Anda di halaman 1dari 14

MENU

INSPEKSI PESAWAT UAP


REPARASI PESAWAT UAP
Inspeksi Pesawat Uap
INSPEKSI = PEMERIKSAAN DAN PENGUJIAN
Inspeksi dilakukan:
a. Oleh yang berwenang
b. Secara rutin
c. Sesuai prosedur
d. Berdasarkan standart
Inspeksi dilakukan setahun sekali dan sekurang -
kurangnya dua tahun sekali.
Cara - cara Inspeksi Pesawat Uap
1. Inspeksi sebelum dan sesudah
pengoprasian
2. Inspeksi pertama, berkala, dan khusus
3. Inspeksi yang dilakukan oleh depnaker
dan perusahaan
INSPEKSI
Inspeksi (pemeriksaan) sebelum pengoperasian ketel uap:
Pemeriksaan bagian ketel uap.
Pemeriksaaan dapur dan saluran gas buang.
Pemeriksaaan tambahan.
Pemeriksaan peralatan control otomatis.
Pemeriksaaan peralatan tambahan.
Inspeksi (pemeriksaan) ketel uap setelah dioperasikan:

Kerusakan /kerak switch (kotoran yang meledak).


Kemungkinan kerusakan karena kenaikan uap dan
temperature sisa didalam dapur.
Periksa kebocoran dari katup pengisi air ketel, katup buang
dan katub cock.
Catat berapa banyak uap yang tersisa di dalam drum.
Catat posisi ketinggian air pada gelas pedoman.
Check kebocoran katup uap.
Bagian penghancur batubara (pulverised coal), check pipa
ventilasi, ruang pulverized atau serbuk batubara, sisa CO.
Keluarkan abu sebagian, atur jangan mudah terbakar.
Periksa kemungkinan kebocoran pipa minyak, ujung katub
burner, pompa minyak.
INSPEKSI
A. Pertama : Pemeriksaan pertama adalah pemeriksaan
pesawat uap dengan tujuan mencari data-data lengkap
mengenai kekuatan konstruksi dari ketel uap tersebut guna
mendapatkan kepastian apakah ketel uap tersebut mampu
bekerja dengan baik pada tekanan kerja yang diinginkan.

B. Pemeriksaan rutin (berkala): Pemeriksaan berkala


adalah pemeriksaan ketel uap untuk mendapatkan data-
data apakah ketel uap dan alat-alat mengalami kelainan atau
tidak selama pemakaian dalam jangka waktu tertentu.
C. Pemeriksaan khusus: Pemeriksaan khusus
adalah pemeriksaan yang bersifat insidentil antara
lain:
- Penelitian bahan.
- Pemeriksaan ketel uap di atas 35 tahun.
- Pemeriksaan ketel uap di atas 65-70 tahun.
- Pelat baru direparasi.
- Pelat baru atau penambal.
- Terbakar atau cacat.
INSPEKSI
Pemeriksaan katel uap dilakukan dengan dua cara yaitu:
a. Pemeriksaan yang dilakukan oleh depnaker yaitu steam
drum, Water drum, superheater Tube, kebersihan, kekuatan
material, kondisi material dan Water Tube. Bagian-bagian
tersebut tentunya dikaitkan dengan bagian-bagian yang
bertekanan tinggi yang sangat membahayakan bagi
keselamatan manusia.
b. Pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak perusahaan yaitu
bagian yang tidak bertekanan tinggi, yang mana bagian
tersebut dikaitkan dengan produktivitas dan hal-hal yang
mengganggu efisiensi boiler misalnya pada rangka bakar,
dinding boiler casing, impeller, damper, isolasi dsb.
Reparasi Pesawat Uap
REPARASI: PERBAIKAN KERUSAKAN
Reparasi dilakukan karena adanya:
Kerusakan pada ketel uap
PELENTURAN
PENIPISAN
RETAK
KEBOCORAN
DLL
Kerusakan yang direparasi
Ringan berat
Kesalahan pada proses reparasi
Macam Macam Reparasi
Reparasi ringan :
a. Penggantian pipa api
b. Penggantian pipa air sampai 10%
c. Perbaikan las memanjang/melingkar sampai 25%
Reparasi berat :
a. Penambalan/penggantian lorong api,kamar
nyala,peti api, bouileur, dom uap,pelat drum/
tetup.
b. Penambalan pelat badan/pelat peti api/kamar
nyala.
c. Penggantian heard (water kast)
d. Penggantian pipa air >10%
e. Perbaikan las memanjang/melingkar >25%
Khusus :
a. Ketel uap rusak/meledak/pecah waktu beroperasi
b. Ketel uap berumur > 35 Th
c. Ketel uap berumur > 65 Th
d. Ketel uap tidak mempunyai identifikasi
TERIMAKASIH