Anda di halaman 1dari 96

Design and Empower

your Life with NLP

M U H L I S K AT I L I ,
S . K E P. , N S , C H , C H T, N N L P, N L P.

- MASTER HYPNOSIS
- PROFESSIONAL NURSE
- LIFE COACH & COUNSELLOR
- CERTIFIED NLP PRACTITIONER
- CEO INSPIRASI ISTOMEWA INDONESIA
- MANAGER OF NURSING VALE INDONESIA
- CERTIFIED COMMUNICATION PRACTITIONER
- LICENSED NLP PRACTITIONER FROM INTERNATIONAL NLP SOCIETY
- CERTIFIED LIFE META-COACH FROM INTERNATIONAL NEURO-SEMANTIC
Sebelum anda Memulai..

What you THINK, you GET

Innamal amaalu binniyyat (HR. Bukhori-Muslim)


Where is Your Destiny.
Disclaimer

Seluruh informasi dalam materi pelatihan ini hanya


bersifat informasi dan edukasi. Pemateri tidak
bertanggung jawab atas penyalah gunaan tehnik-
tehnik yang ada.
Training Objectives

1. Menjelaskan tentang pengertian NLP dan


Hypnosis
2. Menjelaskan tentang sejarah NLP dan Hypnosis
3. Menjelaskan mengenai Asumsi-asumsi dalam NLP
4. Menjelaskan tentang prinsip dasar NLP dan
Hynosis
5. Menjelaskan tentang Otak Manusia
6. Menjelaskan tentang konsep perubahan dan
perilaku manusia
7. Menjelaskan hubungan antara NLP dan Hypnosis
Apakah Neuro Linguistic Programming

Neuro Linguistic Programming


Pikiran (Mind) dan Cara Cara kita memakai Cara kita mengurutkan
kita menggunakannya bahasa dan Bagaimana tindakan yang
dengan efektif hal itu mempengaruhi diperlukan untuk
kita mencapai tujuan
Neuro-Linguistic Programming (NLP)

Definisi NLPR) adalah Memakai Linguistic untuk


memprogram PIKIRAN. (Dr.Richard Bandler)

Seni menggunakan bahasa untuk


mempengaruhi pikiran bawah sadar serta
menghasilkan perilaku yang diinginkan.

Sebuah tehnik mengkodekan perilaku


bagaimana manusia mengorganisasikan
pikiran, perasaan, bahasa sesuai keinginan.
Sejarah NLP
5 Pillars NLP

Have an Outcome
- Mengetahui hasil akhir

Take some Actions


- Pilih langkah yang tepat

Sensory Acuity
- Ketepatan cara yang diambil

Behavior Flexibility
- Bersikap lentur

State & Physiology of


Exellence
- Mental yang Optimal
Asumsi-asumsi dalam NLP
1. Kegagalan versus umpan balik
2. Peta bukanlah wilayah yang sesungguhnya
3. Perbedaan manusia terjadi karena filter informasi lima
indra
4. Makna komunikasi beradasarkan respon yang di dapat
5. Ada niat positif dari setiap perilaku
6. Setiap orang memiliki sumber daya untuk berubah
1. Kegagalan Versus Umpan Balik

Tidak ada kegagalan yang ada


hanyalah umpan balik atas
tindakan yang dilakukan
2. Peta Bukanlah Dunia yang sesungguhnya

The Map is not


the territory

The Map is not


the territory
Seseorang merespon berdasarkan peta (persepsinya)
bukan berdasarkan wilayah (kenyataan)
3. Perbedaan Manusia karena filter LIMA INDRA

Indra adalah pintu terhadap realitas


4. Meaning of Communication is the response you get.

- if what you are doing is not getting the outcome you


want then do something different

- If you always do what youve always done, youll


always get what you always got!
5. Ada niat positif dibalik
setiap perilaku
6. Setiap orang memiliki
sumber daya untuk berubah
Prinsip-Prinsip NLP
1. Modelling
2. Rapport
3. Anchor
4. Sistem Representational
5. Submodality
6. Strategy
1. Modelling
NLP memberikan kemampuan untuk:
1. Mengubah
2. Mengadopsi
3. Menghapuskan perilaku-perilaku
4. Dan memberikan kemampuan
memilih kondisi mental,
emosional, dan kondisi fisik.

Modelling adalah esensi utama NLP!


2. Rapport Keakraban Skill

Matching

Rapport Matching
Skill Pacing Leading/Sugesti

Matching

Melalui Rapport yang mendalam, kita (hampir) bisa melakukan apapun pada kawan
bicara kita (Milton)
3. Anchor

Melekatkan simbol
dengan state (kondisi
pikiran)

Anchor installation:
1. Akses
2. Amplify
3. Anchor (lekatkan)
4. Representational System

Adalah bagaimana DUNIA itu gambarkan


kembali.
Representation system summary

Visual (60%) Auditory (25%) Kinestetik (15%)


Mata Kanan / kiri atas, Kiri samping, seperty Kanan bawah
atau tidak fokus shifty-eyed
Gestur Cepat & kaku, Seimbang, menyentuh Ritmik, menyentuh bagian
termasuk (gerakan) bagian wajah, mengusap dada,
menunjuk dagu.

Napas Tinggi, dalam, cepat Tengah dada, ritmik. Dalam, pelan, berhenti
Bicara dgn alunan. sejenak.
Bicara lambat

Kata-kata Melihat, Dengar, dengarkan, Merasakan, menyentuh,


memandang, bertanya, mengatakan, mengambil, menangkap,,
memperlihatkan, klik, nyambung mengontak
perspektif
Presentasi Gambar, diagram, Menyukai rincian, Mencapai, mendapatkan,
video kesimpulan, kata-kata menghasilkan, menghindari,
mutiara, bacaan-bacaan. melepaskan, keluar.
Tanda Tanda Gerakan Mata
(Eye Accessing Cues)

Mengingat
Menciptakan Data Visual
Pikiran dalam
Visual

Menciptakan Mengingat
Pikiran dalam Data
Auditory Auditory

Mengakses Mengakses
perasaan Kata HATI
Kinestetik (Self Talked)

Orang Kidal (SEBALIKNYA)


Selami Pikiran Anda, sekarang
Bayangkanlah ada sebuah jeruk didepan anda.
Bayangkan jeruk tersebut begitu cerah warnanya
Perhatikan setiap detail dari jeruk tersebut

mungkin sekarang muncul sensasi suatu rasa di mulut anda.


Setelah anda membayangkan jeruk tersebut
muncul respon secara tidak sadar seperti air liur yang mulai mengalir
mungkin juga ada rasa sedikit asam di mulut anda.
Sekarang bayangkan jeruk tersebut diletakan diatas sebuah pispot.
5. Sub Modality

Sub = Bagian,
Modality = Modalitas /V.A.K.O.G.
Untuk mudahnya Submodality merupakan informasi
yang lebih detail dari sistem representasi seseorang,
atau lebih dikenal sebagai kualitas dari modalitas
6. Strategy

Perilaku manusia dihasilkan oleh struktur berupa


tahapan dan urutan beberapa representasi sebelum
akhirnya menghasilkan sebuah perilaku.
Bagaimana NLP dan Hypnosis mengubah
Diri Anda?

1. Personal Development
2. Therapy
3. Change work
4. Leadership
5. Education & Paenting
6. Sales & Marketing
7. Team Building
Manusia dan Perubahan

Satu-satunya hal yang pasti dalam


kehidupan ini adalah PERUBAHAN

BERUBAH
atau
DIUBAH?
New Behavior Generation

Imaginasi

Lakukan
PS Asosiasi dengan DS
yang diinginkan

Sugesti

PS : Present State DS : Desire State


6 Areas of Life

Social Life Spiritual

Career / Family
Business relationship

Health & Personal


Leisure Growth
BERUBAH atau DIUBAH???

Mastery your Mind


Mastery yourSelf
Mastery your LIFE!
Mind-Body-Soul Concept

State /
kondisi
Rahasia Kehebatan Otak

Setiap manusia memiliki kira-kira 1.000 miliar


neuron yang masing-masing mampu memproses
informasi dengan kecepatan lebih cepat dari
komputer pentium 4.
Otak manusia sebanding dengan tehnologi komputer
terbaik dengan kapasitas penyimpanan data dengan
panjang 50x panjang lapangan bola dengan tinggi
sepeti patung liberty. (Mastery your mind, design your destiny; Adam Khoo)
Conscious and unconscious Mind
Aplikasi Tehnik NLP dan Hypnosis

Communication (rapport building)


Phobia cure
Confidence
Public Speaking
Pain Management
Self Esteem
Motivation (Circle of Excellence)
Coaching (Kartesian Model)
Communication
Excellence with NLP
Introduction

Communication berasal dari kata communion yang


berarti dua atau lebih orang menyampaikan
pengalaman atau pemahaman melalui pertukaran
isyarat verbal dan non-verbal.
Asumsi Komunikasi

Kita tidak mungkin tidak berkomunikasi


The map is not the territory. seseorang merespon
berdasarkan peta (persepsinya) bukan berdasarkan
wilayah (kenyataan)
The meaning of communication is the response you
get, regardless of what you intended by that
communication.
Kita tidak dapat mengetahui apa yang orang lain
pikirkan dan rasakan sampai mereka ucapkan dan
lakukan.
if what you are doing is not getting the outcome you
want then do something different
If you always do what youve always done, youll
always get what you always got!
Mind-Body-Soul Concept

MIND LINGUIS SOUL


TIC

BODY
Kenali Persamaannya
Rapport Keakraban

Komunikasi Efektif
sangat tergantung
pada Keakraban
Komunikator &
Komunikan
Rapport Skill

Matching

Rapport
Skill
Matching Pacing Leading/Sugesti

Matching

Dengan rapport yang mendalam kita (hampir)


bisa melakukan apapun kepada lawan bicara (Milton)
Rapport Skills

VERBAL Matching
Mirroring / Matching PHYSIOLOGY
Matching VOICE Quality
Verbal Matching

Pacing
Statement;
Verifiable
behavior
Vague Back
Languag
e tracking

Meta
Predica
Progra te
m
Verbal
Matching

Framin Recappi
g ng

Appreciati
on Softener
1. Pacing statement

1-3 ongoing reality / verifiable behavior


Bangun Yes set

Gunakan linkage; sambil, dan, lalu, ketika.


2. Back tracking

Gunakan kembali kalimat klien sama persis


Hindari parafrase=mismatch
3. Predicate

Translate predicate yang Anda pakai, sehingga


selaras.
Lebih baik lagi, samakan urutan predikatnya
Contoh-contoh predicate

Visual Auditory Kinestetik Unspecified /


Digital
Lihat, amati, Berbicara, suara, Rasanya, keras, Berfikir, terpikir,
merah, cerah, nyaring, kasar, bahagia, spekulasi, merenung,
warna-warni, terdengar, bunyi, nyaman, luas, belajar, inspirasi.
kelihatannya,teran berbisik, lapang, nendang,
g, nyata, mendesah, terdorong, jatuh,
kelihatannya, mraung-raung, terharu, mantap, Note: clarify
cantik mengucapkan, jleb.
klik, gubrak,
nyaring, jebret,
merdu, musik
4. Recapping

Ucapkan Kata Kunci (trance words). Jangan


parafrase.
Belief sistem, kata-kata yang di tekankan / di
ulang-ulang.
5. Softener

Ubah Direct Question menjadi in-direct Question.


Gunakan Saya penasaran .atau Saya ingin
tahu.
6. Appreciation

Sikap kooperatif/kerjasama klien


Hindarai secara berlebihan
7. Framing

Proses dengan sengaja membingkai kalimat


agar bermakna sesuai dengan yang
diinginkan, disebut framing.

Formula : Peristiwa + Bingkai = Makna


Framing

1. Pre-frame :
Membuat bingkai diawal suatu kejadian, agar
yang mengambil makna sesuai yang
diharapkan
2. Postframe :
Membuat bingkai diakhir (setelah) kejadian
3. Reframing
Suatu tools untuk membentuk makna baru
dari suatu peristiwa.
Contoh Framing

Anak yang suka membantah itu


adalah hal buruk
Ya, di konteks lain kemampuan itu akan
sangat berguna kelak saat ia harus
berdebat dengan orang mempengaruhi
buruk padanya, atau pada orang yang
hendak menculiknya (context)
Anak itu bukan ingin membantah, dia
sedang belajar berpendapat secara
berbeda tinggal perlu diarahkan (content)
8. Meta Program

Kriteria/Hot Botton
Arah Motivasi
Sumber Motivasi
Vague Languangue

Pola-pola deletion Milton


Mirroring / Matching Physiology

Postur

Indirect
Matching Gestur

Mirroring
/
Physiology

Bagian
Napas Tubuh
tertentu

Ekspresi
Wajah
Matching Voice Quality

Intonasi

Voice
Volume Tempo
How impressions are formed

Interpersonal impressions are based on:


Verbal (what is said) 7%
Vocal (how it is said) 38%
Nonverbal (face/gestures) 55%

Analogue marking
INI YANG PENTING!

Unconscious Matching,
Menghasilkan
unconscious rapport
4 Tanda Keakraban

1. Connection Feeling (Nyambung)


2. Physiology (Bahasa Tubuh Sama)
3. Familiarity Words (Kata-kata yang familiar)
4. Leading (Mudah diarahkan)
PACING RAPPORT
LEADING

Semakin BANYAK tanda Rapport


yang muncul, maka semakin
DALAM Rapport terjalin.
Pacing Strategies; practice

1. Awali hubungan dan seterusnya


Lakukan verbal & non verbal matching
2. Saat akan mengajukan
pertanyaan/permintaan/perintah
Softener
Purpose frame
Benefit frame
Ingat!

Tidak ada orang sulit, anda hanya perlu


fleksibel.
Penolakan merupakan tanda bahwa anda kurang
rapport / matching.
Listening Skills

Anda tidak dapat mengetahui apa yang orang lain


rasakan dan pikirkan hingga mereka mengatakan
dan melakukannya
Pendengar yang Baik

Mendengar secara aktif: Pikiran, peRasaan, Ucapan


dan periLaku.

Komunikator yang baik harus bisa:


Mendengar dengan ATENSI

Mendengar AKTIF
Atensi; Sepenuhnya Hadir

Kemampuan indrawi melihat dan mendeteksi state


seseorang (Kalibrasi)
Pemahaman representasi internal orang lain
Pengetahuan menangkap isyarat mata
Memahami predikat orang lain
Kalibrasi

Mata
Fokus

pupil

Pernapasan
Kecepatan

Lokasi

Warna kulit (terang vs gelap)


Keadaan kulit / otot kulit (berbinar vs tidak berbinar)
Wajah; bentuk bibir (lurus vs tidak lurus)
Voice
Tinggi, rendah, volume, kualitas,
1. Penggunaan Kata Berbasis Indrawi
Representation system summary

Visual (60%) Auditory (25%) Kinestetik (15%)


Mata Kanan / kiri atas, Kiri samping, seperty Kanan bawah
atau tidak fokus shifty-eyed
Gestur Cepat & kaku, Seimbang, menyentuh Ritmik, menyentuh bagian
termasuk (gerakan) bagian wajah, mengusap dada,
menunjuk dagu.

Napas Tinggi, dalam, cepat Tengah dada, ritmik. Dalam, pelan, berhenti
Bicara dgn alunan. sejenak.
Bicara lambat

Kata-kata Melihat, Dengar, dengarkan, Merasakan, menyentuh,


memandang, bertanya, mengatakan, mengambil, menangkap,,
memperlihatkan, klik, nyambung mengontak
perspektif
Presentasi Gambar, diagram, Menyukai rincian, Mencapai, mendapatkan,
video kesimpulan, kata-kata menghasilkan, menghindari,
mutiara, bacaan-bacaan. melepaskan, keluar.
Gerakan Mata
(Eye Accessing Cues)

Mengingat
Menciptakan Data Visual
Pikiran dalam
Visual

Menciptakan Mengingat
Pikiran dalam Data Auditory
Auditory

Mengakses Mengakses
perasaan Kata HATI
Kinestetik (Self Talked)

Orang Kidal (SEBALIKNYA)


3. Tanda-tanda Fisiologi
(tonaliti,postur, gestur, pola nafas, dll)
Supporting Skill

Berikan perhatian penuh dan dengar secara aktif


Sesuaikan apa dan bagaimana klien berkomunikasi
Pacing
Akses state empati, perhatian dan peduli
Fokus dan masuk ke dalam dunia klien
Questioning Skill

Mengapa?
Cara terbaik berkomunikasi
Cara terbaik memfasilitasi perubahan
Cara terbaik memberdayakan orang lain
Cara terbaik menyibak filter komunikasi
Cara terbaik memimpin
Filter Komunikasi
Filter Komunikasi
Mind reading
Lost per formative
Cause Effect
Distortions Complex Equivalent
Presuppositions

Nominalization
Unspecific verbs
Deletions Simple deletion

Universal Quantifiers
Generalizations
Modal Operators
Distortion

Mind Loss Cause Effect Complex Nominalizatio


Reading Performative (C/E) Equivalent n
Mengklaim - Kata benda Mengasumsi Menyamakan
tahu perasaan tidak riil sebab makna dari
orang lain - Pakai akibat. dua hal
imbuhan:. Maka, karena,
an, pe..an, sebabnya,
ke.an sehingga

saya tahu. - Disini tidak - Barang ini Biasanya


ada mahal ditandai;
komunikasi sehingga adalah, yaitu,
- Pelajaran penjualan saya sama dengan,
ECG itu menurun berarti
sulit
Kami tidak
senyum,
artinya
Deletion

Simple deletion Comparative Unspecified Lack of


deletion verbs referential
index
Kalimat yg Kalimat Kata kerja yang Kata ganti orang
kehilangan kehilangan tidak jelas spesifik atau benda yg
sebagian pembanding tidak jelas
informasi
Hilangnya objek, Terkadang ada Ada kata kerja yg Orang-orang,
subjek atau kata pembanding, tidak spesifik; mereka,
keterangan kadang tidak ada belajar, masyarakat,
mengerjakan, karyawan, ini, itu.
dijalankan
- Perasaan saya - Perawatannya - Ia - Orang-orang
tertekan tidak menyinggung membenci saya
- Saya memuaskan perasaanku - Mereka mulai
berprestasi - Produk yang - Saya selalu berulah lagi
dikerja anda tawarkan dipercaya oleh
sebelumnya mahal teman-teman
Generalization
Meruntuhkan Filter Komunikasi

Meta Model Dasar


Well Formed Outcomes (WFO)
Pertanyaan Meta-Model Dasar

Apa, bagaimana, siapa, dimana, berapa, dibandingkan dengan apa, kapan?

Apa Tepatnya?
Apa yang terjadi bila anda melakukan atau tidak melakukan?
Apa yang menghambat anda dari?
Apa artinya bagi anda? Apa yang anda pikirkan?
Apa asumsi anda?
Dibandingkan dengan siapa atau apa?
Bagaimana anda tahu?
Bagaimana secara spesifiknya?
Bagaimana yang saya lakukan bisa menyebabkan anda
Bagaimana anda tahu, bahwa hal itu baik/buruk? Apa kriterianya?
Siapa yang mengatakannya?
Kapan secara spesifiknya
Apakah selalu?
Kekuatan Bertanya
Kalimat disusun dengan cara membuat kalimat perintah
menjadi pertanyaan dengan Bisakah.., Bagaimana jika...,
Apakah...
Meminta teman bicara melakukan sesuatu:
Apakah Bapak/Ibu bisa isi formulir ini dan kemudian
menghubungi saya kembali?
Bagaimana jika anda melatih pola bahasa ini sementara
saya menyiapkan slide berikutnya?

Perintah harus berupa tindakan yang bisa dikerjakan saat


itu juga
Penilaian

Merupakan sebuah jugement nilai yang tidak jelas


siapa pembicaranya
Ini akan menimbulkan efek seolah sudah diterima
oleh semua orang
Kalimat dibuat dengan cara menghilangkan subyek
yang menilai:
Sungguh bagus sekali ketika Ibu bisa datang jam 9 pagi
Alangkah baiknya Bapak antri di sebelah sana
Akan lebih mudah jika Ibu lengkapi terlebih dahulu
persyaratannya
Proses ___ _____ (Nominalisasi)

Mengubah kata proses menjadi kata statis, sehingga


lebih bermakna dan bertahan
Dilakukan dengan cara memberikan awalan dan
akhiran: pe-an, ke-an, me-kan
ContohKelengkapan yang Ibu bawa besok akan
memudahkan dan mempercepatp roses bagi
Ibu!
Pengambilandokumen
Merasa Tahu (Mind Reading)

Seolah-olah tahu apa yang dipikirkan orang lain


dapat menghasilkan efek sugestif dan semakin
kredibel saat membangun hubungan.

Pastikan tidak terlalu spesifik. Contoh:


Saya tahu, Ibu pasti ingin segera dapatkan hasilnya,
bagaimana jika Ibu segera lengkapi dokumennya!
Dan bukankah anda sekarang berpikir bahwa setiap
orang perlu mengikuti training ini agar semakin berdaya
Sebab Akibat (Cause Effect)

Untuk menciptakan keterkaitan antara beberapa


kondisi atau asumsi.
Gunakan kata sambung yang menjadikan sebab
akibat: jika-maka, saat, ketika, membuat,
menjadikan, memastikan, mengisyaratkan, dll.
Contoh:
Jika besok Bapak datang lebih awal, maka Bapak akan
bebas dari antrian yang panjang!
Kelengkapan dokumen Ibu menjadikan kami lebih
mudah memprosesnya dan Ibu akan lebih cepat
mendapatkan hasilnya
Menyamakan (C. Equivalence)

Untuk mengekspresikan keinginan menyamakan


makna dari dua kondisi yang berbeda.
Gunakan kata sambung yang mendukung: sama
dengan, berarti, adalah, merupakan, yakni, dll.
Contoh:
Meminta pelanggan dengan bahasa persuasif me-
nandakan anda peduli pada pelayanan prima!
Tidak merasa tersinggung dan emosional dengan keberatan
pelanggan adalah perwujudan sikap mental yang ramah dan
penuh kedewasaan
Asumsi Penunjuk Waktu

Menempatkan asumsi waktu untuk mengarahkan


perilaku dan mendapatkan persetujuan orang lain.
Gunakan kata: sebelum, sesudah, setelah, saat,
ketika, dll
ContohSesudah Bapak isi formulirnya, Bapak
boleh segera kembali menemui saya
Sebelum Bapak tandatangi persetujuan dalam formulir ini,
alangkah baiknya Bapak men-cek kembali angka-angka
yang Bapak tuliskan
Ibu boleh kembali ke loket ini setelah ada panggilan ya
Bu
Asumsi Adanya Peningkatan

Untuk memunculkan kesan suatu hal sudah


terjadi dan sedang meningkat intensitasnya.
Menggunakan kata mulai atau semakin
Penjelasan Bapak terakhir ini mulai membuka
pemahaman saya, mengapa akhirnya Bapak
komplain mengenai hal ini
Baik pak, dengan cara Ibu mengatakan seperti ini,
saya semakin memahami apa yang menjadi
keinginan Ibu
Semakin, Semakin...

Untuk menyarankan suatu tindakan dengan cara


menyusun dua kalimat yang dihubungkan dengan
kata:_______...(arahkan pada tujuan kita)...,
_______... (arahkan pada keuntungan mereka)...
Contoh:Semakin cepat Bapak lengkapi persyaratannya,
semakin cepat pula kami bisa memprosesnya
Bisa jadi Ibu sudah mengerti, semakin Ibu menjelaskan
kejadiannya, semakin kami bisa membantu Ibu
Semakincepat kita memulai latihan, semakin cepat
anda bisa beristirahat
Ilusi Pilihan

Teknik unuk mendapatkan persetujuan, tanpa bertanya


setuju atau tidak
Dilakukan dengan cara memberikan 2 pilihan (yang
keduanya adalah tujuan kita), menggunakan kata sambung
atau
Pendengar / receiver dikondisikan untuk berpikir bahwa
dirinya telah setuju
Saya ingin tahu, apakah Bapak akan bawa kelengkapan dokumennya
siang ini atau besok pagi?
Sementara kami proses permintaan Bapak selama kurang lebih 1 jam,
apakah Bapak akan menunggu di sini atau lebih senang kembali lagi
besok?
Latihan: Eye accessing cues questions
1. Pikirkan lagu favorit anda dan 7. Seperti apa suara ibu anda
dendangkan dalam hati kedengarannya
2. Mana yg lebih dingin, tangan 8. Ketika anda merasa sedih apa
kanan atau tangan kiri anda. yang akan menaikkan
3. Seperti apa anda kelihatannya semangat anda
jika berat badan anda 9. Berapa hasil 125:5.
berkurang 10 kg 10. Siapa orang yang terakhir kali
4. Siapa orang pertama yg anda andaajak bicara sebelum anda
lihat kemarin di kantor hadir disini.
5. Pikirkan terakhir kali 11. Kutip lagu mencoba untuk
seseorang memotong jalur setia di dalam hati
anda ketika anda mengendarai 12. Seperti apa kedengarannya
motor/mobil anda ketika televisi menyala, telepon
6. Seperti apa kedengarannya berdering dan seseorang
bunyi alarm mobil anda. mengetuk pintu.
Terimakasih