Anda di halaman 1dari 19

Gemelli

NURFITRI AZHRI MIRANTI


1102012204
Kehamilan kembar atau kehamilan
multipel ialah suatu kehamilan dengan dua
janin atau lebih.
Faktor Resiko

Usia ibu dan


Ras Herediter
paritas

Pituitary Terapi
Nutrisi
gonadothropin infertilitas

Assisted
Reproductive
Technology
KLASIFIKASI
KEHAMILAN
KEMBAR

MONOZIGOT DIZIGOT

Fertilisasi 1 Fertilisasi 2
ovum ovum

frekuensi : Frekuensi :
30% 70%
Gemelli monozigotik satu telur, homolog, uniovuler,
identik

Monozigotik

Diamniotik Diamniotik Monoamniotik


Dikorionik Monokorionik Monokorionik Kembar Siam
Monozigotik Monizigotik Monozigotik
TANDA DAN GEJALA
KEHAMILAN GEMELLI
Palpasi abdomen
Mual muntah berat
obstructive didapatkan 3
karena
uropathy bagian tubuh yg
peningkatan hCG
besar

Auskultasi Anemia dan


terdapat >1 DJJ, Riwayat penyakit defisiensi
terdengar jelas & Penggunaan lain karena
berbeda lebih dari stimulator ovulasi kebutuhan
10 denyut/ menit bertambah

Frekuensi Solusio plasenta,


hidramnion 10x Preeklampsia dan sesak nafas, sering
lebih besar dari eklampsia kencing, edema dan
kehamilan tunggal varises tungkai
Pada kehamilan ganda monozigotik:
1. Pembuluh darah janin yang satu
beranastomosis dengan pembuluh darah
janin yang lain
2. Jantung janin yang satu, karena peredaran
darah yang lebih sempurna, menguasai
jantung serta sistem peredaran darah janin
yang lain melalui pembuluh pembuluh darah
yang beranastomosis,
3. Dapat terjadi sindroma transfusi fetal
Pada kehamilan kembar dizigotik
Dapat terjadi satu janin meninggal dan yang
satu tumbuh sampai cukup bulan.
Janin yang mati dapat diresorbsi sama
sekali atau masih ditemukan dalam uterus.
Dalam hal terakhir, cairan amnion dapat
diserap semua dan janin berubah menjadi
gepeng (fetus papiraseus atau kompresus).
LETAK JANIN
Kedua janin dalam letak membujur, presentasi kepala
(44-47 %).
Letak membujur, presentasi kepala bokong (37-38 %).
Keduanya presentasi bokong (8-10 %).
Letak lintang dan presentasi kepala (5-5,3 %).
Letak lintang dan presentasi bokong (1,5-2 %).
Keduanya letak lintang (0,2-0,6 %).
Letak dan presentasi 69 adalah letak yang berbahaya
karena dapat terjadi kunci-mengunci (interlocking)
DIAGNOSIS KEHAMILAN
Anamnesis
GEMELLI
a. Perut lebih buncit dari semestinya tua kehamilan
b. Gerakan janin lebih banyak dirasakan ibu hamil
c. Uterus terasa lebih cepat membesar
d. Pernah hamil kembar atau ada sejarah keturunan.

Pemeriksaan Fisik
a. Pada pemeriksaan pertama dan ulang ada kesan uterus
lebih besar dan cepat tumbuhnya dari biasa.
b. Teraba gerakan-gerakan janin lebih banyak
c. Banyak bagian-bagian kecil teraba
d. Teraba 3 bagian besar janin
e. Teraba 2 balotemen
Auskultasi
Terdengar 2 denyut jantung janin pada 2 tempat yang agak
berjauhan dengan perbedaan kecepatan sedikitnya 10
denyut per menit atau sama-sama dihitung dan berselisih
10.
USG
Tampak 2 janin, 2 jantung yang berdenyut, dapat diketahui
sejak usia kehamilan 5 minggu
Differential Diagnosis
Kehamilan lewat waktu
Polihidramnion
Tumor fibroid pada uterus, seperti leimioma
Kista abdominalis
Molahidatiform
KOMPLIKASI
Komplikasi pada ibu: 5. Vanishing Twin
Anemia Syndrome
Hipertensi 6. Kelainan kongenital
Partus prematurus /akardia/Twin reverse
arterial-perfusion
Atonia uteri (TRAP)
Perdarahan pasca 7. Twin to twin transfusion
persalinan syndrome
8. Kembar siam
Komplikasi pada janin: 9. Intra Uterine Growth
1. Prematuritas Retardation (IUGR)
2. Hyaline Membrane
Disease (HMD)
3. Asfiksia saat kelahiran
4. Infeksi Streptococcus
grup B
PENATALAKSANAAN
ANTEPARTUM
1. Diet dan pola makan yang baik
2. Suplemen besi dan asam folat untuk mencegah
anemia defisiensi yang meningkatkan risiko
persalinan preterm
3. Mengurangi aktivitas dan memperbanyak istirahat
4. Pemeriksaan klinis kehamilan sekurangnya setiap 2
minggu setelah 24 minggu.
5. USG obstetric setiap 3-4 minggu setelah diagnostik,
tujuannya:
6. Nonstress test setelah 32 minggu untuk mengetahui
keadaan janin dan memperkiraan adanya penekanan
pada tali pusat
7. Konsultasi perinatologi
PENATALAKSANAAN
INTRAPARTUM
a. Jika kembar presentasi vertex-vertex; dilahirkan per
vaginam dengan melakukan episiotomi mediolateral
untuk mengurangi tekanan pada kepala bayi.
b. Jika presentasi vertex-non vertex :
- Siapkan SC, atau
- Partus per vaginam diikuti dengan persalinan
bokong Breech delivery)
- Partus per vaginam diikuti ekstraksi bokong totalis
atau melakukan internal podalic version
- Partus per vaginam diikuti dengan melakukan
eksternal version (versi luar) dimana hal ini
memerlukan pemantauan dengan USG portabel
untuk melihat secara akurat letak bayi kedua
c. Jika presentasi non vertex-vertex atau non vertex-
non vertex: SC
d. Jika hamil kembar 3 atau lebih : SC
e. Pada kembar premature:
Vertex-vertex : partus per vaginam
Vertex-non vertex : Umumnya SC
Non vertex-vertex atau non vertex-non vertex :
SC
Kembar 3 atau lebih : SC
f. Pada locking twins : segera
lakukan SC
Ada tiga tipe :
Kollisi:
Kompaksi:
Interlocking:
PENATALAKSANAAN
POSTPARTUM
Awasi segera terjadinya perdarahan post partum
oleh karena atonia uteri sekunder