Anda di halaman 1dari 50

Badan Pendidikan dan Pelatihan

Provinsi Jawa Timur

Diklat Pengembangan Kapasitas SDM


Sekretaris Desa
Pengelolaan Keuangan Desa

MATERI
PENYUSUNAN APB DESA
Tim Penyusun Materi IAI Wilayah Jawa Timur

2016
IAI Wilayah Jawa Timur
PERENCANAAN
PEMBANGUNAN DESA

PENGAWASAN DAN
EMBINAAN KEUANGAN DESA

PENGERTIAN
A P B D es
KEKUASAAN PENGELOLAAN
KEUANGAN DESA

STRUKTUR APBDes

TAHAP PENYUSUNAN APBDes

FORMAT APBDes

LATIHAN

CREATED BY KUSTORO
POKOK BAHASAN 4 : PENGELOLAAN KEUANGAN DESA

SUB POKOK BAHASAN 4.2 : PENYUSUNAN APB Desa

TUJUAN : Setelah pembahasan sub pokok bahasan ini, peserta


dapat:
1. menjelaskan konsepsi perencanaan pengelolaan
keuangan desa dengan benar;
2. Menjelaskan penyusunan Dokumen Rencana
Anggaran Biaya (RAB) desa
3. menjelaskan ketentuan penyusunan Anggaran dan
Belanja (APB) Desa dengan benar;
4. menjelaskan mekanisme, tugas, dan tanggungjawab
pelaku dalam penyusunan APB Desa dengan benar;
5. menjelaskan struktur APB Desa dengan benar;

WAKTU : 2 jam pelajaran @ 40 menit = 80 menit.

IAI Wilayah Jawa Timur


IAI Wilayah Jawa Timur
Company name

Apa yang anda ketahui tentang


Perencanaan Keuangan Desa ?

IAI Wilayah Jawa Timur


Company name

Apa yang anda ketahui tentang


Perencanaan Keuangan Desa ?

Perencanaan Keuangan Desa adalah


kegiatan untuk memperkirakan pendapatan
dan belanja Desa untuk kurun waktu
tertentu di masa yang akan datang.

IAI Wilayah Jawa Timur


Flowcart Perencanaan APBdes
Company name
Sekretaris Desa Kepala Desa BPD Camat Bupati/Walikota

Mulai

Ra nca nga n Ra nca nga n Ra nca nga n Ra nca nga n


RKPDesa Pera tura n Des a Pera tura n Des a Pera tura n Des a Pera tura n Des a
tenta ng APBDes a tenta ng APBDes a tenta ng APBDes a tenta ng APBDes a

Me mb u at Me n yampaikan Me n yampaikan Meneva luas i &


Ra n can gan Ra n can gan Proses Pembahasan Ra n can gan Meneta pka n
Pe ra tu ran Desa Pe ra tu ran Desa Ha s il Evalua si
Pe ra tu ranDesa
Te n ta ng
Rancangan Te n ta ng Ra nca ngan
Te n ta ng Peraturan Desa Pera turan Desa
APBDe sa APBDe sa Tenta ng
APBDe sa
Tentang APBDesa APBDes a

Ra nca nga n Ra nca nga n Me n ye p akati Ra nca nga n


Pera tura n Des a Pera tura n Des a Ra n can gan Pera tura n Des a Ha s i l Ra nca ngan
Pe ra tu ran Desa
tenta ng APBDes a tenta ng APBDes a Te n ta ng tenta ng APBDes a Pera tura n Des a
APBDe sa tenta ng APBDes a

Ra nca nga n
Pera tura n Des a
Rancangan
tenta ng APBDes a Peraturan Desa
Ya tentang
APBDesa sesuai?

Proses Pembahasan Tidak


Rancangan
Peraturan Desa
Tentang APBDesa 1
Kepada
Bupati/Walikoita Ra nca nga n
Melalui Camat Pera tura n Des a
tenta ng APBDes a

Ha s i l Eva l uas i
Ra nca nga n
APBDes a

Ra nca nga n
Pera tura n Des a
tenta ng APBDes a

Ha s i l Eva l uas i
Ra nca nga n
APBDes a

2. Pelaksanaan
IAI Wilayah Jawa Timur
MEKANISME, TUGAS, DAN TANGGUNGJAWAB PELAKU DALAM
PENYUSUNAN APB DESA
SEKRETARIS DESA
1. Menyusun Rancangan Peraturan Desa tentang APBDesa berdasarkan RKPDesa tahun berkenaan.
2. Menyampaikan rancangan Peraturan Desa tentang APBDesa kepada Kepala Desa.

KEPALA DESA
Rancangan peraturan Desa tentang disampaikan oleh Kepala Desa kepada Badan Permusyawaratan Desa
untuk dibahas dan disepakati bersama.

KEPALA DESA DAN BPD


Rancangan Peraturan Desa tentang APBDesa disepakati bersama paling lambat bulan Oktober tahun
berjalan.

BUPATI/WALIKOTA ATAU DIDELEGASIKAN KE CAMAT


1. Rancangan Peraturan Desa tentang APBDesa yang telah disepakati bersama disampaikan oleh
Kepala Desa kepada Bupati/Walikota melalui camat atau sebutan lain paling lambat 3 (tiga) hari sejak
disepakati untuk dievaluasi.
2. Bupati/Walikota menetapkan hasil evaluasi Rancangan APBDesa paling lama 20 (dua puluh) hari kerja
sejak diterimanya Rancangan Peraturan Desa tentang APBDesa.

KEPALA DESA
1. Menindaklanjuti hasil evaluasi Bupati/Walikota (melakukan perubahan seandainya harus dilakukan
perubahan)
2. Apabila tidak ditindaklanjuti oleh Kepala Desa, Bupati/Walikota/Camat membatalkan Rancangan
Peraturan
IAI APBDesa
Wilayah Jawa Timur dan Berlaku APBDesa Tahun Sebelumnya.
APBDesa adalah
rencana keuangan
tahunan Pemerintahan
Desa

RAB Desa adalah suatu


dokumen yang berisi
rincian kebutuhan dalam
kegiatan pelaksanaan, Laporan Realisasi dan
rincian komponen- Pertanggungjawaban
komponen (input) dan APB Desa
besaran biaya dari masing-
masing komponen suatu
kegiatan

Rencana Kerja
Pemerintah Desa,
(RKPDesa) adalah
penjabaran dari
Rencana
Pembangunan Jangka
Menengah Desa untuk
jangka waktu 1 tahun.
IAI Wilayah Jawa Timur
PERENCANAAN
KEUANGAN
DESA
Penyusunan Rencana Anggaran
a
Biaya (RAB)

Penyusunan Anggaran
b
Pendapatan dan Belanja Desa
(APB Desa)

IAI Wilayah Jawa Timur


MENYUSUN RAB
Rencana anggaran biaya yang selanjutnya disingkat RAB
adalah suatu dokumen yang berisi rincian kebutuhan dalam
kegiatan pelaksanaan, rincian komponen-komponen (input) dan
besaran biaya dari masing-masing komponen suatu kegiatan. RAB
mencakup penjabaran lebih lanjut dari unsur perkiraan biaya
(how much) dalam rangka pencapaian output kegiatan yang telah
direncanakan dalam APB Desa memuat antara lain:
1. Rincian aktivitas/belanja
2. Perhitungan harga satuan, volume, dan jumlah harga masing-masing
komponen
3. Jumlah total harga yang menunjukkan harga keluaran/output

IAI Wilayah Jawa Timur


MANFAAT DARI RENCANA ANGGARAN BIAYA
(RAB) UNTUK:

a. perbandingan secara berkala antara hasil nyata yang telah


tercapai dengan target.
b. menetapkan tujuan khusus operasional kegiatan dimasa yang
akan datang.
c. menetapkan gambaran taksiran biaya kegiatan.
d. menetapkan pengawasan terhadap semua kegiatan.
e. menetapkan suatu rencana biaya dalam pengelolaan
kegiatan.
f. mengadakan koordinasi semua jenis pekerjaan dalam
kegiatan.
g. pemeriksaan kualitas hasil kegiatan.

IAI Wilayah Jawa Timur


TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB PELAKU

Tim penyusun RKP/TPK


Meyusun RAB
Mengajukan SPP SEKRETARIS DESA
Memfasilitasi pengadaan Memverifikasi RAB
Barang dan Jasa Memverifikasi persyaratan
Mengerjakan Buku Kas pengajuan SPP
Pembantu Kegiatsn

BENDAHARA
Melakukan
pembayaran/pengeluaran KEPALA DESA
uang dari kas Desa Mengesahkan RAB
Mencatat transaksi dan Menyetujui SPP
menyusun Buku Kas Umum
Mendokumentasikan bukti
bukti pengeluaran

IAI Wilayah Jawa Timur


LANGKAH-LANGKAH PENYUSUNAN RAB

1. Menghimpun informasi yang dibutuhkan, meliputi :


a) Gambar (bila pekerjaan konstruksi);
b) Menyusun jenis, volume dan spesifikasi barang;
c) Menyesuaikan standar harga barang dan jasa yang telah
ditetapkan oleh pemerintah kabupaten; Sebelum menyusun RAB,
harus dipastikan tersedia data tentang standar harga barang dan
jasa yang dibutuhkan dalam pelaksanaan kegiatan
pembangunan. Standar harga dimaksud diperoleh melalui
survey harga di lokasi setempat (desa atau kecamatan
setempat). Dalam hal atau kondisi tertentu, standar harga untuk
barang dan jasa (tertentu) dapat menggunakan standar harga
barang/jasa yang ditetapkan Pemerintah Kabupaten/Kota.
d) Informasi yang berkaitan dengan faktor-faktor yang
mempengaruhi harga satuan material, harga satuan peralatan
dan harga satuan Upah.

IAI Wilayah Jawa Timur


LANGKAH-LANGKAH PENYUSUNAN RAB

2. Proses penyusunan rincian anggaran biaya


a. Menentukan tahapan pelaksanaan kegiatan;
b. Menjabarkan ruang lingkup masing-masing tahapan
kegiatan; Menguraikan kegiatan dalam struktur yang
lebih rinci dan menggambarkan riil kegiatan untuk
mencapai hasil kegiatan secara lebih optimal.
c. Menghitung volume masing-masing tahapan kegiatan;
d. Menganalisis dan menetapkan dengan standar diatas;
e. Membuat rincian anggaran biaya.

IAI Wilayah Jawa Timur


RENCANA ANGGARAN BIAYA
DESA KECAMATAN .
TAHUN ANGGARAN ................
BIDANG : ..............................
KEGIATAN : ..............................
WAKTU PELAKSANAAN : ..............................
RINCIAN PENDANAAN

HARGA
JUMLAH
NO. URAIAN VOLUME SATUAN
(Rp.)
(Rp.)
1 2 3 5 6

JUMLAH (Rp.)
IAI Wilayah Jawa Timur
XXIII. FORMAT RENCANA ANGGARAN DAN BIAYA (RAB)

RENCANA ANGGARAN BIAYA (RAB)


DESA : ......
KECAMATAN : ......
No.RAB : .....
KABUPATEN : ......
Bidang : .....
PROVINSI : ......
Kegiatan : .....

Harga Jumlah
URAIAN Volume Satuan Satuan Total Jumlah
Rp Rp
a b c d e = b x d f
1. BAHAN
1.1
1.2
1.3
1.4
1.
Sub Total 1) Rp - Rp -
2. ALAT
2.1
2.2
2.3
2.4
2.
Sub Total 2) Rp - Rp -
3. UPAH
3.1
3.2
3.3
3.
Sub Total 3 ) Rp - Rp -
Total Biaya
Keterangan :

Kategori Biaya
I-a Pembelian bahan hasil tenaga manusia
I-b Pembelian bahan hasil industri
II-a Pembelian alat tangan
II-b Pembelian / penyewaan alat mesin
III-a Pembayaran tenaga kerja untuk konstruksi
III-b Pembayaran tenaga untuk pengumpulan bahan

..,Tanggal.,.,
mengetahui :
Kepala Desa Tim Penyusun RKP Desa

IAI Wilayah Jawa Timur


(..) (..)
CATATAN
RAB ada dua yaitu
1. RAB Perencanaan Pembangunan yang menjadi RKP - APBDesa, yang
tanda tangan Kepala Desa dan Tim Penyusun RKP. Tujuannya untuk
mengidentifikasi kebutuhan per kegiatan.
2. RAB Pelaksanaan Keuangan Desa dibuat saat pencairan dan
pelaksanaan kegiatan yang tanda tangan Kepala Desa dan Pelaksana
Kegiatan. Tujuannya sebagai dasar laporan kegiatan

Perencanaan Pembangunan Pelaksanaan Kegiatan

mengetahui : Disetujui :
Kepala Desa Tim Penyusun RKP Desa Kepala Desa Tim Pelaksana Kegiatan

(.......................) (.......................) (.......................) (.......................)

IAI Wilayah Jawa Timur


KERJA KELOMPOK

Bagi peserta dalam beberapa kelompok


berdasarkan asal desa, masing-masing
mendiskusikan Penghitungan RAB

RAB disusun berdasarkan lembar kasus

Setelah selesai kerja kelompok, masing-masing


kelompok menukarkan hasil kerjanya dengan
kelompok lain, dan cermati serta berikan hasil
koreksi atau catatan anda
IAI Wilayah Jawa Timur
PROSES & TIME SCHEDULE PENYUSUNAN APB DESA

Yes Ditetapkan
-Evaluasi pelaksanaan RKP
Desa tahun sebelumnya
-Prioritas program, kegiatan Kepentingan
dan anggaran Umum dan
Peraturan
-Pelaksana kegiatan Desa BPD Bupati PerUUngan
Mengevaluasi
Penyepurnaan
Paling Lama No paling lama 7
Kesepakatan Paling Lambat
20 Hari kerja hari kerja
Okt Tahun Berjalan
sejak diterima

Paling Lambat
3 Hari Kerja sejak disepakati
Sekdes No Yes
Menyusun
RKPDesa Raperdes
Kades Pembatalan Perdes
APB Desa dan berlaku pagu Berlaku
Camat Wakil APB Desa
Bupati sebelumnya
Juli Mengevaluasi

Pengeluaran
Operasional
Ditetapkan Penyelenggaraan
Desa
Perdes
Pendelegasian melalui Perbup 7 Hari Kerja Setelah Pembatalan
Akhir September
Kades dan BPD
PP 43 Tahun 2014, Pasal 20-23 Permendagri 113 Tahun 2014 Mencabut Perdes
APB Desa

IAI Wilayah Jawa Timur


Pasal 33-34

a. keadaan yang menyebabkan harus dilakukan


pergeseran antar jenis belanja;
b. keadaan yang menyebabkan sisa lebih perhitungan
anggaran (SilPA) tahun sebelumnya harus digunakan
dalam tahun berjalan;
c. terjadi penambahan dan/atau pengurangan dalam
Alasan pendapatan desa pada tahun berjalan; dan/atau
d. terjadi peristiwa khusus, seperti bencana alam, krisis
politik, krisis ekonomi, dan/atau kerusuhan sosial yang
berkepanjangan;
e. perubahan mendasar atas kebijakan Pemerintah dan
Pemerintah Daerah.

a. 1 kali 1 tahun
b. Sesuai dengan Perubahan
penetapan Peraturan Desa
APBDesa

1. Bantuan APBD
akibat
Perubahan Propinsi/Kabupaten diatur Peraturan Kepala Desa
APBDesa 2. Hibah tentang Perubahan APBDesa
3. Bantuan Pihak ketiga

diinformasikan

BPD

Permendagri 114/2014
IAI Wilayah Jawa Timur

21
Perubahan APBDesa hanya dapat dilakukan 1 (satu) kali dalam 1
(satu) tahun anggaran. Tata cara pengajuan perubahan APBDesa
adalah sama dengan tata cara penetapan APBDesa.

Dalam hal Bantuan keuangan dari APBD Provinsi dan APBD


Kabupaten/Kota serta hibah dan bantuan pihak ketiga yang tidak
mengikat ke desa disalurkan setelah ditetapkannya Peraturan
Desa tentang Perubahan APB Desa, perubahan diatur dengan
Peraturan Kepala Desa tentang perubahan APBDesa. Perubahan
APBDesa tersebut diinformasikan kepada BPD.

IAI Wilayah Jawa Timur


IAI Wilayah Jawa Timur
IAI Wilayah Jawa Timur
IAI Wilayah Jawa Timur
IAI Wilayah Jawa Timur
IAI Wilayah Jawa Timur
PUNGUTAN DESA
(PERMENDESA 1/2015 PASAL 22-23)

Desa dilarang melakukan pungutan atas jasa layanan administrasi


yang diberikan oleh masyarakat desa
Jasa layanan administrasi meliputi:
a. Surat pengantar
b. Surat rekomendasi
c. Surat keterangan

Desa berwenang melakukan pungutan atas jasa usaha seperti


pemandian umum, wisata desa, pasar desa, tambatan perahu,
keramba ikan, pelelangan ikan, dan lain-lain

IAI Wilayah Jawa Timur


IAI Wilayah Jawa Timur
TATA CARA PENGANGGARAN BELANJA

a. Pegawai;
b. Barang dan Jasa
b. Barang dan Jasa
c. Modal.
c. Modal.
b. Barang dan Jasa
Kelompok Belanja Kegiatan
a. Penyelenggaraan Pemerintahan Desa; c. Modal.
b. Barang dan Jasa
b. Pelaksanaan Pembangunan Desa; Kegiatan
c. Modal.
b. Barang dan Jasa
RKPDesa c. Pembinaan Kemasyarakatan Desa; Kegiatan
c. Modal.
d. Pemberdayaan Masyarakat Desa; dan Kegiatan
e. Belanja Tak Terduga.
Kegiatan

Masa
bencana alam,
Keadaan Manfaat 12
sosial, kerusakan Keadaan
Luar Biasa Wabah
sarana dan Darurat
(KLB)
prasarana. Masa
Manfaat > 12
Dapat melakukan belanja yang belum tersedia
anggarannya
Sifat: tidak biasa, tidak diharapkan berulang, mendesak. Pengeluaran penghasilan tetap dan tunjangan
bagi
Keputusan Bupati/walikota Kepala Desa dan Perangkat Desa serta
tunjangan BPD
dianggarkan dalam belanja tidak terduga

Pasal 12-17 Permendagri 113 Tahun 2014

IAI Wilayah Jawa Timur


BELANJA DESA
Undang-Undang No. 6 Tahun 2014 Pasal 74

- Diprioritas utk Kebut. Pembangunan diputuskan melalui musy desa


- tetapi tidak terbatas pada kebutuhan:
a. Kebutuhan Primer;
b. Pelayanan Dasar;
c. Lingkungan;
d. Pemberdayaan Masy. Desa.

Dapat dialokasikan insentif bg RT/RW


- Kebutuhan primer adalah (membantu pelaks. tugas pelay. pem.,
sandang, pangan, papan; perenc., pemb., ketertiban, dan
- Pelayanan dasar adalah a.l. Pemberdayaan Masy. Desa.)
pendidikan, kesehatan, tidak terbatas adalah Kebut.
infrastruktur dasar. pemb.diluar pelayanan dasar yang
dibutuhkan masyarakat desa
IAI Wilayah Jawa Timur
31
BELANJA PEGAWAI BELANJA BARANG & JASA BELANJA MODAL

Jenis belanja pegawai, Belanja Barang dan Jasa Belanja Modal, digunakan
dianggarkan untuk digunakan untuk pengeluaran untuk pengeluaran dalam
pengeluaran penghasilan tetap pembelian/pengadaan barang rangka pembelian/pengadaan
dan tunjangan bagi Kepala yg nilai manfaatnya kurang dari barang atau bangunan yang
Desa dan Perangkat Desa 12 bulan. nilai manfaatnya lebih dari 12
serta tunjangan BPD. Insentif RT/RW adalah bantuan (dua belas) bulan
Belanja Pegawai dianggarkan uang untuk operasional Pembelian /pengadaan barang
dalam kelompok lembaga RT/RW dalam rangka atau bangunan digunakan
Penyelenggaraan membantu pelaksanaan tugas untuk kegiatan
Pemerintahan Desa, kegiatan pelayanan pemerintahan, penyelenggaraan kewenangan
pembayaran penghasilan tetap perencanaan pembangunan, desa.
dan tunjangan. ketentraman dan ketertiban,
Belanja pegawai serta pemberdayaan
pelaksanaannya dibayarkan masyarakat desa.
setiap bulan. Pemberian barang pada
masyarakat/kelompok
masyarakat dilakukan untuk
menunjang pelaksanaan
kegiatan.
IAI Wilayah Jawa Timur
BELANJA BARANG & JASA
Belanja barang dan jasa antara lain :
a. alat tulis kantor;
b. benda pos;
c. bahan/material;
d. pemeliharaan;
e. cetak/penggandaan;
f. sewa kantor desa;
g. sewa perlengkapan dan peralatan kantor;
h. makanan dan minuman rapat;
i. pakaian dinas dan atributnya;
j. perjalanan dinas;
k. upah kerja;
l. honorarium narasumber/ahli;
m. operasional Pemerintah Desa;
n. operasional BPD;
o. insentif Rukun Tetangga /Rukun Warga;
p. pemberian barang pada masyarakat/kelompok masyarakat.
IAI Wilayah Jawa Timur
OBJEK BELANJA MODAL (kegiatan
penyelenggaraan kewenangan desa) :

1. Belanja bentuk tanah;


2. Belanja peralatan dan mesin;
3. Belanja gedung dan bangunan;
4. Jalan;
5. Irigasi;
6. Jaringan dalam skala desa;

IAI Wilayah Jawa Timur


BELANJA TAK TERDUGA
1 Dalam keadaan darurat dan/atau KLB, pemerintah
Desa dapat melakukan belanja yang belum tersedia
anggarannya.
2 Keadaan darurat dan/atau KLB merupakan keadaan
yang sifatnya tidak biasa atau tidak diharapkan
berulang dan/atau mendesak.
3 Keadaan darurat yaitu antara lain dikarenakan bencana
alam, sosial, kerusakan sarana dan prasarana.
4 Keadaan luar biasa karena KLB/wabah.
5 Keadaan darurat dan luar biasa ditetapkan dengan
Keputusan Bupati/walikota.
6 Kegiatan dalam keadaan darurat dianggarkan dalam
belanja tidak terduga.
IAI Wilayah Jawa Timur
IAI Wilayah Jawa Timur
TATA CARA PENGANGGARAN PEMBIAYAAN

pelampauan penerimaan menutupi defisit anggaran


Penerimaan: pendapatan terhadap mendanai pelaksanaan kegiatan lanjutan
a. Sisa lebih perhitungan belanja, mendanai kewajiban lainnya yang sampai
anggaran (SiLPA) tahun Penghematan belanja, dengan akhir tahun anggaran belum
sebelumnya; sisa dana kegiatan lanjutan. diselesaikan.
b. Pencairan Dana Cadangan;
c. Hasil penjualan kekayaan
desa yang dipisahkan. untuk menganggarkan pencairan dana cadangan dari rekening
dana cadangan ke rekening kas Desa dalam tahun anggaran berkenaan

untuk menganggarkan hasil penjualan kekayaan desa yang dipisahkan


RKPDesa

untuk mendanai
bersumber dari penyisihan Perdes:
kegiatan yang
atas penerimaan Desa, penetapan tujuan pembentukan dana
penyediaan
kecuali bantuan khusus cadangan;
dananya
ditempatkan pada rekening b. program dan kegiatan yang akan
multiyears
tersendiri dibiayai dari dana cadangan;
penganggaran tidak melebihi c. besaran dan rincian tahunan dana
masa jabatan Kepala Desa cadangan yang harus dianggarkan;
d. sumber dana cadangan; dan
Pengeluaran: e. tahun anggaran pelaksanaan dana
a. Pembentukan Dana cadangan.
Cadangan
b. Penyertaan Modal Desa. BUMDes

IAI Wilayah Jawa Timur


Pasal 18-19 Permendagri 113 Tahun 2014
IAI Wilayah Jawa Timur
IAI Wilayah Jawa Timur
IAI Wilayah Jawa Timur
IAI Wilayah Jawa Timur
Lampiran Struktur APB Desa

IAI Wilayah Jawa Timur


CURAH PENDAPAT

Apakah peraturan desa yang memungut jasaya


layanan desa (surat keterangan, surat pengantar,
surat rekomendasi) boleh dilakukan?

Apakah PERDES yang berisi pungutan sebesar 1 % dari


Harga jual tanah apakah diperbolehkan? Jelaskan alasannya

Apakah penggunaan tanah bengkok (tanah kas desa) 100%


untuk kepentingan kepala desa dan perangkat desa bisa
menyejahterakan masyarakat desa?

IAI Wilayah Jawa Timur


FORMAT APBDesa

IAI Wilayah Jawa Timur


FORMAT
ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DESA
PEMERINTAH DESA .......................
TAHUN ANGGARAN .................

KODE
REKENING URAIAN ANGGARAN KETERANGAN
(Rp)
1. PENDAPATAN
1.1 Pendapatan Asli Desa
1.1.1 Hasil Usaha
1.1.2 Hasil Aset
1.1.3 Swadaya dan Partisipasi
1.1.4 Gotong Royong
1.1.5 Lain-lain Pendapatan Asli Desa yang sah

1.2 Pendapatan Transfer


1.2.1 Dana Desa
1.2.2 Bagian dari hasil pajak & retribusi daerah Kab/kota
1.2.3 Alokasi Dana Desa
1.2.4 Bantuan Keuangan
1.2.4.1 Bantuan Provinsi
1.2.4.2 Bantuan Kabupaten/Kota

1.3 Pendapatan lain lain


1.3.1 Hibah
1.3.2 Sumbangan dari pihak ke - 3 yang tidak mengikat
1.3.3 Hasil kerjasama dengan pihak ke-3
1.3.4 Bantuan perusahaan yang berlokasi di Desa
JUMLAH PENDAPATAN
IAI Wilayah Jawa Timur
2. BELANJA
2.1 Bidang Penyelenggaraan Pemerintahan Desa
2.1.1 Penghasilan Tetap dan Tunjangan
2.1.1.1 Belanja Pegawai
- Penghasilan Tetap Kepala Desa dan Perangkat
- Tunjangan Kepala Desa dan Perangkat Desa
- Tunjangan BPD

2.1.2 Operasional Perkantoran


2.1.2.2 Belanja Barang dan Jasa :
- Alat Tulis Kantor
- Benda Pos
- Pakaian Dinas dan Atribut
- Pakaian Kerja
- Alat dan Bahan Kebersihan
- Perjalanan Dinas
- Pemeliharaan
- Air, Listrik, dan Telepon
- Honor
- dst.....................

2.1.2.3 Belanja Modal


- Komputer
- Meja dan Kursi
- Mesin Tik
- dst.........................

2.1.3 Operasional RT/RW


2.1.3.2 Belanja Barang dan Jasa:
- ATK
- Penggandaan
-
IAI Wilayah Jawa Timur Konsumsi Rapat
- dst.....................
2.2 Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa
2.2.1 Perbaikan Saluran Irigasi
2.2.1.3 Belanja Modal
- Semen
- Material
- dst .................

2.2.1.2 Belanja Barang dan Jasa


- Upah Kerja
- Honor
- dst................................................

2.2.2 Pengaspalan Jalan Desa


2.2.2.3 Belanja Modal
- Aspal
- Pasir
- dst .................

2.2.2.2 Belanja Barang dan Jasa


- Upah Kerja
- Honor
- dst.....................

2.2.3 Kegiatan..........................

2.3 Bidang Pembinaan Kemasyarakatan


2.3.1 Kegiatan ................................................
2.3.1.2 Belanja Barang dan Jasa :
- Honor Pelatih
- Konsumsi Peserta
- Alat Pelatihan
- dst.......................

2.3.2 Kegiatan ..........................................................

2.4 Bidang Pemberdayaan Masyarakat


2.4.1 kegiatan ............................................................
2.4.1.2 Belanja Barang dan Jasa
- Honor Pelatih
- Alat dan Bahan Pelatihan
- dst..........................

2.4.2 Kegiatan.........................................

IAI Wilayah Jawa Timur


2.5 Bidang Tak Terduga
2.5.1 Kegiatan ............................................................
2.5.1.2 Belanja Barang dan Jasa
- Masker penyaring udara
- Honor Tim
- dst..........................

2.5.2 Kegiatan.........................................

JUMLAH BELANJA

SURPLUS/DEFISIT

3. PEMBIAYAAN
3.1 Penerimaan Pembiayaan
3.1.1 SiLPA
3.1.2 Pencairan Dana Cadangan
3.1.3 Hasil Kekayaan Desa yang dipisahkan
JUMLAH (Rp.)

3.2 Pengeluaran Pembiayaan


3.2.1 Pembentukan Dana Cadangan
3.2.2 Penyertaan Modal Desa
JUMLAH (Rp.)

DITETAPKAN DI ..........................................................

TANGGAL,..............................

KEPALA DESA ....................


IAI Wilayah Jawa Timur
TTD
(...........................)
DISKUSI

Bagaimana cara membuat


RAB yang tepat untuk
pembangunan gedung?

IAI Wilayah Jawa Timur


49
TERIMA KASIH
IKATAN AKUNTAN INDONESIA
Wilayah Jawa Timur
Grha IAI Jatim
Jl Raya Ngagel 143 D Surabaya
Jawa Timur 60246
website: www.iaijawatimur.com
email: iai.jawatimur@yahoo.com
Tel (031) 5021125; Fax (031) 5034633

IAI Wilayah Jawa Timur