Anda di halaman 1dari 10

UPAYA MENINGKATKAN AKTIFITAS DAN HASIL BELAJAR

SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN STUDENT


FACILITATOR AND EXPLAINING DENGAN MEDIA PETA
KONSEP PADA MATA PELAJARAN IPS MATERI
KENAMPAKAN ALAM DAN KEADAAN SOSIAL NEGARA DI
ASIA TENGGARA
BAGI SISWA KELAS VI SDN MUNCUL 03

Oleh:
NUR DWI YANTI, S.Pd
NIP. 19740530 201411 2 001
Latar Belakang
Masalah

Perumusan Masalah
dan Pemecahannya

Tujuan dan Manfaat


Penelitian
Metode
Ceramah

Penguasaan
Metode

Ketercapaian
Pembelajaran
PERUMUSAN
MASALAH
Meningkatkan Hasil Belajar dan
Keaktifan Belajar Siswa dengan model
pembelajaran Student Facilitator and
Explaining dengan Media Peta Konsep
pada mata pelajaran IPS Materi
Kenampakan Alam dan Keadaan Sosial
PEMECAHAN
Negara di Asia Tenggara
MASALAH
Melalui model pembelajaran
Student Facilitator and
Explaining dengan Media
Peta
Melalui Media yang
Konkret serta
Pengalaman Belajar
Siswa
Untuk meningkatkan aktifitas dan hasil belajar
dengan model pembelajaran Student Facilitator
and Explaining dengan Media Peta Konsep pada
mata pelajaran IPS Materi Kenampakan Alam
dan Keadaan Sosial Negara di Asia Tenggara

1. Bagi siswa
2. Bagi guru
3. Bagi sekolah
Kajian Pustaka

Oemar Hamalik : belajar adalah suatu proses perubahan tingkah laku melalui interaksi
dengan lingkungan aspek tingkah laku tersebut adalah pengetahuan, pengertian, kebiasaan,
keterampilan, apresiasi, emosional, hubungan sosial, jasmani, etis atau budi pekerti dan sikap

Poerwardaminta aktifitas belajar adalah kegiatan-


kegiatan siswa yang menunjang keberhasilan belajar
Dimyati dan Mudjiono menyebutkan hasil belajar
merupakan hasil dari suatu interaksi tindak belajar dan
tindak
Dari sisi guru, tindak mengajar.
mengajar diakhiri dengan proses evaluasi
hasil belajar. Dari sisi siswa, hasil belajar merupakan berakhirnya
pengajaran dari puncak proses belajar.
Menurut Tianto dalam bukunya, model pembelajaran Student Facilitator and Explaining
merupakan salah satu model pembelajaran kooperatif yang melibatkan keaktifan siswa dalam
proses pembelajaran. Model pembelajaran kooperatif dengan menggunakan kelompok-kelompok
kecil dengan jumlah anggota tiap kelompok 4-5 siswa secara heterogen

Sedangkan menurut Agus Student Facilitator and Explaining mempunyai arti model yang menjadikan siswa dapat
membuat peta konsep maupun bagan untuk meningkatkan kreativitas siswa dan prestasi belajar siswa

Sehingga model pembelajaran Student Facilitator and Explaining menjadikan


siswa sebagai facilitator dan diajak berpikir secara kreatif sehingga menghasilkan
pertukaran informasi yang lebih mendalam dan lebih menarik sehingga
menimbulkan percaya diri pada siswa untuk menghasilkan karya yang
diperlihatkan kepada teman-temannya.
Belajar akan lebih
bermakna jika peserta
didik mengalami apa
yang dipelajarinya, bukan
hanya mengetahuinya
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat
disimpulkan bahwa
penerapan model pembelajaran Student Facilitator and
Explaining dengan Media Peta Konsep pada mata
pelajaran IPS Materi Kenampakan Alam dan Keadaan
Sosial Negara di Asia Tenggara di SDN Muncul 03 dapat
meningkatkan aktifitas dan hasil belajar siswa,.
Peningkatan ini dapat dilihat dari kenaikan nilai rata-rata
dan ketuntasan belajar secara klasikal dari siklus I ke
siklus II. Ketuntasan klasikal pada siklus I sebesar
diperoleh rata-rata kelas 70,81 dengan prosentase
ketuntasan klasikal 72,97% dan meningkat pada siklus II
diperoleh rataprata kelas sebesar 78,11 dengan
ketuntasan klasikal sebesar 94,59%.

Anda mungkin juga menyukai