPSP 73
PENDIDIKAN MORAL PANCASILA (PMP) SD, SMP,SMU 1975, 1984
PENDIDIKAN PANCASILA PT 1970-an -2000-an
PENDIDIKAN KEWIRAAN PT 1960-an -2001
PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN PT 2002 -Sekarang
PENDIDIKAN PANCASILA DAN SD, SMP, SMU 1994-Sekarang
KEWARGANEGARAAN (PPKn)
PENDIDIKAN KEWARGAAN IAIN/STAIN 2002 -sekarang
(rintisan)
PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN SD, SMP, SMU, PT
(PKn) (UU No.20 Thn
2003)

Pendidikan Kewarganegaraan - Jamli = Email : jamhut5@gmail.com 2


Kompetensi Mata Kuliah
Pendidikan Kewarganegaraan

Mahasiswa mampu menerima secara positif, dan


Menginterpretasi dasar-dasar kewarganegaraan
Indonesia
Memiliki wawasan berbangsa dan bernegara
Dengan nasionalisme yang tinggi serta mampu
menjadi lmuwan profesional yang berkebangsaan
dan cinta tanahair, demokratis yang berkeadaban;
Memiliki daya saing; berdisiplin; dan berpartisipasi
aktif dalam membangun kehidupan yang damai
berdasarkan sistem nilai Pancasila.
Pendidikan Kewarganegaraan - Jamli = Email : jamhut5@gmail.com 3
ALASAN
Mahasiswa adalah calon pemimpin
negara/penyelenggara negara dimasa depan

PERLU SOSIALISASI
CARA PENYELENGGARAAN NEGARA
WARGA NEGARA

KETAHANAN NASIONAL

TUMBUH SIKAP
BELA NEGARA

PROFESI HANKAM

Pendidikan Kewarganegaraan - Jamli = Email : jamhut5@gmail.com 4


1. Pendidikan Kewiraan
Pendidikan Kewiraan dimulai tahun 1973/1974, sebagai bagian dari
kurikulum pendidikan nasional, dengan tujuan untuk menumbuhkan
kecintaan pada tanah air dalam bentuk PPBN yang dilaksanakan
dalam dua tahap, yaitu tahap awal yang diberikan kepada peserta
didik SD sampai sekolah menengah dan pendidikan luar sekolah
dalam bentuk pendidikan kepramukaan, sedangkan PPBN tahap
lanjut diberikan di PT dalam bentuk pendidikan kewiraan.
2. Berdasarkan UU No. 20 tahun 1982 tentang Pokok-pokok
Penyelenggaraan Pertahanan dan Keamanan Negara ditentukan
bahwa:
a) Pendidikan Kewiraan adalah PPBN tahap lanjutan pada tingkat PT,
merupakan bagian tidak terpisahkan dari Penyelenggaraan
Sistem Pendidikan Nasional
b) Wajib diikuti seluruh mahasiswa (setiap warga negara).
Pendidikan Kewarganegaraan - Jamli = Email : jamhut5@gmail.com 5
3. SK Dirjen Dikti tahun 1993 menentukan bahwa Pendidikan
Kewiraan termasuk dalam kurikulum MKDU bersama-sama
dengan Pendidikan Agama, Pendidikan Pancasila, ISD, IAD, dan
IBD sifatnya wajib.
4. Kep. Mendikbud tahun 1994, menentukan:
a) Pendidikan Kewarganegaraan merupakan MKU bersama-sama
dengan Pendidikan Agama, dan Pendidikan Pancasila
b) Merupakan kurikulum nasional wajib diikuti seluruh
mahasiswa
5. Kep. Dirjen Dikti No. 19/Dikti/1997 menentukan antara lain:
a) Pendidikan Kewiraan termasuk dalam muatan PKn,
merupakan salah satu komponen yang tidak dapat dipisahkan
dari kelompok MKU dalam susunan kurikulum inti
b) Pendidikan Kewiraan adalah mata kuliah wajib untuk
ditempuh setiap mahasiswa pada Perguruan Tinggi

Pendidikan Kewarganegaraan - Jamli = Email : jamhut5@gmail.com 6


6. Kep. Dirjen Dikti No. 151/Dikti/Kep/2000 tanggal 15 Mei 2000 tentang
Penyempurnaan Kurikulum Inti MPK, menentukan:
a) Pendidikan Kewiraan termasuk dalam muatan PKn, merupakan salah
satu komponen yang tidak dapat dipisahkan dari kelompok MPK
dalam susunan kurikulum inti Perguruan Tinggi di Indonesia
b) Pendidikan Kewiraan adalah mata kuliah wajib untuk ditempuh
setiap mahasiswa pada Perguruan Tinggi untuk program diploma III,
& strata 1.

7. Kep. Dirjen Dikti No. 267/Dikti/kep/2000 tanggal 10 Agustus,


menentukan antara lain:
a) Mata Kuliah PKn serta PPBN merupakan salah satu komponen yang
tidak dapat dipisahkan dari MPK
b) MPK termasuk dalam susunan kurikulum inti Perguruan Tinggi
di Indonesia
c) Mata Kuliah PKn adalah MK wajib untuk diikuti oleh setiap
mahasiswa pada Perguruan Tinggi untuk program
Diploma/Politeknik, dan Program Sarjana.
Pendidikan Kewarganegaraan - Jamli = Email : jamhut5@gmail.com 7
8. Kep. Mendiknas No. 232/U/2000 tanggal 20 Desember 2000 tentang Pedoman
Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi dan Penilaian Belajar Mahasiswa
menentukan antara lain:
a) Kurikulum inti Program sarjana dan Program diploma, terdiri atas:
1.Kelompok Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian (MPK)
2.Kelompok Mata kUliah Keilmuan dan Keterampilan (MKK)
3.Kelompok Mata Kuliah Keahlian Berkarya (MKB)
4.Kelompok Mata Kuliah Perilaku Berkarya (MPB)
5.Kelompok Mata Kuliah Kehidupan Bermasyarakat (MKB)
b) MPK adalah kelompok bahan kajian dan pelajaran untuk mengembangkan
manusia Indonesia yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan YME dan
berbudi pekerti luhur, berkepribadian mantap, dan mandiri serta mempunyai
rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan.
c) Kurikulum inti merupakan kelompok bahan kajian dan pelajaran yang
harus dicakup dalam suatu program studi yang dirumuskan dalam kurikulum
yang berlaku secara nasional
d) MPK pada kurikulum inti yang wajib diberikan dalam kurikulum setiap program
studi/kelompok program studi terdiri dari bahasa Indonesia, Pendidikan
Pancasila, Pendidikan Agama, dan Pendidikan Kewarganegaraan.
e) MPK untuk PT berdasarkan UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan
Nasional terdiri dari Pendidikan Bahasa, Pendidikan Agama, dan Pendidikan
Kewarganegaraan
Pendidikan Kewarganegaraan - Jamli = Email : jamhut5@gmail.com 8
Perkembangan Materi Pendidikan Kewarganegaraan
1. Awal 1979, materi disusun oleh Lemhannas dan Dirjen Dikti yang terdiri dari
Wawasan Nusantara, Ketahanan Nasional, politik dan Strategi Nasional, Politik
dan Strategi Pertahanan dan Keamanan Nasional, sistem Hankamrata.Mata
kuliah ini bernama Pendidikan Kewiraan.
2. Tahun 1985, diadakan penyempurnaan oleh Lemhannas dan Dirjen Dikti, terdiri
atas pengantar yang bersisikan gambaran umum tentang bahan ajar PKn dan
interelasinya dengan bahan ajarmata kuliah lain, sedangkan materi lainnya tetap
ada.
3. Tahun 1995, nama mata kuliah berubah menjadi Pendidikan Kewarganegaraan
yang bahan ajarnya disusun kembali oleh Lemhannas dan Dirjen Dikti dengan
materi pendahuluan, wawasan nusantara, ketahanan nasional, politik strategi
nasional, politik dan strategi pertahanan dan keamanan nasional, sistem
pertahanan dan keamanan rakyat semesta.
4. Tahun 2001, materi disusun oleh Lemhannas dengan materi pengantar dengan
tambahan materi demokrasi, HAM, lingkungan hidup, bela negara, wawasan
nusantara, ketahanan nasional, politik dan strategi nasional
5. Tahun 2002, Kep. Dirjen Dikti No. 38/Dikti/Kep/2002 materi berisi pengantar
sebagai kaitan dengan MKP, demokrasi, HAM, wawasan nusantara, ketahanan
nasional, politik dan strategi nasional.
Pendidikan Kewarganegaraan - Jamli = Email : jamhut5@gmail.com 9
Landasan dan Tujuan Pendidikan Kewarganegaraan
1. Dasar Pemikiran
Setiap warga negara dituntut untuk dapat hidup berguna dan
bermakna bagi negara dan bangsanya, serta mampu mengantisipasi
perkembangan dan perubahan masa depannya. Untuk itu diperlukan
pembekalan IPTEKS yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan, nilai-
nilai moral, dan nilai-nilai budaya bangsa. Nilai-nilai dasar tersebut
berperan sebagai panduan dan pegangan hidup setiap warga negara
dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Dimana
yang menjadi Objek ada 2
a. Objek Material adalah segala hal yang berkaitan dengan
warga negara baik yang empirik maupun yang non empirik, yang
meliputi wawasan, sikap dan perilaku warga negara dalam
kesatuan bangsa dan negara.
b. Objek formal adalah Hubungan antara warga negara dengan
negara dan Pendidikan Pendahuluan Bela Negara.

Pendidikan Kewarganegaraan - Jamli = Email : jamhut5@gmail.com 10


2. Landasan Hukum
a) Amanah Pembukaan UUD 1945 yang termaktub pada alinea 2
dan 4 yang secara nilai mengandung cita-cita rakyat Indonesia
untuk hidup merdeka, berdaulat, adil dan makmur. Kemudian
dengan tujuan melindungi segenap bangsa Indonesia dan
seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan
umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut
melaksanakan ketertiban dunia.
b) Pasal UUD 1945, khususnya BAB XII PERTAHANAN dan
KEAMANAN NEGARA, pasal 30 ayat 1 dan 2.
c) Kepber Mendik dan Menhankam No.: 0028/U/1973 dan Kep. B.
43/XII/1973 (8-12-1973): Dipolakan penyelenggaraan
Pendidikan Kewiraan dan Pendidikan Perwira Cadangan di PT
mulai tahun 1973/1974.
d) UU No. 20/1982 Tentang Ketentuan Pokok SISHANKAMNEG:
pasal 18 tentang Hak dan Kewajiban WNI dalam bela negara
(PPBN).
Pendidikan Kewarganegaraan - Jamli = Email : jamhut5@gmail.com 11
e) UU No. 3 Tahun 2002 tentang PERTAHANAN NEGARA (sebagai
uu pelaksanaan pasal 30 UUD 1945) yaitu Pasal 9:
1. Ayat 1: Setiap warganegara berhak dan wajib ikut serta dalam
upaya bela negara yang diwujudkan dalam penyelenggaraan
pertahanan negara;
2. Ayat 2: Keikutsertaan warganegara dalam upaya bela negara,
diselenggarakan melalui: pendidikan kewrganegaraan, pelatihan
dasar kemiliteran wajib, pengabdian sebagai prajurit TNI secara
sukarela atau secara wajib, dan pengabdian sesuai profesi.
f) Skepber Mendik dan Menhankam No.: 061/U/1985 dan Kep.
002/II/1985 (1-2-1985): Pendidikan Kewiraan dimasukkan ke
dalam MKU yang diatur dalam Keputusan Mendik No.:
056/U/1994 dan dinyatakan sebagai MKW mahasiswa.
g) UU N0. 20/1989 tentang SISDIKNAS: Pasal 39 Isi kurikulum
setiap jenis, jalur, dan jenjang pendidikan wajib memuat pendidikan
Pancasila, Agama, dan Kewarganegaraan.
Pendidikan Kewarganegaraan - Jamli = Email : jamhut5@gmail.com 12
Tujuan Pendidikan Kewarganegaraan
Berdasarkan Kep. Dirjen Dikti No. 267/Dikti/2000, tujuan Pendidikan
Kewarganegaraan mencakup:
1. Tujuan Umum
Untuk memberikan pengetahuan dan kemampuan dasar kepada mahasiswa
mengenai hubungan antara warga negara dengan negara serta PPBN agar
menjadi warga negara yang diandalkan oleh bangsa dan negara.
2. Tujuan Khusus
a. Agar mahasiswa dapat memahami dan melaksanakan hak dan
kewajiban secara santun, jujur, dan demokratis serta ikhlas sebagawai
WNI terdidik dan bertanggung jawab.
b. Agar mahasiswa menguasai dan memahami berbagai masalah dasar
dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, serta dapat
mengatasinya dengan pemikiran kritis dan bertanggung jawab yang
berlandaskan Pancasila, Wawasan Nusantara, dan Ketahanan Nasional
c. Agar mahasiswa memiliki sikap dan perilaku yang sesuai dengan nilai-
nilai kejuangan, cinta tanah air, serta rela berkorban bagi nusa dan
bangsa.
Pendidikan Kewarganegaraan - Jamli = Email : jamhut5@gmail.com 13
Visi Pendidikan Kewarganegaraan
Pengembangan kepribadian yang menjadi sumber nilai dan
pedoman dalam pengembangan dan penyelenggaraan program
studi guna mengantarkan mahasiswa memantapkan kepribadiannya
sebagai manusia Indonesia seutuhnya.

Misi Pendidikan Kewarganegaraan


a. Membantu mahasiswa memantapkan kepriba-diannya agar
secara konsisten mampu mewujudkan :
b. Nilai-nilai dasar keagamaan dan kebudayaan,
c. Rasa kebangsaan dan
d. Cinta tanah air sepanjang hayat dalam menguasai, menerapkan
dan mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni yang
dimilikinya dengan rasa tanggungjawab.

Pendidikan Kewarganegaraan - Jamli = Email : jamhut5@gmail.com 14


Maksud Tujuan Pemberian Mata Kuliah Pendidikan Kewarganegaraan
1. Memberikan Pembelajaran tentang bentuk NKRI sudah final dan Tujuan
nasional didirikannya NKRI, wawasan nasional( dengan mengenal 50
masalah nasional ) sehingga mahasiswa mempunyai rasa nasionalisme
yang diperlukan bangsa dan negara RI
2. Memberikan pembelajaran tentang Ketahanan nasional, sehingga
mahasiswa sadar akan pentingnya menyiapkan diri agar dapat menjalankan
bela negara, bangsa dan agama.
3. Memberikan pembelajaran mengempati posisi pejabat negara seperti
menteri kabinet, kepala badan/lembaga tinggi pemerintahan dengan
menyampaikan satu masalah nasional untuk diseminarkan dalam kelas,
dihadapan mahasiswa lain yang bertindak selaku "kepala dinas propinsi"
atau anggota DPR yang akan mengkritisi paparan "menteri".
4. Memberikan pembelajaran agar mahasiswa dalam menyelesaikan berbagai
masalah nasional dan lokal di daerah, dapat menyelesaikan permasalahan
yang ada dengan cara pendekatan / pandang yang komprehensif,
integralistik, sistemik, holistik

Pendidikan Kewarganegaraan - Jamli = Email : jamhut5@gmail.com 15


TERIMA KASIH

Pendidikan Kewarganegaraan - Jamli = Email : jamhut5@gmail.com 16