Anda di halaman 1dari 31

Oleh :

Kelompok 1
Definisi pemasaran farmasi
Pemasaran farmasi adalah suatu sub spesialisasi
pemasaran di mana pharmaceutical care di
aktualisasikan. Orientasi pemasaran farmasi tidak
hanya terbatas pada produk tetapi justru
memberikan perhatian yang besar pada layanan
farmasi yang prima.Ini mengindikasikan bahwa
eksistensi pemasaran farmasi adalah memberi
kepuasan atas kebutuhan dan keinginan pasien,
bukan hanya sekedar menjual produk untuk
meraih keuntungan yang sebesar-besarnya.
Kebutuhan, Keinginan, dan Permintaan
Konsep yang paling dasar dari pemasaran
adalah kebutuhan manusia (human needs).
Manusia mempunyai kebutuhan yang
kompleks mulai dari kebutuhan dasar yang
bersifat fisik seperti makan dan pakaian
samapi dengan kebutuhan esteem Pemasaran
farmasi adalah suatu sub spesialisasi
pemasaran di mana pharmaceutical care di
aktualisasikan.
Next
Konsep dasar kedua dari pemasaran adalah human
wantskeinginan manusia, yang merupakan bentuk dari
human needs yang di latar belakangi atau di pertajam
oleh kultur dan personalitas individual. Orang jawa
kalau lapar ingin makan nasi rames dan minum air
putih, sedangkan orang amerika serikat yang lapar
keinginannya makan hamburger dan coca cola.Dalam
realitasnya keinginan manusia berkembang dinamis
dank arena itu para produsen berupaya untuk
mengembangkan produk atau jasa yang dapat
memuaskan keinginan konsumen.
Next
Manusia pada dasarnya mempunyai keinginan
yang hampir-hampir tidak terbatas, tetapi
sumber daya yang di milikinya pada kenyataannya
terbatas.Mereka ingin memilih produk dengan
nilai dan kepuasan sesuai dengan kemampuan
keuangannya. Jika ada kemauan untuk membeli
dan ada kemampuan untuk membeli, maka
wantsakan menjadi demands/permintaan.
Dengan demikian permintaan baru akan terjadi
jika ada willingness dan capability to pay
Permintaan Produk Farmasi
Penentu utama permintaan obat (ethical)
adalah dokter, karena dokter yang
menentukan obat apa yang di guanakan oleh
pasien, jumlahnya berapa (dosis) dan di
gunakan berapa lama. Dalam hal ini
sesungguhnya dokter berperan sebagai agent
of patient karena pasien mempercayakan
sepenuhnya kepada dokter atas obat-obat
yang harus di beli dan di gunakannya.
Next
Pada sisi lain farmasis memberikan layanan obat
dengan conseling kepada pasien dapat pula
mempengaruhi permintaan obat. Farmasis
mempunyai kewajiban untuk menjamin bahwa
pasien memperoleh informasi tentang
penggunaan obat termasuk bagaimana
mekanisme kerja obat tersebut, indikasi dan
kontra indikasi dan efek sampingnya.Selain itu
farmasis juga harus memastikan bahwa resep
berikut dosisnya telah tepat dan benar
(appropriate).
produk
Produk adalah sesuatu yang dapat ditawarkan
kepada pasar yang dapat memuaskan
kebutuhan atau keinginan konsumen. Oleh
karena itu produsen harus mengetahui apa
kebutuhan dan keinginan konsumen untuk
kemudian dapat memproduksinya dengan
tujuan untuk dapat memenuhi kepuasan
konsumen
Value dan Kepuasan Konsumen
Customer value yaitu value yang diperoleh konsumen
atas biaya yang telah dikeluarkannya untuk
memperoleh produk/jasa termaksud. Sebagai contoh,
singapure airline (SQ) yang tergolong perusahaaan
penerbangan internasional terbaik di dunia, untuk
penerbangan dari singapure ke london, SQ memasang
tarif jauh lebih mahal dibanding dengan air india, TG
(Thailand) maupun MAS (Malaysia), karena konsumen
merasa lebih safe dan nyaman menggunakan SQ
dibanding dengan perusahaan penerbangan dan
kenyamanan SQ yang dirasakan oleh konsumen, itulah
yang dimaksud dengan Customer value
Next
Kepuasan konsumen tergantung pada
performansi nilai produk terhadap ekspektasi
konsumen. Jika performansi produk jauh dari
ekspektasi konsumen maka tidak akan dapat
memuaskan pembeli. Jika performansi produk
sesuai dengan ekspektasi konsumen maka
pembeli akan terpuaskan. Perusahaan-
perusahaan yang memiliki team pemasaran yang
tangguh akan selalu berupaya untuk dapat
memuaskan konsumenya bahkan berupaya
memberikan layanan lebih dari pada ekspektasi
konsumen
Next
Kepuasan konsumen dapat berkaitan erat
dengan kualitas.Dalam hal produk farmasi,
ada tiga aspek penting yaitu:
safety
efficacy

quality
Pertukaran, Transaksi, dan Relationship
Pertukaran adalah suatu aksi (action) untuk
memperoleh obyek yang diinginkan dari
seseorang yang menawarkannya dengan
mengganti sesuatu kepada pihak yang
menawarkan.seorang wanita menginginkan suatu
produk kosmetik yang dijual ditoko kosmetik.
Wanita tadi dapat memperoleh kosmetik dari
toko penjual dengan cara membelinya. Dalam jual
beli ini sesungguhnya telah terjadi pertukaran
(exchange) yaitu kosmetik ditukar dengan
uang.Exchange adalah merupakan inti konsep
pemasaran (core of marketing concept).
Next
Jika dikatakan exchange adalah inti konsep
pemasaran, maka transaksi adalah satuan unit
ukur pemasaran (unit of measurement). Transaksi
pada dasarnya adalah nilai yang
diperdagangkan/dipertukarkan diantara dua
pihak. Transaksi pemasaran adalah merupakan
bagian dari ide besar relationship marketing .
Dibalik keberhasilan dalam merealisasikan
transaksi jangka pendek , pemasar harus mampu
membangun hubungan jangka panjang dengan
konsumen, distributor maupun pemasok
pasar
Pasar berdasarkan tujuan pembeliannya dapat
dikelompokkan menjadi dua yaitu:

pasar konsumen
akhir

pasar
organisasional
Pasar konsumen akhir
Pasar konsumen akhir terdiri atas individu dan
rumah tangga yang tujuan pembeliannya
untuk digunkan sendiri atau
keluarganya.perilaku pasar konsumen (market
behavior) ditentukan oleh empat variabel
utama yaitu : budaya, sosial, pribadi dan
psikologis
Pasar organisasional
pasar organisasional atau sering disebut juga
pasar antara yang terdiri antara lain
organisasi, industri, pemerintah dan pedagang
dimana pembeliannya tidak untuk digunakan
sendiri melainkan untuk diolah lebih lanjut
(industri) atau diperdagangkan/dipasoklagi
kepada pihak lain atau untuk karyawan yang
ada diperusahaan . Pasar organisasi ini jumlah
pembeliannya relatif sedikit tetapi volume dan
pebeliannya berjumlah besar.
Next
Strategi pemasaran untuk pasar konsumen akhir
dan pasar organisasional jelas berbeda karena
masing-masing mempunyai perilaku sendiri-
sendiri. Memasarkan obat ethical melalui dokter
untuk diresepkan kepada pasiennya tentu sangat
berbeda dengan memasarkan obat untuk
keperluan buffer stock pemerintah . Untuk
produk farmasi dalam konteks indonesia, pasar
konsumen akhir lebih besar dibandingkan dengan
pasar organisasional
Pendekatan Pemasaran (Approach To
Marketing)
Menghadapi persaingan yang sangat ketat di era
globalisasi dan pasar bebas ini , perusahaa
dituntut untuk memiliki manajemen pemasaran
yang dinamis dan andal yang dapat
mengantisipasi perubahan pasar yang
berlangsung dengan kecepatan yang luar biasa.
Manajemen pemasaran yang dimaksud disini
mencakup analisis, perencanaan, implementasi
dan pengendalian/kontrol dari program yang
telah disusun dan ditetapkan untuk menciptakan,
membangun dan menjaga (maintain) benefit dari
pertukaran dengan pembeli target (target buyers)
untuk mencapai tujuan perusahaan.
Next
Konsep produksi berasumsi bahwa konsumen
lebih meutamakan prodak yang telah tersedia
yang terjangkau oleh konsumen.Manajemen
lebih berfokus pada peningkatan efisiensi
produksi dan distribusi.
Next
Konsep ini sampai saat ini masih digunakan
dalam dua kondisi :
Jika permintaan (demand) melebihi pasokan
(supply) yang karenanya perusahaan perlu
meningkatkan produksi
Jika biaya produksi meningkat tajam yang
karena itu produktivitas mesti ditingkatkan
untuk menurunkan biaya produksi.
Konsep produk
Konsep produk berasumsi bahwa konsumen
lebih menyukai produk yang ditawarkan
memiliki kualitas, performansi dan
inovativitas yang terbaik. Untuk itu
perusahaan harus berupaya secara terrus
menerus dan konsisten untuk melakukakan
perbaikan produk
Konsep penjualan
Konsep penjualan berasumsi bahwa konsumen
tidak akan membeli jika perusahaan tidak
melakukan penjualan dalam skala besar dan
promosi yang gencar. Praktek pemasaran seperti
ini pada umumnya dilakukan untuk produk yang
kurang dikenal oleh konsumen atau area kegiatan
non profit.Produk pemasaran dengan konsep
penjualan ini berisiko hanya didasarkan transaksi
sesaat yang kurang mengindahkan hubungan baik
jangka panjang dengan konsumen.
Konsep pemasaran
Konsep pemasaran berasumsi bahwa
keberhasilan pencapaian tujuan pemasaran
perusahaan tergantung pada bagaimana
dapat diketahui secara tepat kebutuhan dan
keinginan target pasar dengan memberikan
kepuasan yang diinginkannya secara lebih
efektif dan efisien dibandingkan dengan apa
yang didapat oleh pesaing.
Konsep societal marketing
Konsep societal marketing pada dasarnya
adalah perpanjangan atau pengembangan dari
konsep pemasaran, yakni selain berfokus pada
pemenuhan kepuasan kebutuhan dan
keinginan individual konsumen juga concern
terhadap kebutuhan dan keinginan
masyarakat. Konsep pemasaran yang hanya
berfokus tunggal pada kepuasan individual
dapat berpotensi negatif yang dapat
mencederai orang lain
Societal Pemasaran Farmasi
Pemasaran farmasi harus memasarkan produk
yang benar (the right product) dalam kuantitas
yang benar (the right quantity) pada tempat
yang benar (the right place) dan harga yang
benar (The Right Price) serta pada waktu yang
benar (the right time).
Produk yang Benar (The Right Product)
Industri farmasi tergolong industry yang
sangat highly regulated terutama dalam hal
safety, efficacy, dan quality. Kesalahan dalam
hitungan milligram pada produk obat dapat
menyebabkan tidak hanya penurunan
penjualan yang drastic, tetapi juga berakibat
fatal bagi keselamatan jiwa
konsumen/pasiennya
Dalam Kuntitas yang Benar (The Right
Quantity)
Dalam konteks pemasaran, karakteristik kuantitas
produk farmasi berkaitan dengan kemasan
(packaging). Pada satu sisi kemasan produk harus
menjamin mutu (quality assurance) dan pada sisi
lain dapat digunakan sebagai sarana promosi
dengan kemasan yang bagus dan menarik.
Kemasan obat, baik kemasan primer maupun
kemasan sekunder harus berkualitas baik, dapat
melindungi obat dari pengaruh-pengaruh
eksternal, seperti suhu, kelembaban, udara, serta
tidak boleh bereaksi dengan obat-obat yang
menimbulkan degradasi mutu.
Pada Tempat yang Benar (The Right
Place)
Berbeda dengan produk/ komoditas dagang biasa
yang dapat dijual dimana saja, oleh siapa saja.
Obat khususnya obat etichal hanya boleh dijual di
sarana tertentu oleh profesi tertentu dengan cara
yang tertentu sebagaimana diatur oleh Undang-
undang. Hal ini dilakukan karena obat adalah
produk yang berkaitan dengan keselamatan dan
kesehatan jiwa manusia. Cara penyimpanan yang
salah dan cara penggunaan yang salah dapat
berakibat fatal bagi konsumennya
Harga yang Benar (The Right Price)

Banyak determinan yang membentuk harga suatu


obat antara lain; market size, kompetisi harga,
biaya R&D dan keadaan pasar. Obat inovasi yang
masih dilindungi oleh hak paten yang berarti
masih memiliki hak ekslusif, harganya akan jauh
lebih mahal dibandingkan dengan obat yang telah
off paten. Meskipun demikian, dalam
menetapkan harga obat, perusahaan farmasi
perlu mempertimbangkan costumer value yang
diterima oleh pasien/costumer atas obat
tersebut.
Pada waktu yang Benar (The Right
Time)
Obat harus tersedia pada saat
dibutuhkan.Keterlambatan dalam penggunaan
obat dapat berakibat serius yang merugikan
konsumen/pasien.Pada dimensi pemasaran,
ketepatan waktu juga mempunyai arti yang
penting terutama dalam peluncuran produk-
produk baru.

Anda mungkin juga menyukai