Anda di halaman 1dari 29

Dasar Pengukuran

dan Ketidakpastian
Assesment Modul 01
Semester I 2016/2017
Lab Fisika Dasar ITB

Muhammad Ismail Yunus


10214022
Faldie Fathurohman
13713013
Tujuan Praktikan mampu menggunakan alat ukur yang disediakan
Praktikum
Praktikan mampu menentukan ketidakpastian dari
pengukuran tunggal dan berulang
Praktikan dapat menerapkan konsep ketidakpastian dan
angka berarti pada hasil pengukuran
Teori Skala Utama
Dasar
Skala Nonius
Alat Ukur
Nilai Skala Terkecil (NST)
Teori Akurasi
Dasar
Presisi
Parameter
Pengukuran Kepekaan
Resolusi
Kesalahan
Teori Adalah suatu rentang nilai
Dasar
yang menyatakan besarnya
Ketidak-
pastian pergeseran nilai hasil
pengukuran
Teori Mutlak Relatif
Dasar
Macam
Ketidak- Besarnya merupakan
pastian perbandingan ketidakpastian
mutlak terhadap hasil
pengukuran
Teori Kesalahan kalibrasi Kesalahan paralaks
Dasar
Kesalahan titik nol Fluktuasi pengukuran
Penyebab
Ketidak- Kesalahan pegas Pengaruh lingkungan
pastian Adanya gesekan
Teori
Dasar
Rambatan
Ketidak-
pastian
Data dan
Pengolahan
Percobaan
1
Penentuan
NST
Data dan Pengukuran massa jenis Balok Tembaga
Pengolahan
Percobaan
2
Penentuan
Massa
Jenis
Data dan Pengolahan data massa jenis Balok Tembaga
Pengolahan
Percobaan
2
Penentuan
Massa
Jenis
Data Pengukuran massa jenis Bola Baja (Besi)
Pengukuran
Percobaan
2
Penentuan
Massa
Jenis
Data dan Pengolahan data massa jenis Bola Baja (Besi)
Pengolahan
Percobaan
2
Penentuan
Massa
Jenis
Data dan Panjang kawat = ..... ..... mm
Pengolahan Diameter kawat = ..... ..... mm
Percobaan
3
Penentuan
Dimensi
Kawat
Data dan Volume kawat = ..... ..... mm
Pengolahan Rambatan ketidakpastian ditentukan dengan cara:
Percobaan
3
Penentuan
Dimensi
Kawat
Data dan Data kondisi lab pada pukul 14.30 (8/8/2016)
Pengolahan
Percobaan
4
Penentuan
Tekanan Data faktor koreksi pada temperatur 30oC pada rentang
dengan yang memuat tekanan 691.80mmHg
Faktor
Koreksi
Data dan Tekanan yang dengan faktor koreksi
Pengolahan
Percobaan
4
Penentuan
Tekanan
dengan
Faktor
Koreksi
Analisis Massa jenis umumnya diperoleh lebih ringan dari yang ada pada
referensi, ini dikarenkan pengukuran untuk referensi dilakukan pada
temperatur 18oC sedangkan temperatur LFD lebih tinggi daripada 18oC
pada saat praktikum. Hal ini mengakibatkan bahan memuai dan
menurunkan massa jenisnya
Jika diperoleh massa jenis yang lebih kecil, dapat diakibatkan karena
pada saat pengukuran dilakukan tepat mengenai bagian yang lebih
dalam (memutar mikrometer terlalu kuat, jangka sorong mengenai
bagian goresan dalam, dll) sehingga dimensi yang didapat lebih kecil
dari yang seharusnya
Analisis Adanya faktor koreksi untuk pengukuran tekanan udara diakibatkan
pengukuran dilakukan menggunakan barometer raksa. Raksa memiliki
koefisien muai yang lebih tinggi dibandingkan dengan tabung sehingga
pada pengukuran di atas 0oC (skala pada barometer dibuat untuk
pengukuran pada 0oC) akan memberikan hasil pengukuran tekanan
yang lebih tinggi daripada yang sebenarnya. Selain itu kecembungan
raksa juga dipengaruhi oleh temperatur tertentu pada tekanan udara
yang sama. Hal inilah yang menyebabkan pengukuran tekanan udara
yang benar adalah hasil pengukuran dikurangi dengan faktor koreksi
pada temperatur pengukuran.
Simpulan Diperoleh NST beberapa alat ukur yang dapat dilihat pada
tabel 2
Diperoleh massa jenis balok kuningan sebesar 8.33 0.010
gr/cm3
Diperoleh massa jenis bola baja sebesar 8.13 0.004
gr/cm3
Diperoleh volume kawat sebesar ..... ...... Mm3
Diperoleh nilai tekanan udara LFD pada temperatur 30oC
sebesar 688.43 mmHg
Kenadala Kendala: Solusi:
Praktikan mengantri Praktikan dikondisikan
menggunakan neraca untuk mengambil data
atau mengambil data yang lain terlebih dahulu
tekanan udara Perhatikan waktu
Praktikan tidak pengambilan data yang
menyelesaikan laporan selalu diingatkan oleh
akhir kordas
Bobot Panduan penilaian: Alokasi waktu
Penilaian
dan Alokasi Bagian I : 5 Tes awal 10
Waktu Bagian II : 20 Penjelasan singkat 10
Bagian III : 10 Pengambilan data 60
Pengolahan data 30
Laporan 75
Pembahasan analisis 5
Saran Karena ini merupakan
praktikum perdana, usahakan
management waktu praktikum
dijaga sebaik mungkin
Terimakasih
Cacatan Penggunaan mikrometer
untuk
asisten skrup, putar bagian seperti
pada gambar hingga
berbunyi maksimal tiga klik
dan sudahi putaran
Cacatan Jangan menukar dudukan
untuk
asisten dan tatakan timbangan.
Dudukan dan tatakan
timbangan sudah dikalibrasi
sesuai nomornya
Cacatan Ini adalah praktikum
untuk
asisten pertama TPB, perhatikan
baik baik slot waktu yang
sudah disediakan dan jaga
agar praktikan tetap dalam
kejaran praktikum dengan
selalu memantau progres
praktikum yang dikerjakan
Cacatan Mintalah kordas untuk
untuk
asisten mengajarkan penggunaan
fungsi statistika (rata rata,
standar deviasi, regresi, dll)
pada kalkulator jika sudah
lupa
Cacatan Baca notes pada file
untuk
asisten presentasi ini