Anda di halaman 1dari 37

12/8/2017 1

APAKAH KEPEMIMPINAN ITU?


12/8/2017 2
Kepemimpinan
Kemampuan untuk:
- Mempengaruhi
- Mendorong
- Menggerakkan
- Mengarahkan
- Memberdayakan

Seluruh sumber daya pendidikan untuk


mencapai tujuan pendidikan

12/8/2017 3
12/8/2017 4
A. PENDEKATAN SIFAT

1 SIFAT :
The hereditary approach states, that leaders are born and not
made that leaders do not acquire the ability to lead, but inherit
it
Pemimpin dilahirkan, bukan dibuat. Pemimpin tidak
memperoleh kemampuan untuk memimpin, tetapi mewarisinya

2 15 SIFAT KEPEMIMPINAN YANG BAIK

KEASLIAN, INDIVIDUALIS KEPRIBADIAN KESEDIAAN


KEBERANIAN, MANUSIAWI KEULETAN MENERIMA
KECERDASAN, OPTIMISME KETENANGAN WAJAR THD
DAYA KHAYAL, INISIATIF KEMAMP KOM SESAMA
ENTHUSIASME KEMAMP WAS

KEPRIBADIAN
KETENANGAN
3 STOGDILL 5 SIFAT KECERDASAN
INISIATIF
KEMAMP MENGAWASI
B. PENDEKATAN PERILAKU
(BEHAVIOURAL APP)

1 PENDEKATAN PERILAKU MEMANDANG BAHWA KEPEMPINAN


DAPAT DIPELAJARI DARI POLA TINGKAH LAKU (BUKAN DARI
SIFAT-SIFAT) KARENA SIFAT SESEORANG SULIT DIIDENTIFIKASI

2 JAMES OWEN : THE LEADERS ARE NOT BORN,


BUT THE LEADERS ARE MADE

A. TANNEBAUM + SCHMID

BEBERAPA TEORI B. STUDI KEPEMIMPINAN UNIVERSITAS OHIO


3 PENDUKUNG
PDKT PERILAKU C. STUDI KEPEMIMPINAN UNIVERSITAS MICHIGAN

D. JARINGAN MANAGERIAL
12/8/2017 7
12/8/2017 8
Kepala Sekolah
adalah

PEMIMPIN
dan

MANAJER

PERAN UTAMA MANAJER: Mencapai tujuan organisasi dengan


menggunakan perangkat manajemen dan sumber daya organisasi.

PERAN UTAMA PEMIMPIN: Melakukan perubahan atau


pembaharuan organisasi ke arah yang lebih baik.
12/8/2017 9
Satellite

NO MANAJER PEMIMPIN
1. FOKUS MENCAPAI TUJUAN FOKUS PADA VISI & MISI
SESUAI DENGAN TUGAS MENCIPTAKAN PERUBAHAN
POKOK DAN FUNGSI YG MENJADI LEBIH BAIK DAN
SUDAH DITETAPKAN LEBIH MAJU.

2. MERENCANAKAN DETAIL MENENTUKAN ARAH DAN


RENCANA KERJA UNTUK MEMIKIRKAN STRATEGI
MENCAPAI TUJUAN UNTUK MENUNTASKAN MISI

12/8/2017 10
Satellite

NO MANAJER PEMIMPIN
3. MENGORGANISASI DAN MEMBERI KEBEBASAN
MENGATUR STAF SUPAYA KEPADA STAF UNTUK
BEKERJA SESUAI DENGAN MELAKSANAKAN PEKERJAAN
TATA KERJA YANG SUDAH DENGAN CARA MASING-
DITENTUKAN MASING, ASALKAN TETAP
TERARAH PADA PENUNTASAN
MISI.
4. MELAKUKAN MEMOTIVASI DAN MEMBERI
PENGAWASAN ATAS INSPIRASI KEPADA STAF
PELAKSANAAN RENCANA MENUNTASKAN VISI & MISI
KERJA YANG SUDAH SECARA KREATIF.
DITETAPKAN.
12/8/2017 11
Satellite

NO MANAJER PEMIMPIN
5. MENGUTAMAKAN MENGUTAMAKAN
STABILITAS, DAN PERUBAHAN, BERANI
SEMUANYA HARUS MELAKUKAN INOVASI
PREDICTABLE. SEKALIPUN TIDAK
PREDICTABLE.
6. DO THE THINGS RIGHTLY DO THE RIGHT THINGS
7. MENGHINDARI RISIKO BERANI MENGAMBIL RISIKO.

8. MANAJER LEADER MELAKUKAN


MENGINGINKAN PERUBAHAN, EMPOWERMENT,
SEMUANYA TERATUR, KOLABORASI DALAM
TERKENDALI, TERUKUR, KEBERAGAMAN (DIVERSITY)
DAN SEIRAMA/SERAGAM
12/8/2017 12
Manajer menjadi Pemimpin

Manajer Proses Pemimpin

12/8/2017 13
Efektif menjalankan tugas dan
fungsinya
Memiliki kapasitas sebagai pemimpin
Memahami konsep
Memahami teknik
Kemampuan hubungan antar personal

12/8/2017 14
2

12/8/2017 15
Peran Kepemimpinan Kepala
Sekolah
Fred M. Hechinger (dalam Davis & Thomas, 1989)
menyatakan :
Saya tidak pernah melihat sekolah yang bagus
dipimpin oleh kepala sekolah yang buruk dan
Sekolah buruk dipimpin oleh kepala sekolah
yang baik
Saya juga menemukan sekolah yang gagal &
berubah menjadi sukses, sebaliknya sekolah
yang sukses tiba-tiba menurun kualitasnya.
Naik atau turunnya kualitas sekolah sangat
tergantung kepada kualitas kepala sekolahnya.

12/8/2017 16
NOT THIS.
Teachers
Administrators
Student
Achievement

Parents Students

12/8/2017 17
BUT THIS........

Student
Achievement Parents Teachers

Administrators Students

12/8/2017 18
AKTIVITAS KEPEMIMPINAN
Menetapkan keputusan;
Berkomunikasi;
Memotivasi;
Mengembangkan pegawai.

12/8/2017 19
3

12/8/2017 20
Pilar Pemimpin Efektif
Managerial Skill:
LEGITIMASI: -Merencanakan
-mengorganisasi
- Legality -menggerakan
- Acceptability -Memotivasi
- Ethic -Mengontrol
-Mengarahkan
-Memberdayakan
Kompetensi:
Personal/Attitude :
Kepribadian, integritas,
kapasitas, performance

Komunikasi Sosial:
Wawasan Pemimpin: -Stakeholders
-Intelektual -Negosiasi
-Managerial -Network
-Sosial
- Pribadi(love,care, sincere)

12/8/2017 21
KEMAMPUAN KEPALA SEKOLAH
Conceptual (pemahaman luas ttg: sekolah sebagai organisasi terbuka,
manajemen , teknologi pendidikan, pembelajaran, organisasi pembelajar)
Trasformasional ( mentransformasikan visi bersama dlm karya nyata,
menumbuhkan sensitivitas sekolah milik bersama, mengubah potensi
sumber daya dalam karya nyata)
Entrepreneurship (merangsang sumber daya sekolah untuk
berkreasi, bernogosiasi, bekerja sama untuk menghasilkan revenue bagi
sekolah. Mendorong spirit untuk berani mengambil resiko, dll)
Technical (Menguasai ketrampilan manajerial, mengerti proses,
prosedur dan strategi menjadi organisasi pembelajar.
Human being process (memberdayakan, mendorong,
mengapresiasi, mesugesti, berempati, menumbuhkan dan
membangun kepercayaan warga sekolah )

12/8/2017 22
4

12/8/2017 23
Raddin, membagi tiga pola dasar orientasi perilaku pemimpin,
yaitu :
* Orientasi Tugas ( Task Oriented = TO )
* Orientasi Hubungan Kerja/Relation ( Relation Oriented = RO
* Orientasi Hasil ( Effectiveness Oriented = E )

Dari kombinasi tiga orientasi ini, diperoleh 8 type


kepemimpinan,
yaitu :
a. Deserter : TO (-) ; RO (-) ; E (-)
b. Autocrat : TO (+) ; RO (-) ; E (-)
c. Missionary : TO (-) ; RO (+) ; E (-)
d. Compromiser : TO (+) ; RO (+) ; E (-)
e. Bereucrat : TO (-) ; RO (-) ; E (+)
f. Benovalent : TO (+) ; RO (-) ; E (+)
g. Developper : TO (-) ; RO (+) ; E (+)
h. Executive : TO (+) ; RO (+) ; E (+)

12/8/2017 24
GAYA YANG EFEKTIF

Executive Tinggi kadar orientasi tugas dan hubungan sekaligus. Atasan


yang menggunakan gaya ini adalah motivator yang baik,
menetapkan standar tinggi, mengakui perbedaan individu, dan
menggunakan manajemen tim.

Developer: Tekanan maksimum pada orang dan kurang pada tugas. Atasan
yang menerapkan gaya ini mempercayai orang-orangnya dan
utamanya peduli dengan upaya mengembangkan mereka.

Benevolent Autocrat: Gaya ini sangat menekankan kepedulian pada tugas dan
kurang pada orang. Atasan dengan gaya ini tahu persis apa
yang diinginkannya dan bagaimana cara mendapatkannya
tanpa menimbulkan kekesalan pada orang lain.

Bureucrat: Gaya ini kurang menekankan tugas dan orang. Atasan yang
menggunakan gaya ini sangat menekankan peraturan dan ingin
selalu mempertahankan dan mengendalikan situasi serta
kelihatan selalu waspada.
12/8/2017 25
GAYA YANG TIDAK EFEKTIF

Compromiser Gaya ini sangat menekankan pada tugas dan orang sekaligus dalam
situasi yang hanya menghendaki tekanan pada salah satu orientasi
itu. Atasan dengan gaya ini adalah pengmbil keputusan yang jelek;
tekanan kiri kanan sangat mempengaruhinya.

Missionary Gaya ini sangat menekankan orientasi orang dan kurang pada tugas
di mana perilaku seperti ini tidak sesuai. Atasan dengan gaya ini
sangat mendulukan harmoni sebagai tujuan.

Autocrat Gaya ini sangat menekankan tugas dan kurang pada orang dalam
situasi yang tidak sesuai. Atasan dengan gaya ini tidak percaya pada
orang lain, tidak menyenangkan, dan hanya menekankan tugas di
depan mata.

Deserter Gaya ini kurang menekankan baik tugas maupun orang yang tidak
sesuai dengan situasi yang dihadapi. Atasan dengan gaya ini
kelihatan pasif dan tidak merasa terlibat.
12/8/2017 26
2. SITUATIONAL LEADERSHIP
(HERSEY & BLANCHARD)
Tinggi Gaya Pemimpin

Tinggi Suportif Tinggi Direktif


Rendah Direktif Tinggi Suportif

PARTICIPATING CONSULTING
Perilaku Hubungan
(Perilaku Suportif)
G3 G2

L = f (l, f, s)
G4 G1
DELEGATING INSTRUCTING

Rendah Suportif Tinggi Direktif


Rendah Direktif Rendah Suportif

Rendah Tinggi
Perilaku Tugas
(Perilaku Direktif)
M M TM TM (tdk mampu)
M TM M TM (tdk mau)
sudah belum
berkembang berkembang
P4 P3 P2 P1
Tingkat Perkembangan Bawahan
12/8/2017 27
TYPE KEPEMIMPINAN SITUASIONAL

TYPE DIREKTIF = INSTRUKTIF ( G1 )

1.Komunikasi cenderung satu arah : atas bawah,


2.Atasan memberi perintah : apa yang akan di kerjakan,
bagaimana mengerjakan, kapan, dan dimana.
3.Bawahan tidak terlibat dalam proses pengambilan keputusan
4.Pelaksanaan pekerjaan di awasi dengan ketat

TYPE KONSULTIF ( G2 )

1. Sebelum menetapkan menjadi keputusan, di konsultasikan


atau di komunikasikan terlebih dahulu kepada bawahan
2. Pimpinan memperhatikan saran dan masukan dari bawahan.
3. Tetapi pengambilan keputusan, tetap oleh Pimpinan

12/8/2017 28
TYPE PARTISIPATIF (G3)
1. Pemimpin melibatkan staf atau bawahan mendiskusikan secara
terbuka, rencana pengambilan keputusan,
2. Pendapat Pimpinan dan bawahan diperlakukan secara berimbang
3. Pengambilan keputusan diambil secara bersama-sama, sedapat
mungkin melalui konsensus

TYPE DELEGATIF (G4)


1. Pemimpin mendiskusikan masalah secara bersama-sama
dengan bawahan.
2. Bawahan diberi kewenangan mengambil keputusan
pemecahan masalah, dan menentukan langkah berikut
3. Pemimpin ikut bertanggungjawab atas keputusan yang
didelegasikan.

TYPE MANA DARI 4 TYPE TERSEBUT YANG AKAN DIPAKAI,


TERGANTUNG PADA SITUASI: KUALITAS ANGGOTA ORGANISASI,
TUPOKSI ORGANISASI, DAN SUMBER DAYA YANG DIMILIKI.
12/8/2017 29
3. KEPEMIMPINAN VISIONER

SECARA INTERNAL DAN EKSTERNAL, ORGANISASI AKAN SELALU


MENGHADAPI PERUBAHAN:

I. Perubahan Internal
1. Pengembangan tujuan dan sasaran organisasi
2. Peningkatan kemampuan, kebutuhan dan keinginan staf
3. Kapasitas perlengkapan dan peralatan organisasi akan
berkurang sesuai usia pemakaian

II. Perubahan External


1.Perkembangan IPTEK
2.Perubahan sistem sosial, politik, ekonomi, dan keamanan
3.Perubahan sistem nilai dan budaya

Karena itu
DIPERLUKAN

Kepemimpinan Visioner untuk mampu melakukan


pembaruan Organisasi secara berkelanjutan,
12/8/2017
guna menghadapi tantangan masa depan 30
KARAKTERISTIK PERILAKU KEPEMIMPINAN VISIONER
( James M. Kouzes & Barry Z. Posmer )

1. Memimpin untuk masa depan


( memiliki visi yang tercermin dalam sikap dan perilaku pemimpin )
2. Menciptakan iklim kerja organisasi yang sehat( keterbukaan,
kerjasama, peluang interaksi, memberikan reward and punishment )
3. Menampilkan keteladanan
4. Menghargai peran setiap individu
5. Merencanakan keberhasilan bertahap
6. Membangun dan mengembangkan mitra kerja
7. Membangun Job Satisfaction

8. Memiliki semangat dan jiwa wirausaha

VISIONER LEADER,
Has to be :

1. DIRECTION SETTER
2. CHANGE AGENT
3. SPOKES PERSON
12/8/2017 31
4. Kepemimpinan Transformasional

Pemimpin transformasional adalah pemimpin


yang memiliki wawasan jauh ke depan,
berupaya memperbaiki dan mengembangkan
organisasi bukan untuk kepentingan jangka
pendek melainkan untuk masa yang akan
datang.
Pemimpin transformasional adalah pemimpin
yang berperan sebagai agen perubahan dan
bertindak sebagai katalisator (pengubah sistem
ke arah yang lebih baik), selalu tampil sebagai
pelopor dan pembawa perubahan/perbaikan.

12/8/2017 32
Dimensi Kepemimpinan Transformasional

I : Idealiced influence (perilaku yang


menghasilkan rasa hormat dan rasa
percaya diri dari orang yang dipimpinnya);
I : Inspirational motivation (perilaku yang
senantiasa menyediakan pekerjaan yang
menantang bagi pengikut);
I : Intellectual stimulation (melakukan
inovasi-inovasi);
I : Individualized consideration
(mendengarkan dan memperhatikan
dengan baik aspirasi, harapan, segala
masukan dari pengikutnya).

12/8/2017 33
5

12/8/2017 34
Soal Kepemimpinan

Jawablah pertanyaan berikut ini dengan jelas .


1. Dalam berbagai literatur maupun pengakuan praktisi menyatakan bahwa maju
mudurnya sekolah terletak kepada kepemimpinan Kaseknya. Mengapa ? Langkah-
langkah apa yang dilakukan Kasek dalam memotivasi warga sekolah untuk mencapai
tujuan sekolah?
2. Kepala sekolah disebut-sebut memiliki multi peran sebagai Educator, Manajer,
Administrator, Supervisor, Leader, Inovator dan Motivator (Emaslim). Peran ini
sesungguhnya dalam literatur kepemimpinan cukup disebut sebagai pemimpin dan
manajer. Identifikasi peran-peran mana saja yang termasuk sebagai manajer dan
mana sebagai leader beserta alasannya.
3. Jelaskan ciri-ciri utama yang membedakan antara Kasek sebagai pemimpin dan
Kasek sebagai manajer.
4. Secara konseptual MBS sangat baik karena di satu sisi memberikan otonomi luas
kepada Kasek di sisi lain Komite Sekolah menjalankan fungsinya untuk memastikan
tranparansi dan akuntabilitas kinerja Kasek dapat dipertanggungjawabkan. Dalam
prakteknya hal ini tidak berjalan mulus, Mengapa ?
5. Menurut anda dari berbagai macam gaya kepemimpinan, adakah gaya kepemim pinan
yang paling efektif di sekolah ? Kapankah kepala sekolah mengambil keputusan
tanpa harus berkonsultasi dengan timnya (kasek maupun guru-guru)

12/8/2017 35
Rambu- Rambu Jawaban
1. Karena seorang kepala sekolah memiliki kekuatan dan kekuasaan untuk melakukan
perubahan yang bersifat strategis yakni perubahan yang signifikan untuk membawa
sekolah mencapai tujuan yang ditetapkan. Langkah-langkah tergantung perspektif
kasek, tolong jangan di batasi paling tidak mereka melakukan tindakan penyamaan
persepsi, prinsip keadilan bagi yang bekerja keras dan tidak, menghargai apapun
upaya yang dilakukan warga sekolah, ikut terjun langsung dlm aktivitas dl
2. Leader (educator, innovator, motivator) sebagai manajer (administrator, supervisor).
Prinsipnya manajer itu mengerjakan pekerjaan fungsi-fungsi manajerial sperti
merencanakan, melaksanakan, control, tantangan. Leader melakukan perubahan
yang strategis, mendorong semangat & edukasi
3. Jawaban lihat di slide-slide sebelumnya.
4. Karena berbagai hal antara lain Kasek belum siap dengan perubahan fungsi yang
sangat radikal atau tidak memahami fungsi barunya,ada interest dari komite,
intervensi fihak lain seperti dinas dll, kapasitas kasek yang terbatas dan lain-lain
sesuai dengan jawaban yang logis dan faktual
5. Tidak ada satupun gaya yang paling efektif dalam berbagai situasi,. Gaya bersifat
kontinum yakni bergerak dari kisaran otoriter hingga demokratis tergantung
berbagai persoalan yang dihadapi kepala sekolah. Otoritas yang dimiliki kepala
sekolah dilakukan manakala ada persoalan yang strategis dan segera diambil
keputusan tanpa harus berunding ataupun manakala keputusan itu akan
memberikan dampak yang cukup signifikan bagi kepentingan sekolahnya atau juga
kebijakan yang harus diambil segera.

12/8/2017 36
TERIMA KASIH

12/8/2017 37