Anda di halaman 1dari 38

Staphylococcus sp

pada Kulit

December 5, 2017 Staphylococcus sp 1


Kelompok 2
1. Agnes Intan Pudyaningtyas ( A102.11.001)
2. Fatimah Dwi Rahmawati ( A102.11.018 )
3. Intan Lambang Astrini ( A102.11.022 )

December 5, 2017 Staphylococcus sp 2


staphylos :
kelompok buah anggur

coccus :
bulat

December 5, 2017 Staphylococcus sp 3


Staphylococcus sp
Taksonomi

Morfologi
&
Fisiologi

Patogenitas

KASUS

Terimakasih

December 5, 2017 Staphylococcus sp 4


TAKSONOMI
Kingdom : Bacteria
Phylum : Firmicutes
Klas : Bacilli
Ordo : Bacillales
Famili : Staphylococcaaceae
Genus : Staphylococcus
Spesies : Staphylococcus aureus
Staphylococcus epidermidis
Staphylococcus saprofiticus
December 5, 2017 Staphylococcus sp 5
MORFOLOGI

Bentuk : Bulat
Ukuran : 0.5 1.5 m
Suhu optimum: 30 - 37 C
Sifat : anaerob
fakultatif
Tidak berspora
Tidak berflagel

December 5, 2017 Staphylococcus sp 6


FISIOLOGI

Bakteri Staphylococcus mudah


tumbuh pada berbagai macam-
macam media, bermetabolisme
aktif dan menghasilkan pigmen
yang bervariasi mulai dari pigmen
berwarna putih sampai kuning tua.
Bakteri Staphylococcus sebagian
menjadi anggota flora normal kulit
dan selaput lendir pada manusia,
sebagian lagi menjadi bakteri
patogen yang menyebabkan
bermacam-macam penyakit
December 5, 2017 Staphylococcus sp 7
HABITAT

Staphylococcus aureus
Rongga mulut, hidung, dan permukaan kulit (25 - 30%)

Staphylococcus Epidermidis
Rongga mulut, permukaan kulit, dan saluran nafas atas

Staphylococcus Saprofiticus
Permukaan kulit dan saluran kemih

December 5, 2017 Staphylococcus sp 8


Enzim & Toksin yang
Dihasilkan

Staphylococcus Staphylococcus
Staphylococcus aureus
epidermidis saprofiticus

ENZIM
Katalase V V V
Koagulase V - -

TOKSIN
Hemolisin V
Leukosidin V
Enterotoksin V
Eksotoksin V V V
Hialuronidase V

December 5, 2017 Staphylococcus sp 9


PATOGENITAS

Staphylococcus aureus
Jerawat, keracunan makanan, furunkel (bisul, radang kulit)

Staphylococcus Epidermidis
ISK (pada pengguna kateter), jerawat, septicaemia, endokarditis

Staphylococcus Saprofiticus
ISK, endokarditis, peritonitis

December 5, 2017 Staphylococcus sp 10


December 5, 2017 Staphylococcus sp 11
December 5, 2017 Staphylococcus sp 12
December 5, 2017 Staphylococcus sp 13
KRONOLOGI

Seorang wanita bernama Wilby melahirkan seorang


anak melalui operasi caecar pada tahun 2012. Ia
mengalami infeksi pada bekas luka operasinya karena luka
bekas operasi Wilby tidak sembuh. Antibiotik yang
dikonsumsi oleh Wilby ternyata tidak memberikan efek
dan akhirnya diketahui bahwa infeksi terjadi akibat
serangan bakteri MRSA.

December 5, 2017 Staphylococcus sp 14


M ethicillin

R esistant

S taphylococcus

A ureus

December 5, 2017 Staphylococcus sp 15


hospital acquired
methicillin
resistant Staphylococcus
aureus
(HA-MRSA)

MRSA
community acquired
methicillin-resistant
Staphylococcus aureus
(CA-MRSA)

December 5, 2017 Staphylococcus sp 16


Pengertian

MRSA merupakan bakteri Staphylococcus aureus yang resisten


terhadap antibiotik methicillin.

December 5, 2017 Staphylococcus sp 17


Mekanisme Kasus
Wilby

Luka caesar Resistensi terhadap


antibiotik

Diberi antibiotik Bakteri berkembang biak


methicillin lebih banyak

Bakteri menghasilkan
Makin parah toksin

Timbul infeksi Alfahemolisin


Bersifat nekrosis pada
jaringan

December 5, 2017 Staphylococcus sp 18


Enzim lain

Selain toksin hemolisin, bakteri Staphylococcus


aureus juga mempunyai enzim koagulase yang
dapat digunakan untuk :
1. Membedakan antara genus Staphylococcus
atau Streptococcus
2. Pada saat proses infeksi, enzim ini
menggumpalkan plasma oksalat / plasma
citrat karena adanya faktor koagulase
reaktif didalam serum sehingga hasil dari
koagulase tersebut ialah terbentuknya
gumpalan-gumpalan. Pada saat tubuh
melakukan fagositosis maka sel leukosit
tidak akan mengenali adanya bakteri, karena
bakteri bersembunyi di dalam gumpalan.

December 5, 2017 Staphylococcus sp 19


Proses Resistensi Staphylococcus aureus terhadap
Antibiotik

Bakteri berkembang Quorum Sensing pertukaran materi genetik


Protein binding masuk menyandi gen menimbulkan bakteri baru
bakteri resisten

December 5, 2017 Staphylococcus sp 20


Penyebaran MRSA

Menyentuh dan memijit kulit yang terkena


misalnya pada bisul atau luka,

Memakai handuk, pakaian atau seprai kotor yang telah


dipakai oleh orang yang terkena infeksi MRSA

Menggunakan alat rias yang telah dipakai oleh


orang yang terkena infeksi
MRSA

December 5, 2017 Staphylococcus sp 21


Pengobatan antibiotik

Sebagian besar infeksi MRSA dapat diobati dengan antibiotik,


seperti :
vankomisin, teicoplanin, dan linezolid. Namun antibiotik yang
banyak digunakan selama ini adalah vankomisin

December 5, 2017 Staphylococcus


Staphylococcus sp sp 22
22
PEMERIKSAAN LAB

Identifikasi Bakteri MRSA

Inkubasi 37 o C Inkubasi 37 o C
, 24 jam , 24 jam

Pengecatan
Gram (+)

Staphylococcus
Pengecatan
aureus
Gram (+)

December 5, 2017 Staphylococcus sp 23


Methicillin

Pemeriksaan Resistensi Antibiotik


1. Inokulasi bakteri pada media Nacl
0,9 % bandingkan dengan standart
Mc farland

2. Inokulasi kan suspensi bakteri ke


media NA plate inkubasi 37 derajat
celcius 10 menit

3. Pasang disk atibiotik Methicillin


inkubasi 37 derajat celcius 24 jam

December 5, 2017 Staphylococcus sp 24


API STAPH-IDENT

Test Lain Identifikasi Staphylococcus sp

December 5, 2017 Staphylococcus sp 25


CONTOH STRIP API STAPH IDENTIFICATION
SYSTEM

December 5, 2017 Staphylococcus sp 26


PROSEDUR

Inokulasi sampel Ambil 3 tetes suspensi bakteri


bakteri ke media (80 l), masukkan ke dalam
Nacl 0,9 % setiap microcupule pada strip
Bandingkan dengan ID STAPH
standart mc Farland
0.5

Inkubasi dalam
Baca hasil inkubator selama 5
jam suhu 35 C

December 5, 2017 Staphylococcus sp 27


December
December5, 20175, 2017 Staphylococcus sp sp
Staphylococcus 28
28
What is this ????

December 5, 2017 Staphylococcus sp 29


December 5, 2017 Staphylococcus sp 30
Penyebab jerawat

December 5, 2017 Staphylococcus sp 31


Jerawat

MEKANISME

Penimbunan lemak dan minyak pada folikel


rambut

Penyumbatan pori-pori kulit

Kolonisasi bakteri di sebum(P.acnes dan S.aureus,


S.epidermidis)

Terbentuk komedo (putih dan hitam)

Meradang, terbentuk jerawat

December 5, 2017 Staphylococcus sp 32


December 5, 2017 Staphylococcus sp 33
CARA MENCEGAH TIMBULNYA JERAWAT

December 5, 2017 Staphylococcus sp 34


DAFTAR PUSTAKA

Knor T. The pathogenesis of acne. Acta Dermatovenerol Croat.


2005
Patel M, Bowe WP, Heughebaert C, Shalita AR. The development
of antimicrobial resistance due to the antibiotic treatment
of acne vulgaris: A review. J Drugs Dermatol. 2010
Lautenbach E, Zaoutis T. Preventing MRSA infection in the
community.LDI Is-sue Brief. 2009
Entjang,dr.Indan.2003.Mikrobiologi dan parasitologi. Bandung
: Penerbit PT Citra Abadi

December 5, 2017 Staphylococcus sp 35


Gould, D. 2003. Mikrobiologi Terapan untuk Perawat. Cetakan I.
Jakarta : EGC
Jawetz, E., Melnick, J.L., dan Adelberg, E.A. 2005. Mikrobiologi
Kedokteran. Jakarta : Salemba Medika
Anonim.2005. TECHNICAL BROCHURE Biochemical information
for identification software.pdf France : Biomereux
Nougier, L. et al.2015. API/ID32 identification system: a new
database built on 56277 microorganism specific
biochemical profiles.Copenhagen : Biomereux
I, Sedlacek, et al.2008.Identification of Staphylococci Using
Commercial Kit API STAPH. Spain : ECCMID

December 5, 2017 Staphylococcus sp 36


December 5, 2017 Staphylococcus sp 37
SOAL HARIAN

1. Jelaskan mekanisme terjadinya jerawat !


2. Apa yang anda ketahui tentang MRSA dan sebutkan jenis infeksinya !
3. Dapatkah MRSA digolongkan sebagai infeksi nosocomial ? jelaskan

December 5, 2017 Staphylococcus sp 38