Anda di halaman 1dari 40

TUTORIAL KLINIK

GIGI TIRUAN CEKAT (GTC)


Oleh :
Bayyin Bunayya C

Dosen Pembimbing :
Drg. Helmi Fathurrahman, Sp.Prost
Identifikasi Pasien
Rekam Medis : 13854
Nama Lengkap :Tn. DRG
Usia : 23 tahun
Jenis Kelamin : Laki-laki
Warga Negara : Indonesia
Alamat : Terboyo Wetan, Genuk Semarang
Agama : Islam
Tanggal Pemeriksaan : 10 Januari 2017
Keluhan Utama

Pasien datang dengan keluhan gigi geraham kecil kanan


atas hilang setelah dicabut 2 bulan yang lalu karena
rapuh.
Anamnesis

Pasien datang dengan keluhan gigi geraham kecil kanan


atas hilang setelah dicabut 2 bulan yang lalu karena gigi
rapuh. Pasien merasa kurang nyaman saat makan dan
merasa kurang percaya diri saat berbicara sehingga
pasien ingin dibuatkan gigi tiruan yang tidak bisa dilepas.
Pemeriksaan Objektif
Pemeriksaan Fisik
Tekanan darah : 120 / 80 mm/hg
Nadi : 70 x/menit
Respirasi : 16 x/menit
Temperatur : t.d.l
Berat badan : 60 kg
Tinggi badan : 170 cm
Riwayat Penyakit Sistemik
Penyakit Diabetes Melitus : d.t.a.k
Penyakit Darah Tinggi : d.t.a.k
Penyakit Gastrointestinal : d.t.a.k
Penyakit Jantung : d.t.a.k
Penyakit Lien : d.t.a.k
Penyakit Liver : d.t.a.k
Penyakit Ginjal : d.t.a.k
Riwayat Penyakit Sistemik
Penyakit Kulit : d.t.a.k
Penyakit Infeksi Menular : d.t.a.k
Penyakit Endokrin : d.t.a.k
Penyakit Paru-paru : d.t.a.k
Riwayat Perdarahan : d.t.a.k
Riwayat Allergi : d.t.a.k
Kehamilan : d.t.a.k
Epilepsi : d.t.a.k
Pemeriksaan Ekstra Oral

Inspeksi : diduga tidak ada kelainan


Palpasi : diduga tidak ada kelainan
Odontogram

18 17 16 15 14 13 12 11 21 22 23 24 25 26 27 28

48 47 46 45 44 43 42 41 31 32 33 34 35 36 37 38

Keterangan :
1. Gigi 14 : missing
2. Gigi 11 : karies media kavitas kelas III
Foto Klinis
Gigi 13
- karies : (-)
- mobilitas : 1 (normal)
Gigi 14
- missing
- jar. Periodontal : lesi
pada gingiva bag.
Buccal, palpasi (-)
Gigi 15
- karies : (-)
- mobilitas : 1 (normal)
Foto Rontgen
Mahkota : akar gigi 13
dan 14 terhadap
tulang alveolaris yaitu
1 1:1
Luas ligamen
periodontal gigi 13
1 dan 15 sama dengan
luas ligamen
periodontal gigi 14
Tidak terdapat lesi
periapikal
Dont Know
Definisi GTC
Indikasi dan kontraindikasi GTC
Macam GTC
Bagian bagian GTC
Preparasi GTC
GTC adalah suatu protesa yang seluruhnya dukungan
diperoleh dari gigi yang disemen secara permanen pada
posisinya dengan maksud untuk menahan pengganti gigi
yang hilang.

GTC terdiri dari :


- GTC mahkota (crown)
- Jembatan (bridge)
Indikasi GTC Kontraindikasi GTC
Menggantikan satu atau Jaringan periodontal
beberapa gigi yang hilang buruk / kurang memadai
Daerah tidak bergigi masih (keadaan tulang alveolar
dibatasi oleh gigi asli pada dan gigi tetangga yang
kedua sisinya goyang)
Gigi abutment harus sehat Memiliki kebiasaan buruk
dan jaringan periodontal (bruxism)
baik Kehilangan banyak gigi
Pasien kooperatif dan Gigi hipersensitif
memiliki motivasi dibuatkan
gigi tiruan OH buruk
OH baik
Fixed-fixed bridge
kedua konektor bersifat rigid.
dapat digunakan untuk gigi anterior / posterior
Fixed movable bridge :
hanya salah satu konektor yang bersifat rigid.
digunakan untuk gigi anterior / posterior.
dibuat bila terdapat kehilangan gigi lebih
dari 2
sehingga dapat mengurangi beban pengunyahan
(stress breaker).
Spring bridge :
pontic terletak jauh dari retainer dan dihubungkan dengan
lingual bar.
digunakan untuk kasus dimana gigi yang berdekatan
kurang mendukung untuk dijadikan abutment atau
sudutnya tidak memungkinkan dibuat pegangan.
Cantilever bridge :
satu ujung bridge melekat secara kaku pada retainer ,
sedang ujung lainnya bebas menggantung.
digunakan untuk gigi yang sedikit mendapat tekanan
kunyah.
Maryland / adhesive bridge :
gigi tiruan jembatan yang memiliki unsur pontik dan
retainer yang terbuat dari logam non mulia
cara pelekatannya dengan gigi sandaran berdasarkan
teknik Etsa Asam dan peletakan dengan mengunakan
semen Adhesif.
Komponen GTC
Gigi asli yang berada di sekitar area gigi yang hilang dan
digunakan sebagai penyangga GT.
Syarat
Gigi sudah erupsi total
Gigi vital > baik daripada gigi non vital
Dentin tebal
Poros tegak
Tidak luksasi
Perbandingan mahkota : akar optimal 2 : 3 atau min. 1 : 1
Membran periodontal sehat, sesuai hukum ante Luas
permukaan jaringan periodontal gigi abutment sama atau lebih
besar dari luas permukaan jaringan periodontal gigi yang akan
digantikan.
Bagian GTC yang menggantikan gigi asli yang hilang.
Desain pembuatan pontic memperhatikan : estetik, fungsi
asli gigi yang digantikan, kemudahan akses untuk
dibersihkan, kenyamanan pasien, dan menjaga keadaan
jaringan sekitar.
Kontakarea antara pontik dan ridge harus kecil dan
cembung.
Tidak ada ruang kosong antara pontik dan gusi pada bagian
labial.
Pontik kontak hanya dengan gingiva cekat dan tidak
melebihi mucogingival junction.
Macam design pontik
1. Kontak dengan ridge
Saddle / saddle ridge lap
Menggantikan seluruh kontur gigi yang hilang
Area kontak dengan puncak tulang alveolar sangat cembung
Menutupi bagian labial dan lingual puncak tulang alveolar
Tidak memiliki akses untuk dental floss susah dibersihkan
inflamasi
Modified ridge lap
Kombinasi pontik ridge lap dan hygienic
Pada bagian labial / buccal menutupi ridge dan bagian lingual /
palatal tidak berkontak dengan ridge
Estetik baik
Mudah dibersihkan
Untuk gigi I, C, P, M1
Conical
Memiliki 1 titik kontak pada titik tengah ridge
mudah dibersihkan
Baik digunakan untuk ridge yang sempit / pipih
Untuk gigi posterior
Ovate
Estetik baik
Dasar pontik membulat dan masuk ke dalam cekungan ridge
Mudah dibersihkan
Untuk gigi I, C, dan P RA
Tidak kontak dengan ridge
Hygienic / sanitary
Tidak berkontak dengan daerah edentulous ridge
Untuk gigi posterior yang tidak terlalu mengganggu estetik
Ketebalan pontik oclusogingival tidak boleh kurang dari 3 mm dan
cukup ruang untuk dibersihkan
Retainer
Merupakan bangunan logam tuang yang disementasikan
pada gigi penyangga untuk menahan GTC tetap pada
tempatnya. Retainer menghubungkan bridge dengan
abutment
Ekstracoronal : retainer yang meliputi bagian luar mahkota
gigi, dapat berupa full veneer crown retainer, partial veneer
crown retainer

Intracoronal : retainer yang meliputi bagian dalam mahkota


gigi penyangga, contoh: onlay, inlay MO/DO/MOD
Dowel crown : retainer yang retensinya berupa pasak
yang telah disemenkan ke dalam saluran akar post PSA.
Bagian GTC yang menghubungkan setiap unit dari GTC. konektor
dapat berupa hubungan antara retainer dengan pontic atau retainer
dengan retainer.
Hubungan pontic dengan retainer dpat berupa perlekatan dapat
berupa :
Rigid
Casting penyatuan 2 GTC dengan 1 kali proses tuangan
Soldering penyatuan 2 GTC dengan penambahan metal
alloy yang dipanaskan
Welding (pengelasan) dengan pemanasan dan atau
tekanan
Non Rigid
stress breaker 2 bagian saling terpisah
Loop konektor / spring bridge
Bagian incisal Menggunakan wheel bur, dikurangi
sekitar 2 mm
Bagianproksimal pengurangan awal menggunakan
bur wheel flat disc untuk menghilangkan titik kontak
dengan gigi sebelahnya Setelah cukup longgar
gunakan bur fissure tapered sebanyak 1,5 mm dengan
bentuk preparasi konvergen ke arah incisal 5.
Bagian labial menggunakan bur fissure pararel /
silindris sebanyak 2 mm mengikuti kecembungan gigi.
Bagian palatal menggunakan bur flame membentuk
cingulum dibagian servical sebanyak 1,5 mm.
Shoulderless / knife edge :
untuk gigi abutment yang tipis / GTC dengan retainer
yang terbuat dari bahan metal.
Shoulder :
tidak digunakan untuk retainer dengan bahan metal karena
tepi retainer dengan tepi gigi abutment sulit menutup secara
akurat / pas.
digunakan untuk bahan retainer yang membutuhkan
ketebalan tertentu, cth : bahan ceramic / ceramic-metal.
Chamfer :
menggunakan bur round edge (fissure tapered dengan ujung
membulat). Direkomendasikan untuk bahan metal finish line.
Desain GTC
Rencana Perawatan
Rencana perawatan GTC pada pasien menggunakan :
GTC 3 unit pada anterior-posterior
Abutment : gigi 13 dan 15
Retainer : full cast crown
Konektor : rigid (soldering)
Pontik : ovate
Preparasi akhiran : bentuk shoulder
Bahan GTC :Porcelain Fused Metal (PFM)
Cor stone gips 2x
Model 1 untuk Cetak RA dgn double
simulasi preparasi impression dan RB
Cetak RA Model 2 untuk dengan bahan
& RB pembuatan tiruan hidrokoloid
bridge malam ungu Preparasi Isi dengan stone gips
gigi (model kerja)
Pembuatan
provisoris bridge abutment
Pasang profisoris
bridge pada pasien
Kirim model kerja ke
laboratorium
Try in adaptasi
dan batas cop GTC
Kirim kembali ke
Try - in
lab untuk difacing
1 porselain
Pasang provisory
bridge kembali

Sementasi
sementara GTC
menggunakan
Try in 2 fregenol.
Observasi 1
minggu kemudian

Melihat adaptasi
GT. Ada keluhan /
Insersi tidak
semenstasi GIC
tipe I