Anda di halaman 1dari 14

SISTEM BISNIS DAN ETIKA DI PASAR

DISUSUN OLEH:
1. SUSI SETYOWATI (B.131.16.0052)
2. GATOT SETIAWAN (B.131.16.191)
3.
4.
5. KURNIA ALIFAINA (B.141.16.0018)
SISTEM BISNIS
Kegiatan yang dilakukan oleh individu dan
sekelompok orang (organisasi) yang
menciptakan nilai (create value) melalui
penciptaan barang dan jasa (create of good
and service) untuk memenuhi kebutuhan
masyarakat dan memperoleh keuntungan
melalui transaksi.
Sistem bisnis indonesia
terdiri dari lima komponen
utama yaitu input, proses,
output, feedback dan
lingkungan.

INPUT PROSES OUTPUT FEEDBACK LINGKUNGAN


PASAR
Dalam arti sempit pasar bisa diartikan sebagai
tempat dimana para penjual dan pembeli
melakukan transaksi terhadap suatu produk
baik barang atau jasa. Sedangkan dalam arti
luas, pasar didefinisikan sebagai tempat
dimana bertemunya suatu penawaran dan
permintaan yang akan mengakibatkan
terjadinya sebuah kesepakatan.
Berdasarkan sifat dan bentuknya, pasar
diklasifikasikan menjadi 2 macam. Pasar
persaingan sempurna dan pasar persaingan
tidak sempurna

PASAR
PERSAINGAN
SEMPURNA
PASAR
PERSAINGAN
TIDAK SEMPURNA
PASAR
PERSAINGAN
TIDAK
SEMPURNA

PASAR PASAR PASAR


MONOPOLI OLIGOPOLI MONOPOLISTIK
PERAN PEMERINTAH TERHADAP PASAR
Sebagai salah satu pelaku ekonomi, pemerintah memiliki tiga fungsi penting dalam
perekonomian, yaitu fungsi alokasi, fungsi distribusi, dan fungsi stabilisasi.
Fungsi alokasi, yaitu fungsi pemerintah sebagai penyedia barang dan jasa publik,
seperti pembangunan jalan raya, jembatan, penyediaan fasilitas penerangan, dan
telepon umum.
Fungsi distribusi, yaitu fungsi pemerintah dalam pemerataan atau distribusi pendapatan
masyarakat.
Fungsi stabilisasi, yaitu fungsi pemerintah dalam menciptakan kestabilan ekonomi, sosial
politik, hukum, serta pertahanan dan keamanan
TUJUAN PERAN PEMERINTAH TERHADAP
PASAR
Mengawasi agar eksternaliti kegiatan ekonomi yang merugikan dapat dihindari
atau akibat buruknya dapat dikurangi.
Menyediakan barang publik yang cukup sehingga masyarakat dapat memperoleh
barang tersebut dengan mudah dan dengan biaya yang murah.
Mengawasi kegiatan-kegiatan perusahaan, terutama perusahaan-perusahaan
yang besar yang dapat mempengaruhi pasar, agar mereka tidak mempunyai
kekuasaan monopoli yang merugikan khayalak ramai.
Menjamin agar kegiatan ekonomi yang dilakukan tidak menimbulkan penindasan
dan ketidaksetaraan di dalam masyarakat.
Memastikan agar pertumbuhan ekonomi dapat diwujudkan dengan efisien.
BENTUK CAMPUR TANGAN PEMERINTAH

Campur tangan pemerintah dalam kegiatan ekonomi dapat dibedakan


dalam tiga bentuk:
Membuat dan melaksanakan peraturan dan undang-undang.
Secara langsung melakukan beberapa kegiatan ekonomi (membuat
perusahaan).
Melakukan kebijakan fiskal dan moneter.
PASAR BEBAS
Suatu proses yang dimana kegiatan ekonomi yang
dilakukan dengan tidak adanya peraturan atau
hambatan buatan yang diterapkan oleh
pemerintah dalam perdagangan antara individual-
individual dan perusahaan-perusahaan yang
berada di negara yang berbeda.
Dengan tidak adanya suatu hambatan yang
diterapkan oleh pemerintah dalam melaksanakan
perdagangan, tentunya terdapat suatu kebebasan
aturan, cara dan juga jenis barang yang dijual.
Maka, muncul-lah suatu persaingan dagang yang
sangat ketat baik itu antara individu ataupun
perusahaan yang berada di Negara yang berbeda
yakni yang kita kenal dengan istilah ekspor dan
impor atau proses penjualan dan proses pembelian
yang dilakukan antara Negara.
FUNGSI PASAR BEBAS
Berfungsi untuk memberikan informasi dan juga lebih tepat
tentang harga dan juga jumlah permintaan barang.
Berfungsi untuk memberikan perangsang pada para pengusaha
supaya bisa mengembangkan usaha mereka.
Berfungsi untuk memberikan perangsang pada para pengusaha
supaya bisa mendapatkan keahlian yang modern.
Berfungsi untuk memberikan dan juga merangsang
penggunaan barang dan juga factor produksi dengan cara
yang lebih efisien.
Berfungsi untuk memberikan kebebasan dengan sepenuhnya
pada masyarakat supaya bisa melakukan kegiatan ekonomi.
CIRI PASAR BEBAS
Sumber produksi dan alat dapat dimiliki serta ditata oleh seseorang,
masyarakat, maupun perusahaan.
Terdapat suatu pembagian kelas dalam masyarakat, yakni kelas
pekerja dan kelas pemilik modal.
Adanya suatu persaingan antar pengusaha untuk
mendapatkan keuntungan yang optimal atau sebesa-besarnya (profit
motive).
Tidak adanya suatu campur tangan dari pemerintah dalam pasar. Lalu
campur tangan dari negara terbatas hanya pada berbagai hal yang
tidak dapat diusahakan oleh swasta, tetapi menjadi syarat
terselenggaranya pasar bebas, contohnya keamanan negara.
KELEBIHAN PASAR BEBAS KEKURANGAN PASAR BEBAS
Setiap orang bebas Terjadinya suatu eksploitasi kepada
mempunyai kekayaan serta sumber masyarakan yang ekonominya
daya produksi. lemah oleh pihak yang ekonominya
kuat.
Kreatifitas dan inisiatif dari
masyarakat bisa dikembangkan. Bisa mengakibatkan terjadinya
monopoli yang bisa merugikan
Adanya suatu persaingan antar masyarakat.
produsen yang mengakibatkan
terciptanya berbagai macam Timbulnya kesenjangan ekonomi
antara golongan ekonomi kuat
produk yang berkualitas. dengan ekonomi lemah.
Efesiensi dan efektifitas yang tinggi Dapat timbulnya ketidak stabilan
karena tindakannya selalu atas perekonomian.
dasar prinsip ekonomi.
DAMPAK PASAR BEBAS
Jika dalam sistem pasar bebas, pemerintah secara sempurna lepas tangan maka
kebebasan yang tidak terbatas akan hadir. Hal ini akan menindas golongan ekonomi
lemah khususnya jika terjadi pada bahan bahan pokok.
Kegiatan ekonomi yang tidak stabil dan tidak terjadi kepastian. Dalam sistem pasar bebas
yang sempurna tanpa campur tangan pemerintah, kemakmuran bisa cepat tercapai tapi
seketika juga bisa mengalami kemorosotan serius. Hal ini dilakukan untuk merubah harga
harga barang dan jasa sehingga para produsen dan pemilik pasar bisa menambah
keuntungan mereka berkali kali lipat.
Sistem mekanisme pasar bebas akan menimbulkan kekuatan monopoli yang bisa
mengakibatkan suatu kerugian bagi semua pihak kecuali pihak yang melakukan
monopoli. Akan tetapi, rakyat kecil akan mengalami kesusahan.
Dalam menyediakan beberapa jenis barang secara bersamaan, mekanisme pasar bebas
tidak bisa melakukan secara efisien
Kegiatan konsumen dan produsen akan mengakibatkan eksternalitas yang bisa berupa
akibat yang baik ataupun buruk tapi tetap merugikan.