Anda di halaman 1dari 9

Diagnosis dan Penatalaksanaan

Penyakit Graves pada Wanita


Skenario 2 Pemeriksaan Fisik
Seorang wanita 55 thn datang ke klinik TTV: TD 120/80 mmHg, Nadi 82x/mnt, Nafas 26x/mnt , Suhu
dengan keluhan terdapat benjolan dileher 36,80 C
bagian depan. Mata Exopthalmus (+), Von Stelwag Sign, Joffroy Sign,
Rossenbach Sign, Moebius Sign, Von Grave Sign.
PF Tiroid:
Anamnesis Inspeksi: - perbesaran nodul/difus
- pamberton sign
Benjolan mulai dirasakan 3 tahun lalu, dan -tremor kasar
semakin hari makin membesar Palpasi benjolan berdiameter 12 cm
Sedikit kesulitan menelan Auskultasi : adanya bruit
Kadang merasa berdebar
Penglihatan ganda dan mudah berkeringat
Tidak merasakan sesak nafas dan suara
serak. Pemeriksaan Penunjang
Pasien juga merasa berat badannya - Tes fungsi hormon - USG
semakin lama semakin menunun - Foto rontgan leher - Scan Tiroid
Diagnosis Diagnosis Banding
Goiter Multinodular Toksik Tiroiditis Akut
Graves diseases
Oftalmopati dan dermopati jarang. peradangan (pembengkakan) tiroid.
- Penyakit autoimun
- Ditandai dengan produksi kelenjar membesar asimetris, berlobus Peradangan dapat mengakibatkan
antibodi terhadap reseptor TSH banyak, bs mencapai berat lebih dari meningkatnya tiroid (hipertiroidisme)
yang merangsang pembentukan 2000 gram. atau berkurangnya aktivitas tiroid
hormon tiroid terus-menerus. (hipotiroidisme).

Sering pada usia tua. Dipicu oleh infeksi bakteri.


TSH tersupresi dan kadar T3 serum Tiroiditis akut terjadi onset yang
sangat meningkat, peningkatan kadar mendadak pada unilateral leher bagian
T4 serum yang tidak terlalu mencolok. depan.

GK: nyeri di leher mendadak, malaise,


demam, menggigil dan takikardi.

Lab: leukositosis, LED meningkat.


Etiologi Epidemiologi

Autoimun dimana kelenjar tiroid yang Penyakit Graves adalah penyebab paling umum
terlalu aktif, menghasilkan sejumlah dari hipertiroid (60-90% dari semua kasus)

hormon tiroid yang berlebihan Kurang lebih 15% penderita mempunyai

Autoantibodi tiroid (TSHR-Ab) yang predisposisi genetik, dengan kurang lebih


50% dari penderita mempunyai autoantibodi
mengaktifkan reseptor TSH (TSHR)
tiroid
Angka kejadian pada wanita sebanyak 5 kali lipat
daripada laki-laki dengan usia bervariasi antara
20-40 tahun
Gejala klinis

Pembesaran kelenjar tiroid


Mudah berkeringat
Sering berdebar
Tremor
Nadi cepat
Kehilangan BB tanpa kehilangan
napsu makan
Tidak tahan udara panas
Malaise
Pandangan ganda
Tirotoksikosis
Dermatopati Trias
Exopthalmus
Patofisiologi
Penatalaksanaan
Obat Anti Tiroid

PTU (Propyl thiouracyl)


Dosis awal adalah 100-150 mg setiap 6 jam
Setelah 4-8 minggu dosis diturunkan menjadi 50-200 mg sekali atau dua kali dalam sehari.
Menghambat konversi T4 menjadi T3 sehingga lebih efektif dalam menurunkan hormone tiroid secara cepat.

Methimazole
Dosis awal dimulai dengan 40 mg setiap pagi selama 1-2 bulan
Diturunkan menjadi 5-20 mg setiap pagi
Terapi diberikan sampai mengalami remisi spontan

Terapi Radioaktif Iodium

Tiroidektomi
Komplikasi
Penyakit jantung tiroid
Krisis tiroid
Komplikasi akibat pembedahan

Prognosis
Hampir 50% penderita penyakit Graves sembuh
selepas dilakukan terapi jangka panjang antitiroid. Jika
tidak ditangani, prognosis jelek.
Kesimpulan
Penyakit Grave merupakan suatu penyakit autoimun yang lebih sering ditemukan
pada wanita. Tanda dan gejala penyakit ini yang paling mudah dikenali adalah
adanya struma difusa, tirotoksikosis dan sering disertai oftalmopati, dan dermopati.