Anda di halaman 1dari 22

OLEH:

FIRDAYANTI NURDIN
(F1C115022)

BIOSINTESIS ASAM AMINO


NONESENSIAL
ASAM AMINO
Asam amino yang berasal dari makanan (diet) dan
dari pemecahan protein tubuh selanjut dibawa
oleh sirkulasi darah ke dalam amino acid pool
(gudang penimbunan asam amino) yaitu darah
dan cairan jaringan (interseluler).
Asam amino selanjutnya digunakan untuk:
biosintesis protein tubuh, mengganti jaringan yang
rusak, dan jika diperlukan dapat diubah menjadi
sumber energi.
Kira-kira 75% asam amino digunakan untuk
sintesis protein.
Jalur-jalur metabolik utama asam amino
OVERVIEW OF AMINO ACID METABOLISM

ENVIRONMENT ORGANISM

Bio-
Ingested synthesis Protein
protein
2 3
1
a
AMINO
ACIDS
b
c c
Degradatio Purines
Pyrimidines
n Porphyrins
(required)
Carbon
Nitrogen
skeletons
(ketogenic) (glucogenic)
Urea Used for
energy pyruvate
acetoacetate -ketoglutarate
acetyl CoA succinyl-CoA
fumarate
oxaloacetate
Gambar : kaitan antara asam amino dengan siklus TCA
GAMBARAN UMUM BIOSINTESIS ASAM AMINO NONESENSIAL
ASAM AMINO
Transaminasi Deaminasi oksidatif
Senyawa intermediet dari SIKLUS TCA dapat diubah menjadi
asam amino melalui reaksi transaminasi (transfer gugus
amino) yg dikatalisis oleh enzim transaminase (amino
transferase), misalnya

-KETOGLUTARAT ALANIN / ASPARTAT


GLUTAMAT PIRUVAT/ OKSALOASETAT

-KETOGLUTARAT (suatu asam keto) + gugus AMINO


(DARI ALANIN) menjadi GLUTAMAT (suatu asam amino),
sedangkan alanin kehilangan gugus aminonya dan berubah
menjadi piruvat (suatu asam keto)
GLUTAMAT
Glutamat dibentuk dari ammonia dan -ketoglutarat, suatu senyawa antara pada siklus
asam sitrat, melalui kerja L-glutamat dehidrogenase (GDH).
-ketoglutarat dan ammonia membentuk glutamat dengan bantuan tenaga pereduksi,
yaitu NADPH.

Reaksi ini merupakan dasar penting dalam biosintesis asam amino karena glutamat
merupakan donor gugus amino dalam biosintesis asam amino yang lain melalui reaksi
transaminasi.
ALANIN

Alanin umumnya terbentuk di jaringan otot.


Alanin dibentuk dari piruvat oleh transaminasi dari glutamat.
Proses ini dinamakan siklus glukosa-alanin melalui kerja enzim alanin
transaminase.
GLUTAMIN
Glutamin dibentuk dari sebuah kerja enzim glutamin sintesis.
Glutamat sintase merupakan enzim yang bereaksi pada reaksi yang irreversible namun
glutamat dehydrogenase berperan dalam reaksi yang dapat balik (reversible)

Glutamin dibentuk langsung dari glutamat dan ammonia, energi untuk sintesis ini
didapatkan dari adenosine tri phosphate (ATP).
Aktivitas glutamat sintetase berlokasi di sitoplasma
PROLIN

Prolin disintesis dari glutamat atau


ornitin.
Prolin disintesis dari glutamat direduksi
menjadi -semialdehida dengan
bantuan glutamat kinase dehidrogenase.
Kemudian metabolit ini mengalami
penutupan menjadi pirolin 5-karboksilat
dan reduksi lebih lanjut menjadi prolin
dengan bantuan enzim pirolin
karboksilat reduktase.
Prolin adalah penghambat alosterik
pada reaksi awal biosintesisnya.
Langkah utama sintesis prolin juga
dibentuk dari ornitin melalui ornitin -
aminotransferase (OAT).
SERIN

Metabolisme serin berlangsung


melalui reaksi deaminasi yang
menghasilkan asam piruvat
Jalur utama untuk serin dimulai dari
intermediat glikolitik 3-fosfogliserat.
NADH- dehidrogenase mengubah 3-
fosfogliserat menjadi sebuah asam
keto yaitu 3-fosfopiruvat, sesuai untuk
transaminasi subsekuen.
Aktivitas aminotransferase dengan
glutamat sebagai donor menghasilkan
3-fosfoserin, yang diubah menjadi
serin oleh fosfoserin fosfatase.
Metabolismenya menggunakan
treonin aldolase selaku katalis
SISTEIN
Sistein dan sistin adala 2 senyawa yang reversible dan mengalami metabolisme yang
sama dalam tubuh
Dalam metabolisme sistein dapat diubah menjadi asam piruvat melalui 3 cara :
1. Mengubah sistein dengan enzim sistein desulfhidrase
2. Melalui pembentukan asam sisteinsulfinat , kemudian diubah menjadi asam
beta sulfinilpiruvat sehingga membentuk asam piruvat
3. Melalui reaksi transaminasi membentuk asam tiolpiruvat dan diubah jadi asam
piruvat
Sistein dibuat dari metionin , terlebih dahulu diubah menjadi homosistein lalu bereaksi
dengan serin membentuk homoserin dan sistein
Biosintesis aspartat seperti halnya glutamat, aspartat ini disintesis dengan satu langkah
sederhana melalui reaksi transaminasi dibantu dengan kerja enzim pengkatalisis, yaitu
aspartat aminotransferase.
Reaksi ini menggunakan analog asam -keto aspartat, oksaloasetat, dan glutamat
sebagai donor amino.

Aspartat juga diturunkan dari asparagin dengan bantuan asparaginase .


Aspartat ini akan menjadi senyawa turunan untuk jalur biosintesis lisin, metionin, treonin,
dan isoleusin pada tumbuhan
pembentukan asam amino asparagin berasal langsung dari prekursornya yaitu aspartat
dengan dikatalisis oleh asparagin sintetase
Tirosin diproduksi di dalam sel dengan hidroksilasi fenilalanin dengan bantuan enzim
fenilalanin hidroksilase sebagai katalis.
Tirosin dapat diubah menjadi asam p-hidroksifenil piruvat dengan cara transaminiasi
dengan bantuan enzim tirosin ketoglutarat transaminase dan piridoksal fosfat sebagai
koenzim
Asam p-hidroksifenil piruvat diubah menjadi asam fumarat dan asetoasetat lalu diubah
menjadi asetil co-a dan asam asetat
Jalur utama untuk glisin adalah 1 tahap reaksi yang dikatalisis oleh serin
hidroksimetiltransferase.
Reaksi ini melibatkan transfer gugus hidroksimetil dari serin untuk kofaktor tetrahidrofolat
(THF), menghasilkan glisin dan N5, N10-metilen-THF.
Glisin dapat mengalami reaksi deaminasi oksidati oleh glisin oksidase , yaitu enzim yang
terdapat pada jaringan hati dan ginjal
Glisin akan diubah menjadi asam glioksilat dan amino
REAKSI KIMIA GLISIN:

GLISIN ASAM GLIOKSILAT


CH (NH) COOH + O CHO COOH + NH

Dapet berfungsi dalam proses penawar racun


Serin dibentuk dari asam 3-fosfogliserat
DALAM GINJAL GLUTAMINASE MEMBEBASKAN
AMMONIA UNTUK DIEKSKRESIKAN DGN KELEBIHAN
ASAM DARI DARAH LIHAT KULIAH KESEIMBANGAN
ASAM-BASA

MEKANISME PADA OTOT


30% DARI AMINO NITROGEN YG DIBENTUK DARI
KATABOLISME PROTEIN DIKIRIM KE HATI SEBAGAI
ALANIN (SEBAGAIMANA JUGA GLUTAMIN)
SIKLUS GLUKOSA-ALANIN:
GLIKOLISIS PADA OTOT MENGHASILKAN PYR
(PIRUVAT). PYR DAPAT MENGALAMI TRANSAMINASI
MEMBENTUK ALANIN (PYR + GLU ALA + -KG).
GLUTAMAT YANG DIGUNAKAN PADA REAKSI
TRANSAMINASI TERSEBUT DIBENTUK DARI -KG
DAN NH4+ YG BERASAL DARI KATABOLISME
ASAM2 AMINO, DGN KATALISIS GLUTAMAT
DEHIDROGENASE.
KEMUDIAN ALA AKAN DIANGKUT KE HATI. DI HATI
TERJADI REAKSI YG SEBALIKNYA :
-KG + ALA GLU + PYR.
GLU YANG TERBENTUK KEMUDIAN MENGALAMI
DEAMINASI OKSIDATIF MEMBENTUK AMMONIA
DAN -KG . AMMONIA AKAN DIUBAH MENJADI UREA
MELALUI SIKLUS UREA.
PYR YG TERBENTUK KEMUDIAN DAPAT DIUBAH
MENJADI GLUKOSA MELALUI GLUKONEOGENESIS DI
HATI KEMUDIAN GLUKOSA DIANGKUT DALAM
DARAH KEMBALI KE OTOT.
PADA KELAPARAN SUMBER UTAMA GLUKONEOGENESIS
DI HATI ADALAH ASAM2 AMINO HASIL PEMECAHAN
PROTEIN OTOT. BANYAK ASAM AMINO DALAM OTOT
YG KATABOLISMENYA MENGHASILKAN PYR PYR
DARI OTOT INI AKAN DIANGKUT KE HATI SEBAGAI
ALANIN.
INGAT MASSA PROTEIN TERBANYAK DALAM TUBUH
ADALAH DALAM OTOT.