Anda di halaman 1dari 13

RANCANGAN PERCOBAAN

RANCANGAN ACAK LENGKAP


(RAL)
DISUSUN OLEH

MOHAMMAD CHOZIN, Ph.D.


(KOORDINATOR MATAKULIAH )

PROGRAM STUDI AGROEKOTEKNOLOGI


FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS BENGKULU
RANCANGAN ACAK LENGKAP

PENDAHULUAN
Digunakan bila satuan-satuan percobaan yang digunakan relatif homogen,
sehingga perbedaan antar respon hanya disebabkan oleh pengaruh perlakuan
dan galat saja.
Merupakan rancangan yang paling sederhana dan analisis datanya
juga relatif mudah
Jumlah ulangan untuk tiap perlakuan boleh tidak sama
RANDOMISASI
Perlakuan dialokasikan secara menyeluruh pada semua satuan
percobaan
D4 B3 D1 A1 C2
Contoh:
4 perlakuan (A,B,C, dan D) A5 C3 B4 C5 A2

5 ulangan D3 C2 B2 D5 B5

B1 D2 A4 C4 A3
RANCANGAN ACAK LENGKAP
TABEL DATA

Ulangan
Perlakuan Yi. Yi.
1 2 3 . . . r
1 Y11 Y12 Y13 . . . Y1r Y1. Y1.
2 Y21 Y22 Y23 . . . Y2r Y2. Y2.
3 Y31 Y32 Y33 . . . Y3r Y3. Y3.
. . . . .
. . . . .
. . . . .
p Yp1 Yp2 Yp3 . . . Ypr Yp. Yp.

Y.. Y..
RANCANGAN ACAK LENGKAP

MODEL MATEMATIK

ij = + i + ij

ij = nilai pengamatan pada perlakuan ke-i, ulangan ke-j


= rataan umum
i = pengaruh perlakuan ke-i
ij = galat pada perlakuan ke-i, ulangan ke-j

HIPOTESIS
- Perlakuan Ho : i = 0 ; H1 : i 0
RANCANGAN ACAK LENGKAP

ANALISIS KERAGAMAN

Y 2 ..
Faktor koreksi (FK) =
rp

JK total = Y211 + Y212 + Y213 + . . . + Y2pr FK

Y21. + Y22. +Y23. + + Y2p.


JK perlakuan = ----------------------------------- - FK
r

JK galat = JK total JK perlakuan


RANCANGAN ACAK LENGKAP
TABEL ANALISIS KERAGAMAN

Sumber Jumlah Kuadrat


db F hit Fa
keragaman Kuadrat Tengah
Perlakuan p-1 JK perlak. JK perl. KT perl.
db perl. KT galat

Galat p(r-1) JK galat JK galat


db galat
Total pr-1 JK total

KESIMPULAN
- Jika hasil pengujian perlakuan menunjukkan bahwa F hit > F maka Ho : i =0
ditolak, artinya terdapat perbedaan nyata antar perlkauan pada variabel yang
diamati
- Jika hasil pengujian perlakuan menunjukkan bahwa F hit < F maka Ho : i =0
diterima, artinya tidak cukup bukti untuk menyatakan terdapat perbedaan nyata
antar perlkauan pada variabel yang diamati
CONTOH PENGGUNAAN RAL

Secara teoritis pemberian pupuk pada media tanam akan menambah


unsur hara dalam media dan selanjutnya akan memperbaiki
pertumbuhan maupun hasil tanaman. Oleh karena jenis maupun
jumlah hara yang terdapat pada tiap jenis pupuk tidak sama, maka
dapat diduga bahwa akan terdapat perbedaan pertumbuhan maupun
hasil tanaman jika jenis pupuk yang diberikan tidak sama. Untuk
menguji dugaan tersebut dilakukanlah percobaan pemupukan pada
tanaman tomat. Lima jenis pupuk, yaitu pupuk kandang, kompos, ZA,
urea, dan NPK. Pengamatan dilakukan terhadap jumlah buah tomat
yang dihasilkan tiap perlakukan. Rancangan percobaan yang
digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) karena satuan-
satuan percobaan (pot) yang digunakan memiliki kondisi yang relatif
seragam. Tiap perlakuan memiliki 5 ulangan.
CONTOH PENGGUNAAN RAL

1. Denah percobaan dan randomisasi

Untuk memudahkan pembuatan denah, tiap perlakuan dapat diberi


symbol, misalnya A: pupuk kandang , B: kompos, C: ZA, D: urea, dan E:
NPK. Selanjutnya hasil randomisasi dituangkan dalam denah seperti
berikut.
Jumlah satuan percobaan = 5 perlakuan x 5 ulangan = 25

B2 D1 A1 B3 E5

A2 C5 E2 A4 D2

E3 B1 D3 E4 B4

A5 C2 C4 A3 D5

D4 C3 A2 E1 B5
CONTOH PENGGUNAAN RAL

2. Tabel data

Ulangan
Perlakuan Yi. Y i.
1 2 3 4 5
A 7 7 15 11 9 49 9.80
B 7 10 11 15 11 54 10.80
C 12 17 12 18 18 77 15.40
D 14 18 18 19 19 88 17.60
E 19 25 22 19 23 108 21.60
Y..= 376 Y...=15.04
CONTOH PENGGUNAAN RAL

3. Model Matematik
Yij = + i + ij
4. Hipotesis
Ho : i = 0 H1 : i 0

5. Analisis Varians

2
(376) 141376
FK = = = 5655,04
5x5 25
2 2 2 2
JK Tot = (7) + (7) + (15) + + (23) - FK = 636,96
2 2 2
(49) + (54) + + (108)
JK Perl = - FK = 475,76
5
JK Galat = 636,96 475,76 = 161,20
CONTOH PENGGUNAAN RAL
Tabel ANAVA

SK DB JK KT Fhit F 5% F 1%
Perlakuan 4 475,76 118,94 14,76 2,87 4,43
**
Galat 20 161,20 8,06
Total 24 636,96

6. Kesimpulan
Oleh karena F hitung > F tabel maka Ho ditolak, artinya
perbedaan jenis pupuk berpengaruh sangat nyata terhadap
jumlah buah tomat
EVALUASI

1. Pemilihan RAL didasarkan pada kondisi :


a. bahan percobaan b. perlakuan c. satuan percobaan d. tidak ada jawaban yang benar
2. RAL merupakan rancangan yang paling sederhana namun memiliki keuntungan-keuntungan
diantaranya adalah :
a. dapat diterapkan pada semua kondisi lingkungan, mudah analisisnya, dan memberikan db yang
maksimum
b. tidak dibatasi banyaknya perlakuan, ulangan dapat tidak sama, dan memberikan db maksimum
c. luwes, memberikan db minimal, dan dapat diterapkan pada percobaan dengan ulangan yang tak
sama
d. tidak ada jawaban yang benar
3. Jika Yij pengamatan ke-j pada perlakuan ke-i, rata-rata total, dan pengaruh perlakuan ke-i
maka model aditif untuk RAL adalah :
a. Yij = + i+ ij b. Yij = + i + i + ij
c. Yij = + i + ij d. tidak ada jawaban yang benar
4. Percobaan yang terdiri atas 4 taraf dan diulang 3 kali mempunyai db galat sebesar :
a. 5 b. 6
c. 7 d. 8
5. Jika t adalah banyaknya taraf perlakuan dan r ulangan maka db galat percobaan untuk RAL
dengan anak contoh dinyatakan sebagai :
a. t(r-1) b. r(t-1)
c. (rt 1) d, (r-1)(t-1)
EVALUASI

6. Nilai hilang dapat terjadi pada tiap tahap rancangan. Satu dari tiga macam kemungkingan yang
dapat terjadi adalah :
b. untuk setiap ulangan, jumlah satuan percobaannya sama
c. jumlah satuan percobaan atau satuan penarikan contoh untuk setiap perlakuan tidak sama
d. jumlah satuan percobaan tiap perlakuan sama
e. jumlah satuan percobaan tidap perlakuan tidak sama dan jumlah satuan penarikan contoh tiap
satuan sama

7. Jika diketahui db perlakuan 3 dan JK perlakuan 6.08 maka nilai KT sebesar :


a. 2.03 b. 18.24
c. 0.49 d. tidak ada nilai di atas yang benar

8. Jika nilai F hitung > F maka pernyataan berikut ini yang benar adalah :
a. Ho : 1 = 2 = 3 = 4 diterima
b. Ho : i j diterima
c. H1 : 1 = j diterima
d. Tidak ada pernyataan yang benar