Anda di halaman 1dari 26

TUGAS INTERVIEW

KELOMPOK 6
KELAS AB2-2016
Nama :

1. Adinda Dwi Kartika/4123164428


2. Casa Bilqis/4123162971
3. Dian Lestari/4123164600
4. Nafila Tri Hutami/ 4123163256
5. Wenny Sabsela/ 412316405
TEKNIK MENULIS BERITA

Teknik menulis berita pada hakikatnya sama


saja. Apabila seseorang dapat menulis berita
untuka media cetak, maka ia bisa pula menulis
berita untuk media lain seperti radio dan televisi

Sumber : Kusumaningrat Hikmat dan Purnama Kusumaningrat. Jurnalistik:Teori dan Praktik.


(Bandung:Pt Remaja Rosdakarya), hlm 44. 2005
Masing-masig media memiliki kelebihan dan
keterbatasan, setiap media mempunyai ke
khususan dalam proses penyajiannya.

Sumber : Kusumaningrat Hikmat dan Purnama Kusumaningrat. Jurnalistik:Teori dan


Praktik. (Bandung:Pt Remaja Rosdakarya), hlm 44. 2005
Pemberitaan dalam media elektronika
mengandalkan bahasa lisan dengan keterbatasan
waktu dan tempat.
Media cetak mengandalkan bahasa tulisan, namun
tidak dibtasi oleh waktu dan tempat.

Sumber : Kusumaningrat Hikmat dan Purnama Kusumaningrat. Jurnalistik:Teori dan


Praktik. (Bandung:Pt Remaja Rosdakarya), hlm 44. 2005
PERBEDAAN, KEUNGGULAN, DAN
KETERBATASAN MEDIA HALAMAN 45

Media cetak

Kesalahan bahasa Kesalahan tulisan


Bahasa tulisan dan pungtuasi dapat
kentara diminimalisasikan

Tidak dibatasi Mengandalkan


waktu dan tempat laporan tertulis

S u m b e r : K u s u m a n i n g r a t H i k m a t d a n P u r n a m a K u s u m a n i n g r a t . J u r n a l i s t i k : Te o r i d a n
Praktik. (Bandung:Pt Remaja Rosdakarya), hlm 44. 2005
Laporan dan
Mengandalkan pencarian berita
laporan tertulis dapat dilakukan
secara solo

Tidak repot
Editing tidak melakukan
rumit koordinasi
penurunan berita

Sumber : Kusumaningrat Hikmat Dan Purnama Kusumaningrat. Jurnalistik:teori Dan


Praktik. (Bandung:pt Remaja Rosdakarya), Hlm 44. 2005
TELEVISI

Kesalahan dan Kesalahan lebih


Bahasa lisan pungtuasi tidak sulit untuk
kentara diperbaiki

Dibatasi oleh
Salah ucap bisa
waktu dan
fatal
tempat

Sumber : Kusumaningrat Hikmat dan Purnama Kusumaningrat.


Jurnalistik:Teori dan Praktik. (Bandung:Pt Remaja Rosdakarya), hlm 44. 2005
Mengandalkan baik
laporan/informasi Tidak dapat hanya
lisan maupun dilakukan seorang
gambar yang wartawan
bergerak

Cukup atau bahkan


Editing cukup, sangat repot
bahkan sangat rumit melakukan tayangan
berita

Sumber : Kusumaningrat Hikmat dan Purnama Kusumaningrat. Jurnalistik: Teori


dan Praktik. (Bandung:Pt Remaja Rosdakarya), hlm 44. 2005
RADIO

Kesalahan dan Kealahan lebih


Bahasa lisan pungtuasi sulit untuk
tidak kentara diperbaiki

Terbatas oleh
Salah ucap
waktu dan
bisa fatal
tempat

Sumber : Kusumaningrat Hikmat dan Purnama Kusumaningrat. Jurnalistik: Teori


dan Praktik. (Bandung:Pt Remaja Rosdakarya), hlm 44. 2005
Hanya Laporan dilakukan
mengandalkan oleh wartawan,
laporan secara dibacakan oleh
audio penyiar

Editing lumayan Cukup mudah


cepat melakukan editing

Sumber : Kusumaningrat Hikmat dan Purnama Kusumaningrat. Jurnalistik: Teori dan


Praktik. (Bandung:Pt Remaja Rosdakarya), hlm 44. 2005
LANGKAH-LANGKAH MENULIS BERITA

Sumber : Kusumaningrat Hikmat dan Purnama Kusumaningrat. Jurnalistik: Teori


dan Praktik. (Bandung:Pt Remaja Rosdakarya), hlm 46. 2005
2.

Sumber : Kusumaningrat Hikmat dan Purnama Kusumaningrat. Jurnalistik: Teori


dan Praktik. (Bandung:Pt Remaja Rosdakarya), hlm 46. 2005
3.

Sumber : Kusumaningrat Hikmat dan Purnama Kusumaningrat. Jurnalistik: Teori


dan Praktik. (Bandung:Pt Remaja Rosdakarya), hlm 46. 2005
4.

Sumber : Kusumaningrat Hikmat dan Purnama Kusumaningrat. Jurnalistik: Teori


dan Praktik. (Bandung:Pt Remaja Rosdakarya), hlm 44. 2005
5.

Sumber : Kusumaningrat Hikmat dan Purnama Kusumaningrat. Jurnalistik: Teori


dan Praktik. (Bandung:Pt Remaja Rosdakarya), hlm 44. 2005
6.

Sumber : Kusumaningrat Hikmat dan Purnama Kusumaningrat. Jurnalistik: Teori


dan Praktik. (Bandung:Pt Remaja Rosdakarya), hlm 47. 2005
49

Sumber : Kusumaningrat Hikmat dan Purnama Kusumaningrat. Jurnalistik: Teori


dan Praktik. (Bandung:Pt Remaja Rosdakarya), hlm 49. 2005
8.

Sumber : Kusumaningrat Hikmat dan Purnama Kusumaningrat. Jurnalistik: Teori


dan Praktik. (Bandung:Pt Remaja Rosdakarya), hlm 49. 2005
TIPE AUDIENCE DAN STRUKTUR BERITA

1. Kelompok praktis, pembaca yang daya apresiasinya tidak


tinggi.
2. Kelompok pemimpi atau non intelektual, mereka
mengharapkan informasi yang dapat memuaskan harapan
dan mimpi-mimpi mereka.
3. Golongan ideal dan intelektual, mereka adalah pembaca
yang setia dan kritis

Sumber : Mondry. Pemahaman Teori dan Praktik Jurnalistik. (Bogor Selatan: Ghalia
Indonesia ),. 2008
STRUKTUR BERITA

Adalah tubuh berita secara keseluruhan yang dapat dilihat


sebagai lapisan-lapisan yang masing-masing mengandung
pokok yang dapat dibedakan atas dasar rupa/bentuk namun
tidak dapat dioisahkan satu sama lain

Sumber : Mondry. Pemahaman Teori dan Praktik Jurnalistik. (Bogor Selatan: Ghalia
Indonesia ),. 2008
POLA SEGITIGA TERBALIK

Disebut segitiga terbalik karena struktur beritanya jika


digambarkan memang berbentuk segitiga terbalik

judul

lead

A
B
c

Sumber : Putra Sarep Masri. Jurnalistik: Teknik Menulis Berita dan Feature.
(Jakarta :Pt Indeks Kelompok Gramedia), hlm 51. 2006
DEFINISI DAN PENGERTIAN LEAD

Secara leksikal, lead berarti:


Petunjuk
Sari berita penting

Jurnalistik juga disebut sebagai teras berita. Fungsinya sebagai


ruang khusus sebelum memasuki ruang utama (inti).
Tidak setiap berita harus ada leadnya.

Sumber : Putra Sarep Masri. Jurnalistik: Teknik Menulis Berita dan Feature.
(Jakarta :Pt Indeks Kelompok Gramedia), hlm 51. 2006
UNSUR 5W+1H DALAM LEAD

Usur unsur penting dapat dijumpai dalam jawaban jawaban


tehadap 6 pertanyaan pendek yang terkandung dalam sajak
rudyard kipling berikut:
What
Where
When
How
Who
Why?

S u m b e r : K u s u m a n i n g r a t H i k m a t d a n P u r n a m a K u s u m a n i n g r a t . J u r n a l i s t i k : Te o r i d a n P r a k t i k .
(Bandung:Pt Remaja Rosdakarya), hlm 44. 2005
TEKNIK MENULIS TUBUH BERITA

Mengingat dalam teknik penulisan berita erat pula hubungan


dengan bahasa jurnalistik hendak disadari bahwa bahasa
jurnalistik dan gayanya adalah bahasa dan gaya yang lugas dan
tidak bertele-tele

S u m b e r : A s s e g a f D j a f a r, J u r n a l i s t i k M a s a K i n i , ( J a k a r t a : G h a l i a I n d o n e s i a ) . H l m 5 4 . 1 9 9 1
Yang penting dalam hal ini adalah dalam gaya dan teknik
penulisan, harus dipegang 5 pegangan pokok:
1. Laporan berita haruslah bersifat menyeluruh
2. Ketertiban dan keteraturan mengikuti gaya menulis berita
3. Tepat didalam penggunaan bahasa dan tata bahasa
4. Ekonomi kata harus diterapkan
5. Gaya penulisan haruslah hidup, punya makna, warna dan
imajinasi.

S u m b e r : A s s e g a f D j a f a r, J u r n a l i s t i k M a s a K i n i , ( J a k a r t a : G h a l i a I n d o n e s i a ) . H l m 5 4 . 1 9 9 1
TEKNIK BERITA JURNALISTIK

Berita Jurnalistik adalah berita yang paling banyak menarik


perhatian masyarakat

hardnews Softnews

Sumber : Mappatoto Baso Andi. Siaran pers. (Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama),
hlm 97, 1993