Anda di halaman 1dari 15

Dalam Penyelesaian Hitung Kuadarat Terkcil

dengan Metode Matriks

Disampaikan dalam Kuliah Hitung Perataan II


Teknik Geodesi Undip
2015
Metode kombinasi merupakan gabungan dari
metode kondisi dan parameter.
Dimana faktor syarat geometris dan faktor
parameter yang ditentukan dimasukkan dalam
satu persamaan.
Bentuk umum persamaan matriks metode
kombinasi adalah sebagai berikut :
BV + AX + W = 0
Dalam membentuk persamaan kombinasi, perhatikan :
- Jumlah pengukuran (n)
- Jumlah minimum pengukuran (n0)
- Jumlah parameter yang akan ditentukan (u)
- Jumlah persamaan yang terbentuk (r).
Dimana jumlah pengukuran harus lebih besar dari jumlah
parameter yang akan ditentukan (n>u) dan lebih besar dari jumlah
minimum pengukuran (n>n0).
Dan jumlah persamaan yang terbentuk adalah :
r = n n0 + u
Jika tanpa matriks bobot (P), maka penyelesaiannya
menjadi :
X = - (AT (BBT)-1 A)-1 AT (BBT)-1 W
V = - BT (BBT)-1 (AX + W)
Data : tinggi titik B (HB) = 112 m
Akan ditentukan : tinggi titik A (HA), C (HC), D (HD)
A B Beda tinggi Besaran
L1
L1 7,5 m
L2
L5 L2 4,3 m
L4 L3 - 3,4 m
D L3 L4 - 8,5 m

C L5 11,6 m
L6 1,1 m
L6
Jumlah seluruh pengamatan (n) = 6
Jumlah minimum penamatan (n0) = 3
Jumlah parameter yang akan ditentukan (u) = 3
Jumlah persamaan yang terbentuk (r) = n - n0 + u = 6

L1 + L6 + (HA HD) = 0 L1 + L2 (HC HA) = 0


L2 + L3 (HD HB) = 0 L1 + (HC HB) + L3 + L4 = 0
L5 + L4 + (HD HC) = 0 (HB HA) + L6 L3 L5 = 0
(L1 + V1) + (L6 + V6) + HA HD = 0
(L2 + V2) + (L3 + V3) HD + HB = 0
(L5 + V5) + (L4 + V4) + HD HC = 0
(L1 + V1) + (L2 + V2) HC + HA = 0
(L1 + V1) + HC HB + (L3 + V3) + (L4 + V4) = 0
HB HA + (L6 + V6) (L3 + V3) (L5 + V5) = 0
BV + AX + W = 0

1 0 0 0 0 1 V 1
0 V 2
1 1 0 0 0
F 0 0 0 1 1 0 V 3
6 B6 6 V1
V 1 1 0 0 0 0 V 4
1 0 1 1 0 0 V 5

0 0 1 0 1 1 V 6
BV + AX + W = 0
1 0 1
0 0 1
HA
F 0 1 1
6 A3 3 X 1 HC
X 1 1 0 HD
0 1 0

1 0 0
L1 L6
L 2 L3 HB

L 4 L5
6 W1
L1 L 2
L1 L3 L 4 HB

HB L3 L5 L6
HA 104,575
X - (AT (BBT) - 1 A) - 1 AT (BBT) - 1 W HC 116,300
3 1
HD 113,025

V1 0,075
V2 0,000

V3 0,125
6 V1 - BT (BBT) - 1 (AX W)
V4 0,050
V5 0,125

V6 0,075
Didefinisikan tinggi titik HC = XX m
Dimana XX adalah 2 digit terakhir NIM
Maka, tentukan tinggi titik lainnya dan besarnya
kesalahan pengukuran (V) dengan menggunakan
metode kondisi (bersyarat), parameter, dan kombinasi.
Beda Besaran (m)
tinggi
L1 2
L2 3
L3 4
L4 - 8,8
L5 4,7
L6 6,7
L7 2,3
L8 - 7,2