Anda di halaman 1dari 20

BHD dalam

Akreditasi

dr. Made Santika SpB


KARS
Pokok-pokok

Rumah sakit membutuhkan berbagai


ketrampilan dan kualifikasi staf untuk
melaksanakan misi rumah sakit dan
memenuhi kebutuhan pasien

RS harus memastikan bahwa staf yang


bekerja di RS sesuai dengan kebutuhan
pasien

KARS
1. Perencanaan
1. Pola ketenagaan (KPS 1)
2. Uraian tugas seluruh staf (KPS1.1)
3. Rekrutmen: Proses penerimaan staf, evaluasi
kualifikasi staf baru, penetapan, Keseragaman proses
(KPS2),
4. Orientasi; Umum (ttg RS,Mutu,PS,PPI) dan khusus
5. Kredensial:
staf klinis ( evaluasi staf klinis baru, oleh unit kerja.
evaluasi berkelanjutan, dokumentasi) (KPS 3)
Staf non kinis ( supervisi dan evaluasi
berkelanjutan) (KPS 4)
6. File kepegawaian : (1.Kualifikasi staf; 2.Uraian tugas;
3.CV; 4.bukti evaluasi; 5.Catatan pelatihan yang
diikuti; 6.Pemutakhiran file kepegawaian) (KPS 5)

7. Penetapan perencanaan SDM (mengacu pd pola


ketenagaan penetapan penugasan staf, penetapan
pelaksanaan alih tanggung jawab) (KPS6)

Sutoto. KARS
STAF KLINIS:
1. STAF MEDIS
2. STAF KEPERAWATAN
3. STAF KESEHATAN PROFESIONAL
LAINNYA
STAF NON KLINIS

STAF RUMAH SAKIT


Standar KPS 4
Rumah sakit menggunakan proses yang ditentukan untuk
memastikan pengetahuan dan ketrampilan staf non klinis
konsisten dengan kebutuhan rumah sakit dan persyaratan
jabatan/pekerjaan.

ELEMEN PENILAIAN
1. Rumah sakit menggunakan proses yang ditentukan untuk mencocokkan
pengetahuan dan ketrampilan staf nonklinis dengan persyaratan
jabatan. (lihat juga AP.5.2, EP 2 dan 3, dan AP.6.3, EP 2 dan 3)
2. Staf nonklinis baru dievaluasi pada saat mulai bekerja sesuai
tanggungjawabnya.
3. Unit kerja atau unit pelayanan melakukan evaluasi terhadap staf
nonklinis tersebut
4. Rumah sakit menetapkan frekuensi evaluasi terhadap staf nonklinis
tersebut.
7
5. Ada dokumen yang membuktikan staf nonklinis dievaluasi setiap tahun
sesuai kebijakan rumah sakit.
Sutoto. KARS
1.Mencocokkan pengetahuan
dan ketrampilan staf nonklinis
dengan persyaratan jabatan

2.Evaluasi pada saat mulai bekerja


sesuai tanggungjawabnya.

3.Yg melakukan unit


kerja/unit yan
4. Evaluasi setahun sekali
5. Bukti dokumen evaluasi

KPS 4 STAF NON KLINIS


Standar KPS 5
Ada informasi terdokumentasi untuk setiap staf
Rumah Sakit.

Bukti Dokumen KPS 5


1. Regulasi ttg pemeliharaan informasi kepegawaian
2. Setiap staf harus punya satu file kepegawaian

Dalam file kepegawaian ada bukti:


1. Kualifikasi staf
2. Uraian tugas untuk staf
3. Riwayat pekerjaan (CV)
4. Bukti hasil evaluasi
5. Catatan pelatihan yang diikuti
6. Pemutakhiran file kepegawaian
Sutoto. KARS
1. PROSEDUR PEMELIHARAAN FILE . SATU STAF
SATU FILE

Kualifikasi staf
Uraian tugas untuk staf
Riwayat pekerjaan (CV)
Bukti
Buktihasil evaluasi
hasil evaluasI
Catatan
Catatan pelatihan
pelatihan yang
yang diikuti
diikuti
Pemutakhiran file kepegawaian
FILE TER UPDATE

KPS 5 . FILE KEPEGAWAIAN


Orientasi dan Pendidikan

Standar KPS 7
Seluruh staf, baik klinis maupun nonklinis dilakukan orientasi
di rumah sakit, pada unit kerja atau unit pelayanan dimana
mereka bertugas dan bertanggungjawab pada tugas khusus
sesuai penugasan dan penempatan mereka.

Dokumen :
1. Pelaksanaan orientasi staf baru
2. Pelaksanaan orientasi karyawan kontrak (outsourcing)
3. Pelaksanaan orientasi tenaga sukarela kalau ada
4. Pelaksanaan orientasi mahasiswa atau pelajar magang

KARS
UMUM:
RS
MUTU PELAYANAN
KESELAMATAN PASIEN
PENCEGAHAN PENGENDALIAN INFEKSI
KHUSUS: DI unit dimana akan ditempatkan
Kebijakan dan prosedur
Peralatan
Struktur organisasi
Pola kerja
dll

ORIENTASI
KARS
Standar KPS 8
Setiap staf memperoleh pendidikan dan pelatihan, baik in-
service, maupun pendidikan dan pelatihan lain untuk menjaga
dan meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mereka.

1. RENCANA KERJA ANGGARAN


2. Program Diklat RS
3. Bukti pelaksanaan Diklat dan Sertifikatnya
4. Proses identifikasi kebutuhan pelatihan (TNA) sesuai
kebutuhan kegiatan peningkatan mutu dan keselamatan
pasien
5. Proses perencanaan pelatihan
6. Kontinuitas pelatihan karyawan
7. Diklat yang dilaksanakan disesuaikan dengan
kompetensi dalam standar profesi
KARS
Mengikuti pelatihan BHD
Mengikuti pelatihan cuci tangan
Mengikuti pelatihan penggunaan APAR
Mengikuti pelatihan Keselamatan Pasien RS

Staf non klinis


Standar KPS 8.1.
Staf rumah sakit yang memberikan asuhan pasien
dan staf lain yang diidentifikasi oleh rumah sakit dilatih
dan dapat mendemontrasikan kemampuan
dalam teknik resusitasi.

1. Bukti pelaksanaan pelatihan BHD/cardiac life


support dan staf diminta mendemokan
2. Sertifikat pelatihan cardiac life support/RJP
3. Refreshing tiap dua tahun

KARS
1. First party level
2. Second party level
3. Third party level

PELATIHAN
Standar KPS 8.1.
Staf rumah sakit yang memberikan asuhan pasien
dan staf lain yang diidentifikasi oleh rumah sakit dilatih dan
dapat mendemontrasikan kemampuan dalam teknik
resusitasi.
1. Bukti pelaksanaan pelatihan BANTUAN HIDUP
DASAR dan staf diminta mendemokan
RESUSITASI JANTUNG PARU
2. Sertifikat pelatihan BHD
3. Refreshing tiap dua tahun

KARS
Standar KPS 8.2.
Rumah sakit menyediakan fasilitas dan waktu untuk
pendidikan dan pelatihan staf.

Dokumen :
1. Program diklat RS dan Unit kerja dan alokasi
waktu diklat untuk staf
2. Bukti pelaksanaan pelatihan
3. Fasilitas Diklat
4. Sertifikat pelatihan
5. Perhitungan rerata pelatihan per orang pertahun.

KARS
Standar KPS 8.3.
Pendidikan professional kesehatan, bila dilakukan dalam
rumah sakit, berpedoman pada parameter yang
ditentukan oleh program akademik

Dokumen :
1. SK clinical instructur / SK Dokter Pendidik Klinik
2. Bukti pelaksanaan pendidikan dan pelatihan dan sertifikatnya
3. Proses evaluasi program pelatihan
4. Laporan akademik bagi staf yang mengikuti pendidikan dengan
biaya rumah sakit
5. Data staf yang mengikuti pelatihan di rumah sakit
6. Data izin, ijasah dan sertifikat pelatihan staf rumah sakit
7. Tersedianya nara sumber dan clinical instructur yang kompeten
8. Pelaksanaan orientasi dan pelatihan yang terintegrasi dengan
program mutu, keselamatan pasien dan PPI
Sutoto. KARS
Untuk Diperhatikan !!!!
1. Tidak boleh ada STR dan SIP, SPK dan RKK yang
kadaluwarsa.
2. Tidak boleh ada satupun staf medis yang
memberikan pelayanan kepada pasien yang tidak
memiliki STR,SIP,SPK dan RKK. Dan harus
masih berlaku.(termasuk setiap PPDS harus punya
STR dan SIP selaku dr umum)
3. Semua unit harus tersedia SPK dan RKK dalam
bentuk soft copy untuk masing masing dr yang
memberikan pelayanan pasien untuk memantau
kepatuhan terhadap kewenangan klinis

KARS
terima kasih ..
KARS