Anda di halaman 1dari 33

SEORANG PRIA 36 TAHUN DENGAN

LIMFADENITIS COLLI
CURIGA KARSINOMA NASOFARING

AULIA PARVASANI
22010112210152

dr. Anna Mailasari Kusuma Dewi, Sp.THT-KL


IDENTITAS PENDERITA
Nama : Tn. Karyono
Tempat, tgl lahir : Blora, 5 Maret 1977
Usia : 36 tahun
Jenis kelamin : Pria
Warga Negara : Indonesia
Suku : Jawa
Agama : Islam
Alamat lengkap : Banjarejo RT 7 RW 4
Kel. Banjarejo, Kec. Banjarejo, Blora
Pekerjaan : Petani
Pendidikan : SMA
No. RM : C402965 0 7236833
MASALAH
MASALAH AKTIF
TIDAK AKTIF

1. Pembesaran nnll LII sinistra ukuran -

4x4x3cm, single mobile, konsistensi


kenyal, batas tegas, permukaan rata,
nyeri tekan (-), warna sama dengan
sekitar.
2. Hidung kanan dan kiri tersumbat.
3. Telinga kiri gembrebeg.
4. Limfadenopati colli.
AUTOANAMNESIS

Tanggal : 3-4-1013, Jam : 10.30

Keluhan utama : Hidung tersumbat


RIWAYAT PENYAKIT SEKARANG

5 bulan SMRS : hidung kanan dan kiri tersumbat, terus menerus makin berat
sehingga kesulitan bernafas. Nyeri hidung (-), mimisan (-), nyeri kepala (-),
gg.penglihatan (-), gg.pendengaran (-).

2 bulan SMRS : hidung tersumbat memberat, benjolan di leher kiri


menetap membesar s/d sebesar telur puyuh, kenyal, nyeri (-). Telinga kiri
gembrebeg, KP (-/+), nyeri telinga (-/+). Nyeri kepala (-), gg.penglihatan (-).

Periksa ke dr.THT-KL di Blora rujuk ke RSDK.


RIWAYAT PENYAKIT SEBELUMNYA

Riwayat DM (-)
Riwayat Hipertensi (-)
Riwayat Asma (-)
Riwayat Keganasan (-)
Riwayat Alergi (-)
RIWAYAT PENYAKIT KELUARGA

Riwayat DM (-)
Riwayat Hipertensi (-)
Riwayat Keganasan (-)
RIWAYAT SOSIAL EKONOMI

Pasien dan istri bekerja sebagai petani,


mempunyai 1 anak berumur 10 tahun.
Pengobatan ditanggung Jamkesmas.

Kesan: sosial ekonomi kurang.


Faktor Risiko

Rokok (+) 2 bungkus/hari.


Kadang makan ikan asin dan mie instan (+).
Terpapar bahan kimia insektisida setiap hari (+).
PEMERIKSAAN FISIK
Tanggal: 7-3-2013, jam : 11.45 WIB

Status Generalis :

Kesadaran : compos mentis


Aktivitas : normoaktif
Kooperativitas : kooperatif
Status gizi : cukup
Kulit : turgor cukup
Konjungtiva : (-/-)
Nadi : 80 kali/menit Tensi : 120/80 mmHg
Nafas : 24 kali/menit Suhu : 37,00 C

Jantung : dbn
Paru-paru : dbn
Hati : dbn
Limpa : dbn
Limfe : pembesaran nnll leher (-/+)
Anggota gerak : dbn
Status Lokalis : 1. Telinga

Telinga Kanan Kiri

Hiperemis (-), Hiperemis (-),


Mastoid
nyeri tekan (-) nyeri tekan (-)

Pre- Nyeri tekan tragus (-), Nyeri tekan tragus (-),


aurikula fistel (-), abses (-) fistel (-), abses (-)

Retro- Nyeri tekan (-), Nyeri tekan (-),


aurikula fistel (-), abses (-) fistel (-), abses (-)

Normotia, Normotia,
Aurikula
nyeri tarik (-) nyeri tarik (-)
Telinga Kanan Kiri

Edema (-), Edema (-),


CAE
hiperemis (-) hiperemis (-)

Discaj (-) (-)

Membrana timpani

Warna Putih mengkilat Putih mengkilat

Refleks cahaya (+) arah jam 5 (+) arah jam 7

Perforasi (-) (-)


2. Hidung dan Sinus Paranasal

Pemeriksaan luar
Hidung : simetris, deformitas (-), massa tumor (-)
Sinus : nyeri tekan/nyeri ketok (-/-),
nyeri tekan/ketok pangkal hidung (-/-),
nyeri tekan/ketok dahi (-)
nyeri tekan/ketok pipi (-/-)
Rhinoskopi
Kanan Kiri
Anterior

Discharge (+) (+)

Mukosa Hiperemis (-) Hiperemis (-)

Konka Hipertrofi (-) Hipertrofi (-)

Massa tumor (-) (-)

Septum Deviasi (-) Deviasi (-)

Massa (+) mukoid hingga menutup


Lain-lain
sebagian cavum nasi
3. Tenggorok

Orofaring
Palatum : simetris, bombans (-), massa (-)
Arkus faring : simetris, hiperemis (-)
Mukosa : hiperemis (-), edema (-), granulasi (-)
Tonsil Kanan Kiri

Ukuran T1 T1

Warna Hiperemis (-) Hiperemis (-)

Permukaan Rata Rata

Kripte Tidak melebar Tidak melebar

Detritus (-) (-)

Membran (-) (-)

Peritonsil Abses (-) Abses (-)


Nasofaring

Discaj (+) mukoid


Mukosa

Adenoid
Tertutup massa berbenjol-benjol
Ostium tuba
berwarna putih kemerahan,
Reses faring
permukaan halus licin.
Forniks faring

Koana
4. Kepala dan Leher

Kepala : mesosefal

Wajah : simetris

Leher anterior : pembesaran nnll (-/-)

Leher lateral : pembesaran nnll (-/+),

LII, 4x4x3cm, single mobile, konsistensi

kenyal, batas tegas, permukaan rata,

nyeri tekan (-), warna sama dengan sekitar.


5. Gigi dan Mulut

Gigi geligi : karies (-)


Lidah : normoglossi, deviasi (-), atrofi papil (-)
Palatum : bombans (-), massa (-)
Pipi : nyeri tekan (-/-), nyeri ketok (-/-)
simetris
PEMERIKSAAN KHUSUS

Tes Pendengaran (Garpu tala)


- Rinne : ka = AC > BC
ki = AC > BC
- Schwabach : ka = sama dengan pemeriksa
ki = sama dengan pemeriksa
- Weber : lateralisasi (-)

Kesan: telinga dalam batas normal


RINGKASAN

5 bulan SMRS : hidung kanan dan kiri tersumbat, terus


menerus makin berat sehingga kesulitan bernafas.

2 bulan SMRS : hidung tersumbat makin memberat


disertai benjolan di leher kiri yg menetap makin
membesar hingga sebesar telur puyuh, teraba kenyal,
tidak nyeri. Telinga kiri gembrebeg, KP (-/+), nyeri
telinga (-/+).

Periksa ke dr.THT-KL di Blora rujuk ke RSDK.


DIAGNOSIS

Diagnosis Banding
Limfadenopati colli
Karsinoma nasofaring
LNH nasofarig
Karsinoma cavum nasi
Diagnosis Sementara
Limfadenopati colli curiga karsinoma nasofaring
RENCANA PENGELOLAAN

Pemeriksaan Diagnostik
- Nasofaringoskopi
- Biopsi
- MSCT Scan

Terapi
Pseudoefedrin 60mg/8jam
Ambroxol 30mg/8jam
Metil prednisolon 4mg/12jam
RENCANA PENGELOLAAN
Pemantauan

- Keadaan umum.

- Progresivitas massa.

Penyuluhan

Menjelaskan kepada pasien dan keluarga pasien mengenai

kemungkinan penyakit yang diderita pasien, pemeriksaan

penunjang yang akan dilakukan, penatalaksanaan yang akan

diberikan, dan prognosis penyakit.


PROGNOSIS

Quo ad vitam : dubia ad malam

Quo ad sanam : dubia ad malam

Quo ad functionam : dubia ad malam


Pea Peanut Walnut Lime
Keterangan :
I. Kelenjar yang terletak di segitiga
submentale dan submandibulae
II. Kelenjar yang terletak di 1/3 atas
dan termasuk kelenjar getah bening
jugularis superior, kelenjar digastrik
dan kelenjar servikalis posterior.
III. Kelenjar getah bening jugularis di
antara bifurkatio karotis dan
persilangan Musculus omohioid
dengan musculus
sternokleidomastoideus dan batas
posterior musculus
sternokleidomastoideus.
IV. Grup kelenjar getah bening di
daerah jugularis inferior dan
supraklavikula
V. Kelenjar getah bening yang berada
di segitiga posterior servikal.