Anda di halaman 1dari 17

Jurkep, oktober 2015

ISU ISU PEMBERDAYAAN


MASYARAKAT
oleh:
I wayan mustika
Konsep Pemberdayaan
Munculnya istilah pemberdayaan (empowerment)
th. 1980,
Dilatarbelakangi oleh adanya kelompok
ketidakmampuan== perlu kekuatan dari luar
Konsep ini merupakan kritik thd pembangunan yg
menimbulkan adanya ketimpangan:
a. Ekonomi
b. Sosial
c. politik
Jim Ife, 2002, mendefinisikan
Empowerment means providing people with the
reseources, oppurtunities, knowledge, and skill to
encrease their own future, and to participate in and
affect the life of their community

Adi, 2003 menyebutkan:


Bagaimana individu , kelompok atau komunitas
berusaha mengontrol, kehidupan mereka sendiri dan
berusaha untuk membentuk masa depan sesuai dg
keinginan mereka
Pemberdayaan : memandirikan
masyarakat dengan tujuan:
. Memperoleh keuatan
. Menentukan tindakan
. Mengurangi dampak sosial
Prinsip Pemberdayaan

1. Bergabung dengan 2. Mencoba melakukan


mereka dengan tujuan aliansi dengan elit untuk
untuk mengubah dan mengejar beberapa tujuan
mempengaruhi elit

3. Mencoba untuk
mengurangi kekuatan elit
melaui perubahan
fundamental
4 Dimensi yang menjadi dasar dalam upaya pemberdayaan masyarakat

1. Pemberdayaan personal

2. Aksi positif

3. Organisasi komunitas
4. Partisipasi dan keterlibatan
4. Partisipasi dan keterlibatan untuki menuju perubahan4

menuju perubahan
Healthy
communit

liveable Equitable Sustainable

STRENG THENED COMMUNITY

A shared A caring A safe and A creative A cillizent


wealth community health c. c

QUALITY OF COMMUNITY LIFE DIMENSIONS

Personal Positif action Comumnity Participation &


Empowerment organisation Involvement

COMMUNITY EMPOWERMENT DIMENSIONS


Pembangunan Berkelanjutan

Terus
mempertahan
kan tidak
momentum seorang pun
MDGs hingga tertinggal di
tahap terakhir belakang

2015
MDGs Pasca-2015
Tantangan Pembangunan Kesehatan

Derajat
kesehatan
rakyat yg
setinggi-
tingginya

10
PERMASALAHAN TENAGA KESEHATAN
Jumlah Tenaga Kesehatan masih kurang

Distribusi Tenaga Kesehatan yang tidak


merata

Mutu atau kualitas yang belum


memadai

Kualifikasi Tenaga Kesehatan masih banyak


yang belum D III
PPSDM Kesehatan

Meningkatkan Ketersediaan, Penyebaran, dan Kualitas


SDM Kesehatan

Meningkatnya jumlah, jenis, kualitas dan pemerataan


Tenaga Kesehatan
a. Pemenuhan kebutuhan tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan
kesehatan dengan prioritas di daerah terpencil, perbatasan, dan
kepulauan (DTPK) melalui penempatan tenaga kesehatan yang
baru lulus (affirmative policy);
b. Peningkatan mutu tenaga kesehatan melalui peningkatan
kompetensi, pendidikan dan pelatihan, serta sertifikasi seluruh
jenis tenaga kesehatan;
c. Peningkatan kualifikasi tenaga kesehatan, termasuk
pengembangan dokter spesialis dan dokter layanan primer;
d. Pengembangan insentif finansial dan non-finansial bagi tenaga
kesehatan; serta
e. Pengembangan sistem pendataan tenaga kesehatan dan upaya
pengendalian dan pengawasan tenaga kesehatan.
INTEGRASI PROGRAM
Keluarga
PENYELAMATAN 1000 HPK 149 KAB/
27 Provinsi, 64 Kabupaten, 3.525 Puskesmas KOTA
Sehat
3525
PUSKESMAS
5085 27 Prov 149 Kab
PUSKESMAS,
2238 9 Prov 203 Kab
PUSKESMAS,
9 Prov 64 Kab
470
PUSKESMAS,
9 Prov 64 Kab
2018 2019
2017 1.200 NAKES
1.280 NAKES
PUSKESMAS
150 PUSKESMAS 20 Prov 69 kab
2016 1.120 NAKES
140 PUSKESMAS
19 Prov 64 kab

1.040 NAKES 18 Prov 59 kab


2015 130 PUSKESMAS
17 Prov 54 kab DTPK
960 NAKES
120PUSKESMAS
DTPK
15 Prov 44 kab

INTERVENSI BERBASIS-TIM

NUSANTARA SEHAT di layanan kesehatan primer


15 Provinsi, 44 Kabupaten, 12015
Puskesmas
BAGAIMANA
REALITA
PEMBERDAYAAN
MASYARAKAT
SEKARANG?

Anda mungkin juga menyukai