Anda di halaman 1dari 15

KEPERAWATAN

L ANSIA DENGAN
PENURUNAN
KOGNITIF
KOGNITIF

merupakan proses atau kegiatan mental atau aktivitas


dalam berfikir, belajar, mengingat dan cara individu
memperoleh pengetahuan faktual yang empiris untuk
dipresentasikan dan ditransformasikan, serta disimpan
dalam ingatan lalu dimunculkan kembali
KEMAMPUAN KOGNITIF LANSIA
keterampilan sama atau meningkat seperti: kebijaksanaan, penilaian, kreativitas,
akal sehat, koordinasi fakta dan ide, luasnya pengetahuan dan pengalaman;
keterampilan menurun sedikit dan bertahap seperti: abstraksi, perhitungan,
kelancaran, pemahaman verbal, orientasi spasial, penalaran induktif dan memori
primer;
menemukan kata sulit tetapi meningkatkan kosakata;
memori kontrol utuh dan mempunyai ruang informasi besar tentang masa lalu;
faktor pengganggu fungsi kognitif seperti: kecemasan, depresi, masukan sensorik
berkurang, kesehatan buruk, keyakinan negatif;
faktor peningkat fungsi kognitif seperti: latihan fisik, stimulasi mental, kegiatan
rekreasi menantang, jaringan sosial dan kegiatan yang memberikan rasa kontrol
dan penguasaan;
fungsi kognitif lansia menurun oleh karena kecemasan dan kekhawatiran negatif
yang mempengaruhi ingatan dan konsentrasi
DEMENSIA
Penurunan intelektual
Gangguan pengamatan, daya ingat, gangguan kemampuan dalam
menyelesaikan masalah yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari
Penurunan kemampuan dalam berkomunikasi dan berbahasa, serta
dalam pengendalian emosi
TANDA AWAL :
Kehilangan daya ingat secara perlahan dan bertambah
Sering kebingungan
Tidak mengenali orang
Lupa meletakkan dan fungsi barang
Lupa waktu terutama pada saat bangun tidur
Menjadi apatis dan menyendiri
Tidak mampu melakukan tugas sehari-hari
SELANJUTNYA

Penurunan kemampuan berbicara


Sering mengulang-ulang kata
Kesulitan menyusun kalimat
Tidak mampu berpindah
Kehilangan kemampuan untuk tersenyum
Tidak mampu menegakkan kepala
TAHAP AKHIR

Apati yang ekstrem


Tidak mampu berkomunikasi
Inkontinensia urine dan feses memburuk
Kehilangan nafsu makan
Bergantung penuh pada bantuan orang lain untuk semua aktivitas sehari-hari
Kehilangan berat badan
BAGAIMANA MENCEGAH DEMENSIA?

Makanan
Aktifitas dan Olah raga
Suplementasi
Manajemen Stress
MAKANAN

DIANJURKAN DILARANG
Ikan (Kaya 3) Makanan cepat saji (junk food)
Daging lemak Jeroan
Kacang-kacangan ( 1 hari 1 genggam) Gajih dan kulit
Sayuran dan Buah berwarna hijau dan Makanan dengan bahan pengawet dan
merah (brokoli, bayam, wortel, tomat, dan pewarna
lain, anggur, delima )
Goreng-gorengan
HINDARI

Asap Rokok
Alkohol
AKTIVITAS DAN OLAH-RAGA

Cukup istirahat (6-7 jam setiap hari)


Olah raga secara teratur
Lakukan kegiatan sehari-hari
Lakukan kegiatan yang dapat mengasah otak (membaca, menulis,
menjahit, menyulam, mengisi teka-teki)
Tetap aktif dan bersosialisai
SUPLEMENTASI

Vitamin B kompleks
Minyak Ikan
MANAJEMEN STRESS

Lakukan hobi yang disukai


Periksa kesehatan ke puskesmas atau dokter
Berbicara dengan orang-orang terdekat, bernyanyi
Rekreasi
Jaga agar tekanan darah, gula darah, berat badan dan kolesterol
SIMULASI