Anda di halaman 1dari 47

ESTIMASI BIAYA

METODE ESTIMASI BIAYA


1. Rasio turnover
2. Biaya investasi per satuan kapasitas
3. Faktor pangkat terhadap rasio kapasitas
4. Faktor Lang
5. Faktor persentasi delivered-equipment cost
6. Estimat unit-cost
7. Estimat item detail
METODE RASIO TURNOVER
Untuk order-of-magnitude estimate;
Data:
Rasio turnover;

Gross annual sales = annual production rate x


average selling price of the commodites;
Kebalikan rasio turnover = rasio kapital atau rasio
investasi;
Rasio turnover 5 (industri kimia ~ 1).
METODE RASIO TURNOVER
METODE BIAYA INVESTASI PER
SATUAN KAPASITAS
Untuk order-of-magnitude estimate;
Data:
Fixed-capital investment per satuan kapasitas produksi
tahunan;

fixed - capital investment


Fixed - capital investment . kapasitas produksi tahunan
kapasitas prod tahunan
METODE BIAYA INVESTASI PER
SATUAN KAPASITAS

Time base 1991


METODE FAKTOR PANGKAT
TERHADAP RASIO KAPASITAS
Untuk order-of-magnitude estimate;
Data:
Fixed-capital investment pabrik sejenis yang ada
Kapasitas pabrik sejenis yang ada
Eksponen
Fcn = Fc(R)n
R = rasio kapasitas fasilitas baru terhadap
kapasitas fasilitas lama;
METODE FAKTOR PANGKAT
TERHADAP RASIO KAPASITAS

Time base 1991


METODE FAKTOR LANG
Untuk study estimate;
Data:
Purchase cost of equipment (PCE) alat utama
Alat utama:
berada dalam battery limit (tangki penyimpan,
reaktor, kolom, heat exchanger, pompa,
kompresor, akumulator, knock-out drum dll.);
Faktor tergantung jenis pabrik proses;
METODE FAKTOR LANG

Kp = faktor pengali Lang;


PCE = purchase cost of equipment.

Jenis Faktor untuk


pabrik FC TCI
Solid-processing plant 3,9 4,6
Solid-fluid-processing plant 4,1 4,9
Fluid-processing plant 4,8 5,7
METODE PERSENTASI
DELIVERED-EQUIPMENT COST
Untuk preliminary estimate;
Data:
Biaya alat terkirim (delivered equipment cost);
Estimasi item lain pada total direct plant cost:
Persentasi dari delivered-equipment cost;
Estimasi komponen biaya investasi lain:
Persentasi dari delivered-equipment cost;
Persentasi dari total direct plant cost,
Persentasi dari total direct and indirect plant costs,
Persentasi dari total capital investment,
METODE PERSENTASI
DELIVERED-EQUIPMENT COST

D. R. Woods, Financial Decision Making in the Process Industry, Prentice Hall, Englewood Cliffs, NJ, 1975, p. 184.
METODE PERSENTASI
DELIVERED-EQUIPMENT COST
METODE PERSENTASI
DELIVERED-EQUIPMENT COST
METODE FAKTOR
LANG-CHILTON
Untuk preliminary estimate;
Data:
Biaya alat terkirim (delivered equipment cost);
Estimasi biaya alat terintalasi:
Persentasi dari delivered equipment cost;
Estimasi biaya item lain pada total direct plant cost:
Persentasi dari biaya alat terinstalasi;
Estimasi komponen biaya investasi lain:
Persentasi dari total direct plant cost.
METODE
MODULAR GUTHRIE
Untuk preliminary estimate;
Data:
FOB purchase cost alat utama dari bahan carbon steel,
tekanan sedang;
Modul:
1. Total bare-modul cost
2. Site development cost
3. Building cost
4. Offsite facility cost
Estimasi contingency, contractor fee, auxiliary,dan
industrial building
Faktor dari jumlah keempat modul (1,18)
METODE
MODULAR GUTHRIE
Perhitungan bare-modul cost:
Biaya bahan total ditambahkan ke FOB purchase
cost dengan menggunakan faktor; diperoleh biaya
modul M;
Biaya tenaga kerja (ereksi dan setting) L
ditambahkan sebagai faktor atau dihitung dari rasio
L/M; diperoleh M + L = X (biaya modul langsung);
Biaya modul tak-langsung (freight, tax, insurance,
engineering, dan field expense) ditambahkan ke (M +
L); diperoleh bare-module cost;

Total bare - module cost bare - module cost


i alat
i
METODE
MODULAR GUTHRIE
METODE
MODULAR GUTHRIE
METODE
MODULAR GUTHRIE

CTBM = total bare-module cost


Csite = site development cost
= 10-20% CTBM (grass-root plant)
= 4-6% CTBM (perluasan)
Cbuilding = building cost
= 10% CTBM (alat berada di dalam ruang)
= 20% CTBM (gedung non-proses, grass-roots plant)
= 5% CTBM (gedung non-proses, perluasan)
Coffsite facilities = lihat tabel
+ 5% CTBM (utilitas lain)
Contingency (15%);
Contractor fee (3%)
18%
Cwc = working capital
= 15% CTCI
= 17,6% CTPI
METODE UNIT-COST
ESTIMATE
Untuk definitive dan preliminary cost estimate;
Data:
Rekaman riwayat biaya yang akurat;
Estimat harga beli secara detail (dari quotation, index-corrected cost record, data
publikasi);
Estimasi biaya instalasi alat:
Persentasi dari delivered-equipment cost.
Estimasi biaya beton, baja, pipa, jaringan listrik, instrumentasi, isolasi, dll.,
Kebutuhan bahan dan jam tenaga kerja (dari gambar)
Unit cost material atau unit cost tenaga kerja per jam;
Estimasi biaya engineering:
Jumlah gambar atau spesifikasi
Unit cost per gambar atau spesifikasi;
Estimasi construction expense, contractors fee, dan contingency
Faktor dari proyek terdahulu;
METODE UNIT-COST
ESTIMATE
METODE ITEM DETAIL
Setiap item didefinisikan secara hati-hati;
Kebutuhan alat dan bahan dihitung dari gambar dan
spesifikasi lengkap;
Biaya alat dan bahan bersumber dari data biaya
terkini atau dari quotation;
Biaya instalasi diestimasi dari labor rate, efisiensi,
dan perhitungan employee-hour;
Estimat engineering, drafting, field supervision
employee-hour, dan field-expense harus terinci;
Survei lokasi untuk meminimalisasi error saat
pengembangan lokasi dan estimat biaya konstruksi.
PURCHASED EQUIPMENT
Perhitungan biaya:
Penawaran dari fabrikator atau supplier;
Biaya dari arsip purchase order masa lalu;
Publikasi di engineering journal.
ESTIMASI PURCHASED
EQUIPMENT DENGAN SKALA
Six-tenths-factor rule

Digunakan jika tidak ada informasi lain;


Tidak berlaku jika rasio kapasitas > 10;
Alat dikatakan sama jika jenis konstruksi, bahan
konstruksi, rentang operasi, dan variabel lain sama.
ESTIMASI BIAYA ITEM ALAT
Biaya alat:

= Harga rujukan tipe standar (carbon steel, temperatur dan


tekanan sedang)
Fm = Faktor koreksi bahan
Fp = Faktor koreksi tekanan
Ft = Faktor koreksi temperatur
SHELL AND TUBE
HEAT EXCHANGER
GASKETED PLATE AND FRAME AND
DOUBLE PIPE HEAT EXCHANGER
VERTICAL
PRESSURE VESSEL
HORIZONTAL
PRESSURE VESSEL
COLUMN PLATE
FAKTOR KOREKSI
FURNACE
ALAT LAIN
ALAT LAIN
ALAT LAIN
ALAT LAIN
PURCHASED COST OF
EQUIPMENT (PCE)
INDEKS HARGA
Nilai indeks untuk titik waktu tertentu yang
menunjukkan biaya pada waktu itu relatif terhadap
waktu dasar;
Untuk mengupdate data biaya masa lalu untuk
mendapatkan data biaya saat ini;
Perubahan biaya akibat perubahan kondisi
ekonomi;
Kecenderugan dalam jangka waktu lama
digambarkan oleh kurva atau persamaan.
MARSHALL AND SWIFT
EQUIPMENT COST
Mengupdate biaya item semua alat;
Rata-rata berbobot untuk delapan industri proses; pembobotan
berdasarkan nilai produk total
Industri kimia (48%),
Petroleum (22%),
Kertas (10%),
Karet dan plastik (8%);
Cat (5%),
Kaca (3%),
Semen (2%),
Keramik (2%).
Rujukan = 100 (1926);
Memperhitungkan biaya mesin dan alat utama plus biaya instalasi,
perkakas, furniture kantor, dan alat minor yang lain.
Diupdate setiap bulan di majalah Chemical Engineering;
MARSHALL AND SWIFT
EQUIPMENT COST
CHEMICAL ENGINEERING PLANT
COST
Biaya konstruksi pabrik kimia;
Faktor bobot:
Alat (61%)
Alat yang difabrikasil (37), mesin proses (14), pipa, valve, fitting (20),
instrumentasi dan kontrol (7), pompa dan kompresor (7), alat listrik
dan bahan (5), structural support, isolasi, cat (10);
Ereksi dan instalasi (22%);
Rekayasa dan supervisi (10%);

Gedung, bahan dan tenaga kerja (7%).

Rujukan = 100 (1957);


Diupdate setiap bulan di jurnal Chemical Engineering;
CHEMICAL ENGINEERING PLANT
COST
Sumber:
Dr. rer. nat. Ir. Yuswan Muharam, M.T.

Anda mungkin juga menyukai