Anda di halaman 1dari 32

Streptococcus sp

Disusun Oleh :
1. Anisah Setiyorini A102.11.004
2. Ita Noviyanti A102.11.024
3. M Miftakul Huda P A102.11.034
12/5/2017 Streptococcus sp 1
12/5/2017 Streptococcus sp 2
Streptococcus sp
Taksonomi
Morfologi dan Fisiologi
Media Uji
Patogenitas
Kasus

12/5/2017 Streptococcus sp 3
Taksonomi
Kingdom : Bacteria
Phylum : Firmicutes
Class : Bacilli
Order : Lactobacillales
Family : Streptococcaceae
Genus : Streptococcus
Spesies : Streptococcus pneumoniae
Streptococcus pyogenes
Streptococcus viridians
Streptococcus mutans
12/5/2017 Streptococcus sp 4
Morfologi

Bentuk : Bulat
Ukuran : Diameter 0,5-1
m
Suhu Pertumbuhan : antara
10-45C
Sifat : Fakultatif anaerob
Tidak bergerak

12/5/2017 Streptococcus sp 5
Fisiologi
Struktur sel streptococcus
terdiri dari kapsul asam
hialuronidat, dinding sel,
fimbriae, dan membran
sitoplasma.

Streptokokus dapat dibagi


menjadi tiga kelompok
berdasarkan kemampuan
menghancurkan sel darah
merah.

12/5/2017 Streptococcus sp 6
Fisiologi
Media yang digunakan
untuk menumbuhkan
Streptococcus sp
adalah Blood Agar
Plate (BAP).

A. Beta Hemolisis-Complete;
S. pneumoniae
B. Alpha Hemolisis-Partial; S.
pyogenes
C. Gamma Hemolisis-None;
E. faecalis
12/5/2017 Streptococcus sp 7
Habitat

12/5/2017 Streptococcus sp 8
Penggolongan
Berdasarkan Landcefield Classification, Streptococcus sp
dibagi dari grup A sampai grup U dengan perbedaan pada
jenis karbohidrat dan antigennya.
contoh berdasarkan karbohidrat :
-Grup A : rhamnose-N-acetylglucosamine
-Grup B : rhamnose-glucosamine polysaccharide
-Grup C : rhamnose-N-acetylglucosamine
-Grup D : glycerolteichoic acid containing alanine &
glucose
-Grup F : glucopyrasonyl-N-acetylgalactosamine
12/5/2017 Streptococcus sp 9
Media Penyubur Selektif
BAP (Blood Agar Plate)
Untuk membedakan bakteri
hemolitik dan nonhemolitik yaitu
berdasarkan kemampuan mereka
untuk melisiskan sel-sel darah
merah.
Darah yang ditambahkan tidak
harus darah domba asalkan berasal
dari makhluk berdarah panas.
Pada dasarnya darah domba
memberikan hasil yang terbaik
sebab eritrosit darah domba
berukuran besar sehingga akan
lebih mudah mengalami hemolisis.

12/5/2017 Streptococcus sp 10
Antigen
-Antigen O = Karbohidrat.
Terdapat di dinding sel,
bahan pokok dalam menggolong dari streptococcus.
-Antigen M = Protein.
Dihasilkan oleh kelompok Streptococcus yang virulen.
-Antigen T = Substrat.
- Antigen P = Substan.
Diduga sebagai bahan yang memperbaiki tubuh sel
(cell body).

12/5/2017 Streptococcus sp 11
Toksin
Streptokinase ( Fibrinolysin), merubah plasminogen
-> plasmin.
Streptodorrnase, memecah Asam Dioksiribo
Nukleat.
Hialuronidase, memecah Asam Hialuronida dan
faktor penyebar infeksi mikroorganisme.
Enterogenik toksin, menyebabkan bercak merah
pada kulit.
Difosfopuridin nukleotidase, membunuh leukosit.
Hemolisin, menghemolisa eritrosit .

12/5/2017 Streptococcus sp 12
Patogenitas

Berbagai proses penyakit ini dihubungkan dengan infeksi Streptococcus sp.


Sifat-sifat biologik organisme penginfeksi, sifat respon inang, dan jalan masuknya
infeksi sangat mempegaruhi gambaran patologik.
12/5/2017 Streptococcus sp 13
Uji atau Identifikasi
Uji spesifik untuk identifikasi bakteri streptococcus sp
memiliki banyak macam mengingat banyaknya spesies
yang ada dan pengelompokannya.
1. Berdasarkan media tumbuhnya.
2. Berdasarkan pengamatan koloni maupun bakteri.
3. Tes berdasarkan antigen.

12/5/2017 Streptococcus sp 14
Uji atau Identifikasi
Identifikasi bakteri Streptococcus
sp dengan berdasarkan media
tumbuhnya bisa menggunakan
banyak media. Dengan prinsip
reaksi yang ditimbulkan bakteri
terhadap media tempat
tumbuhnya.
Contoh :
1. BAP -> Melihat ada tidaknya
hemolisis
2. BA-> Hidrolisis aesculin
3. Media kadar garam tinggi (NaCl
6,5%)
4. dll
12/5/2017 Streptococcus sp 15
Uji atau Identifikasi
Identifikasi bakteri Streptococcus sp dengan berdasarkan
pengamatn koloni maupun bakterinya.
1. Dengan melihat morfologi dan sifat koloni yang tumbuh pada
media.
2. Dengan metode quellung test, bakteri ditambahkan dengan
serum antipolisakarida spesifik dengan tipe yang sama pada
kaca objek mikroskop, kapsul akan sangat membengkak,
dan organisme mengalami aglutinasi oleh ikatan silang
antibodi.

12/5/2017 Streptococcus sp 16
Uji atau Identifikasi
Identifikasi bakteri Streptococcus sp dengan
berdasarkan jenis antigen dan karbohidratnya.
Yaitu menggunakan menggunakan tes EIA atau tes
aglutinasi untuk menunjukkan adanya antigen.

12/5/2017 Streptococcus sp 17
Ciri Khas Streptococcus sp yang sering di jumpai
Spesies Zat Hemolisis Tempat Kriteria Lab
Golongan
S. pyogenes A Beta Tenggorokan, kulit Test PYR3 positif dihambat
oleh basitrasin
S. alalactiae B Beta Saluran kelamin Hidrolisis hipurat, CAMP
wanita positif4
E. faecalis D Tidak Kolon Tumbuh pada perbenihan
terjadi alfa empedu, eskulin hidrolisa,
tumbuh pada 6,5% NaCl, PYR
positif
S. bovis F Tidak Kolon Tumbuh pada perbenihan
terjadi empedu, eskulin hidrolisa, tidak
tumbuh pada 6,5% NaCl,
menguraikan zat tepung
S. anginosus - Beta Tenggorokan, kolon, Varian koloni kecil (minute)
saluran kelamin dari spesies beta henolitik.
wanita Golongan A adalah resisten-
basitrasin dan PYR-negatif

12/5/2017 Streptococcus sp 18
Spesies Zat Hemolisis Tempat Kriteria Lab
Golongan
S. viridans - Alfa Mulut Resisten optokin.
tenggorokan, Koloni-koloni
kolon, saluran larut dalam
kelamin wanita empedu. Pola
fermentasi
karbohidrat.
S. pneumoniae - Alfa tidak terjadi Tenggorokan Peka terhadap
optokin. Koloni-
koloni larut
dalam empedu.
Reaksi Quellung
positif.
Peptostreptococcus - - Mulut, kolon, Anaerob obligat
saluran kelamin
wanita

12/5/2017 Streptococcus sp 19
Resistensi
Mekanisme Resistensi Mikroba muncul bisa dari :
Resistensi Alamiah
Faktor yang menentukan sifat resistensi atau
sensitivitas mikroba terhadap antimikroba, terdapat
pada elemen yang bersifat genetik.

12/5/2017 Streptococcus sp 20
Resistensi
Transferred resistant
Mikroba yang semula peka ->
berubah sifat genetiknya
menjadi kurang atau tidak peka.
Terjadi karena bakteri
memperoleh elemen genetik
yang membawa sifat resisten.
Elemen resistensi ini dapat
diperoleh dari luar dan disebut
resistensi yang dipindahkan
(transferred resistant), dapat
juga terjadi akibat mutasi
genetik spontan atau akibat
rangsangan anti mikroba
(induced resistant).

12/5/2017 Streptococcus sp 21
Kasus
Kasus tersering yakni penyakit pneumonia yang disebabkan
oleh bakteri Streptococcus pneumoniae.
Pneumonia merupakan penyakit dari paru-paru dan sistem
pernapasan dimana alveoli menjadi radang dan dengan
penimbuna cairan. Gejala Pneumonia :
1. Batuk berdahak dengan
sputum berwarna kehijauan
atau kuning
2. Sesak nafas, sakit kepala
3. Nyeri dada
4. Demam tinggi disetai
menggigil
5. Kulit lembab dan
mengeluarkan banyak
keringat
6. Nafsu makan turun, mual,
muntah
12/5/2017 Streptococcus sp 22
Temuan Terbaru

12/5/2017 Streptococcus sp 23
Temuan Terbaru

Polusi udara terbesar di dunia merupakan risiko


tunggal sebagai gambaran kesehatan lingkungan
(WHO).
Paparan karbon hitam menginduksi perubahan
struktural, komposisi dan fungsional dalam biofilm
bakteri.

12/5/2017 Streptococcus sp 24
Temuan Terbaru
Biofilm bagi bakteri merupakan perlindugan diri dari
berbagai efek lingkungan mulai dari tekanan
lingkungan, degradase protease, respon imun host dan
antibiotik.
Oleh karena itu, biofilm merupakan aspek penting dan
dapat bertindak sebagai reservoir untuk infeksi.
Penelitian ini dilakukan dengan cara menginduksikan
karbon hitam pada suspensi bakteri yang kemudian di
amati dengan mikroskop elektron.

12/5/2017 Streptococcus sp 25
Temuan Terbaru
Perbedaan
struktur biofilm
normal dan yang
mengandung
karbon.
Karbon hitam
meningkatkan
ketebalan biofilm
yang ada.

12/5/2017 Streptococcus sp 26
Temuan Terbaru
Karbon hitam menginduksi perubahan degradasi
proteolitik biofilm yang menyebabkan perubahan
sensitivitas biofilm terhadap protease. Karbon hitam
memiliki efek penting pada komponen protein dari
penyusun struktur biofilm.
Karbon hitam mengubah toleransi biofilm ke
beberapa antibiotik, berdasarkan hasil uji yang
dilakukan karbon hitam mempengaruhi fungsi
biofilm bakteri dengan mengubah toleransi terhadap
antibiotik yang membuat sensitivitas dari antibiotik
berkurang.

12/5/2017 Streptococcus sp 27
Temuan Terbaru
Karbon hitam mempengaruhi penyebaran bakteri ke
paru-paru, Karbon hitam mempengaruhi penyebaran S.
pneumoniae ke saluran pernapasan bagian bawah,yang
membuat peningkatkan kesempatan bagi bakteri untuk
menyebabkan penyakit invasif seperti pneumonia.

12/5/2017 Streptococcus sp 28
Mekanisme Perubahan Biofilm
Tidak terdapat penjelasan rinci mengenai mekanisme
perubahan biofilm yang disebabkan oleh karbon hitam.
Namun menurut data pada jurnal terbaru dengan
metode perbandingan didapatkan data adanya
perbedaan yang berarti antara biofilm normal dengan
biofilm yang terpapar oleh karbon hitam yang
menyebabkan berbagai perubahan struktur maupun
kesensitivan biofilm maupun bakteri terhadap enzim
maupun antibiotik.

12/5/2017 Streptococcus sp 29
Daftar Pustaka :
Pelczar, Michael dan Chan. ECs. 1988. Dasar-dasar
Mikro Biologi. Jakarta: Universitas Indonesia.
Staf pengajar Universitas Indonesia. 1998. Buku Ajar
Mikro Biologi Kedokteran. Jakarta: Bina Rupa
Aksara.
Ditlabkes RI, 2005 Dep, Pedoman Pemeriksaan
Laboratorium Untuk Penyakit yang di sebabkan
oleh mikroorganismekes. Jakarta.
Hardjoeno, 2006. Interprestasi Hasil Tes Laboratorium
Diagnostik. Lembaga Penerbitan UNHAS. Makassar
Bangkasi B, 2009. Bakteri patogen. Poltek. Makassar.

12/5/2017 Streptococcus sp 30
Daftar Pustaka :
Jorgensen., et al. Manual of Clinical Microbiology,
American Society for Microbiology, Washington,
D.C.
Shane. J. K. Hussey, Joanne Purves, Natalie Allcock,
Vitor E. Fernandes, Paul S. Monks, Julian M.
Ketley, Peter W. Andrew, Julie A. Morrissey. Air
pollution alters Staphylococcus aureus and
Streptococcus pneumoniae biofilms, antibiotic
tolerance and colonisation. Environmental
Microbiology, 2017

12/5/2017 Streptococcus sp 31
SOAL :
1. Jelaskan secara singkat mengapa pada media BAP
disarankan menggunakan darah domba!
2. Sebutkan gejala klinis yang ditimbulkan dari adanya
toksin hemolisin bakteri Streptococcus sp. di dalam
tubuh!
3. Bagaimana hasil positif dari uji quellung test?

12/5/2017 Streptococcus sp 32