Anda di halaman 1dari 12

KELOMPOK 8:

1. MAYA ULFAH FITRIANI (201612223)


2. SARI NOOR MARTATIYANA(201612229)
3. JAMASRI (201612235)
4. ASYLIKHNA FAHRIYA (201612237)
Sektor Publik Versus Sektor Bisnis
Di masa setelah primitif, masyarakat nomadem menjadi
masyarakat penetap dengan perkembangan tatanan
kemasyarakatan. Keterbatasan sumber daya mulai
diartikan sebagai kurangnya sumber daya alam dan
sumber daya manusia. Kerja sama antarkelompok
nonpengusaha dan pengusaha mulai dilakukan untuk
memenuhi kebutuhan masyarakat di suatu daerah.
Disinilah peristilahan kelompok swasta merupakan hasil
dari perubahan kemasyarakatan, perubahan sosial, dan
perubahan organisasi publik. Keterbatasan kapasitas
pengusaha publik membuka peluang peranan dalam
pengelolaan perekonomian. Pengusaha ekonomi mulai
dipisahkan dari pengusaha politik kemasyarakatan.
Memahami perbedaan dan keunikan karakteristik sektor
publik yang akan mengarah pada pebedaan dan keunikan
karakteristik akuntansinya
Memperdalam perbedaan dan keunikan karakteristik sektor
publik yang akan mengarah pada pebedaan dan keunikan
karakteristik akuntansinya
Maksimalisasi kinerja organisasi sektor publik
Akuntansi sektor public dan akuntansi bisnis (swasta) ada untuk
memenuhi kebutuhan public atau masyarakat. Perbedaan antara
sektor public dan swasta terletak pada keuntungan yang ingin
diperoleh. Akuntansi sektor bisnis (swasta) akan mencari keuntungan
sebanyak banyaknya dari layanan atau produk yang diberikan
kepada public. Sedangkan Akuntansi sektor public hanya memenuhi
keuntungan public tanpa mencari keuntungan.
Akuntansi sektor public secara tersendiri diharapkan dapat
meningkatkan keinginan akan akuntabilitas dan transparansi
kinerja pengelolaan sektor public.
Akuntansi sektor public dibuat sebagai wujud pertanggung
jawaban kepada masyarakat dan bukan semata-mata kepada
pemilik atau pemegang saham saja sebagaimana di sektor swasta.
Akuntansi Sektor Akuntansi Sektor
Perbedaan
Publik Swasta
Kesejahteraan
Tujuan Keuntungan
masyarakat

Organisasi Sektor Publik Swasta

Negara, Daerah,
Individual,
Keuangan Masyarakat,
Perkumpulan
Konstituen
Sektor Publik Sektor Bisnis (swasta)
Mekanisme secara formal dan Mekanisme secara formal dan
telah ditetapkan dengan telah ditetapkan dengan
keputusan organisasi keputusan organisasi atau
tidak formal
Segala keputusan diambil Mengambil keputusan secara
melalui musyawarah mufakat musyawarah mufakat, atau
antara pimpinan/ pengurus dapat juga keputusan
dan anggota/ perwakilan diputuskan secara individual
anggotanya (pemilik usaha)
Sektor Publik Sektor Bisnis (Swasta)
Disusun oleh bagian Disusun oleh para pegawai serta
perencanaan organisasi, staf manajer yang ada di dalam
atau pengelola organisasi organisasi tersebut
Disahkan dengan regulasi Disahkan dengan aturan
publik perusahaan atau keputusan
pemilik/pengelola perusahaan
Hasil yang ingin dicapai Hasil yang ingin dicapai adalah
adalah kesejahteraan publik ingin mencapai profit/laba yang
tinggi, serta peningkatan
kekayaan dan pertumbuhan
organisasi
Sektor Publik Sektor Bisnis (Swasta)

Penyusunan anggaran
Penyusunan anggaran dilakukan
dilakukan bersama
bagian keuangan, pengelola
masyarakat dalam
perusahaan atau pemilik usaha
perencanaan program

Dipublikasikan untuk dikritisi


dan didiskusikan oleh Tidak dipublikasikan
masyarakat

Disahkan oleh wakil


Disahkan oleh pengelola
masyarakat di DPR/D,
perusahaan atau pemilik usaha
legislatif, dewan pengurus
Sektor Publik Sektor Bisnis (Swasta)
Kualitas untuk Kualitas untuk
memenuhi tujuan mendapatkan keuntungan
pelayanan organisasi yang lebih besar

Partisipasi konsumen Partisipasi konsumen


(masyarakat) selama setelah mendapatkan
proses realisasi anggaran output (produk)
Sektor Publik Sektor Bisnis (Swasta)
Barang publik adalah barang kolektif
Barang swasta adalah barang spesifik
yang seharusnya dikuasai oleh negara
yang dimiliki oleh swasta.
atau pemerintah.
Sifatnya tidak eksklusif Sifatnya eksklusif
Barang dan jasa hanya bisa dinikmati
oleh mereka yang mampu
Pada umumnya, barang dan jasa
membelinya, karena harganya
diperuntukkan bagi kepentingan
disesuaikan harga pasar dengan
seluruh warga dalam skala luas
keinginan sang penjual harus untung
sebesarbesarnya
Tujuan pengadaan barang dan jasa
Tujuan pengadaan barang dan jasa
publik adalah diperuntukkan bagi
adalah diperuntukkan bagi
kepentingan seluruh warga dalam
kepentingan internal organisasi
skala luas
Menurut Likierman dan Taylor dalam Henley et al. (1992),
SEKTOR PUBLIK SEKTOR SWASTA
Laporan keuangan organisasi sektor Laporan keuangan sektor
publik amat dipengaruhi proses swasta amat terikat dengan
keuangan dan politik; aturan dan kriteria keuangan;
Pertanggungjawaban laporan organisasi Kriteria pertanggungjawaban
sektor publik unit pemerintah ke DPR/D laporan keuangan sektor swasta
dan masyarakat luas, yayasan dan LSM ditentukan para pemegang
kepada donor, dewan pengampu dan saham dan kreditur;
masyarakat luas;
Laporan keuangan sektor swasta
Laporan organisasi sektor publik hanya diungkap di tingkat
seharusnya dikembangkan sebagai organisasi secara keseluruhan;
pengembangan akuntabilitas publik;
Laporan unit pemerintah
Laporan organisasi sektor publik seperti diperiksa oleh Badan Pemeriksa
unit pemerintahan dan pemerintahan Keuangan (BPK) dan laporan
secara keseluruhan dijadikan dasar keuangan sektor swasta
analisa prospek pemerintahan, di LSM diperiksa oleh auditor
dan yayasan dijadikan dasar analisa independen
Sektor Publik Sektor Bisnis (Swasta)

Pertanggungjawaban merupakan Pertanggungjawaban merupakan upaya


upaya konkrit dalam mewujudkan konkrit dalam mewujudkan akuntabilitas
akuntabilitas dan transparansi di dan transparansi di lingkungan organisasi
lingkungan organisasi sektor publik bisnis (swasta)

Pertanggungjawaban dilakukan
Pertanggungjawaban dilakukan kepada
kepada masyarakat, konstituen, dan
stakeholders dan pemegang saham oleh
Dewan Pengampu di LSM atau
pengelola organisasi bisnis (swasta)
yayasan