Anda di halaman 1dari 17

KORELASI &

REGRESI LINIER

01/12/2017 1
TUJUAN PEMBELAJARAN

Tujuan Umum
Setelah mengikuti materi ini mahasiswa diharapkan
memahami Uji Korelasi dan Regresi Linier
Tujuan khusus, mahasiswa memahami:
Uji Korelasi
Uji Regresi Linier Sederhana
Penerapan Korelasi dan Regresi Linier Sederhana
Latihan Soal

01/12/2017 2
KORELASI
Tujuan:
Untuk mengetahui hubungan antara dua variabel
numerik
Contoh:
1. Apakah ada hubungan umur dengan tekanan
darah sistolik
2. Apakah ada hubungan antara skor motivasi
dengan IPK

01/12/2017 3
Perbedaan Korelasi dan Regresi:
Korelasi : mengetahui besar dan arah hubungan
dua variabel
Regresi : meramalkan/prediksi nilai suatu
variabel terhadap variabel lainnya

Diagram tebar (scatter-plot) untuk menilai hubungan


2 variabel numerik
Sumbu X Variabel Independen
Sumbu Y Variabel Dependen

01/12/2017 4
KORELASI
Pola hubungan dua variabel
1. Hubungan linier
2. Hubungan tidak linier, misal garis lengkung, U, dll
3. Tidak ada hubungan

Bila hubungannya linier, maka dapat:


Linier positif kenaikan satu variabel, diikuti kenaikan
variabel lain
Linier negatif kenaikan satu variabel, diikuti penurunan
variabel lain
Bila hubungannya linier dapat diikuti kekuatan hubungan
Pada diagram tebar semakin rapat tebaran titik-titiknya
maka hubungannya semakin kuat

01/12/2017 5
CONTOH SCATTER PLOT

120 140000

120000
100
100000

80 80000

60000
60 Current Salary

40000

40
20000

20 0 Rsq = 0.7746
10 20 30 40 50 0 20000 40000 60000 80000 100000

Umur ibu Beginning Salary

01/12/2017 6
Untuk lebih tepat mengetahui hubungan 2 variabel
numerik digunakan ukuran-ukuran Koefisien
Korelasi Pearson (r)

n XY (X . Y)
r=
[(n.X2 (X)2 . (n.Y2 (Y)2]

Nilai r = 0 s/d 1 atau -1 s/d +1


r = 0 tidak ada hubungan linier
r = 1 ada hubungan linier sempurna

01/12/2017 7
Ada yang membagi COLTON kekuatan hubungan
linier sebagai berikut:

Bila: r = 0 0,25 tidak ada hubungan atau lemah


r = 0,26 0,50 hubungan sedang
r = 0,51 0,75 hubungan kuat
r = 0,76 1,0 hubungan sangat kuat

01/12/2017 8
CONTOH
Penelitian ingin mengetahui hubungan BB dengan
TD sistolik sebagai berikut:
BB : 50 55 57 60 70
TD Sistolik : 140 145 145 144 150

Pertanyaan:
a. Hitunglah kekuatan hubungan antara BB dengan
TD sistolik dan interpretasikan!
b. Ujilah secara statistik hubungan dua variabel tsb!

01/12/2017 9
PENYELESAIAN (1)
a. Hipotesis
Ho: = 0 Tidak ada hubungan BB dengan TD Sis
Ha: 0 Ada hubungan BB dengan TD Sis
b.
Res X Y XY X2 Y2
1 50 140 7000 2500 19600
2 55 145 7975 3025 21025
3 57 145 8265 3249 21025
4 60 144 8640 3600 20736
5 70 150 10500 4900 22500
292 724 42380 17274 104886

01/12/2017 10
PENYELESAIAN (2)
n XY (X . Y)
r= = 0,928
[(n.X2 (X)2 . (n.Y2 (Y)2]
Kesimpulan: Hubungan antara BB dan TD Sistolik menunjukkan
Hubungan yang sangat kuat (r=0,928) dan berpola linier positif,
Artinya Semakin berat BB semakin Tinggi TD sistoliknya

c. Uji statistik n2 5-2


t=r. = 0,928. = 4,77
1 r2 1 (0,94)2
t hitung = 4,77 lihat t tabel (df=n-2, /2) = 3,182
t hitung (4,77) > t tabel (3,182)
d. Keputusan: Ho ditolak
e. Kesimpulan: Dengan = 0,05 kita percaya bahwa ada
hubungan yang signifikan antara BB dengan TD Sistolik

01/12/2017 11
REGRESI LINIER

Tujuan: memprediksi variabel dependen (Y)


berdasarkan variabel Independen (X)
Misalnya: Besarnya TD Sistolik dapat diperkirakan
bila umurnya diketahui
Peramalan/prediksi nilai variabel Dependen (Y)
dari nilai variabel Independen (X) dilakukan
dengan persamaan garis regresi
Cara membuat garis regresi:
1. Free Hand Method
2. Least Square Method penyimpangan nilai data
observasi dengan garis regresi dibuat sekecil mungkin
Y = a + bX

01/12/2017 12
Y = a + bX
Y = Variabel Dependen
X = Variabel Independen
a = Intercept, artinya besarnya nilai variabel Y bila variabel X
benilai nol
b = Slope, artinya besarnya perubahan nilai variabel Y bila
variabel X berubah sebesar satu unit satuannya
Y
XY (X) (Y)
N
b=
X2 (X)2
N
Slope
b a=YbX
a Y = rata-rata variabel Y
X
X = rata-rata variabel X
01/12/2017 13
Contoh Soal

Suatu penelitian hubungan BB dengan TD Sistolik


menunjukkan hasil sebagai berikut:
BB : 50 55 57 60 70
TD Sistolik : 140 145 145 144 150
Pertanyaan:
1. Hitung persamaan garis regresinya
2. Jelaskan arti nilai b yang didapat dari persamaan garis
tersebut!
3. Bila seseorang mempunyai BB 65 kg. Estimasikan atau
perkirakan nilai TD Sistoliknya!

01/12/2017 14
Jawab:

Y = 144,8
X = 58,4
XY (X) (Y)
N a = Y b X = 144,8 0,44 (58,4)
b= = 0,44 = 144,8 25, 696
X2 (X)2 = 119,1
N
Y = 119,1 + 0,44 X
1. Persamaan garis regresi TD = 119,1+0,44BB
2. Arti slope (b = 0,44),
Bila BB naik 1 kg maka TD Sistolik naik 0,44, artinya perubahan
TD Sistoliknya sebesar 0,44 bila BB berubah setiap 1 kg

3. TD = 119,1 + 0,44 (BB)


= 119,1 + 0,44(65)
= 147,7 mmHg
Kesimpulan: Bila BB 65 kg, maka TD Sistoliknya = 147,7 mmHg

01/12/2017 15
LATIHAN SOAL
Suatu penelitian ingin mengetahui hubungan antara suhu dengan sisa
chlor pada kolam renang dengan data sebagai berikut:
Pasien X Y
(Suhu) (Sisa Chlor)
1 24 4,5
2 22 4
3 28 5
4 22 3
5 27 5
6 22 3
7 29 5
8 22 3
9 28 5

01/12/2017 16
Pertanyaan:
a. Hitunglah kekuatan hubungan antara suhu dengan
kandungan sisa chlor dan interpretasikan!
b. Ujilah secara statistik hubungan dua variabel tsb!
c. Hitunglah persamaan garis regresinya
d. Jelaskan arti nilai b yang didapat dari persamaan garis
tersebut!
e. Bila suhu 30. Estimasikan kandungan
sisa chlor

01/12/2017 17