Anda di halaman 1dari 66

LESI MULTIPEL PADA OTAK

(Tumor Otak Metastasis)


Oleh:
Anisa Haney
Yohanna Trinanda
Zulbasri

Pembimbing:
dr. Hj. Rozetti, Sp.Rad
BAB I
PENDAHULUAN
Latar Belakang
Suatu tumor yang berada di otak yang terjadi akibat
penyebaran dari tumor lain yang sebelumnya sudah
ada pada bagian tubuh lain

Tumor Otak Kejadian: 4x kejadian tumor otak primer


Metastasis
Yang paling sering:
- Tumor Paru (40-50%)
- Tumor Payudara (15-25%)
- Melanoma (5-20%)
Latar Belakang
Insiden secara pasti belum diketahui
Diperkirakan 200.000 kasus/tahun
8-10% dewasa pengidap karsinoma metastasis
tumor ke otak
Angka bertambah dengan meningkatnya populasi
lanjut usia dan meningkatnya tatalaksana
diagnostik yang lebih baik
Latar Belakang
Pemeriksaan Fisik
Anamnesis
- Paresis - Perubahan perilaku
- Sakit Kepala
- Kejang - Letargi
- Mual, Muntah
- Penurunan kesadaran

Tumor Otak
Metastasis

Pemeriksaan Penunjang CT scan otak dan MRI otak


penting dalam menegakkan
- CT scan otak
diagnosis tumor otak
- MRI otak metastasis
Batasan Masalah
Penulisan referat ini terbatas pada anatomi,
definisi, epidemiologi, patofosiologi, gejala klinis,
diagnosis, pemeriksaan radiologi dan penunjang
lain, diagnosis banding, penatalaksanaan,
komplikasi, dan prognosis tumor otak metastasis
Manfaat Penulisan
Menambah ilmu tentang metastasis tumor ke otak
secara umum dan gambaran radiologis metastasis
tumor ke otak secara khusus baik untuk penulis
sendiri maupun pembaca

Metode Penulisan
Tinjauan pustaka yang merujuk dari berbagai
buku dan literatur
BAB 2
TINJAUAN PUSTAKA
Anatomi Otak
Berat otak = 2,5% BB
Namun oksigen yang dibutuhkan hampir
mencapai 20% dari kebutuhan badan seluruhnya
Oksigen ini diperoleh dari darah
Terdapat 3 selaput yang melapisi otak, yaitu
duramater, araknoid dan
pia mater
Anatomi Otak
Radioanatomi Otak
Radioanatomi Otak
Radioanatomi Otak
Radioanatomi Otak
Radioanatomi Otak
Radioanatomi Otak
Tumor Otak Metastasis
Definisi
Tumor yang berada di otak yang terjadi akibat
penyebaran dari tumor lain yang sebelumnya
sudah ada pada bagian tubuh lain
Karsinoma paru, karsinoma payudara, melanoma
dan karsinoma kolon merupakan karsinoma yang
paling sering menyebar ke otak
Metastasis tumor ke otak bisa mengenai
parenkim otak, selaput otak, atau tengkorak
Epidemiologi

8-10%
Perkiraan: dewasa 80% 85% Angka
200.000 pengidap bersifat berlokasi tertinggi:
kasus per kanker multipel di Usia >65
tahun metastasis tumor serebrum tahun
otak
Etiologi

Sel-sel tumor
memisahkan Sirkulasi
Ca di suatu Masuk ke
diri dari tubuh dan
organ otak
tumor limfe
primer
Patofisiologi

Tumor
Primer Otak

Melalui aliran darah


Melalui pembuluh limfe
Melalui cairan cerebrospinal
Parenkim otak

Massa berbentuk bulat, baik itu padat atau lunak


bisa berdarah atau nekrosis atau degenerasi kistik.
Metastasis pada system saraf pusat sering multipel
tapi bisa juga soliter.

Meningens

Dapat bersifat difus atau multifocal.


Patogenesis
Manifestasi Klinis

Akibat massa lokal dan edema sekitar serebral


Sakit kepala

Kejang

Gangguan kognitif

Gangguan motorik

Penurunan kesadaran
Diagnosis

Anamnesis

Pemeriksaan Pemeriksaan
penunjang fisik
Diagnosis

Gambaran spesifik tumor primer


dapat ditemukan sebelum, saat, atau setelah
Karsinoma didiagnosis adanya suatu tumor primer (6-9
Paru bulan)
berupa gambaran multiple lesi metastasis

Karsinoma Biasanya ditemukan beberapa tahun


setelah tumor primer didiagnosis (2-
Payudara 2,5 tahun
sering bermetastasis ke otak dan meningens.
Biasanya ditemukan setelah beberapa tahun
Melanoma terdiagnosis. Gambaran metastasis melanoma
adalah kaya akan pembuluh darah dan mudah
berdarah.
Pemeriksaan Penunjang

Biopsi Radiologi

Menetukan lokasi,
jumlah, ukuran,
Diagnosis pasti
dan keterlibatan
struktur sekitar
Pemeriksaan Radiologi

Radiografi konvensional :

Tidak sensitif untuk mendeteksi tumor pada otak.


Radiografi kepala (tengkorak) dapat mendeteksi
multipel lesi litik atau sklerotik dan blastik ketika
proses matastasis tumor melibatkan cranium.
Foto rontgen tengkorak proyeksi lateral pada pasien dengan
multiple mieloma, tampak multiple lesi litik
Pemeriksaan Radiologi

USG Kepala :
Bermanfaat untuk tindakan intraoperatif
Pemeriksaan Radiologi

CT Scan Otak :

CT Scan otak dapat disarankan pertama kali sebagai


screening setelah tumor primer diketahui atau setelah
terdapat tanda dan gejala di otak
Gambaran tumor metastasis otak umumnya berupa lesi
multipel (dapat juga soliter) biasanya hipo/isodens di
intraparenkimal (terutama pada grey and white matter
junction) dengan gambaran perifokal udem
disekitarnya
Biasanya lesi akan tampak enhance setelah pemberian
kontras.
Tampak multiple lesi hipodens intraparenkimal di hemisfer kiri,
batas tidak tegas, yang enhance setelah pemberian kontras
pada pasien dengan karsinoma paru
Tampak gambaran multiple lesi (nodul) metastasis yang
enhance setelah pemberian kontras pada pasien dengan
karsinoma kolon
Pemeriksaan Radiologi

MRI Otak :

Lebih sensitif daripada CT scan


Gambaran tumor metastasis otak berupa
lesi multiple dengan edema
disekitarnya
Tampak lesi mutiple kecil-kecil intraparenkimal di
kedua hemisfer serebri pada pasien dengan
karsinoma paru
Gambaran multiple lesi metastasis pada pasien
dengan melanoma
Tampak multiple lesi enhancing intraparenkimal di
lobus frontoparietal posterior dan cerebelum pada
pasien dengan karsinoma payudara
Pemeriksaan Radiologi

Whole body 18-fluorodeoxyglucose positron emission


tomography (FDG-PET) :

Melihat proses metabolisme gula di tubuh.


Metastasis intraserebral akan tampak sebagai area dengan
peningkatan metabolisme.
Metastasis pada cranium akan tampak seperti multiple area
fokal dengan tangkapan radioaktif yang meningkat.
Tumor otak metastasis pada pasien dengan
karsinoma payudara dengan HER-2 positif.
Pemeriksaan Radiologi

Angiografi :

Melihat embolisasi pembuluh darah


Mengavaluasi vaskularisasi tumor
Dapat menggunakan fluoroscopy sinar-X, CT
dengan iodinasi, dan Magnetic Resonance Angigraphy
Pemeriksaan tumor otak dengan MRA
(Magnetic Resonance Angography)
DIAGNOSIS BANDING
Glioblastoma
multiform

Tumor Primer Meningioma


Diagnosis Banding

limfoma

Abses serebri
Infeksi
Tuberkuloma

Lesi
Multiple Sklerosis
Demielinasasi
UKURAN JENIS TUMOR
Milier Metastasis

Tuberkuloma

Small Metastasis

Tuberkuloma

Granuloma sistiserkus
Sarkoidosis

Medium Metastasis

Tumor Otak Primer


Tuberkuloma
Fungal Granuloma

Toxoplasmosis

Penyakit demielinisasi

Sarkoidosis

Large Metastasis

Abses serebri

Tumor otak primer


Abses tuberculosis
Abses serebri

Glioblastoma
Multiforme
Lesi dengan
Perifokal Udem
Nekrosis radiasi

Hematoma
(ringan)
MENINGIOMA
Meningioma merupakan tumor jinak
ekstra-aksial yang terjadi di luar jaringan
parenkim otak yaitu berasal dari meningen
otak
Pada CT-Scan kepala ditemukan adanya
lesi isoden. Udema disekitar lesi dapat
luas. Dapat juga tampak adanya
hiperostosis dan kalsifikasi intratumor.
MENINGIOMA

Tampak enhancing seteah pemberian kontras


ABSES SEREBRI
Abses serebri adalah suatu reaksi piogenik
yang terlokalisir pada jaringan otak

Gambaran CT Scan pada Abses


Early cerebritis (hari 1-3): fokal, daerah
inflamasi dan edema.
Late cerebritis (hari 4-9): daerah inflamasi
meluas dan terdapat nekrosis dari zona
central inflamasi
Early capsule stage (hari 10-14): gliosis post
infeksi, fibrosis, hipervaskularisasi pada
batas pinggir daerah yang terinfeksi. Pada
stadium ini dapat terlihat gambaran ring
enhancement.
Late capsule stage (hari >14): terdapat
daerah sentral yang hipodens (sentral
abses) yang dikelilingi dengan kontras -
ring enhancement (kapsul abses)
ABSES SEREBRI
TUBERKULOMA
Tuberkuloma intrakranial adalah suatu
infeksi granulomatosa yang disebabkan
oleh Mycobacterium tuberculosis yang
melibatkan parenkim otak dan kadang
kadang melibatkan selaput otak
(meninges)
TUBERKULOMA

Gambaran khas tuberkuloma berupa nodul dengan area pusat yang kecil
(nekrosis perkejuan)
MULTIPLE SKLEROSIS
Multipel Sklerosis (MS) merupakan suatu
penyakit autoimun pada sistem saraf pusat
dan ditandai dengan proses patofisiologi
yang kompleks diantaranya inflamasi,
demielinasi multifokal, hilangnya akson,
dan remielinasi
Gambaran lesi biasanya berbentuk ovoid,
ellipsoid yang berlokasi di periventrikel
dan subkorteks
MULTIPLE SKLEROSIS
GLIOBLASTOMA MULTIFORM

Gamabaran massa yang meluas dengan bagian sentral nekrosis dan ring enhancement,
dengan perifokal udem
TATALAKSANA

PEMBEDAHAN RADIASI

MEDIKA
KEMOTERAPI
MENTOSA
PEMBEDAHAN

Metastasis Soliter: kraniotomi


Lesi multiple: kraniotomi
dan eksisi tumor
Lokasi dapat dicapai melalui Satu lesi dapat dicapai dengan
operasi terbuka operasi terbuka dan lesi
Terdapat efek massa desak tersebut menyebabkan gejala
ruang (defisit fokal, peningkatan klinis yang jelas dan atau
tekanan intrakranial) mengancam jiwa
Diagnosis tidak diketahui Bila semua lesi dapat dambil
semua saat operasi
Diagnosis tidak diketahui
TERAPI RADIASI

Wholebrainradiotherapy Stereotacticradiosurgery
(WBRT) (SRS)
Wholebrainradiotherapy
Dapat diberikan sebagai terapi utama, kombinasi
dengan SRS, atau setelah operasi.
Teknik dan target radiasi WBRT dapat diberikan
dengan teknik konvensional 2D lapangan opposing
lateral atau dengan radioeterapikonformal 3D.
Lapangan radiasi harus mencakup keseluruhan isi
intrakranial
Stereotacticradiosurgery (SRS)
Stereotacticradiosurgery sebagai alternatif dari
pembedahan melalui pemberian radiasi dengan
konformalitas sangat tinggi dengan rapiddosefall-off
sehingga dapat diiberikan dosis tinggi pada tumor
Stereotacticradiosurgery dilakukan sebagai terapi
tunggal atau sebagai terapi kombinasi dengan
wholebrainradiotherapy, baik dengan atau tanpa
operasi
KEMOTERAPI
TIDAK SERING DILAKUKAN TETAPI DAPAT EFEKTIF
UNTUK BEBERAPA PASIEN
Pilihan untuk menggunakan kemoterapi tergantung status
penyakit sistemik,lokasi primer,ukuran dan jumlah tumor,
ketersediaan obat, riwayat tatalaksana kemoterapi
sebelumnya
Kombinasi radioterapi dan kemoterapi bisa meningkatkan
respon dan progression-free survival. Kemoterapi local
setelah operasi bisa mengurangi risiko relaps.
TERAPI MEDIKA MENTOSA

KORTIKOSTEROID H2 ANTAGONIS

ANTIKONVULSAN
PROGNOSIS
Prognosis dari tumor otak tergantung tipe
histology dan derajat keganasan
Faktor lain termasuk usia, kesempurnaan operasi
reseksi yang dilakukan, penemuan neurologi
preoperative dan postoperative, progresivitas
tumor dan lokasi tumor
BAB 3
KESIMPULAN
KESIMPULAN

Definisi

Suatu tumor yang berada di otak yang terjadi akibat


penyebaran dari tumor lain yang sebelumnya sudah
ada pada bagian tubuh lain.
Contoh : karsinoma paru, payudara, kolon, melanoma

Cara penyebaran

Melalui aliran darah, limfe, cairan cerebrospinal


KESIMPULAN

Manifestasi klinis

Sakit kepala dan kejang yang diikuti oleh gangguan


kognitif dan motorik

Pemeriksaan radiografi penunjang

Radiografi konvensional, usg kepala, CT Scan otak, MRI,


FDG-PET, dan angiografi
KESIMPULAN

Diagnosis Banding

Meningioma, abses cerebri, tuberkuloma, multiple


sklerosis, dan glioblastoma multiform

Penatalaksanaan

Pembedahan, radiasi, kemoterapi, dan terapi


medikamentosa untuk meringankan gejalanya
TERIMA KASIH