Anda di halaman 1dari 13

DEBIT ANDALAN SUNGAI

By: Cut Suciatina Silvia, S.T.,M.T.


DEBIT ANDALAN

Debit andalan, biasanya dianalisis sebagai debit rerata untuk


periode 10 harian, setengah bulanan atau bulanan.
Debit andalan adalah debit minimum sungai untuk
kemungkinan terpenuhi yang sudah ditentukan dan dapat
dipakai untuk irigasi.
Analisis Debit andalan ada beberapa cara seperti Neraca Air
(NRECA), F.J. Mock dan Tank Model.
Secara umum analisis debit menggunakan metode empiris
adalah F.J Mock dimana merupakan Analisis keseimbangan air
untuk menghitung debit bulanan berdasar transformasi data
curah hujan bulanan dan data klimatologi.
PRINSIP METODE F.J MOCK
Menyatakan bahwa:

hujan yang jatuh pada daerah tangkapan air, sebagian akan hilang
akibat evapotranspirasi, sebagian akan langsung menjadi direct runoff
/limpasan langsung dan sebagian lagi akan masuk ke dalam
tanah/terinfiltrasi. Infiltrasi ini mula-mula akan menjenuhkan
permukaan tanah, kemudian terjadi perkolasi ke air tanah dan akan
keluar sebagai base flow.
hal ini yang disebut dengan keseimbangan antara air hujan yang jatuh
dengan evapotranspirasi, direct runoff dan infiltrasi.

Perkiraan besarnya debit sungai dengan metode Mock adalah


menggunakan metode simulasi run-off curah hujan, untuk masing-
masing catchment, kondisi iklim kelembaban tanah serta vegetasi land
use setempat, dengan
DEBIT ANDALAN dengan F.J MOCK
Analisis debit bulanan dengan F.J. Mock
Data yang dibutuhkan dan yang di analisis
1. Data curah hujan bulanan berupa jumlah hari hujan
data hujan merupakan data dari stasiun hujan yang mewakili kondisi
hujan di daerah tersebut atau stasiun hujan yang terdekat dengan
DAS.
2. Data klimatologi, yang menghasilkan analisis evapotranspirasi

Dari data jumlah hari hujan dan evapotranspirasi , hitung nilai:


Evapotranspirasi aktual
Mock menyarankan suatu metode untuk menghitung perbedaan
antara evapotranspirasi aktual dan potensial adalah:
Dimana:
E = Etoxm/20 (18-n) m =proporsi permukaan tanah yang tidak
E = ETo E ditutupi oleh vegetasi (20%);
n =jumlah hari hujan (bln);
E = evapotranspirasi aktual (mm/bln
DEBIT ANDALAN dengan F.J MOCK
Catatan:

nilai m (proporsi nilai permukaan tanah) merupakan nilai


taksiran berdasarkan peta tata guna lahan, dengan asumsi:

Nilai m Tata guna lahan


0% Untuk lahan dengan hutan lebat
10% - 40% Untuk lahan tererosi
30% - 50% Untuk lahan pertaniaan yang diolah
20% Untuk lahan yang tidak ditutupi vegetasi
DEBIT ANDALAN dengan F.J MOCK
3. data hujan bulanan, menghasilkan nilai curah hujan efektif
atau nilai Re

Dari nilai Re, hitung nilai Penyimpanan Kelembaban Tanah


(SMS) atau Soil Moisture Storage
SMS = ISM + Re E
Dimana:
ISM =kelembapan tanah awal 200 (mm/bln);
Re =curah hujan bulanan (mm/bln)
E = evapotranspirasi aktual (mm/bln)

4. Hitung nilai Kelebihan air atau Water Surplus (WS)


WS = ISM + Re E SMS
DEBIT ANDALAN dengan F.J MOCK
5. Hitung nilai Infiltrasi (Inf)
Inf = WS x IF
Dimana:
IF = Faktor Infiltrasi, digunakan 0,4

6. Hitung nilai Penyimpanan air tanah akhir bulan (G.STORt)


G. STORt = G.STOR(t-1) x Rc+ ((1+Rc)/2)x inf
Dimana:
G.STORt = volume air bulan ke t (mm/bln)
G.STORt -1 = volume air bulan ke t-1 (mm/bln)
Rc = konstanta pengurangan aliran, digunakan 0.6
7. Hitung nilai Limpasan Dasar (Qbase)
Qbase = inf- G.STORt + G.STOR(t-1)
DEBIT ANDALAN dengan F.J MOCK
5. Hitung nilai Limpasan permukaan (Qdirect)
Qdirect = Ws x (1-IF)

6. Hitung nilai Limpasan Hujan Sesaat sesaat (Qstrom)


Qstrom = Re x PF

Dimana:
PF = persentase hujan menjadi limpasa, digunakan 0,05
7. Hitung nilai Total Limpasan Hujan (Qtotal)
Qtotal = Qbase + Qdirect + Qstrom

8. Hitung nilai Debit Sungai (Qs)


Qs = Qtotal x A
Dimana:
A = Luas DAS (km2)
Hasil analisis debit andalan Sungai dengan menggunakan metode F.J.
Mock dapat dilihat pada tabel di bawah ini (contoh untuk 1 tahun):
Bulan
No. Keterangan
Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agust Sep Okt Nop Des
1 Curah hujan (R) 112.41 31.63 107.44 106.60 321.99 100.13 100.43 233.61 346.15 289.91 337.38 304.09
2 Hari hujan (n1) 6 3 8 9 16 7 8 11 18 13 11 11
Lahan tidak tertutup/tertutup
3 20% 20% 20% 20% 20% 20% 20% 20% 20% 20% 20% 20%
tumbuhan (m1)
4 Evapotranspirasi (ET0) 205.71 188.45 192.41 181.79 197.52 258.26 256.88 269.78 206.96 191.27 166.35 171.37
5 E 23.74 27.65 19.65 17.13 4.20 27.22 24.66 18.80 0.26 8.81 11.74 11.32
6 Evapotranspirasi aktual (E) 181.97 160.80 172.76 164.67 193.32 231.04 232.21 250.99 206.69 182.46 154.60 160.05
7 Kelembapan tanah awal (ISM) 200.00 200.00 200.00 200.00 200.00 200.00 200.00 200.00 200.00 200.00 200.00 200.00
8 Kelembapan tanah (SMS) 130.43 70.83 134.68 141.93 200.00 69.09 68.22 182.63 200.00 200.00 200.00 200.00
9 Kelebihan air (WS) 0.00 0.00 0.00 0.00 128.68 0.00 0.00 0.00 139.45 107.45 182.78 144.04
Konstanta pengurangan aliran
10 0.60 0.60 0.60 0.60 0.60 0.60 0.60 0.60 0.60 0.60 0.60 0.60
(RC)
11 Faktor Infiltrasi (IF) 0.40 0.40 0.40 0.40 0.40 0.40 0.40 0.40 0.40 0.40 0.40 0.40
12 Infiltrasi (Inf) 0.00 0.00 0.00 0.00 51.47 0.00 0.00 0.00 55.78 42.98 73.11 57.62
Daya tampung waktu t-1 (G. STOR(t-
13 36.00 21.60 12.96 7.78 4.67 43.98 26.39 15.83 9.50 50.32 64.58 97.24
1))

14 Daya tampung waktu t (G. STORt) 21.60 12.96 7.78 4.67 43.98 26.39 15.83 9.50 50.32 64.58 97.24 104.44
15 Besar limpasan dasar (Qbase) 14.40 8.64 5.18 3.11 12.16 17.59 10.55 6.33 14.96 28.73 40.45 50.42
Besar limpasan permukaan
16 0.00 0.00 0.00 0.00 77.21 0.00 0.00 0.00 83.67 64.47 109.67 86.43
(Qdirect)
Besar limpasan hujan sesaat
17 5.62 1.58 5.37 5.33 16.10 5.01 5.02 11.68 17.31 14.50 16.87 15.20
(Qstorm)
18 Besar limpasan (Qtotal) 20.02 10.22 10.56 8.44 105.47 22.60 15.58 18.01 115.94 107.69 166.99 152.05
19 Luas DAS (km2) 318 318 318 318 318 318 318 318 318 318 318 318
20 Debit rata-rata bulanan (m3/dt) 2.38 1.34 1.25 1.04 12.52 2.77 1.85 2.14 14.22 12.79 20.49 18.05
CONTOH Tabel Mock, debit rata-rata bulanan untuk 11 tahun
Tabel Debit rata-rata bulanan

Debit rata-rata bulanan


Tahun
Jan Feb Mar Apr Mei Juni Juli Agus Sept Okt Nov Des
1989 2.38 1.34 1.25 1.04 12.52 2.77 1.85 2.14 14.22 12.79 20.49 18.05
1990 1.82 1.18 0.64 0.39 0.26 0.21 0.27 0.17 0.11 0.29 9.98 13.46
1991 2.06 1.43 1.12 1.24 4.07 8.85 2.64 4.14 8.91 19.95 14.98 16.08
1992 2.06 1.33 1.14 1.30 2.71 16.39 3.97 11.54 4.90 4.36 24.97 26.21
1993 2.75 2.17 1.24 0.74 1.12 0.75 0.43 0.30 0.92 1.93 2.29 13.82
1994 2.17 1.66 1.43 1.00 0.61 0.66 0.78 0.43 0.87 0.69 10.89 2.11
1995 1.81 1.43 1.09 1.09 0.48 0.55 1.01 2.83 14.78 20.66 17.41 24.16
1996 2.23 1.99 1.62 0.88 0.62 0.71 0.33 0.91 1.22 0.87 0.57 0.76
1997 1.86 1.50 1.18 1.38 0.80 0.51 0.40 0.40 0.72 1.11 8.26 5.39
1998 2.23 1.40 1.03 4.88 3.36 7.94 2.54 5.82 2.33 5.41 29.98 17.89
1999 2.14 1.21 1.04 0.62 0.91 0.65 1.13 0.79 0.85 4.48 5.13 1.91
Hitung debit andalan (Qand), dengan cara rekap data debit dari
Mock (urutkan dari besar ke kecil), kemudian hitung Qand80%.

No Debit rata-rata bulanan Prob


Tahun
Urut Jan Feb Mar Apr Mei Juni Juli Agus Sept Okt Nov Des (%)
1 1989 2.75 2.17 1.24 0.74 1.12 0.75 0.43 0.30 0.92 1.93 2.29 13.82 8.33
2 1990 2.38 1.34 1.25 1.04 12.52 2.77 1.85 2.14 14.22 12.79 20.49 18.05 16.67
3 1991 2.23 1.40 1.03 4.88 3.36 7.94 2.54 5.82 2.33 5.41 29.98 17.89 25.00
4 1992 2.23 1.99 1.62 0.88 0.62 0.71 0.33 0.91 1.22 0.87 0.57 0.76 33.33
5 1993 2.17 1.66 1.43 1.00 0.61 0.66 0.78 0.43 0.87 0.69 10.89 2.11 41.67
6 1994 2.14 1.21 1.04 0.62 0.91 0.65 1.13 0.79 0.85 4.48 5.13 1.91 50.00
7 1995 2.06 1.43 1.12 1.24 4.07 8.85 2.64 4.14 8.91 19.95 14.98 16.08 58.33
8 1996 2.06 1.33 1.14 1.30 2.71 16.39 3.97 11.54 4.90 4.36 24.97 26.21 66.67
9 1997 1.86 1.50 1.18 1.38 0.80 0.51 0.40 0.40 0.72 1.11 8.26 5.39 75.00
10 1998 1.82 1.18 0.64 0.39 0.26 0.21 0.27 0.17 0.11 0.29 9.98 13.46 83.33
11 1999 1.81 1.43 1.09 1.09 0.48 0.55 1.01 2.83 14.78 20.66 17.41 24.16 91.67

Q80 % 1.835 1.304 0.8540.784 0.480 0.327 0.323 0.264 0.355 0.621 9.291 10.233
DEBIT INTAKE/DEBIT PENGAMBILAN

Debit intake adalah debit yang disadap dan kemudian dialirkan


ke dalam saluran irigasi untuk memenuhi kebutuhan air irigasi
saat menanam padi. Satuan debit intake ini adalah m3/det dan
dapat dihitung dengan rumus di bawah ini:

DR A
Q
1000
dimana:
Q = debit intake, m3/det;
DR = kebutuhan pengambilan, l/det/ha
A = luas areal irigasi, ha;
1/1000 = angka konversi satuan liter ke m3.
Selesai