Anda di halaman 1dari 20

Dosen Pengampu :

Dr. Pompong B. Setiadi, SE., MM


Modal kerja adalah seluruh aktiva
yang tertanam pada aktiva lancar,

aktiva lancar terdiri antara lain kas,


piutang, persediaan, biaya dibayar
dimuka.

Modal kerja merupakan aktiva jangka


pendek yang digunakan untuk
kebutuhan operasional sehari-hari.
Modal kerja kotor, yaitu sama dengan
jumlah aktiva lancar.

Modal kerja bersih, yaitu sama


dengan jumlah aktiva lancar
dikurangi dengan jumlah utang
lancar.
Berdasarkan prosentase penjualan:
Aktiva lancar t
Kebutuhan modal kerja = --------------------x Penjualan t+1
Penjualan t

Berdasarkan perputaran kas :

Kebutuhan modal kerja = Pengeluaran kas rata-rata x


Periode terikatnya modal kerja
Bedasarkan laporan keuangan PT PJB 2009, jika tahun
2010 perusahaan merencanakan penjualan sebesar Rp
10.000 mlyr, maka modal kerja yang dibutuhkan adalah:

Rp 7.314 mlyr
Keb. modal kerja =---------------------- x Rp 10.000 mlyr
Rp 10.796 mlyr

= Rp 6.774 mlyr
Berdasarkan informasi laporan keuangan PT PJB 2009, maka
kebutuhan modal kerja (milyar) adalah:
Rp 10.796
Perputaran modal kerja = ---------------------------------------- = 1,7
(Rp 5.368 + Rp 7.314)/2
360 hari
Periode terikat modal kerja = ---------------- = 212 hari
1,7
Rp 9.427
Peng.kas rata-rata per hari = --------------- = Rp 26 mlyr
360

Kebutuhan modal kerja = 212 x Rp 26 mlyr = Rp 5.512 mlyr


a) Modal Kerja Permanen
Modal kerja yang menunjukkan kebutuhan minimum
sejumlah kas, piutang, persediaan yang harus tersedia
untuk menjalankan kegiatan perusahaan setiap saat.

b) Modal Kerja Variabel


Modal kerja yang menunjukkan tambahan aktiva lancar
diatas kebutuhan minimum.

Tambahan diatas kebutuhan minimum tersebut harus


dipersiapkan untuk mendukung saat saat penjualan
mencapai puncaknya.

Ketika terjadi peningkatan penjualan, diperlukan modal


kerja tambahan untuk mendukung penjualan tersebut.
Menjaga tingkat keamanan likwiditas perusahaan
Yaitu agar perusahaan dapat memnuhi kewajiban yang
harus segera di bayar.

Dengan modal kerja yang cukup perusahaan


perusahaan dapat menjalankan kegiatan sehari-hari
dengan baik dan lancar.

Meminimumkan risiko
Untuk menjaga keseimbangan antara aktiva lancar
dengan utang jangka pendek, sehingga tidak terjadi
kelebihan modal kerja maupun kekurangan modal
kerja.
1. Volume Penjualan
Penjualan merupakan faktor utama yang mempengaruhi
kebutuhan modal kerja.

Semakin tinggi volume penjualan semakin banyak


modal kerja yang diperlukan.

2.Teknologi yang digunakan


Teknologi yang digunakan, khususnya yang
berhubungan dengan proses produksi, akan mempunyai
pengaruh penting terhadap kebutuhan modal kerja.

Perusahaan yang memiliki teknologi yang dapat


memproses dengan waktu yang cepat akan memerlukan
modal kerja lebih sedikit dibandingkan perusahaan
memerlukan pemrosesan lama.
3. Kebijakan Perusahaan
Kebijakan yang diambil perusahaan akan berpengaruh
terhadap penentuan kebutuhan modal kerja.

Misalnya perusahaan merubah kebijakan penjualannya dari


penjualan tunai menjadi penjualan kredit akan memerlukan
tambahan modal kerja.

4. Jangka Waktu Keterikatan Dana dalam Modal Kerja


Periode keterikatan dalam modal kerja juga akan
berpengaruh terhadap jumlah kebutuhan modal kerja.

Semakin lama jangka waktu keterikatan dana dalam modal


kerja akan semakin banyak diperlukan modal kerja.

5. Musim
Fluktuasi musim dalam permintaan produk yang
dihasilkan juga akan mempunyai pengaruh terhadap
kebutuhan modal kerja.
Sebuah perusahaan industri kecil yang
menghasilkan makanan merencanakan untuk
memproduksi dan menjual produk setiap
harinya 100 unit.

Data yang berhubungan dengan produksi adalah


sebagai berikut:
Hari Kerja dalam 1 bulan 25 hari.
Proses produksi memerlukan waktu 3 hari.
Biaya produksi setiap unit produk jadi adalah:
3 Kg bahan baku x, seharga Rp. 2.500/Kg.
2 Kg bahan baku y, seharga Rp. 1.000/Kg
Upah tenaga kerja langsung sebesar Rp. 2.500/unit
Biaya overhead pabrik Rp. 1.250.000/bulan
Biaya administrasi dan pemasaran Rp. 5.000.000,-/Bulan
Bahan baku x harus disimpan terlebih dahulu digudang
selama 7 hari sebelum diproses, sedangkan bahan
baku y langsung diproses tanpa harus menyimpan
digudang.

Produk jadi setelah diproses harus disimpan terlebih


dahulu selama sehari, sebelum dijual.

Penjualan dilakukan secara kredit dengan jangka


waktu pembayaran selama 5 hari.

Perusahaan menentukan persediaan kas minimum Rp.


2.000.000,-
Kebutuhan uang kas setiap hari:
Bahan Baku x = 100 x 3 x Rp. 2.500,- = Rp. 750.000,-
Bahan Baku Y = 100 x 2 x Rp. 1.000,- = Rp. 200.000,-
Upah langsung = 100 x Rp. 3.000,- = Rp. 300.000,-
B. overhead pabrik = Rp.1.250.000/25 hr = Rp. 50.000,-
B. Adm & Pemasaran = Rp.5.000.000/25hr= Rp. 200.000,-

Kebutuhan uang kas setiap hari Rp1.500.000,-


Bahan Baku X

Disimpan di gudang = 7 hari


Proses produksi = 3 hari
Menyimpan produk jadi = 1 hari
Pengumpulan piutang = 5 hari

Periode perputaran dana u/BB X =16 hari


Bahan Baku Y

Proses produksi = 3 hari


Menyimpan produk jadi = 1 hari
Pengumpulan piutang = 5 hari

Periode perputaran dana u/B.Baku Y= 9 hari


Upah Langsung, Overhead, Adm & Pemasaran:

Proses produksi = 3 hari


Menyimpan produk jadi = 1 hari
Pengumpulan piutang = 5 hari

Periode perputaran dana = 9 hari


Bahan Baku x= 16 x Rp. 750.000,- = Rp. 12.000.000,-
Bahan Baku Y= 9 x Rp. 200.000,- = Rp. 1.800.000,-
Upah langsung = 9 x Rp. 300.000,-= Rp. 2.700.000,-
Bi. overhead pabrik=9 x Rp.50.000 = Rp. 450.000,-
Bi Adm & Pemasaran= 9 x Rp.200.000= Rp. 1.800.000,-

Total = Rp. 18.750.000,-


Kas minimum = Rp. 2.000.000,-

Jumlah Kebutuhan Modal Kerja = Rp.20.750.000,-


TERIMA
KASIH
..
Perusahaan perakitan yang menghasilkan
mainan anak merencanakan untuk memproduksi
dan menjual produk setiap harinya 1000 unit.

Data yang berhubungan dengan produksi adalah


Hari Kerja dalam 1 bulan 20 hari.
Proses produksi memerlukan waktu 2 hari.
Biaya produksi setiap unit produk jadi adalah:
3 unit bahan baku x, seharga Rp. 3.500/Kg.
2 unit bahan baku y, seharga Rp. 2.000/Kg
Upah tenaga kerja langsung sebesar Rp. 5.000/unit
Biaya overhead pabrik Rp. 2.500.000/bulan
Biaya administrasi dan pemasaran Rp. 6.000.000,-/Bulan
Bahan baku x harus disimpan terlebih dahulu digudang
selama 5 hari sebelum diproses, sedangkan bahan baku y
langsung diproses tanpa harus menyimpan digudang.

Produk jadi setelah diproses harus disimpan terlebih dahulu


selama sehari, sebelum dijual.

Penjualan dilakukan secara kredit dengan jangka waktu


pembayaran selama 10 hari.

Perusahaan menentukan persediaan kas minimum Rp.


3.000.000,-

Pertanyaan :
Hitung Kebutuhan Modal Kerja yang diperlukan perusahaan tsb.