Anda di halaman 1dari 30

Disampaikan Oleh :

Kurniati Kemer
IK-FPIK, UNSRAT
Sem.Ganjil 2016-2017

Manado, 27 September 2016


Gas Terlarut
Gas-gas utama di air laut adalah
nitrogen, oksigen,karbon dioksida
dan sulfur

Kelarutan gas tergantung pada


tiga faktor utama: suhu, tekanan
parsial gas, salinitas.
Kelarutan gas dalam air dipengaruhi
oleh salinitas dan temperatur
air laut.

Dengan meningkatnya salinitas dan


temperatur air laut maka kandungan
gas akan berkurang.
ATMOSFER BUMI MENGANDUNG OKSIGEN
SEKITAR 210 ml/liter
OKSIGEN MERUPAKAN SALAH SATU GAS YANG
TERLARUT DALAM PERAIRAN
KADAR OKSIGEN YANG TERLARUT DI
PERAIRAN ALAMI BERVARIASI, TERGANTUNG
PADA SUHU, SALINITAS, TURBULENSI AIR DAN
TEKANAN ATMOSFER
SEMAKIN BESAR SUHU DAN KETINGGIAN
SERTA SEMAKIN KECIL TEKANAN ATMOSFER,
KADAR OKSIGEN TERLARUT SEMAKIN KECIL
SUMBER OKSIGEN TERLARUT DAPAT BERASAL
DARI DIFUSI OKSIGEN YANG TERDAPAT DI
ATMOSFER (SEKITAR 35%) DAN AKTIVITAS
FOTOSINTESIS OLEH TUMBUHAN AIR DAN
FITOPLANKTON
DIFUSI OKSIGEN DARI ATMOSFER KE DALAM
AIR DAPAT TERJADI SECARA LANGSUNG PADA
KONDISI AIR DIAM
Difusi juga dapat terjadi karena agitasi atau
pergolakan massa air akibat adanya
gelombang atau ombak dan air terjun.

Pada hakikatnya difusi oksigen dari atmosfer


ke perairan berlangsung relatif lambat,
meskipun terjadi pergolakan massa air.
Oleh karena itu, sumber utama oksigen di
perairan adalah fotosintesis.
OKSIGEN DI PERAIRAN AKIBAT PROSES RESPIRASI
TUMBUHAN DAN KARENA OKSIGEN DIMANFAATKAN
OLEH MIKROBA UNTUK MENGOKSIDASI BAHAN
ORGANIK

OKSIDASI BAHAN ORGANIK DI PERAIRAN TERSEBUT


1. SUHU
Aktivitas mikroorganisme memerlukan suhu
optimum yang berbeda-beda
2. pH
Pada umumnya bakteri tumbuh dengan baik pada
pH netral dan alkalis, sedangkan jamur lebih
menyukai pH rendah (kondisi asam)
3. PASOKAN OKSIGEN
Proses dekomposisi secara aerob
memerlukan pasokan oksigen secara terus
menerus. Proses dekomposisi juga dapat
berlangsung pada kondisi anaerob (tanpa
oksigen)
4. JENIS BAHAN ORGANIK
Penghilangan oksigen pada bagian dasar
perairan lebih banyak disebabkan oleh
proses dekomposisi bahan organik yang
membutuhkan oksigen terlarut
5. RASIO KARBON DAN NITROGEN
Berdasarkan berat keringnya, bakteri
tersusun atas 50% karbon dan 5% nitrogen
Kecepatan difusi oksigen dari udara
tergantung dari beberapa faktor, seperti
kekeruhan air, suhu, salinitas, pergerakan
massa air, dan udara seperti arus,
gelombang, dan pasang surut.

Kadar oksigen dalam air laut akan


bertambah dengan semakin rendahnya
suhu dan berkurang dengan semakin
tingginya salinitas. Pada lapisan permukaan
kadar oksigen lebih tinggi karena adanya
proses difusi antara air dan udara.
Gas-gas terlarut seperti oksigen mempunyai
manfaat sebagai berikut :
Untuk pernafasan makhluk hidup
Digunakan oleh industri baja untuk
mengurangi kadar karbon dalam besi gudal
Sebagai bahan bakar roket (oksigen cair
dengan nitrogen cair)
Industri kimia menggunakan oksigen untuk
oksidasi berbagai zat
Oksigen dengan gas asetilena digunakan
untuk mengelas baja
variabel kunci dalam menentukan macam
dan keberadaan biota air.
NITROGEN DAN SENYAWANYA TERSEBAR
SECARA LUAS DALAM BIOSFER

LAPISAN ATMOSFER BUMI MENGANDUNG


SEKITAR 78% GAS NITROGEN

BEBATUAN JUGA MENGANDUNG NITROGEN

PADA TUMBUHAN DAN HEWAN, SENYAWA


NITROGEN DITEMUKAN SEBAGAI PENYUSUN
PROTEIN DAN KLOROFIL
NITROGEN TERJADI DI LAUT BAIK SEBAGAI
SENYAWA DAN GAS TERLARUT

MOLEKUL NITROGEN ADALAH BENTUK


PALING BERLIMPAH (64-95%) DI PERAIRAN

TETAPI TIDAK DAPAT LANGSUNG


DIGUNAKAN OLEH TUMBUHAN DAN HEWAN
SIKLUS NITROGEN DAPAT DIBAGI MENJADI
LIMA BAGIAN:

1. ASIMILASI NITROGEN ANORGANIK


2. FIKSASI GAS NITROGEN
3. AMONIFIKASI
4. NITRIFIKASI
5. DENITRIFIKASI
DI LAPISAN ATMOSFER JUMLAH NITROGEN
MELIMPAH, TETAPI NITROGEN TIDAK DAPAT
DIMANFAATKAN SECARA LANGSUNG OLEH MAKHLUK
HIDUP
NITROGEN TERLEBIH DAHULU HARUS MENGALAMI
FIKSASI MENJADI NH3, NH4, DAN NO3
DAPAT MEMANFAATKAN GAS N2 SECARA LANGSUNG
DARI UDARA SEBAGAI SUMBER NITROGEN YAITU
BAKTERI Azetobacter dan Clostridium SERTA
BEBERAPA JENIS ALGA HIJAU-BIRU (CYANOPHYTA),
MISALNYA:Anabaena
BEBERAPA ORGANISME AKUATIK
DAPAT MEMANFAATKAN NITROGEN
DALAM BENTUK GAS

DI PERAIRAN NITROGEN BERUPA


NITROGEN ANORGANIK DAN ORGANIK
NITROGEN ANORGANIK TERDIRI ATAS:
AMONIA (NH3)
AMONIUM (NH4)
NITRIT (NO2)
NITRAT (NO3)

NITROGEN ORGANIK BERUPA


PROTEIN
ASAM AMINO
UREA
ASIMILASI NITROGEN ANORGANIK (AMONIA
DAN NITRAT) OLEH TUMBUHAN DAN
MIKROORGANISME UNTUK MEMBENTUK
NITROGEN ORGANIK, MISALNYA: ASAM
AMINO DAN PROTEIN

DI PERAIRAN PROSES INI TERUTAMA


DILAKUKAN OLEH BAKTERI AUTOTROF DAN
TUMBUHAN
FIKSASI GAS NITROGEN MENJADI
AMONIA DAN NITROGEN ORGANIK
OLEH MIKROORGANISME

FIKSASI GAS NITROGEN SECARA


LANGSUNG DAPAT DILAKUKAN OLEH
BEBERAPA JENIS ALGA CYANOPHYTA
DAN BAKTERI
Nitrogen pada organisme diketahui terjadi
dalam sedimen komunitas tumbuhan laut,
termasuk padang lamun, rawa mangrove,
komunitas fitoplankton.

Yang paling penting dari fiksasi nitrogen


dalam komunitas terumbu karang juga telah
terbukti, dan ganggang biru-hijau tampaknya
memainkan peran penting dalam semua
komunitas.
AMONIFIKASI ADALAH HASIL DARI
DEKOMPOSISI BAHAN ORGANIK (KOTORAN,
ORGANISME MATI) OLEH BAKTERI DAN JAMUR

CONTOH PROSES INI DALAM SEDIMEN


KOMUNITAS LAUT
NITRIFIKASI YAITU OKSIDASI AMONIA MENJADI
NITRIT DAN NITRAT

PROSES OKSIDASI INI DILAKUKAN OLEH BAKTERI


AEROB
DENITRIFIKASI YAITU REDUKSI NITRAT
MENJADI NITRIT (NO2), DINITROGEN
OKSIDA (N2O), DAN MOLEKUL NITROGEN
(N2)

PROSES INI JUGA MELIBATKAN BAKTERI DAN


JAMUR
Sulfur (S) berada dalam bentuk organik dan
anorganik

Sulfur anorganik terutama terdapat dalam


bentuk sulfat (SO4), yang merupakan bentuk
sulfur utama di perairan dan tanah.

Ion sulfat yang bersifat larut dan


merupakan bentuk oksidasi utama sulfur
adalah salah satu anion utama di perairan
menempati urutan kedua setelah
bikarbonat.
Kerak bumi mengandung sulfur
sekitar 260 mg/kg.
Sumber alami sulfat adalah bravoite
[(Ni,Fe)S2], chalcopyrite (Cu2S),
cubanite (CuFe2S3), gregite (Fe3S4),
gypsum (CaSO4, 2H2O), molybdenite
(MoS2), dan pyrite (FeS2).
Sulfat banyak digunakan dalam
industri tekstil, penyamakan kulit,
kertas, dll.
Sulfur oksida (SOx) dan hidrogen sulfida (H2S)
merupakan sulfur dalam bentuk gas yang biasa
ditemukan di atmosfer.
Atmosfer menerima sulfur dari berbagai
sumber yaitu:
1. Aktivitas bakteri yang melepaskan hidrogen
sulfida
2. Pembakaran bahan bakar fosil yang
melepaskan sulfur oksida
3. Percikan air laut karena tiupan angin yang
melepasakan sulfat
4. Aktivitas vulkanik yang melepaskan hidrogen
sulfida, sulfur dioksida, dan sulfat
Di perairan, sulfur berikatan ion hidrogen dan
oksigen
Beberapa bentuk sulfur di perairan adalah:
1. Sulfida (S2-)
2. Hidrogen sulfida (H2S)
3. Ferro sulfida (FeS)
4. Sulfur dioksida (SO2)
5. Sulfit (SO3)
6. Sulfat (SO4)
1. suhu,
2. salinitas,
3. turbulensi air,
4. tekanan atmosfir
5. aktivitas fotosintesis,
6. respirasi, dan
7. limbah (effluent) yang masuk
ke badan air.

Anda mungkin juga menyukai